Sampul Novel Hakikat cinta yang kau nodai

Hakikat cinta yang kau nodai

9.1 / 10.0
Hana lelah menghadapi perselingkuhan Devan yang terus berulang meski telah berkali-kali dimaafkan. Setelah delapan tahun bersabar, ia akhirnya memilih bercerai. Di tengah luka, hadir Rama, pewaris Abimana Group yang saleh, sebagai oase ketenangan. Namun, cinta mereka terhalang status Hana sebagai janda dua anak dan hierarki bisnis keluarga Rama. Akankah Rama diterima oleh anak-anak Hana, atau justru Devan kembali mengejar mantan istrinya yang dulu ia khianati?

Hakikat cinta yang kau nodai Bab 1

Sudah jam 02.00 pagi akan tetapi Devan belum juga kembali. Hana yang terus mondar-mandir sejak tadi terus melihat ke arah jarum jam yang terus berputar.

"Kemana sebenarnya Mas Devan? Kenapa sudah jam 02.00 malam begini, dia masih belum pulang juga? Apakah dia mengalami kecelakaan ataukah ada apa ini?" ujar Hana yang sudah mulai panik.

Hana kembali melihat jam yang ada di depan nya. Sekarang sudah jam 03.00 pagi  dan Devan masih belum juga kembali.

"Kemana kamu sebenarnya Mas? Kenapa kau tidak menghubungiku sih? Kalau misalkan kau sibuk di luar sana? Bikin khawatir saja!" Gumam Hana sambil duduk di sofa ruang tamu.

Karena merasa lelah, Hana akhirnya tidur di sofa. Tepat jam 04.00 pagi terlihat mobil milik Devan masuk ke area pekarangan dan masuk ke garasi rumah Hana.

Devan yang memiliki kunci cadangan rumah mereka, dia langsung membuka pintu rumahnya dan masuk tanpa membangunkan Hana yang sedang tidur di sofa.

Sekilas Depan melirik ke arah Hana yang masih terlelap dalam tidurnya. Devan sekilas hanya menggelengkan kepalanya. Kemudian dia langsung masuk ke dalam kamar tanpa memperdulikan Hana sama sekali. Wanita yang masih tidur kedinginan di luar karena menunggu kepulangan suaminya yang entah dari mana, sehingga jam 04.00 pagi baru sampe ke rumah mereka.

Setelah melepaskan bajunya Devan langsung pergi ke kamar mandi. Karena Devan ingin membersihkan tubuhnya yang terasa lengket setelah pergumulan serunya bersama Citra, rekan kantornya yang telah menjadi rekan penghangat ranjangnya yang ada di rumah kontrakan yang lokasinya dekat dengan kantor tempat dia bekerja selama satu bulan ini.

Ya! Hobi Devan adalah gonta-ganti selingkuhan yang akan dia bawa ke rumah kontrakan milik dia, rumah rahasia tempat dia bercinta dengan para selingkuhan dia. Devan yang punya jabatan sebagai Direktur personalia, pasti setiap bulan dia selalu mengganti rekan penghangat ranjangnya.

Para wanita bodoh yang mau dia tipu dengan iming-iming akan di berikan pekerjaan di kantornya yang keren dan hebat. 

Siapa yang tidak akan tergiur untuk bekerja di kantor Abimana grup? Sebuah perusahaan multi nasional bahkan sudah mengekspansikan perusahaan mereka hingga ke luar negeri sampai ke Eropa. Pusat perusahaan itu ada di Dubai, yang di kepimpin langsung oleh Tuan Adrian Abimana.

Kabarnya Tuan Adrian abimanah memiliki seorang Putra yang sangat tampan dan rupawan bernama Ramadan Abimana.

Pria tampan itu dikabarkan sudah kembali dari kuliahnya di Mesir dan sudah siap untuk mengabdikan ilmunya di perusahaan sang ayah.

Mari kembali lagi melihat kehidupan Hana dan Devan.

Setelah selesai mandi Devan langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang dan mulai memejamkan matanya. Tampak sebuah senyum terbit di wajahnya yang tampan.

"Citra memang keren! Ah, gak sia-sia aku mengangkat dia sebagai sekretaris Pak Andre! Service dia mantap sekali! Pantas saja Pak Andre begitu menurut sama dia. Pasti dapat jatah juga dari si Citra!" Ucap Devan sambil tersenyum smirk.

Setelah merasa puas membayangkan kembali percintaannya dengan Citra tadi malam, Devan pun kemudian tidur lelap.

Keesokan paginya Hana bangun dari tidurnya.

"Apakah Mas Devan sudah pulang? Ah kenapa dia tidak membangunkanku?" tanya Hana ketika dia melihat mobil suaminya sudah terparkir di garasi rumah mereka.

Setelah melaksanakan sholat subuh, Hana langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan sebagai keluarga kecilnya.

"Sarapan sudah siap. Sekarang aku tinggal membangunkan Mas Devan saja. Dia pasti bangun tidurnya kesiangan deh, karena dia pasti pulang terlalu malam!" ucap Hana merasa iba kepada suaminya yang telah bekerja keras di luar sana.

Hana kemudian membangunkan Devan yang masih begitu lelap dalam tidurnya.

"Mas bangun dong. Sudah siang ini. Nanti Kau terlambat shalat subuh loh!" Ucap Hana sambil menggoncangkan tubuh Devan agar bangun dari tidurnya.

Akan tetapi Devan malah menepis tangan Hana dan mengusirnya keluar dari kamar.

"Aku masih ngantuk Hana tadi malam aku pulang jam 04.30 aku lelah sekali! Aku bekerja seharian di luar sana. Kamu mah enak di rumah Cuman kerjanya nonton TV dan gosip sama tetangga kita!" Ucap Devan sambil ngedumel dan menarik kembali selimut yang tadi ditarik oleh panah ketika membangunkannya.

Hana yang tidak terima dengan perkataan suaminya dia kembali menarik selimut itu dan berkaca pinggang di hadapan Devan.

"Dulu kan Mas yang menyuruhku untuk keluar dari kantor dan Mas yang suruh aku buat fokus mengurus rumah tangga kita. Kenapa sekarang Mas mengatakan itu padaku hah? Seolah-olah hanya kau yang bekerja keras di rumah ini!" Amuk Hana sambil menggoncangkan tubuh Devan agar segera bangun dari tidurnya.

Devan yang merasa terganggu dengan amukan Hana. Dia pun kemudian bangun dan menatap tajam pada Hana yang mulai terlihat garang karena kesal mendengar perkataan Devan yang sudah merendahkannya.

"Aku semalaman ya, menunggu Mas pulang. Jam 03.00 pagi aku baru tidur. Karena kelelahan menunggumu. Seharian aku bekerja mengurus rumah ini dan juga anak-anak kita. Seenaknya saja Mas bilang kalau aku hanya bergosip bersama tetangga huh? Tolong dijaga ya Mas mulutnya!" Amuk Hana sambil terus menetap tajam Devan yang mulai salah tingkah di buat nya.

Devan kemudian mengingat alasan kenapa dia terlambat pulang ke rumah tadi malam. Dia pun akhirnya merubah mimik wajahnya. Karena bagaimanapun dia takut kalau sampai Hana akan curiga dengan alasan dia pulang terlambat tadi malam. Karena bergumul dengan Citra sang janda kembang di kantornya.

"Ya udah, maafin Mas ya, sayang? Mas bangun sekarang!" Dengan perasaan malas Devan pun kemudian bangkit dari ranjang dan segera menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu. 

Setelah melaksanakan salat subuh, Devan langsung pergi ke meja makan untuk bertemu dengan Hana dan putra-putrinya yang sudah bersiap berangkat sekolah.

"Ayah jangan selalu pulang terlalu malam. Kasihan ibu yang selalu saja kekurangan tidur gara-gara menunggu ayah pulang terlambat setiap hari!" tegur Siti, putri sulung Hana yang sudah kelas 1 SD, sementara Wildan baru berusia 4 tahun.

Devan mengerutkan keningnya mendengarkan teguran dari putrinya.

"Ayah pulang terlambat karena bekerja ya! Kau masih kecil. Jangan sembarangan bicara yang aneh-aneh! Kau kira kau bisa jajan enak, bisa membeli apapun yang kau mau., Kau kira semua uangnya dari mana huh? Hana! Kau ajari anakmu itu untuk tahu sopan santun terhadap ayahnya!" Ucap Devan sambil melemparkan sendok yang tadi hendak dia gunakan untuk makan.

Hana menatap Siti yang tampak sangat ketakutan. Kemudian dia pun mengejar Devan yang sudah bersiap untuk pergi ke kantor.

Devan sebenarnya tidak benar-benar hendak pergi ke kantor. Tetapi dia hendak pergi ke kontrakannya untuk tidur kembali di sana. Matanya masih sepet dan ngantuk sekali, akan tetapi, kalau dia tidur di rumah pasti akan di omelin oleh Hana seharian. Makanya Devan memutuskan untuk lanjut tidur saja di kontrakannya nanti. Lumayan satu dua jam bukan untuk tidur lagi?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Hakikat cinta yang kau nodai

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Satu Malam Bersama Calon Besan
8.5
Pasca lama menjanda, Mira melakukan kekeliruan fatal akibat pengaruh alkohol saat merayakan ulang tahun. Ia menghabiskan malam yang penuh gairah dengan Rendi, lalu pergi begitu saja tanpa melihat wajah pria tersebut. Mira berupaya melupakan momen intim itu, namun segalanya berubah saat ia bertemu calon besannya. Ternyata, ayah dari calon menantunya adalah Rendi. Kini mereka terjebak antara menghapus memori tersebut atau justru lanjut berselingkuh di belakang anak mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan