Sampul Novel KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA

KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA

9.6 / 10.0
Dalam KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA, Mia dihina miskin oleh mertuanya. Tanpa mereka tahu, ia adalah penulis sukses dengan simpanan logam mulia. Simak kisah billionaire romance novel ini di platform webnovel terbaik dan ikuti perjuangan Mia menjaga rahasia besarnya.
Ringkasan KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA
Mia merasa muak karena terus direndahkan oleh ibu mertuanya hanya karena dianggap miskin dibanding menantu lainnya. Meski dihina secara zalim, Mia memilih bungkam dan menyembunyikan rahasia besar. Tanpa ada yang tahu, ia sebenarnya memiliki kekayaan melimpah dan tumpukan logam mulia dari hasil jerih payahnya menulis secara daring. Ia sengaja merahasiakan aset tersebut agar suami dan mertuanya yang rakus tidak bisa menyentuh hartanya sedikit pun.
Baca Selengkapnya

KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA Bab 1

"Mia, beresin dapur dulu. Habis itu cuci semua piring kotor dan sapu rumah, baru istirahat. Jangan malas, perempuan hamil nggak boleh malas-malas!" ucap Bu Rina mertuanya saat Mia baru saja duduk setelah sedari pagi berkutat dengan pekerjaan dapur, membantu Mbak Yem, tukang masak yang biasa dipanggil untuk bantu-bantu masak menyiapkan hidangan untuk para tamu acara arisan yang baru saja selesai dilangsungkan di kediaman ibu mertuanya itu.

Para tamu sudah pulang. Tinggal Mia, Bu Rina, Mbak Dina dan Mbak Sri, dua menantu yang lain serta dua adik iparnya yang saat itu masih berada di rumah besar milik mertuanya.

Beda dengan Mia yang baru saja duduk, dua menantu ibu mertuanya dan dua adik iparnya itu justru sudah sedari tadi duduk manis sambil menikmati hidangan yang susah payah Mia dan Mbak Yem siapkan. Tapi herannya, ibu mertuanya malah mengatakan kalau Mia sedari tadi hanya duduk-duduk saja.

Apa ibu mertuanya itu sudah mulai pikun atau berkurang penglihatannya sehingga tidak lagi bisa melihat dengan sempurna ya? Tak urung Mia bertanya heran dalam hati.

Mendengar ucapan ibu mertuanya, Mia menghela nafas. Nasib. Baru saja istirahat sejenak hendak mencicipi sisa hidangan acara, ia sudah ditegur begitu keras.

"Sebentar, Bu. Mia capek sekali, pengen istirahat dulu. Dari pagi tadi Mia 'kan di dapur terus bantuin Mbak Yem masak. Mia lapar," sahut Mia sembari meraih potongan bolu pandan dan hendak menyuapkannya ke mulut, tetapi belum sempat mengunyah, dengan cepat ibu mertuanya menepuk punggung tangannya, mencegahnya mengambil potongan kue itu.

"Beresin rumah dulu, baru boleh makan!" ketus ibu mertuanya kembali sembari mendelik tajam.

Mendapati perlakuan ibu mertua, ada yang terasa menyesak di sudut hati Mia. Sesuatu yang membuat sudut hatinya terasa sakit, seolah ditusuk sembilu tajam.

Ya, sedari dulu perlakuan ibu mertua padanya tak pernah baik. Ia selalu dibeda-bedakan dengan menantunya yang lain. Dijadikan pembantu di rumah ini. Entah mengapa. Apakah karena ia miskin lalu ibu mertua memperlakukannya seperti itu?

Ia hendak beranjak pergi karena tak ingin tangisnya tumpah di situ, tetapi baru saja melangkah, mertuanya telah kembali berseru keras.

"Mau ke mana kamu, menantu miskin? Kamu nggak dengar ibu nyuruh apa? Beresin dulu rumah ini baru kamu boleh istirahat!" ucap Bu Rina kembali tanpa perasaan.

"Iya, main pergi aja! Kamu nggak dengar ibu nyuruh apa?" timpal Mbak Dini, menantu ibunya yang lain, diamini Mbak Sri yang tersenyum mengejek tanpa belas kasihan. Begitu pula dua adik iparnya, Mila dan Sinta yang sama-sama menatapnya dengan tatapan tak suka.

Kali ini Mia tak bisa lagi membendung air matanya. Susah payah ia berusaha menahan agar tak keluar di hadapan mertua dan iparnya yang lain itu, tapi Mia tak kuat. Akhirnya ia sesenggukan juga.

Hatinya sakit diperlakukan berbeda dari semua yang ada di rumah ini. Bagaikan bumi dan langit. Sedari awal menikah.

Terhadapnya, Bu Rina selalu bersikap judes dan sinis, sementara pada dua menantunya yang lain, ibu mertuanya selalu bersikap baik dan lembut.

"Heh, diperintah malah nangis! Dasar mantu cengeng. Udah miskin, pemalas, cengeng lagi. Baru disuruh beresin rumah aja nangis! Diam atau ibu suruh Azmi ngasih pelajaran ke kamu?" ucap Bu Rina dengan mata membulat sempurna, membuat Mia bergidik ngeri membayangkan jika ancaman itu benar-benar dilakukan ibu mertuanya itu padanya.

Ia tahu, Azmi suaminya pasti lebih mendengarkan ucapan ibunya dari pada dirinya. Jika Bu Rina menyuruh suaminya itu memberi pelajaran, pasti akan dilakukannya meski tahu Mia sedang mengandung anaknya dengan usia kehamilan yang masih sangat muda.

"Enggak, Bu. Jangan ... Iya, biar Mia beresin rumahnya tapi izinkan Mia istirahat sebentar saja ya, Bu. Mia capek dan lapar banget."

Mia mengelus perutnya. Sedari tadi ia memang belum makan, hanya minum saja. Ibu mertuanya menyimpan semua makanan yang telah selesai dimasak dalam lemari yang langsung dikunci rapat hingga akhirnya Mia hanya bisa menahan rasa lapar sendirian.

"Ya, udah. Istirahat aja sebentar. Habis itu kerjakan lagi pekerjaan rumah yang belum selesai. Awas kalau sampai sore semuanya belum beres!"

Ancam mertuanya lagi dan diangguki yang lain yang seolah-olah mendukung perlakuan ibu mertua itu padanya. Padahal mereka sama-sama menantu di rumah ini. Bedanya Mbak Dina dan Mbak Sri, memiliki rumah sendiri sebelum menikah sehingga saat sudah menikah, suami-suami mereka itu tinggal bersama di rumah tersebut. Tidak seperti dirinya yang pasca menikah, ikut suaminya tinggal di rumah mertuanya ini.

Meski perintah agama mensyariatkan seorang istri untuk ikut ke mana suaminya mengajaknya tinggal, tetapi sepertinya tak begitu dengan pandangan ibu mertuanya. Dengan ikut suami, ia justru dituduh miskin karena tak punya kediaman sendiri.

Mia mengangguk, lalu pergi ke dapur dan istirahat sebentar di sofa santai yang ada di belakang dapur. Tadi, ia melihat masih ada beberapa potong kue sisa di sana. Ingin ia makan sedikit untuk mengganjal perut yang sudah lapar.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Menikah dengan Pria yang Masih Mencintai Mantannya
9.6
Hampir setahun Alika bertahan dalam pernikahan yang menyakitkan, hingga akhirnya ia membulatkan tekad untuk menyerah. Dengan suara lantang, ia meminta perpisahan yang selama ini dipendamnya, membuat Daffa Ardhana terdiam membeku. Keheningan panjang menyelimuti mereka, mempertanyakan apakah Daffa akan melepaskan Alika dari belenggu ini atau justru berjuang mempertahankan rumah tangga mereka di saat hati sang istri sudah terlanjur lelah menanggung semuanya.
Sampul Novel Kasih Tak Sampai
8.2
Selama sepuluh tahun, Zed menginginkan kematian seluruh keluarga mantan kekasihnya. Dendam ini membara karena kakak sang protagonis terbukti menyiksa dan membunuh saudara perempuan Zed. Akibat masa lalu kelam itu, sang kakak kini kehilangan akal sehat di rumah sakit jiwa, sementara sang protagonis terjebak menderita di sisi Zed hingga mengalami keguguran, depresi, dan tumor. Ketika sumpah kematian itu akhirnya terwujud, sebuah gundukan makam baru yang misterius justru muncul tepat di sebelah batu nisannya.
Sampul Novel Pernikahan Si Mungil
7.9
Hiram dan Rachel terikat perjodohan kuno dari kakek mereka, namun sang CEO tampan berniat menceraikan Rachel dalam sebulan karena menganggapnya kasar. Hiram memiliki masalah gairah dengan wanita, sementara Rachel dikenal membawa sial bagi pria yang ia kencani. Meski awalnya saling menolak dan penuh keraguan, takdir justru menyatukan dua pribadi unik ini dalam ikatan pernikahan yang tidak terduga di tengah segala perbedaan kepribadian mereka.
Sampul Novel Senyum Itu Luka
9.4
Terusir dari rumah akibat kesalahan masa lalu membuat Kamila depresi dan nyaris mengakhiri hidup. Beruntung, Arga datang menyelamatkannya. Dua tahun berselang, Kamila bangkit dan menjadi pembuat kue yang menuangkan cinta dalam setiap karyanya. Tak disangka, takdir mempertemukannya kembali dengan Arga melalui sebuah insiden yang sangat memalukan. Akankah pertemuan tak terduga ini menumbuhkan benih cinta di antara mereka setelah melewati masa-masa kelam?
Sampul Novel Tersesat Dalammu
8.5
Terbangun tanpa ingatan di klinik mewah, Catalina diberitahu bahwa ia menderita gangguan saraf. Vittorio Leone, pria misterius yang mengaku sebagai tunangannya, hadir sebagai penyelamat. Meski Vittorio menceritakan romansa mereka, Catalina hanya merasakan ketakutan hebat. Terjebak di balik pintu terkunci, ia menemukan rekaman peringatan dari masa lalunya sendiri: jangan percayai Vittorio. Catalina kini harus mengungkap kebenaran sebelum jatuh hati pada pria yang mungkin adalah algojinya.
Sampul Novel THE DEVIL WIFE
8.3
Gaby menolak keras rencana pernikahannya dengan Gibran karena merasa dibohongi. Meski enggan menjadi istri pria yang ia anggap penyakitan, Gaby tak berdaya membatalkan janji akibat tekanan keluarga. Di sisi lain, Gibran yang muak dengan kesombongan Gaby balik menyerang dengan tuduhan tentang kehidupan liar calon istrinya itu. Konflik memuncak saat hinaan dan tamparan saling berbalas, mengungkap kebencian mendalam di antara dua insan yang terikat takdir paksa.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan