Sampul Novel CEO in My Bed

CEO in My Bed

8.6 / 10.0
Dalam CEO in My Bed, Athalia terpaksa menjadi teman tidur Mahesa selama sebulan demi biaya pengobatan adiknya. Terjebak dalam kesepakatan dengan miliarder yang dingin, Athalia harus bertahan di tengah trauma masa lalu Mahesa. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti kisah mereka.
Ringkasan CEO in My Bed
Mahesa, pria kaya yang skeptis terhadap cinta akibat masa lalu kelam, mengajukan tawaran gila kepada Athalia. Ia berjanji membiayai pengobatan adik Athalia asalkan gadis itu bersedia menjadi teman tidurnya selama satu bulan. Di tengah tuntutan dingin sang CEO yang kerap merendahkan wanita, Athalia bertahan dengan ketulusan hatinya. Akankah pengabdian dan kasih sayang Athalia mampu meruntuhkan dinding keangkuhan Mahesa dan membuatnya percaya pada cinta?
Baca Selengkapnya

CEO in My Bed Bab 1

"Athalia. Apa kau masih perawan?" tanya Mahesa. Pertanyaan itu berhasil membuat tubuh Athalia tertegun di tempatnya.

"Memangnya kenapa Anda bertanya seperti itu, Tuan?"

"Aku pastikan adikmu akan mendapat perawatan sampai sembuh. Tapi kau harus jadi teman tidurku selama satu bulan," ucapnya, bola mata Athalia membeliak seketika. Ia tidak menyangka Mahesa akan memberikan penawaran seperti itu.

Athalia memang sangat tahu lelaki seperti apa Mahesa. Dia adalah perwujudan sempurna seorang laki-laki dalam hal fisik. Wajahnya tampan dan tegas, mata abunya selalu bisa membius siapa saja. Terkecuali Athalia yang baru bekerja satu tahun di Anderson Company.

Setiap minggunya, Athalia kerap melihat para model papan atas yang bergantian datang ke ruang kerja Mahesa. Tujuan mereka tentu saja untuk berkencan. Athalia tidak merasa heran dengan hal itu.

Mahesa dengan paras tampan serta kekayaannya mampu menarik wanita kelas atas ke ranjangnya jika ia mau. Melihat wajah tampannya saja, para wanita akan langsung terpikat dalam sekejap mata. Mungkin hanya Athalia saja di kantor itu yang tidak tertarik pada Mahesa.

Hari ini Athalia memberanikan diri datang ke ruang kerja Mahesa, menunduk di depannya untuk meminjam uang. Athalia pun mengatakan uang itu akan digunakan untuk biaya transplantasi adiknya yang menderita leukimia.

Tetapi jawaban lancang itulah yang diberikan Mahesa, membuat wajah Athalia memerah dengan tangannya yang terkepal marah.

"Anda memang bosku. Dan aku tahu dengan uangmu, Anda bisa menghabiskan waktu dengan wanita mana saja yang Anda inginkan. Tapi aku bukan mereka! Lancang sekali Anda bicara seperti itu padaku. Anda pikir bisa dengan mudah menjerat wanita miskin sepertiku ke atas ranjangmu? Itu tidak akan pernah terjadi, Tuan!" tegasnya menggeretakkan gigi.

"Kenapa tidak?" Mahesa mengangkat tangan dan pundaknya di depan Athalia. Raut wajahnya begitu jumawa. "Kau tahu? Sejak kecil, aku sudah terbiasa mendapat apa yang kuinginkan. Aku bukannya ingin menghinamu, tapi kau datang tiba-tiba ke ruanganku, meminjam uang satu miliar padaku, padahal kau belum genap satu tahun bekerja di perusahaan ini. Kau pikir aku ini nenek moyangmu yang bisa kau pinjami uang seenaknya?"

Athalia membisu. Tetapi napasnya menderu, naik-turun karena merasa sangat dihina oleh Mahesa. Athalia bukanlah orang yang gemar meminjam uang. Andai adiknya tak sakit keras, mana mungkin ia senekat ini.

"Aku sedang memberikan penawaran yang terbaik. Kau membutuhkan uangku, dan aku menginginkan keperawanan serta pelayananmu selama satu bulan. Jika kau setuju, aku akan memberikanmu imbalan satu miliar tanpa kau perlu mengembalikannya. Bahkan aku akan membiayai pengobatan adikmu sampai sembuh. Coba pikirkan, Athalia. Tawaranku sangat menarik, bukan?" ujung bibir Mahesa tertarik, melemparkan senyum penuh ejekan.

Athalia menggeram, tangannya makin mengepal erat di kedua sisi tubuhnya.

"Anda sangat licik, Tuan. Aku tidak pernah bertemu orang sebrengsek Anda," bisik Athalia.

Mahesa mengangkat bahunya tak acuh. "Itulah diriku, Athalia." bibirnya menyeringai tipis.

"Aku tahu Anda orang kaya. Tetapi tidak semua wanita bisa Anda rendahkan. Aku tidak sudi memberikan kehormatanku pada lelaki yang lancang seperti Anda." bola mata bulat basah milik Athalia menatap tajam pada bola mata Mahesa yang abu.

Hancur sudah harapan Athalia. Ia pikir, Mahesa akan merasa iba dan berbaik hati meminjamkan uang padanya untuk biaya pengobatan adiknya.

Tetapi kenyataannya Mahesa tak sebaik yang ia pikirkan. Lelaki itu malah meminta hal yang paling Athalia jaga selama hidupnya. Bagaimana mungkin Athalia akan memberikan kehormatannya pada Mahesa?

Mahesa tertawa, sedikit menggoyangkan kursi kerjanya.

"Kau yakin tidak tertarik dengan tawaranku?" tantang Mahesa. "Padahal di lain waktu, belum tentu aku akan memberikan tawaran yang sama padamu. Hari ini aku memang sedang berbaik hati."

"Sepertinya aku telah salah meminjam uang kepada Anda, Tuan. Aku mengurungkan niatku. Permisi!" Athalia menahan marah, ia baru akan membalikan badannya saat Mahesa lebih dulu bicara.

"Kalau begitu aku akan memecatmu hari ini juga!"

Tubuh Athalia membeku demi mendengar apa yang barusan Mahesa katakan.

Dipecat? Memangnya kesalahan apa yang Athalia lakukan sampai Mahesa memecatnya tiba-tiba.

Menatap Mahesa, Athalia menyipitkan matanya.

"Apa alasan Anda memecatku?" tanyanya pelan.

"Kau berani menolakku! Dan aku adalah orang yang paling benci menerima penolakan!" tegasnya pada Athalia.

"Anda sangat tidak adil! Satu tahun aku bekerja di perusahaan ini, dan tidak pernah sekalipun aku melakukan kesalahan. Lalu sekarang Anda memecatku dengan alasan yang paling tidak masuk akal? Di mana hati nurani Anda, Tuan?"

Mahesa mengangkat dagu, wajahnya semakin menantang Athalia.

"Aku memang tidak mempunyai hati. Percuma jika kau mencari simpati padaku. Sudah kubilang tadi, bukan? Kalau aku terbiasa mendapat apa yang aku inginkan." mendorong kursinya ke belakang, Mahesa bangkit berdiri.

Sepatu mahalnya mengetuk lantai, mengelilingi tubuh Athalia yang menegang di tempatnya.

"Sebenarnya aku bisa mendapat seribu wanita yang jauh lebih cantik darimu. Kau tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan mereka. Aku yakin kau sering melihat para wanita yang datang ke ruang kerjaku setiap minggu. Tubuh mereka lebih bagus dari tubuhmu yang kurus. Hanya saja sepertinya akan sangat menarik jika aku mencoba hal yang baru. Entah bagaimana rasanya bercinta dengan wanita yang biasa-biasa saja sepertimu, Athalia." derap kaki Mahesa berhenti tepat di depan Athalia.

Berdiri berhadapan dengan Mahesa, membuat Athalia semakin merasa terintimidasi karena tubuh lelaki itu yang jangkung.

Mahesa mengangkat tangan, hendak mengelus pipi kiri Athalia, namun gagal saat Athalia memalingkan wajahnya segera.

Melihat wajah Athalia yang makin memerah menahan kesal, membuat bibir Mahesa justru semakin menyunggingkan senyum kemenangan.

Tangan lebarnya meraih cek, menuliskan nominal di sana, lalu menandatanganinya.

"Ambil cek ini jika kau setuju dengan penawaran yang kuberikan." Mahesa menyodorkan cek di tangannya pada Athalia.

Athalia menggerakan matanya ke sana, angka satu miliar terpampang jelas di cek itu.

"Jadilah teman tidurku selama satu bulan, maka uang ini akan menjadi milikmu. Tapi jika kau menolaknya, pergilah dari sini dan jangan pernah menginjakkan kakimu lagi di perusahaanku!" ucap Mahesa sambil menyeringai licik.

"Pilihannya hanya dua, Athalia. Terima tawaranku dan selamatkan adikmu, atau kau kupecat dan adikmu tidak akan tertolong!" lanjut Mahesa. Membuat Athalia menelan ludahnya susah payah.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi CEO in My Bed

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akibat Salah Pergaulan
9.4
Kehidupan sempurna bak putri milik Arabella Raveen hancur seketika akibat ulah keji Oscar. Setelah melewati masa-masa kelam yang menyakitkan, kehadiran Louise Saveero perlahan membawa kembali tawa dan kebahagiaan bagi Arabella. Namun, ketenangan itu terancam saat Oscar muncul kembali di hadapannya. Akankah Arabella mampu mempertahankan cintanya pada Louise, atau justru kembali terpuruk? Simak perjuangan mereka dalam mempertahankan kebahagiaan.
Sampul Novel Broken home
9.2
Dalam balutan genre romansa modern yang menyentuh, kisah ini menyoroti dinamika pahit sebuah keluarga yang mengalami keretakan. Di tengah konflik internal dan luka emosional yang mendalam akibat kondisi broken home, para karakter berjuang menemukan arti cinta dan kedamaian. Narasi ini mengeksplorasi bagaimana hubungan antarmanusia diuji saat fondasi rumah tangga mulai hancur, memaksa setiap individu untuk menghadapi kenyataan sulit dalam pencarian kebahagiaan mereka.
Sampul Novel Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku
8.1
Demi membiayai pengobatan ayahnya yang kritis, seorang gadis polos terpaksa menjadi wanita simpanan bagi CEO berkuasa di Amerika. Sang miliarder tidak hanya menginginkan kepuasan, namun juga menuntutnya melahirkan ahli waris karena istrinya mandul. Terjebak dalam kemewahan yang penuh rahasia kelam, ia kini menghadapi konflik batin yang hebat. Ia harus memilih antara mempertahankan harga diri atau mengikuti benih cinta yang mulai tumbuh di situasi yang salah.
Sampul Novel Hawa Nafsu Kekasihku
8.0
Dalam satu malam yang tak terduga, hidup Affry berubah drastis setelah ia hamil akibat hubungan dengan pria asing. Ternyata, lelaki itu adalah Liu Chaing He, manajer di perusahaan orang tuanya sendiri. Demi menjaga martabat keluarga, pernikahan terpaksa akhirnya digelar. Namun, duka Affry kian mendalam karena Chaing He masih menyimpan perasaan untuk wanita lain. Mampukah pernikahan tanpa cinta ini bertahan di tengah bayang-bayang masa lalu sang suami?
Sampul Novel Kakak Kelas Jahat itu Suamiku
8.0
Piona, mahasiswi sastra tingkat akhir berusia 21 tahun, terjerat dalam pernikahan mendadak demi menyelamatkan ekonomi keluarganya. Namun, rahasia besar masih menyelimuti alasan di balik perjodohan ini. Situasi kian pelik saat calon suaminya ternyata adalah kakak kelas masa SMA yang sangat ia benci. Dulu, pria tampan itu selalu memicu pertengkaran hebat dengannya. Kini, takdir memaksa dua musuh bebuyutan ini bersatu dalam ikatan suci yang penuh ketegangan.
Sampul Novel Wanita Buangan Milyarder
8.3
Bening terjebak dalam dendam salah sasaran Kevin hingga sebuah rahasia besar memaksanya pergi demi menyembuhkan luka. Meski sempat menemukan cinta baru pada bos di tempat kerja, takdir justru menyiksanya dengan rintangan yang perih. Di tengah perjuangan untuk bersatu, masa lalu kembali hadir memperparah penderitaan. Kevin yang penuh sesal mengakui dosanya, sementara Bening harus memilih antara mengejar kebahagiaan yang sulit atau mundur selamanya dari luka yang tak berujung.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan