Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel ISTRI KESAYANGAN PRESDIR

ISTRI KESAYANGAN PRESDIR

Pasca dikhianati suaminya, Jessica melarikan diri ke klub malam demi mencari pelampiasan. Namun, ia justru nyaris dilecehkan hingga harus meminta pertolongan pada seorang pria asing untuk membawanya pergi. Tanpa diduga, malam itu berakhir dengan keduanya berbagi ranjang yang sama. Akankah Jessica menyesali keputusan impulsifnya, atau justru ia akan terus terjerat dalam hubungan tak terduga dengan penyelamatnya? Simak kelanjutan kisah rumit mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

Mentari pagi mulai bersinar menerangi bumi ini. Dua insan yang tadi malam habis memadu kasih itu pun masih terlelap dalam tidurnya. Sepertinya, mereka begitu nyenyak. Sampai-sampai tidak menyadari jika matahari sudah terbit dari balik awan gelap yang tadi malam sempat menutupinya.

Jessica mulai bergeliat, merasakan sakit kepala yang begitu hebat. Ia pun menyentuh kepalanya yang terasa sakit.

Kedua mata indahnya perlahan-lahan mulai terbuka, mengedarkan pandangan sekitarnya. Memerhatikan jika tempat ini begitu asing baginya.

‘Di mana aku?’ Jessica merasakan sesuatu yang berat di pinggangnya. Ia dengan hati-hati menundukkan wajahnya lalu membelalakan kedua matanya.

“Ta-tangan siapa itu?” ucap Jessica di dalam hatinya. Ia mencoba menyingkirkan tangan pria yang tidak dikenalinya. Entah siapa orang asing ini. Dan Jessica sangat yakin jika seseorang yang sedang mendekapnya bukanlah suaminya.

‘Tunggu! Suami?’ Jessica mencoba mengingat apa yang terjadi. Kemarin ia pergi ke sebuah hotel di mana suaminya bermalam. Tapi, ia mendapati suaminya dengan wanita lain.

Jessica ingat dia pergi ke club lalu seseorang menyelamatkannya. Setelahnya, Jessica samar-samar mengingat jika ia telah mencium seorang pria.

Jessica memijat dahinya yang terasa sakit. Entah kenapa ia bisa melakukan hal bodoh seperti ini. Bahkan yang dilakukannya saat ini, sama seperti dengan suaminya.

Rasanya ingin sekali tertawa. Selama ini ia baru mengetahui jika suaminya bermain di belakangnya. Dan sekarang ia terjebak dengan pria asing di sini.

Jessica mulai menyingkirkan tangan pria yang telah mendekapnya. Ia sangat hati-hati sekali. Tidak ingin pria yang ada di sampingnya terbangun. Jessica berpikir jika ia harus cepat pergi dari tempat ini sebelum pria asing ini terbangun.

Baru saja Jessica ingin menyingkirkan tangan kekar itu, pria itu sudah menggerakkan tangannya. Menarik tubuh Jessica hingga menyentuh tubuhnya. Jessica bisa merasakan hangatnya tubuh pria yang ada di belakangnya. Hembusan napas sosok lelaki yang tidak diketahuinya itu juga sangat hangat, membuat sekujur tubuh Jessica merinding hebat.

‘Sial, kenapa dia malah menarikku!’ Jessica merutuki pria itu di dalam hatinya, ia sungguh kesal. Bisa-bisanya ia terjebak di tempat seperti ini.

Tapi, untuk apa menyesalinya? Bukankah suaminya juga berhianat? Bagaimana jika sekalian balas dendam saja?

Jessica mencoba membalikkan tubuhnya, niat ingin melarikan diri sirna sudah. Sepertinya, ia memiliki ide gila yang bisa membuatnya terlepas dari suami brengseknya itu.

Deg!

Jantung Jessica berpacu dengan sangat cepat. Ia tidak menyangka jika pria yang tadi malam sudah menghiburnya ini justru seorang pria yang sangat tampan, siapa sebenarnya pria ini?

“Selamat pagi,” ucap pria itu dengan suara khas bangun tidur.

Wajah Jessica langsung merona sudah. Ia tidak menyangka akan tertangkap basah seperti ini. Sudah terlanjur juga, jadi untuk apa malu lagi.

“Siapa kamu? Kenapa aku bisa di sini?”

‘Menarik.’ Pria itu membuka matanya. Menatap lekat wanita cantik yang sudah membuat tidurnya sangat nyenyak.

“Kau tidak berteriak?”

“Hah? Untuk apa aku berteriak?”

“Karena melihat aku ada di sampingmu. Dan … kita sama-sama tidak memakai baju.”

‘Sial, pria ini kenapa tidak tahu malu sekali. Tapi menarik!’

“Karena aku ingat semua yang sudah kita lakukan tadi malam. Dan aku mohon, lupakan saja.”

William mengangguk. Ia menarik belakang pinggang Jessica hingga membuat wanita itu tersentak kaget. William semakin tertarik dengan wanita yang tidak menuntut tanggung jawab padanya.

‘Sial. Jantungku tidak bisa diajak kerjasama!’ umpat Jessica di dalam hatinya.

“Siapa nama kamu?”

“A-aku Jessica. Kamu?”

“William.”

Kedua manik mata mereka kembali bertemu. Entah kenapa, William merasa hangat saat berada di sisi wanita yang baru saja dikenalnya. Begitu juga dengan Jessica, ia sendiri seperti merasakan sebuah desiran yang tidak bisa diartikan.

“Senang berkenalan dengan Anda. Kalau begitu saya mandi dulu, saya harus segera pergi!”

“Bisa kau tinggalkan nomor ponselmu? Apa aku boleh menghubungi kamu lagi?”

Jessica mengangguk. Ia melihat William yang sedang mengambil ponselnya lalu memberikannya ke Jessica. Dan wanita itu langsung memasukan nomor ponselnya di sana.

“Sudah.” Jessica memberikan ponselnya. Lalu ia menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya. Beruntung di kamar hotel ini memiliki dua selimut. Jadi Jessica tidak perlu melihat tubuh polos pria yang sudah menjadi tempat pelampiasan kekesalannya tadi malam.

‘Ah, mungkin aku sudah gila, melampiaskan kekesalan dengan cara tidur dengan pria lain.’

Jessica menggelengkan kepalanya. Ia akan mengurus semuanya hari ini, tidak akan ada lagi yang perlu ia tunda. Jessica akan menceraikan suaminya. Dan ia akan mengambil hak yang sudah menjadi miliknya sejak dulu. Beruntung, asset milik Jessica tidak jatuh ke tangan pria brengsek itu!

“Dasar suami enggak tahu diuntung! Bagus aku tahu lebih awal. Sekretaris sialan, tidak tahu diri! Beraninya dia bersikap manis di hadapanku,” gerutu Jessica di bawah air shower hangat yang membasahi tubuhnya.

Usai membersihkan diri. Jessica keluar dari dalam kamar mandi dengan pakaian yang ia pakai tadi malam. Yah, setelah ini Jessica akan pergi ke hotel di mana ia menaruh koper yang ia bawa.

Jessica melihat William sedang mendorong trolly makanan. Wanita itu mengernyitkan dahinya.

‘Dia ingin menahanku di sini gitu?’ pikir Jessica.

“Makan dulu baru pergi. Mau aku antar?”

Jessica menggelengkan kepalanya. “Tidak perlu. Aku bisa pergi dengan menggunakan taksi.”

“Kau yakin? Sepertinya kau bukan orang sini? Apa ada masalah? Maaf jika aku lancang.”

“Tidak ada. Aku langsung pergi saja.”

“Ta—” ucapan William terpotong saat mendengar suara perut Jessica mengeluarkan suara. Jessica merutuki dirinya sendiri. Ia jadi malu sendiri karena perutnya itu tidak bisa diajak Kerjasama.

“Ayo jangan menolaknya. Tidak baik menahan rasa lapar. Jika kamu tidak ingin aku antar tidak apa-apa. Setidaknya, kamu makan dulu.”

Jessica tidak menolaknya lagi. Ia jadi tidak enak hati. Sepertinya, pria ini cukup baik.

‘Dasar perut sialan! Mau taruh di mana wajah aku ini?’

Jessica tersenyum canggung. Ia duduk di sebuah bangku yang ada di dekat jendela. Jessica menatap sejenak keluar jendela, memerhatikan beberapa burung kecil yang singgah di dinding balkon kamar hotel ini.

William memerhatikan arah pandang wanita itu lalu tersenyum.

“Makanlah dulu, aku mandi sebentar. Nanti kita turun bersama.”

Jessica hanya mengangguk, lebih cepat akan lebih baik. Ia sudah sangat malu bertemu dengan pria asing ini. Bahkan kelakuannya tadi malam sudah membuat nama baiknya jadi buruk di mata pria itu.

Jessica menghela napasnya panjang. “Kenapa aku bisa sebodoh ini. Ya Tuhan, apa tidak bisa waktu aku putar? Aku malu sekali, tapi aku tidak bisa melarikan diri dari tempat ini,” ucap Jessica di dalam hatinya.

Usai menikmati sarapannya. Sesuai janji William. Pria itu mengizinkan Jessica untuk pulang. Mereka menuju lobby hotel bersama. Lalu Jessica mengernyitkan dahinya.

“Tunggu! Sepertinya ini hotel yang aku tempati.”

William mengernyitkan dahinya. “Benarkah? Kamar nomor berapa?” tanya William.

Jessica mencoba mengambil card miliknya. Di sana tertera nomor kamarnya.

William yang melihatnya langsung tertawa. “Astaga, ini suatu kebetulan yang mungkin memang aslinya kita itu berjodoh ya?”

Jessica mengernyitkan dahinya. “Maksudnya?”

“Kamar kamu ada di samping kamar yang kita tempati tadi malam.”

Kedua mata Jessica langsung membelalak. Kedua tangannya bahkan langsung menutup mulutnya. Benar-benar suatu kebetulan yang tidak pernah ia pikirkan. Jessica sengaja memilih hotel yang berbeda dari suaminya agar ia tidak melihat pria yang sudah menghianatinya itu. Dan kenapa ia bisa sebodoh ini, sejak tadi malam berada di hotel yang sama tapi ia tidak menyadarinya jika berada di hotel tempat ia sewa sebelumnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bos Posesifku
9.5
Richard Lewis awalnya meremehkan Viola, sekretaris barunya yang cantik namun ternyata sangat cerdas dan tangguh. Terpikat oleh pesonanya, Richard berupaya keras memenangkan hati Viola meski sang wanita masih menutup diri akibat trauma pengkhianatan masa lalu. Lewat sikap posesif dan aturan ketat, Richard mencoba membuktikan kesungguhannya. Namun, Viola tetap bergeming. Akankah Richard berhasil meluluhkan Viola di tengah persaingan dengan dua pria lainnya?
Sampul Novel Ending Scene: Wanita Terakhir di Hati Presdir
8.6
Kirei Nakamoto bersedia menikahi River King Mountbatten, jutawan yang buta dan lumpuh, demi membalas dendam atas kehancuran keluarganya. Di sisi lain, River hidup dalam trauma setelah dikhianati kekasihnya dan berencana melawan ibu serta adik tirinya yang tamak. Meski awalnya hanya sekadar kerja sama demi tujuan masing-masing, luka yang sama justru menumbuhkan benih cinta di antara mereka. Akankah Kirei menjadi sosok wanita terakhir yang mampu menyembuhkan hati River?
Sampul Novel Istri Rahasia CEO
9.5
Abia tak pernah menyangka nasibnya akan berubah drastis setelah merusak mobil mewah milik bosnya yang dingin. Arya, sang CEO duda beranak satu, memberikan tuntutan berat: Abia harus membayar ganti rugi selangit atau bersedia menikah dengannya. Terjepit masalah finansial, Abia terpaksa menerima tawaran gila tersebut. Kini, ia harus menghadapi tantangan besar tinggal seatap dengan pria galak yang selama ini ia hindari di kantor demi melunasi utangnya.
Sampul Novel Istri Yang Tersiksa
8.7
Tiga tahun Rania Alvi menderita dalam pernikahan dingin bersama pengusaha sukses, Rizky Wira. Sebagai istri kedua, ia merasa terasing oleh kehadiran mantan istri Rizky, Inez. Saat divonis kanker stadium dua, Rania yang hancur fisik dan mental akhirnya meminta cerai. Namun, Rizky dengan tegas menolak dan bersumpah tidak akan pernah melepaskannya. Kini Rania terjebak dalam obsesi suaminya, berjuang di antara rasa sakit dan ikatan pernikahan yang menyesakkan tanpa jalan keluar.
Sampul Novel Membangkitkan Kembali Cinta yang Kedaluwarsa
9.5
Tiga tahun Alicia menderita dalam pernikahan dingin bersama Erick Ellis. Saat harapan untuk dicintai muncul, ia justru mendapati Erick ingin kembali pada masa lalunya. Alicia pun memilih bercerai, namun Erick menolak melepaskannya. Kini, Alicia bangkit menjadi wanita sukses yang dikelilingi pengagum. Saat mereka bertemu kembali, kehadiran anak-anak di sisi Alicia membuat Erick memohon untuk menjadi ayah mereka. Meski ditolak mentah-mentah, Erick bersikeras mengejarnya.
Sampul Novel Membebaskan Diri: Cinta CEO yang Hilang
8.8
Miley bertahan dalam pernikahan dingin dengan Harold meski sang suami mencintai wanita lain. Saat semua orang menanti kehancurannya karena kembalinya cinta sejati Harold, Miley justru memilih pergi dan menandatangani surat cerai. Harold yang murka menuntut penjelasan, namun Miley dengan tenang mengumumkan rencana pernikahan barunya. Ternyata, selama ini Miley tidak benar-benar mencintai Harold; ada sosok lain yang selama ini diam-diam ia dambakan dalam hatinya.