Sampul Novel Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

8.7 / 10.0
Zahara tewas mengenaskan di gudang dingin saat hendak bersalin, dikhianati Ardy yang lebih memercayai Kamila dan Astrid. Setelah kehilangan nyawa dan bayinya akibat kekejaman mereka, ia terbangun di masa lalu sebagai putri tunggal keluarga konglomerat. Kini, Zahara tak lagi buta karena cinta. Dengan identitas aslinya yang penuh kuasa, ia bertekad menghancurkan Ardy serta keluarganya. Pembalasan dendam dimulai demi menebus setiap tetes darah dan rasa sakitnya.

Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah Bab 1

Di gudang tua yang dingin, aku akan melahirkan. Namun, suamiku, Ardy, justru mengurungku di sini atas hasutan selingkuhannya, Kamila.

"Jangan pernah berpikir aku akan membiarkanmu berhasil," desis adik iparku, Astrid, dari balik pintu yang terkunci.

Dia berbohong pada Ardy di telepon, mengatakan aku hanya berpura-pura sakit untuk menarik perhatian.

"Biarkan dia di sana. Kalau dia memang akan melahirkan, biarkan dia melahirkan di sana," perintah Ardy dengan dingin.

Astrid bahkan melepaskan anjing Doberman untuk menyerangku. Aku kehilangan bayiku dan nyawaku sendiri dalam genangan darah dan keputusasaan.

Aku tidak mengerti, mengapa cinta yang begitu tulus dibalas dengan pengkhianatan yang begitu kejam? Mengapa dia dan keluarganya ingin aku dan anakku mati?

Saat membuka mata lagi, aku terlahir kembali sebagai Zahara Widoretno, putri tunggal dari keluarga konglomerat yang kutinggalkan demi cinta. Kali ini, aku akan mengambil kembali semua yang menjadi milikku dan membuat mereka membayar dengan darah.

Bab 1

Zahara POV:

Aku terbangun. Dingin yang menyengat menembus tulang, seolah setiap sel tubuhku membeku. Mataku terbuka perlahan, penglihatan buram. Atap kayu yang sudah lapuk, jaring laba-laba tebal menggantung di setiap sudut, dan debu yang beterbangan dalam cahaya samar. Ini bukan kamarku. Ini adalah gudang tua yang ditinggalkan, tempat kami menyimpan barang-barang usang.

Perutku terasa seperti dirobek-robek dari dalam. Rasa sakit yang tajam dan menusuk, berulang kali datang dan pergi. Aku mencengkeram perutku, berusaha menahan erangan yang lolos dari tenggorokanku.

Tiba-tiba, suara dentuman keras menggema. Pintu gudang di dekatku tertutup rapat, kuncinya berputar. Klik.

Aku mencoba untuk bangkit, tapi tubuhku begitu lemah. Hampir saja aku terjatuh lagi. Aku bisa merasakan lantai semen yang dingin dan kotor di bawah jari-jariku.

Ketakutan mencekam saat aku menyadari sesuatu. Perutku. Ada yang tidak beres. Gerakan janin di dalam sana terasa begitu kuat, begitu panik, seolah ingin keluar.

Ini dia. Ini adalah kontraksi. Aku akan melahirkan.

Kekuatan rasa sakit itu membuatku merinding. Wajahku memucat, keringat dingin membanjiri pelipisku. Aku panik.

"Tidak, tidak mungkin," bisikku, suaraku serak dan gemetar.

Ini terlalu cepat. Ini bukan waktunya. Bayiku belum siap. Aku harus tetap tenang. Aku harus memanggil bantuan.

Aku meraba-raba saku gaunku, mencari ponsel. Tidak ada. Aku mencari di sekitarku, di antara tumpukan kotak dan kain kotor. Kosong.

Ponselku diambil. Mereka sengaja melakukannya. Mereka ingin aku terisolasi. Mereka ingin aku sendirian di sini. Sendirian saat melahirkan.

Bayiku menendang lagi, lebih kuat dari sebelumnya. Rasa sakit itu merambat dari punggungku ke perut bagian bawah, seperti kawat berduri yang ditarik kencang. Aku terengah-engah, udara di gudang terasa begitu tipis.

Dingin yang menggigit semakin menjadi-jadi. Aku menggigil hebat, meskipun keringat membasahi seluruh tubuhku. Tubuhku sudah mencapai batasnya.

"Tolong! Siapapun!" teriakku, suaraku pecah.

Aku mencengkeram erat kemejaku, air mata mulai mengalir. Aku tidak bisa menyerah. Aku tidak boleh menyerah. Demi bayiku. Aku harus bertahan.

Aku mendengar langkah kaki mendekat. Jantungku berdebar kencang. Harapan kecil menyelinap masuk.

"Tolong! Aku di sini! Aku butuh bantuan!" seruku, berusaha memberi tahu mereka bahwa aku ada di sini.

"Aku akan melahirkan! Bayiku!"

Aku terus berteriak, suaraku semakin lemah. Aku menunggu. Aku menunggu mereka membuka pintu. Aku menunggu seseorang datang untuk menyelamatkan kami.

Namun, yang kudengar selanjutnya adalah suara tawa. Tawa yang sinis, dingin, dan penuh kemenangan.

"Wah, wah, wah, lihat siapa yang akhirnya bangun dari tidur cantiknya," suara itu terdengar mengejek. "Sudah kubilang, trikmu tidak akan pernah berhasil padaku."

Suara itu sangat familiar. Itu adalah Astrid. Adik iparku.

Aku merasakan gelombang kemarahan, tapi rasa sakit yang menyerang lagi lebih kuat. Aku mencoba mengeraskan suaraku.

"Astrid, tolong... aku... aku benar-benar... akan melahirkan..."

"Melahirkan?" Astrid mendengus. "Tentu saja. Agar kau bisa mendapatkan simpati Ardy, kan? Kau pikir aku sebodoh itu?"

Dia menendang pintu, membuat suaranya bergema.

"Jangan pernah berpikir aku akan membiarkanmu berhasil."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Menghadapi sisa hidup tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menelan pil pahit saat suaminya, David, memberikan kuota pengobatan terakhir kepada adik angkatnya, Emma. Dianggap lebih pantas hidup, ia pun dipaksa mengalah. Demi menutupi ajal yang mendekat, ia menandatangani surat cerai, menyerahkan perusahaan perhiasan, bahkan membiarkan putrinya memanggil Emma sebagai ibu. Di balik pujian keluarga yang menganggapnya kakak yang baik, sebuah misteri kematian yang tragis siap mengejutkan mereka semua.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra mengalami tragedi memilukan saat kesuciannya dirampas di hadapan kekasihnya sendiri akibat rencana keji kakek sang pria. Alih-alih membela, kekasihnya justru memilih menikahi wanita lain. Di tengah kehancuran, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama mereka, ia merancang pembalasan dendam untuk menghancurkan pria itu beserta keluarganya. Namun, akankah kepuasan batin ia temukan setelah semua hancur?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel P. S. I LOVE YOU
8.5
Cyra Alesha, mahasiswi cantik berusia dua puluh tahun, harus berjuang di kota besar dengan bekerja paruh waktu. Namun, hidupnya berubah menjadi mimpi buruk saat ia terjebak kesalahpahaman dengan Felix Domil. CEO muda yang kejam itu tega menginjak harga diri Cyra dan menyeretnya ke dalam penderitaan. Meski disiksa oleh kekejaman sang pewaris tunggal, Cyra justru terjebak dalam pesonanya. Mampukah ia bertahan atau justru memilih berontak demi membebaskan diri?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan