Sampul Novel Dilema Cinta Narkoboy

Dilema Cinta Narkoboy

8.9 / 10.0
Dalam mafia novel Dilema Cinta Narkoboy, Andrean Kenzo harus memenangkan hati Tita Shanum sambil menghadapi musuh bebuyutan. Di tengah persaingan ini, Tita menemukan rahasia kelam tentang identitas ayahnya. Baca romance stories penuh aksi ini hanya di platform web novel kami.
Ringkasan Dilema Cinta Narkoboy
Andrean Kenzo, seorang gembong narkoba, terjebak dalam perjodohan dengan Tita Shanum yang menawan. Demi memenangkan hati gadis itu, Andrean harus bersaing sengit melawan musuh bebuyutannya sendiri. Namun, situasi semakin rumit saat Tita menyadari sebuah rahasia besar bahwa pria yang selama ini ia patuhi bukanlah ayah kandungnya. Di tengah konflik mafia dan asmara, siapakah yang akhirnya akan dipilih oleh Tita untuk mendampingi hidupnya?
Baca Selengkapnya

Dilema Cinta Narkoboy Bab 1

Tanpa beringsut dari tempat tidur, Aku menjawab pertanyaan ayah.

"Iya, Ayah,"

Kurasakan tangan kekar ayah mengusap kepalaku, lantas mengecupnya.

"Semoga bahagia, Nak,"

Mampukah aku menerima perjodohan ini, pilihan ayah kuyakin tak salah tapi tanpa cinta? Bisakah?

**

Dengan tergopoh kumasuki kelas, telat 3 menit. Beruntung pak Hadi belum masuk kelas.

"Tumben lu kesiangan?"

Aku menunjuk sepatu yang basah, menjawab tanya Rani. Sambil terus meniup niup sepatu.

"Abis ngapain lu?"

"Angkot sialan tadi brenti pas dijalan berlubang, masuk tuh kaki gue"

Kudengar Rani tertawa namun segera berhenti karena pak Hadi mengucap uluk salam dari luar.

"Tita, coba tulis jawaban peer kemarin," kata pak Hadi memerintahku. Aku langsung berdiri dan maju. Tanpa berlama-lama aku tulis semua jawaban pekerjaan rumah kemarin.

"Jawaban yang sama dengan Tita, berarti bener ya," seru pak Hadi.

Riuh suasana kelas, ada yang berseru "Yes" ada pula yang mengeluh "Hadah" dan itu artinya tidak dapat mengikuti ulangan matematika kali ini. Begitulah konsep pak Hadi dalam mengajar kami. Tak ikut ulangan maka harus ikut belajar dengan kelas lain yang sedang belajar matematika juga namun beda guru. Tak perduli itu kelas berapa. Dan pastinya malu jika dimasukan ke kelas 10.

Yang tersisa di kelas hanya 26 orang dari jumlah siswa 37 orang. Yang tidak mengikuti ulangan disebar di beberapa kelas.

"Siap semuanya, fokus, ada hadiah hiburan bagi yang berhasil menjawab benar semua, " kata pak Hadi mengumumkan.

"Horee...,"

"Pasti yang dapet, Shanum lagi," celetuk Rani. Aku menyenggol siku tangannya.

"Siapapun pokoknya"

Pak Hadi hanya memberikan waktu satu jam dalam menjawab soal ulangan. Aku, hanya butuh 25 menit saja untuk menjawab tujuh soal ulangan matematika ini. Bagiku, matematika itu ilmu pasti, satu ditambah satu harus dua jawabannya selain itu salah. Berbeda dengan Bahasa.

"Sudah satu jam, kumpulkan selesai tidak selesai."

Seisi kelas bergeming, menunggu hasil ulangan tadi. Bertanya-tanya siapa yang mendapat hadiah dari guru yang bagi sebagian siswanya itu killer.

"Oke, ada dua orang yang akan bapak kasih hadiah kali ini. satu, karena dia benar semua. kedua, karena progres siswa ini meningkat luar biasa,"

Semua saling pandang, siapa siswa yang dimaksud pak Hadi.

"yang benar semua sudah gak asing lagi, Tita Shanum, dan yang kedua Devan Adrian."

what???? Devan Andrian? Siswa paling konyol di kelas ini.

Dia siswa yang paling seneng bikin aku keki. Rani senggol-senggol tanganku sambil berbisik "cie"

"ayo, Tita sama Devan kemari," panggil pak Hadi. Aku dan Devan menghampiri, Alhamdulillah dapat bingkisan dari guru yang beda dari yang lain itu.

"Terima kasih, Pak."

***

Depan gerbang sekolah, sudah menunggu seorang cowok berpenampilan rapi. Meski wajahnya terlihat seram tapi dia tampan.

"Siang, Ta," sapanya menyunggingkan senyum.

"Siang, Ken."

"Kamu gak kuliah?" tanyaku sambil masuk ke mobil pajero putih.

"Sudah ko,"

Agak kaku aku duduk di sebelah Kenzo, Dia sesekali melirikku. Ah, ayah kenapa ayah jodohkan aku dengan cowok kulkas macam Kenzo. Harus aku terus yang memulai pembicaraan dengan topik yang aku sendiri males cerita.

"Kenapa kamu mau dijodohkan sama saya?" akhirnya pertanyaan itu keluar juga dari bibir cokelat kehitaman Kenzo.

"Ayah gak akan salah pilih." kujawab sambil melempar muka ke samping kiri. Lantas kudengar Kenzo tertawa renyah sekali.

"Bapakmu salah, Ta, aku gak sebaik yang kalian kira"

Aku hanya menyimpulkan senyum menanggapinya. Tak mungkin juga lelaki soleh mengaku soleh, pikirku.

"Mau makan dulu?" tawarnya.

Aku mengangguk, "Boleh"

Kenzo memarkirkan mobilnya di sebelah timur caffe terdekat dari rumahku.

Pas keluar dari mobil, Kenzo dihampiri dua orang lelaki berperawakan atletis sama seperti Kenzo.

"Bos, biasa ya, " kata mereka sambil tos.

"Beres," sambut Kenzo.

Lantas mereka berbisik yang entah apa yang mereka bicarakan, yang pasti aku tak mau tahu urusan mereka dulu.

"Have fun, Bos," ujar mereka sambil pergi.

"Mari, Neng," pamit mereka. Aku cuma tersenyum ke arah mereka.

"Temen-temen saya itu,"

Kuanggukan kepala merespon ucapan Kenzo.

Acara lunch bersama Kenzo, menyenangkan buatku. Sejauh ini aku masih yakin Kenzo lelaki baik. Meski sedikit terlihat sedikit seram. Apalagi melihat rekannya, bertato semua.

Diperjalanan pulang, dia lebih sibuk dengan ponselnya. Sepertinya ada sedikit masalah.

"Kenapa?"

"Biasa, anak buah gue rese,"

What, anak buah? aku mulai berpikir aneh, ah tapi dia kan memang pengusaha. meski entah aku belum tahu apa usahanya.

"Eu, maksudku temen nyebelin. Dia janji mau bayar utang ternyata gak jadi," kilahnya mengetahui keherananku. Mulutku membentuk huruf O.

"Mampir dulu, kan?" tanyaku ketika mobil sudah depan rumahku.

"Aku buru-buru, salam buat orangtuamu."

"Baik, Terima kasih buat hari ini. Kamu hati-hati ya"

"Siap, makasih, Ta."

**

Hari perlahan beranjak menjadi petang lalu berganti malam. Entah kenapa hatiku masih cerewet mengingat Kenzo. Ayah seyakin itu menjodohkan aku dengan Kenzo.

Semoga dia lelaki yang terbaik pilihan ayah. Ups, aku teringat sesuatu. Aku harus mengisi mading besok. Aku segera mengambil kertas hvs lalu kutulis sebuah prosa.

Jika pagi, senyum tersimpul seumpama teduh. Memaknai tentangmu adalah asa. Apa kabar, hati? Tiada warna yang sia-sia manakala tawa-tawa indahmu membersamai langkah yang menyandingkan jejak.

Jika senja memulangkan segala penat itu, mungkin saja ingin bermanja cerita tentang isi kepala.

Dan hening masih setia menyambut mimpi-mimpi yang berserakan layaknya bunga-bunga setaman, indah ... indah dan selalu harum semerbak

Majalengka, Juni 2022

Done, semoga pak Ragung suka. Guru bahasa Indonesia itu sangat selektif memilih karya yang akan dipasang di mading sekolah. Aku sebagai pengurus punya tanggung jawab dan andil di dalam nya.

Kulihat jarum jam menunjukan pukul 22.23 wib. hoam, pantesan mataku mulai mengantuk. Astaghfirullah, aku belum sholat isya. Bergegas aku ke kamar mandi mengambil air wudhu. Maafkan aku, Tuhan. Aku sering lalai dalam ibadahku, aku tak layak masuk syurga tapi aku pun tak mau masuk neraka. ya Allah izinkan aku terus menghirup udara dunia, agar aku bisa memperbaiki diri. Sukur-sukur bisa menebus dosaku yang kian menggunung. Tetapkan imanku, lahaula wala Kuwata ilah billah...

Kuakhiri doaku dan bersiap tidur, tapi ...

Suara notif whatsapp bunyi, ada pesan masuk dari aplikasi hijau itu.

[Sudah tidur?] pesan dari Kenzo.

[Baru mau, kenapa? tumben amat.]

[Lagi ingin chat saja, sudah belajar kamu? ]

[Sudah]

[tidurlah]

[Kamu juga, see u]

[Dah]

Kumatikan ponselku, agar terhindar signal radiasi. Tak lupa kupadamkan lampu agar tidurku terlelap.Lupa, aku belum minum obat. Kembali turun mengambil obat dan meminumnya, semoga Allah menyembuhkan sakitku. Bismiks Allahumma ahya wabismika amut.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dilema Cinta Narkoboy

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Antara Kau, Aku & Papimu
9.1
Elena tak menyangka hubungan cintanya dengan Erlangga, pemuda kaya, akan berujung tragis. Meski Tiara, mami Erlangga, menentang mereka, sebuah jebakan zat perangsang justru salah sasaran. Elena malah terjebak dalam pelukan Herlambang, ayah tiri kekasihnya. Saat Elena hamil, Erlangga dan Herlambang sama-sama merasa sebagai ayahnya. Di tengah konflik harga diri dan dendam, Elena terjepit di antara dua pria dalam satu keluarga. Akankah rahasia gelap ini menghancurkan segalanya?
Sampul Novel BERBAGI RANJANG DENGAN KAKAK TIRI
8.2
Kebahagiaan rumah tangga Kenanga hancur seketika saat Dion, suaminya, mengkhianati janji suci mereka. Luka itu kian mendalam karena wanita yang menjadi selingkuhan Dion adalah kakak tiri Kenanga sendiri. Di tengah kemelut poligami yang menyakitkan, Devano hadir kembali. Sahabat masa kecilnya itu datang membawa perasaan lama dan mencoba mengejar cinta Kenanga. Kini, Kenanga terjebak dalam dilema antara mempertahankan pernikahan atau berpaling pada Devano.
Sampul Novel Menikahi Bu Manajer
9.3
Prastu tidak menyangka pertemuannya dengan Erika Hana di trotoar akan mengubah hidupnya. Erika adalah manajer sukses di industri makanan yang ternyata terikat takdir lama dengan Prastu. Akibat janji yang dibuat oleh orang tua mereka di masa lalu, keduanya kini terjebak dalam ikatan pertunangan paksa. Tanpa adanya landasan cinta, mereka harus menjalani hubungan formal ini demi memenuhi wasiat keluarga di tengah kehidupan modern yang rumit.
Sampul Novel Perangkap Cinta Mafia Queen
8.8
Christina Morgan, putri mafia terkuat di Eropa, kabur ke Korea Selatan demi hidup baru dengan identitas palsu sebagai Kim Ara. Namun, himpitan ekonomi memaksanya kembali ke dunia kriminal. Ia menerima misi berbayar mahal untuk membunuh CEO muda, Lee Joon Woo. Menyamar jadi sekretaris, rencana Christina goyah saat Joon Woo tulus mencintainya hingga mempertaruhkan nyawa. Akankah cinta sang CEO meluluhkan hati dingin sang pembunuh sebelum misinya tuntas?
Sampul Novel Sang Pewaris: Bangkit dari Bayang-Bayang
9.5
Dua puluh tahun Brenna dieksploitasi keluarga angkatnya sebelum akhirnya dibuang karena dianggap membebani. Mereka mengira orang tua kandung Brenna miskin, padahal sebenarnya mereka adalah kaum elit yang sangat berkuasa. Rahasia besar terungkap bahwa Brenna adalah ahli keuangan dan insinyur jenius dengan banyak identitas tersembunyi. Saat sang tunangan memutuskan hubungan, Brenna bertemu saudara kembarnya, sementara mantan kekasihnya justru datang memohon cinta.
Sampul Novel Terpaksa Dimadu
8.4
Hati Ririn hancur saat berkunjung ke rumah mertua dan mendapati kenyataan pahit bahwa Arman, suaminya, akan menikah lagi. Meski tanpa restunya, rencana pernikahan itu tetap berjalan hingga Ririn terpaksa menerima dipoligami. Ia pun mengajukan syarat untuk mengurus seluruh persiapan acara tersebut sendirian. Namun, di balik sikap pasrahnya, Ririn menyimpan rencana besar. Strategi ini hanyalah taktik cerdik untuk memberi pelajaran bagi suami dan keluarga mertuanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan