Sampul Novel Patah Hati Terlalu Dalam

Patah Hati Terlalu Dalam

9.3 / 10.0
Livia Suryani adalah CEO sukses di balik merek skincare ternama. Namun, kehidupan sempurnanya hancur saat ia memergoki Adrian, tunangannya, berselingkuh dengan saudara tirinya sendiri, Amara. Dalam kehancuran hati yang mendalam, Livia mencoba melarikan diri dari kenyataan di sebuah klub malam. Keesokan harinya, ia terbangun di samping pria asing yang sangat posesif. Di tengah pengkhianatan Adrian, Livia kini terjerat dalam misteri baru dengan pria yang tidak ia kenali tersebut.

Patah Hati Terlalu Dalam Bab 1

Livia Suryani duduk di ruang kerjanya yang mewah, di salah satu gedung tinggi yang menjulang di pusat kota. Pemandangan dari jendela yang luas itu menampilkan keramaian kota yang tidak pernah tidur. Kota ini telah menjadi saksi dari perjalanan panjang kariernya yang gemilang. "Glow Essence", merek skincare yang ia ciptakan dari nol, kini telah menjadi simbol kecantikan dan keberhasilan di seluruh negeri. Setiap produk yang dikeluarkan selalu diterima dengan antusiasme tinggi, dan Liv merasa puas melihat apa yang telah ia capai. Namun, di balik semua kesuksesan itu, ada satu hal yang selalu menenun benang merah dalam hidupnya: Adrian Wira.

Adrian, pria tampan dengan senyum yang mampu membuat hati siapa pun berdebar, adalah calon suaminya. Mereka telah bersama selama beberapa tahun, menjalani hubungan yang penuh cinta dan dukungan. Adrian adalah pria yang memiliki segalanya: karisma, kekayaan, dan kepribadian yang sangat menyenangkan. Semua orang yang mengenalnya akan memuji bagaimana ia begitu perhatian dan penuh kasih sayang. Tidak ada yang meragukan bahwa Adrian adalah pasangan yang sempurna bagi Liv.

Semenjak Liv bertemu dengan Adrian, ia merasa hidupnya menjadi lebih lengkap. Mereka berencana untuk menikah dalam waktu dekat, dan Liv merasa bahwa ini adalah langkah besar dalam hidupnya. Namun, meski begitu, entah mengapa ada perasaan yang terus menghantui Liv, sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan. Perasaan itu datang ketika ia harus berada jauh dari Adrian, dan pikirannya mulai dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab.

Hari itu adalah hari yang spesial bagi Adrian. Ia merayakan ulang tahunnya yang ke-35, dan Liv telah merencanakan kejutan besar untuknya. Ia ingin menunjukkan betapa ia mencintai Adrian, betapa ia menghargai setiap detik yang mereka habiskan bersama. Liv memutuskan untuk tiba lebih awal di rumah Adrian, sebelum pesta kejutan dimulai. Ia ingin memastikan segala sesuatunya sempurna.

Dengan hati yang berdebar, Liv tiba di rumah Adrian sekitar pukul lima sore. Adrian belum pulang dari pekerjaannya, jadi Liv merasa cukup lega bisa menyiapkan segala sesuatunya dengan tenang. Dia mempersiapkan dekorasi untuk pesta kecil itu, menata balon-balon yang berwarna keemasan dan merah, serta menyiapkan kue ulang tahun yang sudah ia pesan sebelumnya. Liv tidak sabar untuk melihat reaksi Adrian ketika ia masuk dan melihat semuanya. Ia membayangkan senyum kebahagiaannya, wajah Adrian yang tampak terkejut namun penuh rasa terima kasih.

Namun, rencana Liv segera berubah menjadi kekacauan saat ia mendengar suara pintu utama yang terbuka. Liv merasakan getaran di tubuhnya saat ia mendekati pintu yang menuju ke ruang utama, tetapi ia berhenti sejenak. Suara itu terdengar seperti suara Adrian yang baru saja pulang. Liv memutuskan untuk sedikit mengintipnya melalui celah pintu, berharap bisa menangkap senyum bahagia Adrian begitu melihat kejutan yang sudah disiapkan. Namun, apa yang ia saksikan justru membuat jantungnya serasa terhenti.

Di dalam ruangan itu, Adrian tidak sendirian. Ia sedang berada dalam pelukan seorang wanita, seorang wanita yang tidak asing bagi Liv. Amara, anak tiri dari ayah Adrian, yang baru beberapa bulan tinggal di kota itu, tampak terperangkap dalam pelukan Adrian. Namun, bukan hanya pelukan biasa yang ia lihat. Liv melihat lebih dari itu. Ia melihat keduanya bergumul begitu dekat, begitu liar, seperti ada sesuatu yang lebih dari sekadar ikatan fisik. Tubuh mereka saling menyatu, dan suasana di dalam ruangan itu dipenuhi dengan gairah yang tak bisa disembunyikan.

Pemandangan itu terasa seperti petir yang menyambar hatinya. Seluruh tubuh Liv merasa kaku, hampir tidak bisa bernapas. Wajahnya memucat, dan matanya terasa pedih. Ia tidak bisa bergerak, seolah-olah tubuhnya membeku dalam kekecewaan yang begitu mendalam. Adrian, yang selama ini ia cintai, ternyata memiliki hubungan gelap dengan Amara. Semua rasa percayanya yang telah dibangun selama bertahun-tahun runtuh dalam sekejap.

Liv tahu bahwa ia harus bersembunyi, karena tidak ingin diketahui sedang mengintip mereka. Namun, tubuhnya tidak bisa bergerak. Perasaan hancur itu menelannya hidup-hidup. Ia merasa setiap detik berlalu begitu lambat, dan hatinya begitu perih. Ia merasakan dunia sekitarnya mulai hancur, seperti kepingan-kepingan kaca yang jatuh ke lantai, menghancurkan setiap harapan yang ia miliki.

Akhirnya, setelah satu jam yang terasa seperti seumur hidup, Adrian dan Amara keluar dari ruangan tersebut. Liv masih terdiam di tempatnya, terkurung dalam cemas dan kebingungannya. Hatinya yang hancur kini dipenuhi dengan amarah yang menggelegak. Ia merasa terkhianati, merasa dipermalukan. Namun, rasa sakitnya jauh lebih dalam daripada sekadar amarah. Liv merasa seperti telah dibuang, seperti ia bukan siapa-siapa bagi Adrian. Perasaan itu begitu menyakitkan, lebih dari apapun yang pernah ia rasakan sebelumnya.

Malam itu, Liv tidak bisa tidur. Ia merasa terjebak dalam kekosongan, dalam kegelisahan yang tak bisa ia jelaskan. Perasaan marah bercampur aduk dengan rasa takut, rasa takut akan masa depannya tanpa Adrian. Semua kenangan indah bersama Adrian kini terasa seperti ilusi. Ia merasa terperangkap dalam kebohongan yang telah diciptakan di hadapannya. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Liv meragukan setiap keputusan yang telah ia buat.

Tanpa tujuan yang jelas, Liv akhirnya memutuskan untuk pergi keluar, mencoba mencari cara untuk melupakan apa yang baru saja ia saksikan. Ia pergi ke sebuah klub malam yang terletak di pusat kota, tempat yang penuh dengan lampu neon dan musik keras. Liv merasa kebingungannya akan sedikit mereda di sana. Ia mulai menenggak alkohol, mencoba untuk melupakan semua yang baru saja terjadi. Setiap tegukan membuatnya merasa sedikit lebih ringan, meski hatinya tetap terbelenggu dalam rasa sakit yang mendalam.

Sampai akhirnya, tubuh Liv yang kelelahan mulai menuntunnya untuk menyerah. Matanya yang mulai berat, dan perasaan pusing yang menggelayuti pikirannya, membuatnya kehilangan kendali. Ia tidak tahu berapa banyak alkohol yang telah ia konsumsi, namun perasaan yang menghantuinya tetap tidak bisa hilang. Dalam kekaburan itu, ia hanya bisa berpikir satu hal: Ia harus melupakan Adrian. Jika ia bisa melupakan semuanya, mungkin hatinya yang hancur akan sedikit lebih tenang.

Namun, kenyataan adalah sesuatu yang tidak bisa dibohongi. Dan pagi berikutnya, Liv terbangun dengan tubuh yang tak lagi terasa seperti dirinya. Ia merasa kosong, tak memiliki kendali atas apa yang telah terjadi semalam.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Patah Hati Terlalu Dalam

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Sampul Novel PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
8.7
Samuel Adinata dikenal sebagai CEO Royal Adinata sekaligus sosok suami dan ayah idaman bagi Elena dan Eliott. Namun, di balik citra sempurna itu, tersimpan misteri besar mengenai ketulusan sikapnya. Samuel ternyata menyimpan rahasia gelap yang perlahan mulai terkuak. Bukan sekadar pengkhianatan biasa, Elena akhirnya menyadari bahwa pernikahan mereka hanyalah taktik licik. Ia murka saat tahu dirinya hanya dimanfaatkan demi kepentingan tersembunyi sang suami.
Sampul Novel Rahasia di Koper Suamiku
8.5
Keharmonisan rumah tangga Dewi mendadak hancur saat ia menemukan barang milik wanita lain tersimpan di dalam koper suaminya. Penemuan mengejutkan ini membawa Dewi pada serangkaian rahasia gelap dan tabiat buruk sang suami yang selama ini tersembunyi rapat. Di tengah rasa sakit hati yang mendalam, Dewi kini berada di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah ia tetap bertahan dalam penderitaan, atau justru bangkit untuk membalas pengkhianatan tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan