Sampul Novel Your Lies Heart

Your Lies Heart

9.7 / 10.0
Dalam Your Lies Heart, Anita terjebak pernikahan hambar dengan politisi kuat. Pertemuannya dengan wartawan muda memicu konflik batin antara kesetiaan dan keinginan. Nikmati romance novel ini sebagai pilihan fiction books terbaik yang menguji kejujuran hati dalam drama modern yang rumit.
Ringkasan Your Lies Heart
Bertahun-tahun Anita terjebak dalam pernikahan hambar bersama suaminya yang berasal dari keluarga politik berpengaruh. Meski hidup dalam kemewahan, ia tak pernah merasakan kebahagiaan sejati. Segalanya berubah saat sebuah insiden tak terduga mempertemukannya dengan seorang wartawan muda yang memikat. Kedekatan mereka memicu perasaan terlarang yang sulit dipadamkan. Sadar tak bisa bersatu, mereka pun memilih saling membohongi nurani demi menutupi luka hati.
Baca Selengkapnya

Your Lies Heart Bab 1

Hari ini adalah hari paling bersejarah dalam hidup sebuah keluarga karena pada hari ini salah satu di antara keluarga itu ada yang maju sebagai salah seorang bakal Gubernur dari salah satu Provinsi yang akan menyelenggarakan pemilihan umum saat ini. Nampak para petugas TPS sudah bersiap dan para calon pemilih sudah mulai berdatangan walaupun jam baru menunjukan pukul 6.45 pagi, antusiasme mereka untuk mencoblos begitu tinggi hingga rasanya untuk menunggu sampai pukul 7 pagi saat TPS buka mereka nampak tidak keberatan.

“Saat ini saya melaporkan dari TPS 28 di mana di TPS ini merupakan tempat calon Gubernur dari Partai Hijau akan mencoblos, nampak di TPS ini sudah banyak warga yang antre seperti itu untuk mencoblos padahal TPS belum di buka, saya akan berbincang terlebih dahulu dengan salah seorang calon pemilih.”

Nampak di sebuah rumah mewah tempat di mana keluarga sang calon Gubernur tinggal televisi menyala dan tengah melaporkan dari TPS tempat dimana sang calon Gubernur akan mencoblos nantinya, sementara itu juga sudah banyak wartawan yang sudah berkumpul di depan rumah untuk menayangkan berita eksklusif ketika sang calon Gubernur akan mencoblos bersama keluarganya di sebuah TPS.

“Di luar sana sudah banyak sekali wartawan, kenapa tidak keluar dan menyapa mereka?” tanya seorang wanita tua yang merupakan Nyonya di rumah besar ini.

“Apakah itu harus dilakukan? Toh juga nantinya aku akan keluar dan menyapa mereka,” jawab seseorang yang tengah menonton acara televisi yang menayangkan soal berita di TPS tempat dimana ia akan mencoblos bersama keluarganya nanti.

“Tapi ini kesempatanmu untuk meraih simpati dari masyarakat di detik-detik terakhir menuju pemilihan umum.”

“Sudahlah Ma, aku tahu apa yang aku lakukan jadi jangan mengoreksi apa yang sudah menjadi keputusanku.”

****

Tepat pukul 10 pagi nampak keluarga itu berjalan keluar rumah dan sorotan kamera para wartawan menyorot ke arah keluarga berpengaruh itu, nampak mereka semua memamerkan senyum dan melambaikan tangan pada kamera wartawan yang sedang meliput, para wartawan terus saja membuntuti keluarga ini hingga akhirnya tiba di TPS, keriuhan terjadi di TPS ketika keluarga ini datang, warga yang hendak mencoblos meminta foto dengan bakal calon Gubernur mereka, dengan sabar sang calon Gubernur melayani permintaan warga tersebut.

“Bu boleh lihat kemari,” ujar seorang wartawan meminta agar sang calon Gubernur dan warga yang berfoto itu menghadap ke arah kamera wartawan yang sibuk mengabadikan moment tersebut.

Sang calon Gubernur yang merupakan wanita pertama dalam sejarah pemilihan itu nampak menyunggingkan senyum manisnya pada para wartawan yang sibuk mengarahkan kamera padanya, hingga akhirnya tiba giliran keluarga itu untuk mencoblos.

“Saya mencoblos dulu ya, mohon dukungannya,” ujarnya dengan senyum manis dan bergegrak menuju bilik suara untuk melakukan pencoblosan.

Tidak ada yang terlewat sedikit pun oleh para wartawan saat proses pencoblosan berlangsung hingga keluarga itu kembali ke rumah mereka yang letaknya tidaklah jauh dari TPS, para wartawan mengerubung dan ingin mendapatkan wawancara eksklusif namun dihalangi oleh pengawal keluarga itu hingga mereka masuk kedalam rumah.

****

Seorang wartawan nampak baru saja selesai melakukan peliputan soal pencalonan sang calon Gubernur wanita pertama dalam sejarah Provinsi itu seperti yang diminta oleh stasiun televisi tempatnya bekerja, ia bertanya pada sang kameramen apakah semuanya sudah terekam dengan baik dan sang kameramen mengacungkan jempolnya tanda semuanya aman.

“Melelahkan sekali,” ujar si wartawan itu mengipasi dirinya dengan tangan saat ia dan kameramen tengah duduk di salah satu warung untuk membeli minuman dingin.

“Namanya juga tugas memangnya tidak ada yang lelah?” ujar sang kameramen.

“Menurutmu apakah keluarga itu akan menenangkan pemilihan Gubernur?”

“Pasti, kita tunggu saja.”

“Aku juga sudah memiliki firasat bahwa mereka pasti akan memenangkan pertarungan ini dengan mudah.”

“Apa yang membuatmu begitu yakin kalau mereka akan menang mudah?”

“Tentu saja karena nama besar keluarga mereka, siapa yang tidak kenal dengan keluarga de Cano? Seluruh penjuru negeri tahu siapa dan seberapa besar pengaruhnya dalam politik negeri ini.”

“Iya siapa pun pemenangnya semoga saja mereka bukan hanya bicara soal hal omong kosong seperti pemilu yang sudah-sudah.”

****

Sementara itu di dalam rumah keluarga de Cano yang mewah itu seorang wanita yang tadi ikut bersama dengan rombongan keluarga itu tengah mengganti pakaiannya ketika seorang pria yang tidak lain adalah suaminya itu masuk kedalam kamar dan memeluk istrinya dengan erat, namun si istri itu nampak tidak begitu nyaman saat suaminya memeluknya seperti ini.

“Aku senang sekali,” ujar sang suami.

“Kenapa?”

“Menurut hitung cepat yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei Kakakku memimpin perolehan suara di mayoritas wilayah.”

“Oh begitu.”

“Kamu sepertinya tidak senang dengan itu?”

“Aku ikut senang kalau Kakakmu bisa menjadi Gubernur selanjutnya.”

“Tentu kamu harus senang karena kamu adalah bagian dari keluarga ini Anita Valquez, aku akan kebawah dan akan merayakan keberhasilan ini.”

****

Anita Valquez namanya, wanita yang tahun ini genap berusia 36 tahun itu sudah hampir 12 tahun menikah dengan Juan Hernandez de Cano namun sampai saat ini mereka belum juga diberikan keturunan namun Juan tidak pernah mempermasalahkan itu, untuk mengobati rasa kerinduan mereka ingin memiliki anak maka mereka mengadopsi seorang anak dari panti asuhan yang kini sudah berusia 10 tahun yang mereka beri nama Berni Algido de Cano. Berni sampai saat ini belum mengetahui rahasia bahwa ia bukanlah anak kandung dari Anita dan Juan, Anita terlalu menyayangi Berni sampai ia tidak tega untuk memberitahukan kebenarannya pada anak itu namun Anita meyakinkan dirinya bahwa ia akan segera memberitahu Berni saat ia sudah cukup umur.

“Anita ayo turun, kita akan menemui wartawan,” ujar Juan kembali datang ke kamar untuk memberitahu Anita agar segera pergi menemui wartawan dengan seluruh anggota keluarganya.

“Baiklah,” ujar Anita malas dan kemudian keluar dari kamarnya untuk menemui para wartawan yang sengaja diundang oleh keluarga de Cano agar meliput kemenenangan putri sulung keluarga ini dalam hitung cepat sejumlah lembaga survei.

****

Keluarga de Cano berbaris rapih dan memasang wajah gembira kepada para wartawan yang meliput konfrensi pers kemenangan Carlota de Cano sebagai calon Gubernur provinsi ini untuk periode 5 tahun kedepan versi hitung cepat, Carlota nampak tersenyum sumringah dalam memberikan pidato kemenangannya di depan para wartawan dan pendukungnya yang hadir di tempat ini.

“Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada teman-teman media yang mau menyempatkan diri meliput hari bersejarah kami, dan untuk para pendukung saya, ini bukan kemenangan saya pribadi namun kemenangan kita semua,” ujar Carlota yang disambut pekikan kegirangan dari pendukungnya karena jagoannya menang dalam pemilihan Gubernur.

Untuk merayakan kemenangan versi hitung cepat yang hasilnya tidak jauh dari perhitungan resmi Lembaga Pemilihan Negara maka mereka semua yang hadir disini diberikan makanan gratis oleh keluarga de Cano, baik wartawan, masyarakat biasa maupun simpatisan dan pendukung semuanya bebas mengambil menu yang ada di halaman rumah keluarga de Cano ini.

“Aku mau pergi ke toilet dulu,” ujar Anita pada suaminya yang tengah makan bersama dengan Berni dan keluarga besarnya di salah satu sudut pekarangan rumah itu.

Juan menganggukan kepalanya dan kembali melanjutkan makannya, Anita berjalan menuju taman belakang rumah karena ia muak dengan keramaian itu namun siapa sangka saat ia hendak menuju taman belakang rumah dirinya tidak sengaja menabrak bahu seorang reporter hingga membuat minuman yang ia pegang tumpah dan mengenai seragamnya.

“Maafkan aku,” ujar Anita pada wartawan itu.

“Tidak masalah Nyonya,” ujar wartawan pria itu, untuk beberapa saat mereka saling bertentangan mata satu sama lain dan mendadak suasana riuh dan gegap gempita yang ada di sekeliling mereka lenyap digantikan oleh kesunyian saat mereka saling bertentangan mata saat ini.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Your Lies Heart

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Menghadapi sisa hidup tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menelan pil pahit saat suaminya, David, memberikan kuota pengobatan terakhir kepada adik angkatnya, Emma. Dianggap lebih pantas hidup, ia pun dipaksa mengalah. Demi menutupi ajal yang mendekat, ia menandatangani surat cerai, menyerahkan perusahaan perhiasan, bahkan membiarkan putrinya memanggil Emma sebagai ibu. Di balik pujian keluarga yang menganggapnya kakak yang baik, sebuah misteri kematian yang tragis siap mengejutkan mereka semua.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.6
Hari pernikahan yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk. Secara sepihak, orang tua dan tunanganku memutuskan untuk mengganti posisi mempelai wanita dengan kakak kandungku yang sedang sakit keras. Karena aku menolak mentah-mentah keputusan tidak adil ini, mereka tega mengikatku di dalam rumah agar pernikahan tetap berjalan tanpa hambatan. Namun, kemalangan tidak berhenti di situ. Saat mereka pergi merayakan pesta, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawaku dengan kejam. Ketika keluargaku akhirnya kembali untuk melepaskanku, mereka hanya mendapati jasadku yang telah membusuk.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan