Sampul Novel Cacat Sebagai Penebus Jasa

Cacat Sebagai Penebus Jasa

8.5 / 10.0
Dalam novel romance modern Cacat Sebagai Penebus Jasa, seorang anak rela mengorbankan kesempurnaan fisiknya demi melunasi utang budi pada sang ibu. Baca web novel ini untuk melihat perjuangannya mencari ampunan melalui pengorbanan tubuh yang tragis dalam kategori fiction books ini.
Ringkasan Cacat Sebagai Penebus Jasa
Bagi sang anak, dilahirkan ke dunia dianggap sebagai beban utang yang harus dibayar kepada ibunya. Demi menebus segala jasa tersebut, ia rela mengorbankan raga hingga mengalami kecacatan fisik yang permanen. Pengorbanan tragis ini dilakukan hanya demi satu tujuan, yaitu menyentuh nurani sang ibu agar mau memberikan pengampunan tulus. Sebuah kisah pengabdian menyakitkan yang menguji batas antara bakti dan penderitaan dalam hubungan keluarga.
Baca Selengkapnya

Cacat Sebagai Penebus Jasa Bab 1

"Berhenti di sana, selangkah saja kakimu keluar dari pintu jangan anggap lagi aku Ibumu dan ku haramkan ASI yang telah ku berikan padamu!" Tersentak dan kaku tubuh ini mendengar ucapan Ibu. Seperti ada badai petir dalam hati. Kembali ku langkahkan kaki memasuki rumah.

"Baik Bu, jika di lahirkan dari rahimmu kau sebut sebagai hutang, maka Gilang serahkan tubuh ini untuk menebus nya." Lirih kata yang keluar dari mulut ini. Ku tahan sesak dan bimbang dalam hati. Vina sedang kontraksi, dia sendirian di rumah. Sedangkan Ibu menahan ku di sini.

[Ya Allah, hamba pasrahkan keselamatan Istri dan Anak Hamba dalam kuasa Mu.] Batin ku merintih sakit.

"Bagus, Ibu kira kamu akan terus melawan. Ternyata kamu masih paham cara menghormati Ibu." Ketus Ibu mencerca ku.

"Gilang mohon Bu, saat ini Vina membutuhkan Gilang. Vina akan melahirkan Bu, sudah terasa kontraksi dari dua jam yang lalu. Ijinkan Gilang pergi dan membawa Vina ke Bidan . Hanya ke Bidan Bu, bukan ke klinik atau Rumah Sakit kalau menurut Ibu itu pemborosan. Gilang mohon Bu."

"Tidak! Kau tetap di sini!Telepon saja Bidannya untuk datang ke kontrakan mu!" tolak Ibu dengan tegas

"Vina juga butuh Gilang untuk mendampinginya Bu." Rintihku memelas

"Jangan membantah Gilang, Kau anak lelaki ku satu-satunya yang ku perjuangkan dari bayi sampai sebesar ini seorang diri. Surga mu ada pada ku Ibu mu. Paham kamu?!" seru Ibu tegas.

"Vina akan melahirkan cucu Ibu, darah daging Ibu. Gilang mohon, ijinkan aku pergi Bu."

"Ibu melahirkan mu juga seorang diri. Bapak mu meninggal kecelakaan saat kau masih dalam kandungan.Ibu datang sendiri ke tempat dukun bayi. Ibu juga membesarkan mu seorang diri, tapi setelah kau menikah kau tinggalkan Ibu seorang diri di sini!" ketus Ibu mengingatkanku akan jasanya dalam mengasuhku.

"Bukan begitu maksud Gilang Bu."

"Setelah menikah semua perhatian mu tercurah untuk Istrimu. Kau hanya datang sebulan sekali saat menyerahkan sebagian kecil dari gaji mu, bahkan tidak ada sepermpat nya. Semua untuk istri yatim piatu mu itu. Begini cara mu membalas Budi?" Terhenyak aku mendengar semua ucapan Ibu. Selama ini aku tak pernah sama sekali mendengar keluhan Ibu. Ku pikir semua baik-baik saja.

"Maafkan Gilang Bu, aku yang salah Bu. Gilang yang tidak peka dengan perasaan Ibu. Aku terlalu fokus pada kenyamanan untukVina tanpa sadar itu menyakitimu Bu. Ampuni Gilang Bu!" pintaku dan tangis tumpah ruah berharap Ibu kembali luluh dan memberi ijin padaku mendampingi Vina melahirkan.

"Setelah Ibu sakit dan hampir mati baru kamu bicara seperti ini. Setahun ini kemana saja kamu ? Lupa kalau masih punya Ibu ? . Bahkan setiap ke sini tak lebih dari sepuluh menit setelah menyerahkan sedikit uang langsung pergi . "

Aku betul-betul gelisah memikirkan keadaan Vina. Segera ku ambil handphone dan menelepon bidan Riyani untuk datang membantu persalinan Vina.

Tuuut

Tuuut

Tuuut.

[Assalamualaikum Bu Bidan, Ini saya Gilang Bu, suami dari Vina yang mengontrak rumah di dekat rumah Ibu. Saat ini sepertinya Vina sudah kontraksi Bu mohon bantuannya Bu, segera datang ya Bu ke rumah kami.]

[......]

[Baik Bu secepatnya ya Bu, Mohon maaf merepotkan. Ini saya baru di kota sebelah Bu . Saya Usahakan secepatnya pulang. ]

[......]

[Baik Bu. Terima kasih. Wassalamu'alaikum.]

Tut.

"Gilang sudah telpon bidan Bu. Atau Ibu mau ikut ke rumah Gilang nanti ku pesankan taxi online."

"Kamu ndak lihat Ibu baru sakit!" bentak Ibu.

"Gilang lihat Ibu sehat dan baik-baik saja. Dari tadi juga teriak memarahi aku. Ayolah Bu kita lihat cucu Ibu. Selama ini Vina USG hanya untuk melihat kondisi dan posisi bayi Bu. Jadi belum tahu jenis kelaminnya apa. Katanya biar jadi kejutan Bu. Apa Ibu Ndak penasaran dengan cucu Ibu?" tanya ku merayu berharap Ibu luluh.

"Tidak, biarkan Vina merasakan nikmatnya kesendirian . sebagai balasan untuk kesendirian Ibu selama setahun belakangan ini. Kamu tetap duduk di sini disamping Ibu. Ibu mau tidur. Kepala Ibu tiba-tiba sakit lagi." Ucap Ibu lirih dan memejamkan mata.

[Apa yang harus ku lakukan Ya Alloh.] Batin ku betul-betul bingung dengan keadaan yang ku hadapi saat ini. Mondar-mandir sambil berfikir mencari solusi.

[Lebih baik Aku telepon Bidan Riyani lagi, gimana keadaan Vina sekarang.]

TUUUT

TUUUT

TUUUT

[Hallo, Assalamualaikum Bu. Bagaimana keadaan Vina Istri saya Bu?] tanyaku tak sabar setelah tak beberapa lama panggilanku di angkat.

[ .........]

[Sudah pembukaan enam ya Bu, Baik Bu. Mohon bantuannya ya Bu. Bisa saya bicara dengan Vina Bu?]

[ ........]

[Halo Assalamualaikum Dek, gimana keadaan mu?]

[ .......]

[Iya Dek, Ibu masih sakit. Belum bisa bangun dari pembaringan. Mas juga masih Bingung ini.]

[ ....... ]

[O, begitu ya. Ya Alhamdulillah kalau begitu. Yang sabar ya Dek, yang kuat. Mas yakin kamu bisa. Maafin mas ya . Tidak bisa mendampingi Adek lahiran.]

[...........]

[Iya Dek. Alhamdulillah kalau begitu. Baik. Wassalamu'alaikum.]

[ .........]

TUT.

Kulihat Ibu melirik dari pembaringan nya. Walau sekejap langsung memejamkan mata lagi berpura-pura tidur. Ku Hela nafas kasar. Seiring doa yang terucap dalam hati untuk keselamatan Istri dan Anak ku .

******

Bersambung.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cacat Sebagai Penebus Jasa

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Ceo suamiku (season 2)
9.7
Hidup Tasya mendadak berubah menjadi penuh gangguan sejak kehadiran Revan dalam kesehariannya. Sebagai CEO baru yang mengambil alih takhta kepemimpinan perusahaan dari sang ayah, Revan kerap bertindak menyebalkan dan mengusik ketenangan Tasya secara konstan. Hubungan profesional antara atasan dan bawahan ini pun diwarnai dengan berbagai momen menjengkelkan yang membuat Tasya sulit bernapas lega karena ulah bosnya yang terus mengejar dan mengganggunya.
Sampul Novel Dicampakkan Suami dalam Kebakaran Rumah
9.2
Dua bersaudara menikah di hari yang sama dengan sepasang sahabat sejak kecil: seorang kapten pemadam kebakaran dan seorang polisi. Mereka bahkan bertetangga di lantai apartemen yang sama. Namun, saat kebakaran melanda rumah, panggilan darurat mereka diabaikan oleh kedua suami tersebut. Akibat kelalaian ini, satu bayi lahir dalam kondisi meninggal dan yang lainnya keguguran. Terpukul oleh tragedi memilukan ini, kedua istri memutuskan untuk menceraikan suami mereka.
Sampul Novel Harga Seorang Ratu Mafia
9.5
Pernikahan politikku dengan Marco Ricci seharusnya menyatukan dua klan besar Jakarta, namun pengkhianatannya menghancurkan segalanya. Di sebuah klub, aku menyaksikan Marco memeluk Angelia, gadis yatim yang dianggap adik, dengan penuh gairah. Sadar hanya menjadi alat kekuasaan sementara hati Marco milik wanita lain, aku memilih melawan. Aku membatalkan pertunangan kami dan memutuskan menikahi Dante Wiryawan, rival terberat keluarga kami, demi aliansi baru yang tak terduga.
Sampul Novel Snow White Without a Prince
8.0
Kyorin menjalin kasih dengan Jeno tanpa landasan rasa cinta. Bagi kelompok Eternal Snow, hubungan mereka hanyalah dinamika antar sahabat. Keenam pria lainnya menolak menganggap Jeno sebagai pangeran, melainkan hanya kurcaci biasa seperti mereka semua. Di tengah prioritas persahabatan yang kental, Kyorin dengan angkuh mengakui bahwa perasaan bukanlah syarat mutlak untuk berpacaran. Kisah ini menyoroti lika-liku hubungan unik satu wanita dengan tujuh pria.
Sampul Novel Sugar Daddyku Kakak Iparku
9.1
Hidup Naira Avicena hancur setelah ayahnya wafat. Diperlakukan bak budak oleh ibu tiri dan putus kuliah, ia terpaksa menjadi sugar baby demi uang. Tak disangka, pria misterius yang menyewanya adalah Rafael Adriano, kakak iparnya sendiri. Terjebak dalam kesepakatan rahasia yang penuh air mata dan penyesalan, Naira menjalani kehidupan ganda yang kelam. Namun, di balik rasa sakit itu, benih cinta yang rumit justru mulai tumbuh di antara mereka berdua.
Sampul Novel Usai Dimadu
9.0
Seandainya waktu bisa diputar kembali, aku benar-benar ingin menghapus segala penyesalan yang kini menghantui. Ambisi terbesarku untuk menjadi sosok wanita yang layak mendapatkan surga justru membawa luka mendalam. Aku sempat meyakini bahwa jalan menuju kebahagiaan akhirat bisa ditempuh dengan merelakan kasih sayang suami dibagi untuk wanita lain. Namun, kenyataan pahit ini menyadarkanku bahwa membagi hati pasangan bukanlah perkara yang mudah dilewati.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan