Sampul Novel Wanita Kedua Tuan Marcello

Wanita Kedua Tuan Marcello

9.3 / 10.0
Dalam Wanita Kedua Tuan Marcello, Raya terjebak menjadi istri siri sang billionaire setelah sebuah insiden tragis. Meski diusir keluarga saat hamil, ia harus menghadapi konflik rumah tangga rumit. Simak kisah cinta penuh rahasia ini dalam romance novel terbaru di platform online novel kami.
Ringkasan Wanita Kedua Tuan Marcello
Raya terpaksa menjadi wanita kedua bagi Tuan Marcello setelah sebuah insiden tragis merenggut kesuciannya. Meski ingin melupakan kejadian itu, ia justru hamil dan diusir oleh keluarganya. Raya akhirnya mencari Marcello dan dinikahi secara rahasia tepat di hari pernikahan pria itu dengan Celina. Di tengah konflik batin dan status yang tersembunyi, benih cinta mulai tumbuh. Mampukah Raya menggeser posisi istri sah dan menjadi satu-satunya wanita di hati Marcello?
Baca Selengkapnya

Wanita Kedua Tuan Marcello Bab 1

"Di mana aku?"

Raya mengedarkan pandangan matanya, memindai setiap sudut ruangan yang terasa begitu asing baginya, pengap, dan minim pencahayaan. Seharusnya, dia berada di kamar pengantin bersama calon suaminya. Tapi, mengapa dia justru ada di gudang seperti ini?

Lalu, di mana baju pengantinnya? Mengapa dia tiba-tiba menggunakan dress merah ketat seperti yang biasa digunakan kakak tirinya?

Raya mencoba mengingat apa yang terjadi, tetapi dia hanya samar mengingat sempat bertemu kakak tirinya dan berbincang sebentar.

"Arrgh!" Rasa sakit di kepala membuat Raya mengerang. "Tidak ... aku harus bisa keluar dari tempat ini secepatnya. Mas Rafka pasti sedang menungguku saat in!"

Dengan bersusah-payah, Raya mencoba untuk bangkit begitu sadarkedua tangan dan kaki yang terikat.

"Tolong! Siapapun, tolong keluarkan aku dari tempat ini!" Raya berteriak sekuat tenaga, berharap ada seseorang yang mendengar teriakannya dan tergerak hati untuk menolongnya.

Sayangnya, nihil.

Tak menyerah, kali ini Raya menggunakan kedua tangannya yang terikat untuk merangkak. Gadis itu berusaha untuk mencapai pintu keluar yang berada beberapa meter di depannya.

"Tolong! Tolong keluarkan aku dari sini!" Raya kembali berteriak, sambil terus merangkak ke depan.

Sayup-sayup, perempuan itu dapat mendengar suara derap langkah kaki yang mendekat.

Raya langsung menegakkan tubuhnya, berharap jika yang datang adalah orang yang akan menyelamatkannya.

Brak!

Tubuh Raya langsung terlonjak kaget begitu mendengar suara pintu yang di buka dengan kasar dari luar.

Hanya saja, harapan Raya sirna begitu melihat beberapa orang pria dengan penampilan menyeramkan dari balik pintu.

"Bawa gadis pencuri ini keluar! Kita akan menyerahkannya kepada tuan Marcello," titah seorang pria bertubuh tegap dengan mengenakan kacamata hitam.

"Tunggu! Pencuri? Apa maksud kalian? Ke mana kalian akan membawaku?" Rasa was-was langsung menyelimuti hati Raya begitu tangannya di cekal oleh dua orang pria bertubuh kekar.

"Ck! Berhentilah berpura-pura, Nona," sahut pria berkacamata dengan santai, "kau harus bertanggungjawab karena berani mengambil dokumen milik tuan kami."

"Lepaskan aku! Kalian salah orang!" Raya meronta sekuat tenaga dengan wajah ketakutan, "aku ingin pulang!"

Namun, dua orang pria berbadan kekar tetap membawanya dengan paksa keluar dari ruangan itu. Mereka tidak menghiraukan teriakannya.

"Kau tidak perlu khawatir. Sebentar lagi, kau akan pulang ke alam baka," ujar pria berkacamata sambil menyeringai lebar.

"Aku ingin pulang ke rumahku! Tolong, lepaskan aku. Aku mohon, hari ini aku akan menikah. Calon suami dan keluargaku pasti sangat menantikan kehadiranku."

"Menikah? Kau ingin menikah Nona?" tanya pria berkacamata hitam dengan sinis.

"I-iya aku akan menikah hari ini, tolong lepaskan aku biarkan aku pulang," pinta Raya dengan wajah memelas.

"Jangan khawatir, kau pasti akan menikah," jawab pria tersebut dengan senyum penuh arti.

Dan tiba-tiba saja salah satu pria itu membekap mulut Raya dengan sebuah sapu tangan, membuat tubuh gadis itu terkulai lemas tidak sadarkan diri.

Dengan cepat, mereka membawa tubuh Raya masuk ke dalam mobil lalu meninggalkan tempat itu.

*****

Menjelang tengah malam, mobil yang membawa Raya akhirnya tiba di halaman sebuah mansion yang sangat luas dan megah.

"Kurung gadis ini di kamar atas! Jangan lupa beri dia makanan untuk yang terakhir kalinya." Pria berkacamata hitam kembali memberi perintah begitu mereka turun dari mobil.

Raya yang baru saja sadar dari pingsannya langsung berteriak histeris sambil terus meronta-ronta. Tidak ada yang dapat dilakukannya dengan mata tertutup dan tangan terikat, selain berteriak minta tolong dan meronta sekuat tenaga.

"Cepat bawa dia masuk! Aku sudah bosan mendengar teriakannya!"

"Baik, Tuan!"

"Lepas! Lepaskan aku!" teriak Raya sambil terus meronta, menendang ke segala arah.

Namun nyatanya, dengan mudah mereka membawa tubuhnya ke lantai atas lalu menguncinya di dalam sebuah kamar setelah terlebih dulu melepaskan ikatan di tangan dan kepalanya.

"Tolong! Lepaskan aku! Keluarkan aku dari tempat ini! Biarkan aku keluar!" Dengan sisa tenaga dan asa yang masih ada, Raya kembali berteriak sembari menggedor-gedor pintu dengan sekuat tenaga.

Berulang kali, ia melakukan hal tersebut, namun tidak ada satu orang pun yang mendekat, hingga menguras sisa tenaga dan kekuatannya, percuma.

"Ya Tuhan, apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa nasibku tiba-tiba berubah seperti ini?"

Rasa lelah dan putus asa mulai menyelimuti hatinya. Tangis dan air mata sudah tidak berguna. Pasrah, itulah yang dapat di lakukannya.

Dengan kondisi tubuh lemah dan lapar, Raya memilih untuk membaringkan tubuhnya ke atas tempat tidur. Berharap jika ia terbangun nanti semuanya akan baik-baik saja.

******

Di sisi lain, sebuah mobil sport baru saja memasuki halaman mansion.

Seorang pria bertubuh tinggi atletis dengan wajah rupawan nampak turun dari mobil sambil sesekali memijit pelipisnya.

"Tuan, apa Anda baik-baik saja?" Raut wajah khawatir terlihat di wajah sang asisten pribadi, manakala melihat tuannya berjalan sempoyongan.

Mengangkat tangannya ke atas--tidak ingin terlihat lemah--Marcello pun lantas menjawab singkat, "Aku baik-baik saja."

Layaknya orang yang sedang mabuk, Marcello menapaki anak tangga satu demi satu.

Pria itu berusaha menahan sesuatu yang semakin membuat tubuhnya tidak terkendali.

Dipegangnya kepala yang semakin terasa pusing. Rasa panas itu semakin menjalar di tubuhnya, hingga membuat konsentrasinya menghilang.

Niat hati ingin masuk ke dalam kamarnya, namun langkah kaki itu justru membawanya masuk ke kamar lain.

Rasa panas itu semakin merajai tubuhnya. Dia tidak tahu siapa wanita yang sedang meringkuk di atas tempat tidur. Hanya saja, Marcello merasakan keinginan luar biasa untuk menyentuhnya.

"Aku menginginkanmu." Suara serak Marcello seketika membuat gadis itu ketakutan setengah mati.

Semakin meronta, semakin Marcello beringas mengoyak helai kain di tubuhnya, hingga tidak menyisakan sehelai benang pun.

"Tolong, jangan, aku mohon." Tubuh lemah itu memohon karena tidak dapat berbuat apa-apa ketika Marcello menindih tubuhnya.

"Jangan menolakku." Suara berat Marcello terdengar begitu menusuk.

Isak tangis dan cucuran air mata gadis itu tidak dapat menghentikan keinginannya akan sebuah pelepasan.

"Sa-sakit, aku mohon hentikan."

Marcello tidak perduli. Bahkan, cakaran dan gigitan di tubuhnya tidak berarti apa-apa baginya. Hingga dirinya mendapatkan pelepasan berulang kali, barulah pria itu menyudahi perbuatannya.

Sementara gadis itu--Raya--terkulai lemah tidak sadarkan diri.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Wanita Kedua Tuan Marcello

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bangkitnya Ahli Waris Tersembunyi
7.9
Adit, mahasiswa yang kerap dirundung, memilih mengakhiri hidupnya. Namun, jiwa Hito Aswatama justru merasuk ke raga Adit setelah sebuah kecelakaan maut menimpanya. Menggunakan identitas baru, Hito menyelidiki dalang pembunuhannya sambil memperebutkan takhta ahli waris Aswatama melawan paman dan sepupunya. Konflik ini perlahan mengungkap rahasia gelap keluarga besar terkait kematian orang tua Hito. Mampukah ia bertahan di tengah intrik perebutan kekuasaan tersebut?
Sampul Novel Dendam yang Terpendam: Cinta Sang CEO Terhalang Takdir
7.9
Pasca koma panjang, Zeesya Aleena Lawrence tersadar bahwa kekasihnya hanyalah seorang pengkhianat. Di tengah keterpurukan, ia menemukan cinta baru pada sosok pria misterius yang sangat memujanya. Namun, kebahagiaan itu hancur saat rahasia kelam terungkap. Pria tersebut ternyata dalang di balik tragedi berdarah keluarganya di masa lalu. Kini, Zeesya terjebak dalam dilema besar antara mempertahankan perasaan atau membalas dendam atas takdir yang tertukar.
Sampul Novel OMG! Lebih Hebat dari Suamiku
9.7
Kehilangan gairah seksual terhadap suami membuat sang protagonis wanita berada di titik jenuh dalam pernikahannya. Atas rekomendasi dari sahabat dekatnya, ia memutuskan mendatangi sebuah klinik khusus untuk memulihkan kondisi tubuhnya. Namun, sesi terapi tersebut berubah menjadi tidak biasa. Di bawah bimbingan dan instruksi verbal yang intens dari sang terapis, ia justru mulai merasakan kepuasan tak terduga dari aktivitas tabu yang kini menguji kesetiaan rumah tangganya.
Sampul Novel PERFECT PARTNER
8.4
Amanda Altakendra adalah arsitek cantik yang keras kepala dan sangat egois. Trauma cinta masa lalu membuatnya membangun benteng emosional yang sulit ditembus. Namun, sebuah pertemuan di klub malam mengubah segalanya saat ia bertemu Darko Dio Archelaus, triliuner dingin pemilik Archelaus Corp. Darko yang terobsesi mulai melakukan segala cara demi menjadikan Amanda pasangan hidupnya. Mampukah Darko meluluhkan hati kaku Amanda dan membantunya lepas dari bayang-bayang masa lalu?
Sampul Novel Tak Lagi Berharap
8.7
Tragedi masa lalu saat berusia tujuh belas tahun merampas kemampuan tokoh utama novel modern Tak Lagi Berharap ini untuk memiliki keturunan akibat tusukan pisau di rahimnya. Meski sang suami pernah berjanji untuk setia selamanya, pernikahan lima tahun mereka hancur saat pria itu berselingkuh dengan wanita yang dahulu merusak hidup istrinya. Setelah memiliki anak dari hubungan gelap tersebut, sang suami kini memaksanya bercerai demi memberikan posisi istri sah kepada wanita itu.
Sampul Novel The Antagonist Motive
9.2
Yvonne, penyihir abadi dari abad ke-19, menemukan kristal merah terkutuk yang terkait masa lalunya yang tragis. Konon, kristal itu lahir dari perang saudara malaikat kembar. Saat darah Yvonne menyentuhnya, ledakan dahsyat memicu kelahiran bayi kembar misterius. Meski merawat mereka di mansion megahnya, Yvonne bersikap sangat dingin. Rahasia besar apa yang ia sembunyikan? Mengapa si sulung menunjukkan ketertarikan romantis yang tak wajar padanya sejak kecil?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan