Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tuan, Aku Hamil!

Tuan, Aku Hamil!

Menyamar jadi pembantu di keluarga Hartanta, aku mengusung misi rahasia demi merebut kembali takhtaku. Meski dihina, aku tetap bertahan demi membalas dendam. Devan dan Talitha terjebak dalam pesonaku, sementara Gavin menyeretku dalam gairah hingga aku mengandung anaknya. Semua kulakukan demi kekuasaan, bukan cinta. Namun, saat kendali ada di tanganku, aku mulai ragu apakah identitasku akan hancur bersama rahasia besar yang kini tengah aku pertaruhkan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah acara akan berakhir dan para undangan mulai pulang, Talitha memperkenalkanku pada Devan.

"Pap, ini loh istrinya Pak Widodo. Dia mau kerja di sini, aku kira Ratih orangnya bersih jadi ya aku terima saja," kata Talitha sambil tersenyum.

"Pak Widodo yang sopir truk di kantorku itu? Oooh boleh saja," jawab Devan sambil mengangguk setuju.

"Terima kasih, Tuan," kataku sambil menunduk. Aku merasa sedikit lega mendengar persetujuan dari Devan.

"Ratih, pastikan kamu merasa nyaman bekerja di sini. Jika ada apa-apa, jangan ragu untuk berbicara dengan kami" tambah Talitha.

"Baik, Nyonya. Terima kasih," jawabku dengan tulus.

Setelah itu, aku melanjutkan pekerjaanku dengan semangat baru. Meskipun perasaan cemas masih ada, aku merasa lebih yakin bahwa aku bisa menjalani pekerjaan ini dengan baik dan membantu perekonomian keluargaku.

Aku kagum dengan keharmonisan rumah tangga Devan dan Talitha. Mereka tampak seperti pasangan yang saling melengkapi, dengan chemistry yang kuat terlihat dalam cara mereka berinteraksi satu sama lain. Talitha selalu tampil penuh kasih sayang, memastikan bahwa semua tamu merasa diterima dan diurus dengan baik.

Devan, di sisi lain, memiliki sikap yang tenang dan sabar, sering membantu Talitha ketika ada yang perlu dilakukan. Melihat mereka bersama membuatku menyadari betapa pentingnya komunikasi dan kepercayaan dalam sebuah hubungan. Keduanya selalu saling menghargai dan mendukung, menciptakan lingkungan yang hangat dan nyaman bagi semua orang di sekitar mereka.

Lalu aku memperhatikan Devan dengan tubuh yang tinggi dan atletis, serta rambut hitam yang selalu tampak rapi. Wajahnya tampan dengan garis tegas dan mata coklat yang tajam, membuatku terpesona.

"Ratih, jangan aneh-aneh ah, itu kan majikanmu," bisikku dalam pikiranku, berusaha menenangkan diri. Namun, saat aku melihat Devan dengan tatapan seriusnya, hatiku berdebar kencang. Namun, aku juga menyadari bahwa aku perlu menjaga batasan,  karena aku seharusnya adalah seorang istri yang setia pada Widodo.

Acara hari itu berjalan dengan lancar. Setelah semua undangan pulang, Devan dan Talitha pun beristirahat. Ketiga anak mereka telah ditangani oleh para suster, sementara aku dan ART yang lainnya segera membereskan segala sesuatu.

Kami bekerja dengan cepat dan efisien, memastikan rumah kembali bersih dan rapi. Semua peralatan pesta, piring kotor, dan sisa makanan sudah dibereskan. Setelah semuanya selesai, kami kembali ke kamar masing-masing. Aku menuju kamarku yang berada di lantai bawah.

ART di rumah ini mendapatkan satu kamar untuk masing-masing orangnya. Ada tiga ART termasuk aku: Mbok Yanti yang berusia 57 tahun, Mbak Tuti yang berusia 42 tahun, dan aku yang termuda, 23 tahun.

Saat aku memasuki kamar, Mbok Yanti sedang duduk di kursinya, terlihat lelah tapi puas dengan pekerjaan hari ini.

"Ratih, yang betah ya kerja di sini. Mbok sudah cape, mungkin ga lama lagi Mbok akan pulang kampung mau pensiun. Mbok sudah 20 tahun kerja dengan keluarga Tuan Devan," pesan Mbok Yanti dengan bijak.

"Insyaallah, Mbok. Kalau Mbok betah harusnya saya juga betah," jawabku sambil tersenyum, berusaha memberikan semangat.

Mbak Tuti yang sedang merapikan tempat tidurnya menambahkan, "Iya, Ratih. Keluarga ini baik sekali. Kamu beruntung bisa bekerja di sini. Tapi tetap jaga sikap dan jangan sampai mengecewakan mereka."

"Iya, Mbak. Saya akan berusaha keras," kataku sambil mengangguk setuju.

Setelah berbincang sebentar, kami semua memutuskan untuk beristirahat. Hari ini sangat melelahkan, tapi juga penuh pelajaran. Aku berbaring di tempat tidurku, merenung tentang semua yang terjadi hari ini.

Suasana rumah setelah acara sangat tenang, hanya terdengar suara angin berhembus pelan di luar jendela. Aku mencoba memejamkan mata, tapi bayangan wajah Tuan Devan dengan tatapan seriusnya terus muncul di pikiranku. Aku tahu harus menjaga jarak dan batasan, tapi perasaan ini begitu sulit diabaikan.

Tiba-tiba terdengar suara dug dug dug tepat dari lantai atas kamarku. Aku terkejut dan membuka mata lebar-lebar, berusaha mendengarkan lebih jelas. Suara itu terus berulang, semakin keras dan mengganggu.

Tanpa berpikir panjang, aku keluar dari kamar dan melihat sekeliling. Semua kamar lain tampak sudah tertutup rapat, menunjukkan bahwa Mbok Yanti dan Mbak Tuti sudah beristirahat. Aku kembali ke kamarku dan mengunci pintu dengan hati-hati, berusaha menghilangkan rasa penasaran yang mengganggu.

Aku berbaring lagi, mencoba untuk tidur, namun suara itu masih terdengar.

Dug dug dug. Degup jantungku semakin cepat, penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di lantai atas. Aku memutuskan untuk mendengarkan lebih seksama.

Aku membuka telinga lebar-lebar dan mendengar suara lain yang samar-samar. Ada yang mendesah.

"Ahhh yesss baby ahhh."

Aku mencoba menenangkan diri, berusaha meyakinkan diriku bahwa ini bukan urusanku. Namun, rasa penasaran semakin membesar.

Suara itu pun berlanjut, kali ini lebih jelas.

"Ahhh pap ahhh I'm coming pap, ahhh," suara Talitha terdengar mendesah.

Aku terdiam sejenak. "Apakah itu benar-benar yang aku pikirkan?" gumamku dalam hati. Semakin jelas bahwa Devan dan Talitha sedang berhubungan intim. Pikiran nakal mulai muncul di benakku tanpa bisa kuhindari. Aku mencoba mengusir bayangan itu, tapi sulit sekali.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO TAMPAN ITU SUAMIKU
9.5
Demi menghindari perjodohan dengan Rama, duda pilihan ayahnya, Keyra nekat menikahi CEO bernama Farid. Namun, saat cinta mulai tumbuh di hati Farid, Kenzo yang merupakan masa lalu Keyra hadir kembali sebagai klien perusahaan. Kini Keyra terjebak dalam dilema besar. Haruskah ia tetap setia kepada Farid, suaminya yang terkadang bersikap kasar, ataukah ia akan kembali ke pelukan Kenzo, pria dari masa lalu yang pernah sangat ia cintai?
Sampul Novel Ciuman Sang Ular: Balas Dendam Seorang Istri
9.0
Dahulu, aku percaya pada cinta palsu keluarga Adhitama hingga mereka membiarkanku terpanggang api. Di saat terakhir, hanya paman dingin bernama Gilang yang rela mati demi melindungiku. Kini, takdir memberiku kesempatan kedua seminggu sebelum tragedi itu terjadi. Untuk menguasai warisan triliunan dan membalas dendam pada tiga kakak yang berkhianat, aku menolak menikahi mereka. Di depan pengacara, aku justru memilih Gilang sebagai suamiku. Permainan dimulai.
Sampul Novel Don Juan
8.9
Don Juan adalah pria asal Italia yang memiliki segalanya, mulai dari paras tampan hingga kesuksesan finansial yang luar biasa. Baginya, wanita hanyalah objek sementara yang bisa dibuang setelah digunakan. Namun, hidup sang miliarder ini berubah total saat ia bertemu dengan seorang gadis misterius. Sosok ini berhasil menaklukkan hatinya yang dingin dan membuatnya berlutut dalam cinta. Siapakah perempuan yang mampu mengubah prinsip hidup Don Juan selamanya?
Sampul Novel Melupakan Pria Berengsek
9.5
Tepat sebelum hari pernikahan, sebuah kecelakaan tragis yang didalangi oleh teman masa kecil tunanganku hampir merenggut nyawaku. Ironisnya, tunanganku dan kekasih sahabatku—seorang selebritas terkenal—justru mengabaikan kami demi merawat wanita yang sama. Setelah berhasil melewati masa kritis di rumah sakit, kami berdua sepakat untuk membatalkan rencana pernikahan kami. Keputusan sepihak ini seketika membuat kedua pria yang mengkhianati kami kehilangan akal sehat mereka.
Sampul Novel Nekat Mencintaimu Secara Ugal-ugalan
8.6
Alvida adalah desainer ternama yang hanya fokus pada karier tanpa memedulikan asmara. Hidup tenangnya terusik saat ia dihadapkan pada dua pilihan: Hadyan, pria mapan pilihan kakeknya, atau Leandra, pemuda jauh lebih muda yang mengejarnya secara ugal-ugalan. Meski perbedaan status sosial begitu mencolok, Leandra nekat memperjuangkan cintanya pada sang perfeksionis. Namun, sebuah rahasia besar mengancam hubungan mereka sebelum sempat dimulai. Siapa yang akan dipilihnya?
Sampul Novel Para Pria yang Diculik ke Desa Wanita
8.8
Kisah menegangkan dalam Para Pria yang Diculik ke Desa Wanita mengungkap sisi gelap sepasang kekasih. Sang pria menggunakan kedok hubungan asmara untuk menculik dan menjual gadis-gadis ke desanya. Di sisi lain, sang wanita ternyata menyimpan niat yang sama buruknya. Dengan modus pacaran yang serupa, ia menjebak dan menggiring para pria masuk ke dalam perangkap di desanya sendiri. Pertemuan dua penculik ini menghadirkan misteri aksi yang penuh intrik dan bahaya tak terduga.