Sampul Novel Melupakan Pria Berengsek

Melupakan Pria Berengsek

9.5 / 10.0
Dalam novel romantis modern Melupakan Pria Berengsek, seorang wanita membatalkan pernikahannya setelah sang tunangan mengabaikan kecelakaan mautnya demi merawat wanita lain. Bersama sahabatnya yang mengalami nasib serupa, mereka memilih pergi. Baca novel online seru ini di novel web kami.
Ringkasan Melupakan Pria Berengsek
Tepat sebelum hari pernikahan, sebuah kecelakaan tragis yang didalangi oleh teman masa kecil tunanganku hampir merenggut nyawaku. Ironisnya, tunanganku dan kekasih sahabatku—seorang selebritas terkenal—justru mengabaikan kami demi merawat wanita yang sama. Setelah berhasil melewati masa kritis di rumah sakit, kami berdua sepakat untuk membatalkan rencana pernikahan kami. Keputusan sepihak ini seketika membuat kedua pria yang mengkhianati kami kehilangan akal sehat mereka.
Baca Selengkapnya

Melupakan Pria Berengsek Bab 1

Malam sehari sebelum pernikahan, aku mengalami kecelakaan mobil yang mengakibatkan pendarahan hebat hingga nyawaku terancam. Kecelakaan tersebut direncanakan oleh teman wanita masa kecil tunanganku.

Sahabatku mencoba menelepon tunanganku, tetapi tidak diangkatnya.

Dia hanya mengirimkan sebuah pesan.

"Gita sedang flu, jadi aku sedang sibuk."

Sahabatku kemudian menelepon tunangannya, seorang selebritas papan atas yang memiliki banyak koneksi.

Panggilan tersambung, tetapi hanya terdengar pacarnya berkata, "Gita sedang sakit, dia sangat butuh aku menemaninya di saat-saat seperti ini."

Tindakan penyelamatan dilakukan semalaman dan aku berhasil melewati masa kritis.

Di kamar inap, aku dan sahabatku saling memandang dan berkata serempak.

"Aku nggak ingin nikah."

Tidak ada yang menyangka apa yang akan terjadi setelah kami mengambil keputusan itu.

Masing-masing pasangan kami menjadi gila setelah menerima pemberitahuan pembatalan pertunangan.

Tunanganku, Brian Candra, yang tidak muncul selama seminggu penuh, akhirnya meneleponku.

Begitu kuangkat panggilan itu, yang terdengar hanyalah pertanyaan-pertanyaan yang menyalahkanku.

"Adel, kamu ingin membuat drama apa lagi? Tempat dan waktu pernikahan kita sudah ditentukan oleh keluarga kita! Kamu kira bisa dibatalkan sesuka hatimu? Apa sih sebenarnya mau kamu?"

Aku hendak membalasnya, tetapi dia mendahului dengan rentetan kemarahannya.

"Aku sudah bilang berkali-kali, tubuh Gita lemah, sekali flu saja bisa membuat kondisinya kritis. Aku harus berada di sisinya untuk memastikan keselamatannya. Kenapa kamu selalu cemburu nggak jelas dan nggak memikirkan nyawa orang sama sekali!"

Mendengar kata "nyawa orang" membuatku tersenyum pahit.

Dalam perjalanan pulang setelah mengurus persiapan pernikahan semalam, aku ditabrak oleh truk yang melaju kencang.

Pada saat itu, aku berusaha menelepon Brian sebelum kesadaranku hilang sepenuhnya, tetapi hanya terdengar nada sibuk.

Dua kali panggilan teleponku ditolaknya.

Ketika kesadaranku sudah sepenuhnya hilang dan layar ponselku berlumuran dara, sebuah notifikasi pesan masuk.

Brian mengirim pesan WhatsApp dengan kesal.

"Ada apa? Langsung ke intinya!"

Karena tidak mendapatkan balasanku, dia pun mengirim pesan lain.

"Kamu sengaja, ya? Mengganggu aku saat sedang menenangkan Gita? Apa kamu nggak tahu, kalau suasana hati Gita buruk, itu akan mengancam nyawanya!"

Sebelum dan sesudah aku sadarkan diri, Brian tidak berhenti menyalahkanku.

Pada saat ini, ponselku tiba-tiba dirampas oleh sahabatku, Melisa Davini, yang baru masuk ke kamar inap rumah sakit.

"Brian, apa otakmu sudah nggak bekerja? Semalam, Adel mengalami kecelakaan mobil! Sopir itu sengaja menabraknya dua kali! Kalau dia terlambat dilarikan ke rumah sakit, dia pasti sudah nggak ada di dunia ini sekarang! Kamu nggak bisa membedakan mana yang lebih parah antara flu dan kecelakaan mobil?"

Setelah mendengar itu pun, Brian hanya mencibir.

"Kamu berbohong padaku yang merupakan seorang dokter profesional, Melisa, kalian berdua sungguh melebih-lebihkan kecerdasan otak kalian!"

Setelah mengatakan itu, dia langsung menutup telepon.

Begitu mendengar panggilan terputus, urat nadi di telapak tangan Melisa yang memegang ponselku mencuat.

Saat aku ingin menenangkannya, terdengar suara dering ponsel. Kali ini, ada panggilan masuk di ponselnya.

Yang menelepon adalah David Fabian, merupakan tunangan Melisa dan juga merupakan teman masa kecil Brian.

"Melisa, apa sebenarnya rencana kalian? Apa kalian nggak tahu, gara-gara kalian berbohong karena cemburu nggak jelas, Gita jadi tertekan dan penyakitnya hampir kambuh lagi!"

"Kalau bukan karena ada aku dan Brian di sisinya hari ini, pasti akan terjadi sesuatu pada Gita! Apa kalian nggak bisa memikirkan sedikit keselamatan nyawa orang? Keluargaku, keluarga Fabian, nggak akan membiarkan wanita sepertimu menjadi bagian keluarga! Pernikahan kita, terserah kamu mau lanjut atau tidak!"

Melisa sangat marah setelah mendengar itu. Namun, ketika dia hendak menelepon untuk mengumpat balik, dia mendapati David telah memblokirnya.

"Sialan! Seluruh keluarganya pun berengsek!"

Aku berusaha keras untuk meraih tangan Melisa.

"Jangan marah, Melisa. Nggak penting buang-buang pikiran dan tenaga untuk mereka."

Melihat tubuhku yang dipenuh dengan instrumen medis, mata Melisa mulai berkaca-kaca.

"Adel, masih sakit?"

Aku tersenyum dan menggelengkan kepalaku.

Tidak sakit lagi.

Sejak Brian menutup teleponku, sudah cukup rasa sakit yang kurasakan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Melupakan Pria Berengsek

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bukan Perawan Kesayangan Tuan-tuan Gigolo
9.6
Dunia gempar melihat deretan gigolo tampan dan berharta yang justru mengejar cinta seorang gadis desa miskin. Meski dianggap lugu, ia sebenarnya pembunuh berdarah dingin yang telah mencelakai para pria tersebut. Keanehan memuncak saat para gigolo ini justru merasa terhormat jika harus meregang nyawa di tangannya. Mengapa mereka tetap memuja sosok yang berbahaya bagi hidup mereka? Sebuah kisah romansa penuh aksi tentang obsesi yang tidak masuk akal bagi orang awam.
Sampul Novel Cinta yang Menghanyutkan
9.4
Dalam novel modern bergenre misteri horor ini, sebuah hukuman kejam berujung maut. Sang suami yang murka karena kekasih lamanya terjebak di lift, tega mengunci istrinya sendiri di dalam koper sempit dan menyimpannya di lemari. Meski sang istri menangis dan memohon ampun hingga kehabisan napas, jeritannya diabaikan. Setelah lima hari berlalu, sang suami akhirnya memutuskan untuk membuka kunci koper tersebut demi memberi pengampunan. Namun, ia tidak menyadari bahwa di dalam sana, tubuh istrinya telah membusuk dan hancur tak bersisa.
Sampul Novel Kelahiran yang Menghancurkan
8.2
Menjelang persalinan, Alana justru disekap di ruang medis bawah tanah oleh suaminya sendiri, Alexander Santoso. Sang wakil kepala mafia tega menyuntikkan penahan kontraksi agar Alana tidak melahirkan sebelum Elisa, janda kakaknya. Terikat sumpah darah masa lalu, Alexander bertekad mengamankan warisan wilayah Teluk Barat Jaya untuk anak Elisa. Meski Alana memohon demi keselamatan bayinya dan menyatakan cintanya, Alexander yang buta konspirasi menuduhnya serakah. Penantian kejam semalam suntuk itu berakhir dengan kepedihan mutlak saat Alexander menyadari bahwa keputusannya telah merenggut nyawa istri dan anaknya sendiri.
Sampul Novel KUMPULAN KISAH ROMANTIS
9.1
Antologi ini merangkum dinamika asmara remaja yang penuh warna, mulai dari pahitnya pengkhianatan yang membatalkan pertunangan hingga debaran hati siswi SMA saat didekati ketua OSIS. Ada pula kisah gadis desa yang jatuh hati pada idola sekolah di ibu kota, serta drama persahabatan toksik dalam geng. Setiap cerita menyoroti konflik emosional dan cara dewasa para tokoh dalam mengambil keputusan demi menemukan jalan keluar atas permasalahan cinta mereka.
Sampul Novel MR. AKSA
9.1
Menikah muda demi bakti kepada orang tua terpaksa kujalani meski harus bersanding dengan pria asing. Namun, duniaku runtuh saat mendengar rahasia besar bahwa calon suamiku ternyata tidak menyukai wanita. Bagaimana mungkin orang tuaku tega menjodohkanku dengan pria seperti itu? Kini aku terjebak dalam dilema besar, meratapi nasib dan berharap bisa melarikan diri. Aku butuh pertolongan untuk lepas dari jeratan pernikahan dengan pria yang tak normal ini.
Sampul Novel Sahabatku Menyembuhkan Gairahku
9.6
Di bawah temaram cahaya kekuningan yang hangat, sebuah sentuhan dari tangan yang besar dan kasar terasa begitu lentur layaknya ular. Sang protagonis mendapati dirinya berada dalam posisi yang sangat memalukan, dengan wajah yang terbenam pasrah ke dalam bantal. Tanpa daya untuk melawan atau memberontak dalam situasi intim tersebut, ia hanya sanggup meluapkan tangisan yang mencampuradukkan rasa sakit dan kenikmatan mendalam, sembari merintih bahwa segalanya terasa terlalu dalam.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan