Sampul Novel Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman

Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman

8.5 / 10.0
Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman mengharuskan Marissa menikahi sopirnya demi menutupi skandal keluarga. Dalam modern novel ini, ia harus memilih antara kebebasan atau ketulusan suami yang tak ia cintai. Baca kisah selengkapnya di webnovel romance novel populer ini.
Ringkasan Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman
Hidup Marissa berubah total setelah terjebak dalam kesalahpahaman undangan pesta yang membuatnya dipaksa menikah dengan Hendra, sopir pribadinya yang berwajah biasa saja. Meski awalnya menolak keras karena kehilangan kebebasan, Marissa tak berdaya melawan keputusan keluarga demi menutupi skandal. Namun, seiring berjalannya waktu, kesabaran dan ketulusan Hendra mulai meluluhkan hatinya. Ia pun belajar bahwa kesetiaan jauh lebih berharga daripada sekadar penampilan fisik.
Baca Selengkapnya

Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman Bab 1

Pagi itu, matahari bersinar lembut menembus tirai kamar Marissa, menciptakan pola cahaya yang menari-nari di lantai kayu yang bersih. Marissa menarik selimut lebih rapat, mencoba menahan rasa malas yang aneh menghantuinya. Hari ini seharusnya menjadi hari yang menyenangkan; undangan pesta keluarga besar dari pamannya menunggu, dan Marissa, sebagai cucu kesayangan keluarga, tentu harus hadir.

Ia menatap bayangan dirinya di cermin. Rambut cokelat panjangnya tergerai sempurna, wajahnya yang cantik tanpa cela tersenyum sendiri. "Semua akan baik-baik saja," gumamnya sambil merapikan gaun berwarna peach yang baru ia beli semalam.

Namun, hatinya gelisah. Beberapa hari terakhir, rumor tentang dirinya yang beredar di kalangan kerabat membuatnya tak nyaman. "Hanya khayalan mereka," ia menenangkan diri. Tapi entah kenapa, perasaan tak enak itu sulit hilang.

Di luar kamar, terdengar langkah cepat Hendra, sopir pribadinya. Ia datang dengan setelan sederhana-kemeja putih, celana hitam rapi, dan senyum canggung yang selalu membuat Marissa merasa ada jarak di antara mereka.

"Hendra, kau sudah siap?" suara Marissa terdengar ramah tapi sedikit gugup.

Hendra menunduk, tangan kanannya memegang setumpuk amplop undangan yang sudah dikemas rapi. "Iya, Bu Marissa. Semuanya sudah siap. Mobil juga sudah di parkiran." Ia ragu-ragu sejenak, kemudian menambahkan, "Tapi... tadi pagi ada telepon dari keluarga. Mereka... mereka ingin memastikan semuanya aman."

Marissa mengangkat alis. "Aman? Maksudmu?"

Hendra menghela napas panjang. "Ah... tidak apa-apa, Bu. Hanya mereka ingin... memastikan tidak ada kesalahan." Ia menunduk lagi, seolah menyesal karena tidak bisa menjelaskan lebih banyak.

Marissa menggigit bibir. Ada sesuatu yang tidak benar, tapi ia menepisnya. "Baiklah, Hendra. Mari kita pergi."

Mereka berangkat dengan mobil hitam panjang yang biasanya digunakan keluarga. Jalanan Jakarta pagi itu sudah mulai padat, tapi Marissa menikmati perjalanan dengan menatap pemandangan di luar. Gedung tinggi, lalu lintas yang padat, pedagang kaki lima-semuanya seperti panggung di mana ia hanya bisa menjadi penonton.

Saat mobil berhenti di depan rumah pamannya, sesuatu yang tak terduga terjadi. Marissa, yang terburu-buru keluar, menabrak seorang wanita tua yang membawa sekantong belanjaan. Wanita itu terjatuh, barang-barangnya berserakan di trotoar.

"Oh, maafkan saya!" Marissa cepat-cepat menolong. Tapi sebelum ia sempat mengangkat barang-barang itu, beberapa kerabat yang sudah menunggu di depan rumah pamannya menatapnya dengan mata penuh tuduhan.

"Kau... Marissa? Apa yang kau lakukan?!" teriak salah satu sepupunya.

Marissa bingung. "Aku... aku hanya menolong...."

"Cukup! Semua orang sudah melihat sendiri," interupsi seorang paman dengan nada tegas. "Ini... ini tidak bisa dibiarkan."

Seketika, Marissa merasa dunianya runtuh. Apa yang terjadi? Mengapa mereka begitu marah?

Dan di tengah kekacauan itu, keputusan yang mengerikan muncul: sebagai "solusi cepat" agar skandal tidak melebar, Marissa harus menikah dengan Hendra, sopir pribadinya sendiri.

Marissa menatap Hendra, yang tampak canggung dan menunduk. Hendra bukanlah pria yang pernah ia bayangkan akan menjadi pasangan hidupnya. Wajahnya biasa, tak ada ketampanan luar biasa, dan aura yang dimilikinya lebih sederhana dari apa pun yang ia kenal.

"Apa kau gila?!" Marissa menjerit, suaranya pecah karena campuran marah dan panik. "Ini tidak adil! Aku tidak mau menikah denganmu!"

Hendra menatapnya dengan mata sayu. "Bu Marissa... aku tidak punya pilihan. Dan... aku tidak ingin ini juga. Tapi... ini keputusan keluarga."

Hati Marissa hancur. Ia merasa dikhianati oleh dunia yang ia kenal, oleh keluarga yang seharusnya melindunginya. Tangisnya pecah di depan semua orang, tapi tidak ada yang peduli.

Malamnya, setelah semua tamu pergi, Marissa duduk di kamar sendirian. Tangannya gemetar, matanya merah karena menangis. Hendra mengetuk pintu perlahan, masuk dengan langkah hati-hati.

"Bu Marissa... aku tahu ini sulit," katanya pelan. "Aku juga tidak ingin ini, tapi... kita harus melewati ini bersama."

Marissa menatapnya tajam. "Bersama? Kau pikir aku bisa menerima ini begitu saja? Aku... aku tidak ingin hidup seperti ini!"

Hendra menunduk. "Aku mengerti... tapi aku akan mencoba membuatmu merasa nyaman. Aku akan... berusaha menjadi suami yang baik."

Marissa terdiam. Kata-kata itu seperti angin dingin yang menghantam hatinya. Ia tidak yakin bisa mempercayai Hendra, tapi ada satu hal yang jelas: hidupnya sekarang telah berubah selamanya.

Malam itu, Marissa menangis di bawah cahaya lampu kamar yang temaram. Setiap air mata adalah kesedihan atas mimpi-mimpi yang hancur, atas hidup yang tiba-tiba terasa seperti perangkap. Ia tahu, perjalanan ini akan panjang, menyakitkan, dan penuh ujian. Dan di ujung jalan itu, siapa yang tahu apakah ia akan menemukan kebahagiaan atau hanya kepedihan.

Di luar jendela, Hendra menatap bulan dengan ekspresi berat. Ia tahu perannya bukan hanya sebagai sopir atau suami yang dipaksa, tapi sebagai seseorang yang harus menanggung luka hati orang yang dicintainya-meskipun orang itu belum tentu mau mencintainya kembali.

Dan di sanalah mereka, dua orang yang berbeda dunia, dipaksa bersatu oleh sebuah kesalahpahaman. Satu kesalahan yang akan mengubah hidup mereka selamanya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Anak Milik CEO
8.8
Seorang wanita mendadak tegang saat bertemu kembali dengan Davero di dalam lift kantor. Pertemuan yang tak terduga itu berubah mencekam ketika sang CEO tampan memojokkannya ke dinding dengan tatapan tajam yang penuh dominasi. Meski sang wanita merasa ketakutan dan gugup, Davero dengan suara serak menegaskan bahwa ia tak akan membiarkannya pergi lagi. Sebuah klaim penuh ancaman pun terucap, menandai bahwa wanita itu kini adalah miliknya sepenuhnya secara mutlak.
Sampul Novel Hadiah yang Kusiapkan Untuk Suamiku
9.7
Saat acara kumpul bersama teman, Charles Gunandi dengan penuh perhatian mengupas udang untuk istrinya, Jenny. Namun di balik kemesraan itu, Charles menggunakan bahasa Prancis untuk berdiskusi dengan temannya tentang selingkuhannya, Shinta, yang tengah hamil dua bulan. Charles berencana membesarkan anak itu di luar negeri karena tahu Jenny tidak menyukai anak-anak. Tanpa Charles sadari, Jenny memahami setiap kata. Sambil menangis dalam diam, Jenny terpaksa berbohong bahwa saus udangnya terlalu pedas.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Pengantin Pengganti Mafia Berdarah Dingin
8.7
Dominic Toretto tega menjual anaknya demi harta dengan menjanjikan pernikahan kepada keluarga De Luca yang kejam. Alessia Toretto akhirnya memilih maju demi menggantikan posisi adiknya untuk menikahi seorang bos mafia pembunuh berdarah dingin. Tanpa diduga, keputusan nekat ini justru menjerumuskannya ke dalam pusaran konflik hidup dan mati. Kini Alessia harus berjuang menemukan keberanian demi melawan nasib kelam yang telah dipaksakan padanya.
Sampul Novel Saat Kupergi, Bunga Bermekaran
9.5
Setelah perjuangan bayi tabung keenam, aku akhirnya hamil anak Renaldo Santoso di tahun kedelapan pernikahan kami. Namun, kebahagiaan itu hancur saat sebuah foto misterius mengungkap pengkhianatan suamiku bersama teman masa kecilnya yang juga mengandung anaknya. Menyadari seluruh keluarganya bersekongkol menjadikanku lelucon, aku memilih pergi tepat di hari ulang tahun pernikahan kami. Saat Renaldo mulai memohon dan mencariku ke seluruh dunia, penyesalannya tidak lagi berarti bagiku.
Sampul Novel Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu
8.1
Tiara memiliki kemampuan fantasi unik berupa sembilan nyawa, yang perlahan habis demi menyelamatkan Rico. Setelah berkali-kali mati tragis, Rico justru menjadi kejam dan sengaja mencelakai Tiara demi wanita lain, tanpa tahu batas nyawa tersebut. Saat Tiara benar-benar tewas pada kematian kesembilan, sang miliarder yang terhubung dengan dunia mafia barulah menangis histeris meratapi jasadnya yang hangus. Kisah romantis penuh misteri dan horor ini menyajikan akhir penebusan yang sudah terlambat.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan