Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tinggalkan Suami Mafia Setelah Hidup Kembali

Tinggalkan Suami Mafia Setelah Hidup Kembali

Setelah tewas terbakar di gudang anggur bersama bayi kembarnya akibat kekejaman Vincent Kusuma, sang protagonis terbangun kembali di malam sebelum persalinan. Di kehidupan masa lalu, ia dikhianati suaminya yang berselingkuh demi mendapatkan pewaris mafia. Kini, setelah mendapat kesempatan kedua, ia tidak lagi sudi menjadi istri sah bos mafia tersebut. Begitu anak-anaknya lahir dan kekuatannya pulih, ia bertekad membawa bayinya pergi jauh untuk memulai hidup baru yang aman.
Bab
Bagikan

Bab 2

Mendengar ini, mataku membelalak lebar. Aku menatap Vincent dengan nggak percaya, sambil menangis dan berteriak, “Vincent! Sialan kau! Ayahku sekarang masih terbaring koma demi menyelamatkanmu! Masa kau ancam aku dengan nyawa ayahku?”

Vincent pun menjawab dengan nada nggak sabar, “Asalkan kau jaga Lusi selama masa nifasnya dan rawat mereka dengan baik, aku nggak akan sentuh ayahmu.”

Selesai berbicara, dia pergi sambil memeluk bahu Lusi dan berkata, “Lusi, terima kasih sudah melahirkan seorang penerus buat aku. Aku pasti akan beri kau hadiah yang setimpal.”

Darah mengucur deras dari bawah tubuhku. Aku terus memohon pada pengawal yang berjaga di aula untuk membawaku ke rumah sakit dan menyelamatkan anak kembarku.

Nyonya Maria Nagita, ibu Vincent buru-buru datang. Melihat aula yang berantakan dan tubuhku yang penuh darah, wajahnya langsung pucat dan berkata, “Cepat bawa dia ke rumah sakit! Kalau cucuku terjadi apa-apa, kalian semua kubuang ke laut!”

Aku diantar ke rumah sakit yang dikendalikan Keluarga Kusuma, tapi dokternya nggak muncul-muncul.

Nyonya Maria marah besar dan mempertanyakan ke mana perginya dokter yang seharusnya ditugaskan untuk merawatku pada perawat.

Para perawat menjawab dengan gemetar, “Nyonya, semua dokter dipanggil Pak Vincent ke vila pantai. Katanya, Nona Lusi tergores sedikit saat memotong kuku. Pak Vincent khawatir itu akan infeksi, jadi suruh semua dokter jaga di sana.”

“Sekarang rumah sakit nggak ada dokter.”

Nyonya Maria marah besar sampai mengumpat dengan bahasa kampungnya, “Gila! Benar-benar gila! Istri yang dulu dia dapatkan dengan berlutut memohon sekarang lagi perdarahan hebat untuk melahirkan anaknya. Dia malah memindahkan semua dokter buat selingkuhannya yang cuman kegores kuku dan nggak memedulikan nyawa istrinya!”

Pas telepon yang ke-10 kali, Vincent akhirnya mengangkat teleponnya. Dengan nada kesal, dia langsung bertanya pada ibunya apa yang telah terjadi dan menduga apakah aku berulah lagi.

Nyonya Maria menjerit histeris, “Avera sudah pingsan karena perdarahan hebat! Detak jantung bayi dalam kandungannya juga melemah! Kau malah pindahkan semua dokternya! Kau mau bunuh istri dan anakmu sendiri?”

Mendengar ini, Vincent tersenyum dingin dan berkata, “Avera yang suruh Ibu telepon? Semalam dia sudah melahirkan. Sekarang ngapain buat drama sulit bersalin?”

“Sudahlah! Aku mau foto ambil foto kelahiran anakku dan Lusi. Dia mau dokter, ‘kan? Ya sudah, aku kirimi dia saja!”

Nyonya Maria menutup teleponnya dan memegang erat tanganku sambil berkata, “Avera jangan takut. Dokter segera datang.”

Aku memeluk perutku dengan erat dan merasakan tanda-tanda vital di dalam semakin melemah.

Teringat pada kehidupan sebelumnya, kedua anakku pelan-pelan kehilangan napas dalam pelukanku.

Sambil gemetaran, aku memegang tangan Nyonya Maria dan berkata dengan susah payah, “Bu, 3 tahun yang lalu, ayahku tertembak saat menyelamatkan Vincent, sehingga koma sampai sekarang. Ibu janji Ibu bakal anggap aku kayak anak sendiri dan kalau Vincent jahat, Ibu bakal bantu aku tinggalkan dia. Ibu masih ingat janji Ibu nggak?”

“Aku mohon, izinkan aku bercerai. Aku nggak akan halangi jalan bagi anak dari cewek yang dicintainya jadi pewaris keluarga. Aku hanya mau anak-anakku lahir dengan selamat.”

Mendengar ini, air mata Nyonya Maria telah bercucuran. Dia memegang tanganku dengan erat sambil berkata, “Awalnya memang mau balas budi ayahmu, mau mengangkatmu sebagai anak angkat. Tapi Vincent sendiri yang gila-gilaan mengejarmu dan melamarmu. Sekarang kok jadi gini? Pasti gara-gara Lusi si pelacur itu! Kalau bukan dia tiba-tiba muncul, kalian juga nggak bakal jadi gini.”

Mendengar ini, aku tersenyum getir. 'Iya, cowok yang dulu begitu mencintaiku, kok bisa jadi gini?'

Cowok yang pernah bersumpah di bawah bintang-bintang Sisilia untuk mencintaiku seumur hidup, dan bersumpah kalau berkhianat akan mati diterjang peluru, sekarang malah mendorongku ke neraka demi cewek lain.

“Aku mohon, Nyonya Maria,” ucapku sambil menggertakkan gigiku.

Mendengar permohonanku yang diucapkan dengan nada lemah, Nyonya Maria akhirnya menganggukkan kepalanya dan berkata, “Baik. Dulu pas kalian menikah, aku pernah suruh dia tandatangani surat cerai yang kusimpan buat jaga-jaga. Aku segera pulang ambil suratnya dan mempercepat prosesnya.”

“Besok aku akan mengumumkan bahwa kaulah satu-satunya pewaris Keluarga Kusuma. Aku nggak akan mengakui anak durhaka yang nggak tahu balas budi ini lagi.”

Begitu selesai berbicara, Nyonya Maria segera pergi urus hal ini.

Aku terbaring di ranjang rumah sakit dan perutku keram kayak ditusuk-tusuk, sehingga aku pun menjerit kesakitan.

Melihat ini, asisten cewek yang ditinggalkan Nyonya Maria terus melihat ke arah pintu dengan cemas, berharap dokter yang dikirim Vincent segera datang.

Akhirnya, mereka datang.

Tapi yang datang bukan dokter, melainkan seorang pria yang mengenakan baju pengantar paket.

Melihat ruang bersalin yang penuh dengan darah, dia memberikan sebuah tas dengan bingung. Dari dalamnya jatuh sebungkus pembalut wanita dan sebuah plester luka. Pria itu berkata, “Kata Pak Vincent, ini cuman darah nifas, nggak bakal bikin mati. Suruh kau urus sendiri saja. Jangan ganggu dia buat hal-hal kayak gini lagi.”

Mendengar ini, mata asisten cewek memerah karena menangis. Dia memukul tas itu hingga jatuh dan berkata, “Bu, aku bawa Ibu ke kota lain sekarang juga. Ibu harus bertahan.”

Aku terus menjerit kesakitan, lalu pandanganku menjadi gelap dan akhirnya pingsan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta di Ranjang Jenderal
8.7
Navila terpaksa menyerahkan kehormatannya kepada prajurit Erdan demi mendapatkan obat bagi ayahnya. Meski awalnya hanya rencana sekali saja, ia justru terjerat dalam keinginan sang Jenderal yang mulai jatuh hati padanya. Di tengah perseteruan dua kerajaan, mereka menyadari bahwa hubungan ini terhalang oleh waktu yang singkat. Akankah perasaan mereka mampu bertahan dan tersampaikan dengan tulus saat perang besar sedang berkecamuk di antara kedua belah pihak?
Sampul Novel DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK
9.7
Demi membalas kepedihan atas kematian sang ibu, Anggara nekat menculik Almaira. Ia bertekad menyiksa ayah gadis itu dengan cara memisahkan mereka selamanya. Namun, kedekatan yang terjalin justru menumbuhkan perasaan tak terduga di hati Anggara. Kini ia terjebak dalam dilema antara kebencian masa lalu dan cinta yang mulai bersemi. Mampukah kasih sayang menghapus dendam membara, sementara Almaira sendiri sangat membenci sosok yang telah menyekapnya?
Sampul Novel INNOMINATUS : THE LOST CHILD
8.8
Seorang profesor ambisius melontarkan kutukan pahit kepada seorang bocah tanpa identitas. Ia meramalkan bahwa sang anak akan hidup dalam kesendirian total, tanpa ikatan, dan kehilangan semua hasil kerja kerasnya karena dikhianati dunia. Namun, bocah itu tidak gentar. Dengan senyuman tipis yang penuh teka-teki, ia menantang balik pernyataan sang ilmuwan. Ia menegaskan bahwa akhir dari permainan takdir ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan bagi siapa pun.
Sampul Novel Mahkota Pewaris yang Dikhianati
9.0
Emilia, pewaris sah Keluarga Hewitt, nyaris tewas akibat pengkhianatan orang tua dan keempat kakaknya demi seorang penipu. Kini, dia bangkit tanpa rasa takut untuk melawan siapa pun yang menindasnya. Sebagai dokter ternama dan penilai harta karun, ia membungkam setiap ejekan dengan kemampuannya. Saat dikucilkan karena tidak dicintai keluarganya, klan paling terpandang di kota justru muncul melindunginya dan menganggap Emilia sebagai permata yang sangat berharga.
Sampul Novel Pembalasan Janda Talak Tiga
7.8
Hanya beberapa menit usai ijab kabul, seorang pengantin wanita harus menelan pil pahit saat suaminya menjatuhkan talak tiga secara mendadak. Di tengah riuh tamu dan hidangan yang belum tersentuh, riasan serta henna di tangannya seolah menjadi saksi bisu kehancuran martabatnya. Rasa sakit yang mendalam seketika berubah menjadi api dendam kesumat. Tak mau terus terpuruk, sang janda kini bangkit dan bertekad membalas perbuatan keji yang telah menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Salsa Meguno
9.1
Salsa Meguno bukanlah lagi sosok gadis lemah yang mudah ditindas. Setelah melewati masa lalu yang penuh kegelapan, ia kini bertransformasi menjadi wanita tangguh dengan mental baja. Namun, tragedi memilukan yang merenggut nyawa seluruh anggota keluarganya meninggalkan luka yang sangat mendalam. Di tengah ketidakpastian ini, muncul sebuah pertanyaan besar: apakah Salsa akan memilih jalan balas dendam untuk menuntut keadilan atas kematian mereka?