Sampul Novel Salsa Meguno

Salsa Meguno

9.1 / 10.0
Salsa Meguno bukanlah lagi sosok gadis lemah yang mudah ditindas. Setelah melewati masa lalu yang penuh kegelapan, ia kini bertransformasi menjadi wanita tangguh dengan mental baja. Namun, tragedi memilukan yang merenggut nyawa seluruh anggota keluarganya meninggalkan luka yang sangat mendalam. Di tengah ketidakpastian ini, muncul sebuah pertanyaan besar: apakah Salsa akan memilih jalan balas dendam untuk menuntut keadilan atas kematian mereka?

Salsa Meguno Bab 1

Keluarga Flash adalah Salah satu dari keluarga bangsawan di Negara Antartika hingga turun-temurun.

Pada masa 2180, Jenderal Meguno Flash mengadopsi seorang anak perempuan berambut biru panjang sebahu dan memiliki mata berwarna biru. Anak ini adalah keturunan dari Keluarga Yanaru, keluarga bangsawan yang dinyatakan telah berkhianat pada negara atas tuduhan merencanakan pembunuhan pada Presiden.

Dalam semalam, seluruh anggota keluarga Yanaru mati. Rambut biru dan mata biru,  tak mengenal tua dan muda, semuanya tewas mengerikan. Akan tetapi, seorang anak itu selamat karena keberuntungannya. Dan berakhir di sebuah panti asuhan dengan baju berdarah. Anak itu hilang ingatan dan tidak mengetahui masa lalunya, bahkan namanya sendiri.

Keluarga Flash, masa keturunan Jenderal Meguno, saat dia datang ke panti asuhan dirinya langsung mengetahui identitas asli dari anak perempuan berambut biru itu walau hanya tebakan dia saja. Usianya sekitar 4 atau 5 tahun. Dari rambut dan mata, itulah identitas yang tak bisa terelakkan. Pada pertemuan pertama mereka, Meguno sempat tersenyum tipis dan mencurigakan. Lalu mengadopsi anak itu.

***

(Tahun 2190)

Jenderal Meguno Flash sedang duduk santai di kantor sambil membaca laporan yang menumpuk di mejanya. Terdengar suara pintu terketuk. “Masuklah.” Dia membalik halaman yang telah dibaca dan membaca halaman selanjutnya.

Kemudian, seorang gadis berusia sekitar lima belas tahun melangkah masuk, berambut biru dan mata biru. Dia adalah anak gadis yang diadopsi oleh Jenderal Meguno sepuluh tahun yang lalu. Gadis itu mengenakan seragam militer merah muda dan diselingi warna hitam—Siswa dari Akademi Militer.

Jenderal melirik sejenak, lalu mengabaikan kedatangan anaknya dengan pandangan tertuju pada laporan tersebut.

Salsa, nama gadis berambut biru, memberi hormat—meletakkan kepalan tangan kanan di

dada kirinya, berkata tegas, "Salut!". Begitulah cara memberi hormat di Negara Antartika ini.

Jenderal menguap lebar dan memutar kursi hingga membelakangi anak gadisnya. Senyum

mengembang di wajahnya mulai nampak, entah apa yang sedang dipikirkan olehnya. Mungkin cara untuk mengganggu sang putri atau memang orang yang menyebalkan.

“JenderalbMeguno Flash, aku mau—“ Perkataan itu berhenti, karena mendengar suara seseorang mengetuk pintu dari luar ruangan. Salsa melirik sejenak dan kembali memandang lurus kedepan.

Jenderal memutar kembali kursinya hingga berhadapan kembali dengan putrinya, namun

tetap memasang wajah cuek yang menyebalkan. Dia meninggikan nada suara, “Masuklah.”

Seorang laki-laki dengan seragam biru kehitaman, bercorak sama dan logo yang sama dengan milik Salsa. Laki-laki itu juga murid dari Akademi Militer Antartika—AMA. Langkahnya mantap dan tegas layaknya seorang pasukan militer. Dengan mengenakan topi itu, laki-laki itu begitu cocok menggunakannya.

AMA adalah singkatan dari Akademi Militer Antartika. Siswanya kebanyakan berasal dari keluarga bangsawan dan keluarga kaya. Jarang ada anak dari keluarga miskin yang sekolah di sini. Para siswanya dari usia sebelas tahun hingga ke atas, jika di bawahnya mereka tidak diperbolehkan untuk menerima pendidikan. Yang artinya wajib dimulai dengan usia yang telah tertera. Di sekolah ini, selain mereka dilatih untuk perang, strategi perang, senjata, mereka juga dilatih untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Cara bertahan hidup di alam liar, dan keterampilan khusus yang hanya orang terpilih saja.

“Salut.”

Laki-laki itu memberikan hormat dengan cara sama . Dia memiliki rambut hitam, mata hitam, badan kurus dan tinggi. Salsa yang berdiri di sampingnya memiliki tinggi sebahu laki-laki itu. Setelah memberi hormat, ia melirik pada gadis itu dan tersenyum tipis. Dia kembali memandang lurus ke depan dengan badan tegak dan berkata, “Aku Akito Air dari AMA,  melapor untuk penugasan di Wilayah Selatan ini. Terima kasih atas kesempatannya.”

Jenderal Meguno berdiri dan berpindah posisi berdiri di antara keduanya. Dia menoleh bergantian memandang mereka, lalu bergeser dan mengulurkan tangan untuk bersalaman pada Akito.

Akito dengan canggung menerimanya.

Jenderal Meguno berkata, “Aku senang sekali, akhirnya Wilayah Selatan kedatangan seseorang sepertimu. Kalau begitu, akan aku nantikan kinerjamu.”

Jenderal Meguno menarik tangannya dan melirik pada putrinya yang tidak bicara sepatah kata pun, lalu kembali duduk di kursinya. Dia kembali sibuk membaca laporan yang masih menumpuk itu dan mengabaikan dua orang yang ada di ruangannya.

Akito melirik, suasananya terasa menegang dan canggung. Gadis di sampingnya juga tak mengeluarkan suara semenjak dia masuk. Ia jadi bingung harus melakukan apa.

Wajah Meguno menghadap laporan, tetapi pandangannya melirik pada Akito, “Apakah ada

lagi yang mau kau laporkan?”

Tatapan dari jenderal membuat Akito merasa terhenyak, “Tidak, tidak ada ....”

Kemudian, dia melihat jenderal memberikan instruksi dengan mata menunjukkan ke arah pintu keluar, yang berada di belakang laki-laki itu. Akito menganggukkan kepala mengerti. “Salut!” Ia pun berbalik badan dan melangkah keluar sambil melirik pada gadis itu. ‘Salsa Meguno, putri Jenderal Meguno Flash. Apakah dia ingat padaku?’ batinnya.

Jenderal Meguno membaca kembali laporannya dan berkata, “Bagaimana denganmu? Mengapa

kau datang pada jam pelajaran? Setahuku, siswa yang diperbolehkan magang hanyalah mereka yang telah lulus tes untuk hidup di alam liar selama sebulan.” Ia melirik pada putrinya, “Apakah kau lulus, Salsa?”

Salsa mengerutkan keningnya dan memasang wajah datar. Dia tidak lulus tes bukan karena tidak mampu untuk lulus. Itu semua karena dia menemukan bayi raksasa  dan melaporkan pada pihak militer. Karena keluar dari hutan sebelum ujian berakhir, ia mendapat pelanggaran makanya tidak lulus dan harus mengulang kembali satu tahun kemudian. “Jenderal Meguno Flash, aku datang untuk—“

Jenderal Meguno berdiri dan memotong, “Salsa Meguno, kembali ke sekolah sekarang juga. Itu adalah pilihanmu, bukan?” Ia memandang putrinya dengan serius.

Salsa memalingkan wajah. “Aku tidak mau kembali. Ada hal penting yang mau kulaporkan kepada Anda. Anda harus mendengarkan.”

Jenderal berpindah membelakangi kursi dan menghadap ke jendela. Dia mengerti apa yang mau dikatakan oleh putrinya. Tetapi, para raksasa maupun manusia tidak dapat hidup berdampingan. Para raksasa menganggap manusia adalah makanan mereka yang lezat. Oleh karena itu, dia tak mau mendengarkan ucapan putrinya dan mengelak.

“Ayah, Anda tidak bisa menghentikanku. Aku mau menyelamatkan bayi raksasa itu. Mengapa Anda menolak dan mau menahanku? Yang aku laporkan adalah kenyataan. Bayi raksasa itu telah menyelamatkanku saat hampir diserang oleh binatang buas. Mengapa mereka mengurung dan ....” Semakin berbicara, Salsa meninggikan nada suaranya dan berhenti.

Jenderal Meguno menarik napas dalam-dalam, kedua tangan bersantai di belakang punggung dan berkata, “Salsa Meguno, apa kau yakin pada kepercayaanmu?” Pertanyaannya membuat Salsa terkejut dalam sesaat.

Lalu Salsa menjawab, “Jenderal Meguno Flash, ini bukanlah mengenai kepercayaan atau apapun. Tapi ini adalah instingku sebagai seorang murid AMA dan juga seorang manusia. Aku meyakini bahwa di luar sana ada monster yang dapat dipercaya dan mau bekerja dengan para manusia. Contohnya bayi raksasa itu. Apakah aku salah?”

“Pertemanan antara manusia dan monster kah? Seseorang pernah berkata: Semua makhluk yang hidup di dunia ini, mereka pantas mendapatkan kebebasan, mereka mau hidup dan tak ada yang mau meninggal tanpa membuat sebuah hasil, mereka mau dilindungi dan melindungi sesamanya. Yang sedang kau pikirkan, apakah itu? Tetapi, itulah manusia. Manusia tidak bisa disamakan dengan para monster. Apakah kau lupa apa makanan para raksasa?”

Situasinya semakin menegang. Salsa tak bisa menghentikan mata yang bergetar karena takut itu.

--BERSAMBUNG--

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Salsa Meguno

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru mengusirnya dari mobil demi mengangkat telepon mantan kekasihnya, Rosalie Harris. Laurence terus merendahkan Josie dan yakin istrinya takkan sanggup pergi. Dia tidak menyadari bahwa pengabaian berulang ini telah mencapai batasnya. Di balik layar, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie untuk segera berpisah dan meninggalkan negara ini selamanya.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki tak mampu menyembunyikan kekesalannya setelah ditolak mentah-mentah oleh pria yang dijodohkan dengannya. Alasan pria itu sangat klise, ia merasa tidak mengenal Yuki sama sekali. Sambil mengumpat dalam hati, Yuki menjuluki calon suaminya itu sebagai pria tua yang menyebalkan. Namun, rasa dongkol itu segera berubah menjadi sebuah rencana licik. Sebuah seringai muncul di wajahnya saat sebuah ide brilian terlintas untuk memberi pelajaran bagi pria itu.
Sampul Novel PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
8.7
Samuel Adinata dikenal sebagai CEO Royal Adinata sekaligus sosok suami dan ayah idaman bagi Elena dan Eliott. Namun, di balik citra sempurna itu, tersimpan misteri besar mengenai ketulusan sikapnya. Samuel ternyata menyimpan rahasia gelap yang perlahan mulai terkuak. Bukan sekadar pengkhianatan biasa, Elena akhirnya menyadari bahwa pernikahan mereka hanyalah taktik licik. Ia murka saat tahu dirinya hanya dimanfaatkan demi kepentingan tersembunyi sang suami.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan