Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tinggalkan Suami Mafia Setelah Hidup Kembali

Tinggalkan Suami Mafia Setelah Hidup Kembali

Setelah tewas terbakar di gudang anggur bersama bayi kembarnya akibat kekejaman Vincent Kusuma, sang protagonis terbangun kembali di malam sebelum persalinan. Di kehidupan masa lalu, ia dikhianati suaminya yang berselingkuh demi mendapatkan pewaris mafia. Kini, setelah mendapat kesempatan kedua, ia tidak lagi sudi menjadi istri sah bos mafia tersebut. Begitu anak-anaknya lahir dan kekuatannya pulih, ia bertekad membawa bayinya pergi jauh untuk memulai hidup baru yang aman.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku terbangun lagi gara-gara disiram air es yang bikin menggigil.

Pas buka mata, yang aku lihat adalah muka jijik Vincent.

“Kalau sudah bangun, tak usah pura-pura lagi,” ucapnya sambil menatapku dengan pandangan merendahkan. “Kau tahu besok aku mau umumkan soal pewaris dan Lusi, masih saja kau ribut mau pindah ke kota lain. Kau sengaja pengen semua orang kirain Lusi yang menganiayamu ya?”

Lusi berdiri di belakang Vincent dengan wajah polos sambil menggendong anaknya dan menangis. “Bu Avera, aku tahu Ibu benci aku. Tapi balas dendam padaku saja, kenapa harus minta Nyonya Maria rampas anakku?”

“Tadi pas asisten itu diseret, dia masih berteriak-teriak. Katanya, Nyonya Maria pulang urus dokumen dan mau memberikan anakku padamu untuk diadopsi. Katanya, aku nggak layak jadi ibunya pewaris.”

Mulutku terbuka, tapi satu kata pun nggak bisa kukatakan. Aku hanya bisa menggelengkan kepala sekuat tenaga dan merintih kesakitan. “Aku … nggak … buat gitu… Bawa aku ke rumah sakit … Anak … Sudah nggak kuat lagi …”

“Kau berbohong lagi!” teriak Vincent dengan kesal sambil mengerutkan alisnya. “Ibuku buru-buru tinggalkan rumah sakit dan bawa pengacara kerja lembur, pasti kau yang hasut dia, ‘kan? Kau kira dengan merebut anak Lusi, kau bisa duduki posisi ibunya pewaris dengan aman?”

“Semalam anakmu ‘kan sudah lahir. Masih pura-pura sulit bersalin segala. Mau tipu aku kasihan padamu? Mimpi!”

Seluruh badanku kesakitan. Darah bawah tubuhku sudah membeku dan menempel pada kulit dan baju. Bahkan mengeluarkan bau amis darah.

Lusi menutup mulutnya sambil muntah kering, lalu berkata dengan mata berlinang, “Kak, kau tahu aku habis melahirkan, nggak tahan cium bau amis. Kau masih saja nggak mau bersihkan. Kau sengaja mau bikin aku mual dan pingsan ya?”

Lusi menangis hingga wajahnya pucat, lalu meringkuk dalam pelukan Vincent dan tampak perlu perlindungan.

“Lihat dirimu sekarang!” teriak Vincent dengan penuh jijik. “Kayak orang gila yang berbau amis. Memalukan Keluarga Kusuma saja!”

Vincent melambaikan tangannya, lalu memerintah para pengawal terus menyiramku dengan air dingin. Sampai akhirnya wajahku jadi pucat, badanku gemetaran dan hampir kehilangan suhu tubuh, barulah dia suruh mereka berhenti.

Lusi meringkuk dalam pelukannya sambil menangis. “Kak Avera, aku mohon … Jangan pisahkan aku dan anakku! Kalau kau tetap mau rebut anakku, mending aku lompat dari jendela ini saja!”

Lusi pura-pura mau lompat. Melihat ini, Vincent langsung memeluknya erat-erat.

Vincent akhirnya meledak. Dia memalingkan badannya dan menendang tanganku yang memegang ujung celananya, lalu membungkuk dan membentak dengan dingin, “Jangan kira kau bisa jadi ibunya pewaris kayak dulu dengan membujuk ibuku! Aku sudah suruh orang blokir rumah lama. Kau mau ngapain saja juga percuma!”

“Aku sudah berkali-kali memperingatimu, jangan sentuh Lusi dan anaknya. Kau tetap saja nggak dengar. Kalau gitu, aku terpaksa harus ambil tindakan khusus.”

Vincent langsung menoleh dan memerintah para pengawal dengan dingin, “Gara-gara dia, Lusi mau bunuh diri. Dia juga harus terima konsekuensinya. Cabut alat bantuan napas ayahnya dan lempar dia dari lantai atas.”

“Vincent!” teriakku dengan keras. “Kau gila? Dia ayahku! Dia pernah menyelamatkanmu!”

“Memangnya kenapa?” Vincent mencibir dan berkata, “Biar kau bisa masuk ke Keluarga Kusuma dan menjadikan anakmu pewaris, ayahmu sengaja menyelamatkanku dan memakai jasa itu untuk paksa aku menikahimu. Sekarang kau sudah jadi istriku, aku juga sudah beri kau anak. Keguguran anak pertamamu itu karena kau nggak berguna! Aku sudah membalas budinya, aku nggak utang pada kalian lagi!”

“Cepat laksanakan!”

Aku menyerbu para pengawal kayak orang gila dan berusaha menghentikan mereka, tapi justru ditendang hingga jatuh di lantai.

Darah yang sebelumnya mengering di bagian bawah tubuhku tiba-tiba muncrat deras akibat kekerasan itu. Seketika, seluruh lantai menjadi merah.

Aku menjerit kesakitan sampai suaraku serak dan meringkuk kayak bola.

Vincent masih ingin maju dan menyeretku, tiba-tiba dia melihat perutku yang membuncit tinggi dan terbuka karena tendangan itu, lalu melihat darah di lantai. Seketika itu, wajahnya langsung pucat.

Secara refleks, dia membungkuk dan memelukku, lalu menoleh menatap Lusi dengan penuh tuntutan, “Apa yang terjadi? Aku suruh kau urus urusan persalinan Avera. Katamu, dia kemarin sudah melahirkan dengan lancar dan anaknya sudah berada di ruang bayi.”

“Lalu kenapa perutnya masih besar gini? Dia kok masih perdarahan gini?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta di Ranjang Jenderal
8.7
Navila terpaksa menyerahkan kehormatannya kepada prajurit Erdan demi mendapatkan obat bagi ayahnya. Meski awalnya hanya rencana sekali saja, ia justru terjerat dalam keinginan sang Jenderal yang mulai jatuh hati padanya. Di tengah perseteruan dua kerajaan, mereka menyadari bahwa hubungan ini terhalang oleh waktu yang singkat. Akankah perasaan mereka mampu bertahan dan tersampaikan dengan tulus saat perang besar sedang berkecamuk di antara kedua belah pihak?
Sampul Novel DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK
9.7
Demi membalas kepedihan atas kematian sang ibu, Anggara nekat menculik Almaira. Ia bertekad menyiksa ayah gadis itu dengan cara memisahkan mereka selamanya. Namun, kedekatan yang terjalin justru menumbuhkan perasaan tak terduga di hati Anggara. Kini ia terjebak dalam dilema antara kebencian masa lalu dan cinta yang mulai bersemi. Mampukah kasih sayang menghapus dendam membara, sementara Almaira sendiri sangat membenci sosok yang telah menyekapnya?
Sampul Novel INNOMINATUS : THE LOST CHILD
8.8
Seorang profesor ambisius melontarkan kutukan pahit kepada seorang bocah tanpa identitas. Ia meramalkan bahwa sang anak akan hidup dalam kesendirian total, tanpa ikatan, dan kehilangan semua hasil kerja kerasnya karena dikhianati dunia. Namun, bocah itu tidak gentar. Dengan senyuman tipis yang penuh teka-teki, ia menantang balik pernyataan sang ilmuwan. Ia menegaskan bahwa akhir dari permainan takdir ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan bagi siapa pun.
Sampul Novel Mahkota Pewaris yang Dikhianati
9.0
Emilia, pewaris sah Keluarga Hewitt, nyaris tewas akibat pengkhianatan orang tua dan keempat kakaknya demi seorang penipu. Kini, dia bangkit tanpa rasa takut untuk melawan siapa pun yang menindasnya. Sebagai dokter ternama dan penilai harta karun, ia membungkam setiap ejekan dengan kemampuannya. Saat dikucilkan karena tidak dicintai keluarganya, klan paling terpandang di kota justru muncul melindunginya dan menganggap Emilia sebagai permata yang sangat berharga.
Sampul Novel Pembalasan Janda Talak Tiga
7.8
Hanya beberapa menit usai ijab kabul, seorang pengantin wanita harus menelan pil pahit saat suaminya menjatuhkan talak tiga secara mendadak. Di tengah riuh tamu dan hidangan yang belum tersentuh, riasan serta henna di tangannya seolah menjadi saksi bisu kehancuran martabatnya. Rasa sakit yang mendalam seketika berubah menjadi api dendam kesumat. Tak mau terus terpuruk, sang janda kini bangkit dan bertekad membalas perbuatan keji yang telah menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Salsa Meguno
9.1
Salsa Meguno bukanlah lagi sosok gadis lemah yang mudah ditindas. Setelah melewati masa lalu yang penuh kegelapan, ia kini bertransformasi menjadi wanita tangguh dengan mental baja. Namun, tragedi memilukan yang merenggut nyawa seluruh anggota keluarganya meninggalkan luka yang sangat mendalam. Di tengah ketidakpastian ini, muncul sebuah pertanyaan besar: apakah Salsa akan memilih jalan balas dendam untuk menuntut keadilan atas kematian mereka?