Sampul Novel TERPAKSA MENIKAHI PEMBANTUKU

TERPAKSA MENIKAHI PEMBANTUKU

8.8 / 10.0
Dalam TERPAKSA MENIKAHI PEMBANTUKU, Helios terjebak pernikahan paksa dengan Zeus setelah sebuah tragedi. Kini mereka tinggal di apartemen yang menjadi awal penderitaan Helios. Telusuri kisah lgbt dan modern novel ini melalui webnovel untuk melihat perjuangan Helios bertahan hidup.
Ringkasan TERPAKSA MENIKAHI PEMBANTUKU
Kehidupan Helios hancur seketika saat Zeus memperkosanya tepat di malam sebelum pernikahan pria itu berlangsung. Akibat insiden tragis tersebut, Zeus terpaksa membatalkan rencana menikahi kekasihnya demi mempertanggungjawabkan perbuatan pada Helios melalui ikatan pernikahan. Namun, kepindahan mereka ke apartemen baru justru menjadi awal penderitaan panjang bagi Helios. Sanggupkah Helios bertahan menghadapi segala tekanan, atau ia akan memilih melarikan diri?
Baca Selengkapnya

TERPAKSA MENIKAHI PEMBANTUKU Bab 1

"Astaga, aku lupa! Aku 'kan harus meletakkan baju pengantin ini di kamar Tuan Zeus. Kalau sampai besok pagi baju pengantin ini masih di sini, bisa-bisa aku dipecat karena Tuan Zeus gagal menikah," lirih Helios sambil menepuk dahinya.

Wanita itu bergegas meraih baju pengantin itu dan menatap jam dinding. "Sudah pukul sepuluh malam. Mudah-mudahan saja Tuan Zeus belum pulang," imbuhnya.

Helios merupakan wanita berusia dua puluh tahun yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman mewah keluarga Cartwheel. Wanita cantik dengan tinggi seratus enam puluh sentimeter itu memiliki rambut hitam yang panjang, lesung di bawah kedua sudut bibirnya, hidung mancung, dan bola mata yang jernih. Namun sayangnya, wanita cantik itu bernasib sial.

Baru saja meletakkan setelan pengantin di atas tempat tidur Zeus dan hendak berbalik keluar, tiba-tiba tubuhnya didorong dengan kasar. Ia terjatuh di atas tempat tidur yang sangat empuk itu dengan terkejut.

"Aawww!" pekik Helios terkejut.

Pandangan wanita itu langsung ke arah di mana seseorang mendorongnya. "Tu-tuan Zeus." Terkejut wanita itu mendapati pemilik kamar ada di depan matanya. Kemudian, ia langsung beranjak bangun, "Ma-maaf, Tuan. Sa-saya tidak bermaksud untuk masuk ke kamar Tuan tanpa izin. Sa-saya ha-hanya ingin meletakkan baju pengantin, Tuan, saja," sambung Helios sambil menoleh menatap tuxedo yang ia letakkan di atas tempat tidur sebelumnya.

Pandangan wanita itu tetap setia menunduk dan sama sekali tidak berani menatap Zeus. Apalagi ia tahu betul seperti apa sosok anak majikannya itu. Pria yang hampir tidak pernah tersenyum dan selalu bersikap dingin.

Merasa ada yang aneh karena tidak mendapatkan respon apa pun atas permintaan maafnya, Helios memberanikan diri untuk mengangkat kepalanya. Namun, ia dikejutkan dengan gerakan tangan pria itu yang sedang melepas jasnya dan melemparnya ke sembarang arah. Terlebih selang beberapa detik, pria itu mulai melepas kancing kemejanya.

"Tu-tuan? A-apa ya-yang sedang Tuan lakukan?" tanya Helios terbata. Tubuh dan suaranya sudah mulai bergetar

Di sana, Zeus terlihat sedang melucuti pakaiannya satu per satu. Takut terjadi hal buruk, Helios beranjak melangkah maju hendak keluar. "Maaf, Tuan. Saya mau permisi keluar karena baju pengantinnya sudah saya antar." Namun baru melangkah sekitar dua langkah, pergelangan tangannya direngkuh dengan paksa dan tubuhnya dihempaskan kembali ke atas tempat tidur.

"Aww! Apa yang Tuan Zeus lakukan?" tanya Helios ketakutan.

Lagi-lagi, wanita itu beranjak bangun. Namun belum sempat berdiri, Zeus sudah kembali mendorongnya hingga ia jatuh terlentang di atas tempat tidur.

"Jangan lakukan ini, Tuan, saya mohon!" lirih Helios.

Wanita itu beranjak duduk dan bergerak mundur. Ia melihat Zeus sedang melepas kancing terakhir kemejanya. Kemudian, pria itu melepasnya dan melempar ke sembarang arah.

Melihat Helios yang memberingsut ketakutan di ujung kepala ranjang membuat Zeus ikut naik ke atas tempat tidur. Ia menarik paksa tangan Helios dan langsung mengungkung tubuh wanita itu sambil melucuti pakaian Helios yang tersisa. Kemudian, ia melepas celananya dan kain lain yang masih melekat di tubuhnya.

"Tidak, Tuan, jangan! Jangan lakukan ini pada saya, Tuan!" teriak Helios memohon.

Tangannya bergerak memukuli dada bidang pria itu dan kakinya pun tidak berhenti menendang. Air matanya sudah memgerucuk deras bak menganak sungai. Namun sayangnya, hal itu tidak membuat Zeus merasa kasihan. Pria itu semakin giat menggerilya menikmati setiap jengkal tubuh Helios. Membuat beberapa hingga banyak tanda merah. Menikmati bukit marshmallow yang keras dan menantang.

Tidak lama kemudian, pria itu mulai menikmati tubuh Helios dengan brutal. Ia sama sekali tidak peduli dengan reaksi yang ditunjukkan Helios. Tangan wanita itu bergerak ke sana kemari dengan kuku panjang yang menyapu kulit tubuh atletis pria itu. Bahkan bahunya pun tidak lupa mendapat bagian di mana Helios menggigitnya dengan sekuat tenaga merasakan bagian tubuh bawahnya yang luar biasa sakit.

Meski tubuhnya penuh cakaran dan bahunya yang terluka karena gigitan, ia sama sekali tidak bisa merasakannya. Yang Zeus rasakan saat ini hanya nikmatnya surga dunia. Surga yang baru pertama kali ia rasakan menjelang hari pernikahannya dengan kekasihnya, Minerva.

Merasa tidak ada lagi harapan, Helios melemaskan seluruh otot-ototnya dan menjatuhkan seluruh tubuhnya. Ia hanya berbaring membiarkan Zeus bergerak sesukanya di atas tubuhnya. Dengan bulir-bulir bening yang terus mengalir membanjiri wajahnya, wanita itu menatap kosong ke arah pintu.

"Kenapa tidak ada satu orang pun yang mendengar teriakanku? Apa memang harus seperti ini nasibku?" tanya Helios dalam hati.

Pukul enam tadi, semua anggota keluarga Cartwheel pergi untuk menghadiri sebuah acara. Jadi, di rumah besar itu hanya tersisa Helios, beberapa asisten rumah tangga, dan penjaga keamanan. Namun entah mengapa, tidak ada satu pun dari mereka yang mendengar teriakannya. Mungkinkah mereka semua sudah tertidur?

Di tengah keputusasaan Helios, tiba-tiba ia mendengar suara langkah kaki yang terburu-buru. Suara sepatu pantofel yang diadu dengan lantai marmer itu semakin mendekat. Sepersekian detik kemudian, terdengar suara ketukan pintu berkali-kali.

Melihat secercah harapan, Helios berteriak meminta tolong sambil menatap ke arah pintu. "To-tolong! Siapa pun di luar, tolong aku!" teriak Helios.

Mendengar suara wanita itu, sontak Zeus mengangkat kepalanya dan membungkam bibir Helios dengan bibirnya. Tubuhnya terus bergerak lincah tanpa merasa kelelahan sedikitpun.

Dalam hitungan detik, kenop pintu bergerak turun ke bawah, dan pintu terbuka lebar. Terpampanglah dua sosok paruh baya dengan setelan pasangan berdiri di depan pintu dengan terkejut.

"To-long sa-ya, Tu-an, Nyo-nya," lirih Helios terputus-putus.

Bertepatan dengan Zeus yang selesai menumpahkan cairan hangat ke rahim Helios, suara seorang pria terdengar.

"Apa yang kau lakukan, Zeus?" tanya Asilas dingin.

Asilas Cartwheel merupakan ayah dari Zeus Cartwheel. Pria paruh baya itu begitu terkejut melihat putranya sedang berada di atas tubuh asisten rumah tangganya. Terlebih dengan istrinya, Diana. Wanita itu menutup mulutnya yang terbuka lebar dengan manik mata yang terbelalak. Bahkan tubuhnya terhuyung ke samping dan hampir terjatuh.

"Sayang," terkejut Asilas mendapati istrinya terhuyung. Pria itu lekas meraih tubuh istrinya dan memeluknya.

"Zeus, Pa. Bagaimana bisa putra kita melakukan hal keji itu pada Hely? Bagaimana bisa dia melakukannya di saat ke esokan harinya akan menikah dengan Mine?" Wanita itu menangis meratapi perbuatan putranya.

"Papa juga tidak tahu, Ma, tapi yang paling penting sekarang Mama tenang dulu," balas Asilas menenangkan. Padahal, ia sama kacaunya dengan sang istri.

"Tapi, Pa ..."

"Tidak ada kata tapi, Sayang. Kita akan menyelesaikan masalah ini sama-sama," sanggah Asilas percaya diri.

Sementara itu, Zeus mulai bergerak dan berbaring di samping. Sedangkan Helios, wanita itu lekas menyembunyikan tubuh polosnya dengan selimut. Kemudian, ia bergerak turun dan duduk meringkuk di lantai.

"Anak itu benar-benar," geram Asilas. Ia sudah berteriak sebelumnya dan sang putra sama sekali tidak menghiraukannya. "Mama tunggu di sini sebentar!" Lalu, ia melangkah cepat ke arah kamar mandi.

"Papa mau apa ke kamar mandi?" tanya Diana khawatir. Namun sayangnya, sang suami tidak menjawab pertanyaannya.

Tidak berselang lama, Asilas keluar dari kamar mandi sambil membawa seember penuh air dingin. "Bangun, Zeus!" teriak Asilas sambil menumpahkan air itu ke wajah putranya.

Sontak, Zues langsung terbangun. Pria itu terduduk dengan terkejut. Raut wajahnya memerah dan terdengar suara eratan gigi yang saling diadu.

"Siapa yang berani melakukan ini padaku?!" bentak Zeus sama sekali tidak melihat kondisi tubuh polosnya. Ia juga sama sekali tidak menyadari keberadaan ayah dan ibunya di sana.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi TERPAKSA MENIKAHI PEMBANTUKU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Dan CEO Nakal
8.8
Seorang mahasiswi cantik sedang menempuh masa magang di sebuah perusahaan ternama yang sangat besar. Namun, rutinitas dan ketenangan hidupnya mendadak berubah total sejak ia bersinggungan dengan seorang pria hidung belang yang memiliki kekuasaan di sana. Akankah sang gadis mampu menghadapi segala tantangan dan dinamika yang muncul akibat pertemuan tersebut? Ikuti terus perjalanan hidup penuh warna dari sang asisten magang dalam menghadapi sang CEO nakal.
Sampul Novel A.M.O.R.E.G.A
8.3
Waktu membawa kita pada pertemuan yang tak terduga, namun perpisahan sering kali menjadi misteri yang sulit dipahami. Melalui kehilangan, kita dipaksa menyadari betapa berartinya kehadiran seseorang bagi hati kita. Meski rasa sakit bisa disembuhkan, luka yang tertinggal akan tetap membekas selamanya. Apa yang telah patah tidak akan pernah kembali utuh seperti sedia kala, meninggalkan jejak mendalam dalam perjalanan emosional yang penuh makna ini.
Sampul Novel Cintaku Berakhir di Malam Pertamaku
8.7
Kisah dalam novel modern misteri Cintaku Berakhir di Malam Pertamaku berawal di malam bulan madu. Sang suami bersikeras meminta manajer hotel mengganti seprai mereka di tengah malam. Ternyata, manajer tersebut adalah mantan kekasihnya yang langsung histeris dan menuduhnya sengaja ingin menyakiti hatinya. Setelah menyiram sang istri dengan air panas dari teko, wanita itu pergi. Alih-alih menolong istrinya yang terluka, sang suami justru memilih mengejar mantannya dengan alasan takut gelap.
Sampul Novel Dijodohin With Gus
8.8
Anindya Alisya Syahreza dikenal sebagai siswi nakal yang hobi membuat onar di sekolahnya. Dari merundung adik kelas hingga sering bolos bersama Lita dan Gilang, ulahnya selalu memicu amarah guru. Namun, kehidupan bebas Anindya terancam berakhir saat orang tuanya memutuskan untuk mengirimnya ke pondok pesantren milik rekan ayahnya. Tak disangka, di sana ia justru terjebak dalam persaingan cinta antara dua Gus bersaudara yang berusaha memenangkan hatinya.
Sampul Novel Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku
9.3
Sejak usia kehamilanku menginjak tujuh bulan, sikap suamiku berubah drastis menjadi sangat bergairah. Keanehan mulai terasa saat dia hanya ingin berhubungan intim dalam kegelapan total malam hari. Meski dilingkupi kebingungan, perubahan tekniknya yang luar biasa justru membangkitkan hasratku hingga suara desahan kami kerap menggema di seluruh penjuru rumah setiap larut malam. Namun, misteri kian menebal ketika matahari terbit; di siang hari, dia kembali menjadi sosok pria sopan yang bahkan tidak berani menyentuh tubuhku sama sekali.
Sampul Novel War In Life
9.8
Kehidupan sempurna sebuah keluarga konglomerat hancur seketika setelah kecelakaan tragis merenggut nyawa Airin. Ghea, sang putri, tidak tinggal diam dan bertekad menguak fakta di balik insiden maut tersebut. Dalam pencariannya, ia dibantu oleh pria misterius yang ia temui di sebuah kamar hotel mewah. Akankah kolaborasi ini berhasil membongkar kebenaran yang terkubur? Ikuti perjalanan mereka saat benih kedekatan mulai muncul di tengah misteri.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan