Sampul Novel Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya

Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya

8.7 / 10.0
Kenan, cinta masa kecil dan pasangan takdirku, tega mengkhianatiku demi Laras, seorang Omega. Ia membiarkanku terluka parah dan dipermalukan di depan umum demi melindungi kekasih gelapnya itu. Ternyata, baginya aku hanyalah alat untuk meraih kekuasaan. Saat malam penyatuan tiba, aku memilih bangkit. Di hadapan semua orang, aku menolak Kenan dan memutuskan bersatu dengan Alpha rival yang jauh lebih menghargaiku sebagai seorang ratu sejati.

Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya Bab 1

Kenan seharusnya menjadi takdirku. Calon Alpha dari kawanan kami, cinta masa kecilku, dan pasangan takdirku.

Tapi suatu malam, aku mencium aroma wanita lain di tubuhnya—aroma Omega yang manis memuakkan dan sangat kukenal. Aku mengikutinya dan menemukan mereka di bawah pohon beringin agung, terkunci dalam ciuman mesra.

Pengkhianatannya adalah racun yang perlahan tapi pasti membunuhku. Saat Laras, Omega kesayangannya, pura-pura jatuh, Kenan memeluknya seolah gadis itu terbuat dari kaca.

Tapi saat dia menyabotase pelanaku dalam sebuah lompatan berbahaya, membuat kudaku melempar dan mematahkan kakiku, dia menyebutnya "peringatan" agar aku tidak menyentuh Laras. Perhatiannya padaku setelah itu hanyalah upaya menutupi jejak agar ayahku tidak curiga.

Di sebuah lelang publik, dia menggunakan uang keluargaku untuk membelikan Laras berlian tak ternilai, membuatku dipermalukan dan tak bisa membayar.

Aku akhirnya mengerti apa yang kudengar dari ikatan batin kawanan beberapa hari sebelumnya. Baginya dan saudara-saudara angkatnya, aku hanyalah "putri manja," sebuah piala yang harus dimenangkan demi kekuasaan. Laras-lah yang benar-benar mereka dambakan.

Dia pikir dia bisa menghancurkanku, memaksaku menerima posisi nomor dua. Dia salah besar. Di malam ulang tahunku yang ke-20, malam di mana seharusnya aku terikat dengannya, aku berdiri di hadapan dua kawanan dan membuat pilihan yang berbeda. Aku menolaknya dan mengumumkan persatuanku dengan Alpha saingan, seorang pria yang melihatku sebagai ratu, bukan hadiah hiburan.

Bab 1

Sudut Pandang Aria:

Udara malam di wilayah Rembulan Perak terasa sejuk dan bersih, membawa aroma pinus dan tanah basah. Ini adalah wilayahku, rumahku, dan suatu hari nanti, akan menjadi tanggung jawabku sebagai Luna. Tapi malam ini, yang kupedulikan hanyalah pria yang berjalan di sampingku.

Kenan.

Kehadirannya adalah sebuah kekuatan fisik, tarikan magnet yang telah menguasai duniaku sejak kami masih anak-anak. Dia adalah calon Alpha, dipilih oleh ayahku karena kekuatannya yang tak tertandingi dan pikiran strategisnya. Dan, seperti yang dibisikkan semua orang di kawanan, dia adalah takdirku.

Jantungku berdebar seperti biasa saat lengannya menyentuh lenganku. Aku menarik napas, mengharapkan aroma khasnya, aroma yang selalu menenangkan serigala dalam diriku—aroma tajam badai salju yang menerpa hutan cedar. Itu adalah aroma yang kuimpikan, aroma dari pasangan takdirku.

Tapi malam ini, ada yang salah.

Di balik aroma cedar dan udara musim dingin yang familier, ada aroma lain yang melekat padanya. Manis memuakkan, seperti permen murahan dan melati yang menyengat. Aroma seorang Omega. Aroma yang sangat kukenal.

Laras.

Perutku melilit dingin. Laras, Omega rapuh yang dibawa bersamanya dan para prajurit lainnya, yang selalu dia perlakukan seperti adik sendiri.

"Kau bersama Laras," kataku, suaraku datar, tidak menunjukkan gejolak di dalam diriku.

Langkah Kenan tidak goyah. "Dia merasa tidak enak badan. Aku membawakannya beberapa ramuan herbal."

Suaranya lembut, tapi kebohongan itu terdengar seperti jeritan di indraku. Aroma itu bukan dari kunjungan biasa; itu meresap dalam serat jaket kulitnya, tanda kontak yang lama dan dekat.

Kami melanjutkan patroli dalam diam, keakraban yang biasanya kami bagi kini digantikan oleh ketegangan yang pekat dan menyesakkan. Saat kami mencapai tepi hutan kuno yang berbatasan dengan perkebunan utama, dia berhenti. "Aku akan menyelesaikan perimeter selatan. Kau kembalilah."

Aku hanya mengangguk, tak sanggup menatapnya.

Tapi aku tidak kembali. Firasat buruk melingkar di perutku. Aku berputar, menggunakan perlindungan hutan lebat untuk membayangi jalannya. Indra serigalaku, yang sudah dipertajam oleh kecurigaan, membuatku senyap, seperti hantu di antara pepohonan.

Dan kemudian aku melihat mereka.

Di bawah cabang-cabang pohon beringin agung yang bengkok, tempat anggota kawanan sering mengikrarkan cinta mereka, Kenan berdiri bersama Laras. Lengan Laras melingkari lehernya, tubuhnya menempel erat. Cahaya bulan menerangi pemandangan itu dengan kejelasan yang brutal. Dia menunduk, dan bibir mereka bertemu dalam ciuman yang ganas dan posesif yang membuatku mual.

Itu bukan ciuman seorang kakak. Itu adalah ciuman sepasang kekasih.

Duniaku, yang dulu cerah dan penuh harapan berpusat padanya, hancur menjadi jutaan kepingan es. Aku tidak bersuara. Aku hanya berbalik dan berjalan pergi, gambaran itu terpatri di benakku.

Kembali di rumah utama, aula-aula mewah markas besar Korporasi Rembulan Perak terasa seperti sangkar. Aku langsung berjalan ke ruang kerja ayahku.

Alpha Adipati mendongak dari mejanya, wajahnya yang tegas melembut saat melihatku. "Aria. Kau kembali lebih awal."

"Ayah," kataku, suaraku anehnya tenang. "Aku ingin membatalkan perayaan ulang tahunku."

Dia mengerutkan kening. "Ulang tahunmu yang ke-20 lebih dari sekadar pesta, Aria. Saat itulah kau akan secara resmi diakui bersama pasanganmu."

"Aku tahu," kataku. "Itulah sebabnya aku di sini. Aku ingin membentuk persatuan dengan Kawanan Taring Onyx. Aku akan menikahi Alpha Damar."

Keterkejutan di wajah ayahku mutlak. Dia berdiri, kehadiran Alpha-nya yang kuat memenuhi ruangan. "Damar? Dia sekutu yang kuat, tapi Kenan... kau dan Kenan tak terpisahkan sejak kecil. Dia adalah masa depan kawanan ini. Dia adalah... jangkar emosionalmu."

Tawa pahit keluar dari bibirku. "Jangkar seharusnya membuatmu stabil, Ayah. Bukan menenggelamkanmu."

Ini bukan keputusan mendadak. Retakan itu sudah terlihat selama berminggu-minggu, tapi aku terlalu buta, terlalu cinta, untuk melihatnya. Sampai kemarin.

Aku sedang berada di ruang latihanku ketika Ikatan Batin, koneksi psikis yang dimiliki semua anggota kawanan, menyala. Biasanya, aku bisa mengabaikan obrolan latar belakang, tapi percakapan ini terjadi antara pimpinan inti kawanan. Mustahil untuk diabaikan.

*Satria, calon Luna kita semakin lengket saja setiap hari. Kenan pasti muak padanya,* gerutu Rama, Beta kami.

Aku membeku, tanganku melayang di atas barbel yang akan kuangkat.

*Tutup mulutmu, Rama,* terdengar suara Satria yang halus dan penuh perhitungan, Gamma kami. *Bagaimanapun juga, dia adalah putri Alpha. Tapi kuakui, gadis seperti Laras... dia membuat seorang pria merasa dibutuhkan. Seorang pelindung sejati.*

*Tepat,* sahut prajurit lain. *Kita semua bersaing untuk posisi Kenan, tapi itu demi Laras. Siapa yang benar-benar ingin terikat dengan putri manja itu? Lagipula, Laras bahkan bukan adik kandungnya. Hanya kita yang tahu rahasia itu.*

Kata-kata itu menghantamku seperti pukulan fisik, membuatku sesak napas dan kedinginan. Mereka bukan saudara seperjuangannya. Mereka adalah saingannya. Dan aku... aku hanyalah hadiah yang harus mereka menangkan untuk mengamankan posisi mereka, alat untuk digunakan. Laras-lah yang benar-benar mereka dambakan.

Aku teringat hari ayahku membawa mereka ke sini, tujuh anak laki-laki yatim piatu yang berbakat, Kenan yang paling kuat. Dia hanya membuat satu permintaan: agar Laras, seorang gadis Omega lemah dari panti asuhan yang sama, ikut bersamanya. Ayahku, yang melihat kesetiaannya yang kuat sebagai suatu kebajikan, telah setuju.

Selama bertahun-tahun, setiap kali Laras dan aku berselisih paham sekecil apa pun, Kenan dan yang lainnya akan bergegas ke sisinya. Aku selalu yang terlalu keras, terlalu menuntut. Dia adalah Omega yang rapuh; aku adalah putri Alpha yang seharusnya lebih tahu.

Sekarang, melihat ciuman itu, mendengar bisikan mental itu bergema di ingatanku, semuanya menjadi jelas. Perasaan Kenan pada Laras bukanlah persaudaraan. Itu posesif. Dia akan menjadi pasanganku, Alpha-ku, untuk membalas kebaikan ayahku. Dia akan memberiku kesetiaannya, perlindungannya, namanya.

Tapi dia tidak akan pernah memberiku hatinya. Itu, sudah dia berikan pada orang lain. Dan aku tidak akan puas menjadi yang nomor dua.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru mengusirnya dari mobil demi mengangkat telepon mantan kekasihnya, Rosalie Harris. Laurence terus merendahkan Josie dan yakin istrinya takkan sanggup pergi. Dia tidak menyadari bahwa pengabaian berulang ini telah mencapai batasnya. Di balik layar, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie untuk segera berpisah dan meninggalkan negara ini selamanya.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan