Sampul Novel Terapis Pijat Laktasi

Terapis Pijat Laktasi

9.6 / 10.0
Dalam novel romantis Modern berjudul Terapis Pijat Laktasi, seorang wanita menemani sahabatnya ke pusat terapi laktasi dan dikejutkan oleh terapis pria yang menggunakan metode tidak biasa. Pertemuan tak terduga ini memicu sensasi tak terlupakan. Baca novel online gratis ini sekarang.
Ringkasan Terapis Pijat Laktasi
Berawal dari ajakan sang sahabat untuk mengunjungi pusat terapi laktasi, hidup seorang wanita berubah sepenuhnya saat mengetahui bahwa terapis yang bertugas adalah seorang pria. Metode perawatan yang tidak biasa—menggunakan tangan sekaligus mulut—awalnya mengejutkan. Namun, alih-alih menolak, ia justru mulai terpikat dan jatuh cinta pada sensasi intim yang dihadirkan oleh sang terapis. Kisah romansa modern yang sensual dan penuh ketegangan ini menyoroti batas tipis antara profesionalisme dan hasrat yang tak tertahankan.
Baca Selengkapnya

Terapis Pijat Laktasi Bab 1

Sahabatku membawaku ke pusat terapi laktasi dan ternyata terapis yang menanganinya itu seorang pria.

Dia bukan hanya menggunakan tangan, tapi juga mulut!

Yang lebih parahnya, aku malah jatuh cinta pada sensainya.

Aku dan suamiku saling mengenal sejak kuliah dan setelah lulus, kami pun menikah. Sebulan yang lalu, akhirnya buah hati kami lahir ke dunia. Tapi, ASI-ku malah tidak cukup. Suamiku orang yang sangat kuno dan dia terus menyuruhku menyusui secara langsung.

Ibu mertua pun tak henti-hentinya membicarakan manfaat ASI. Padahal aku sendiri tahu, tapi ASI-ku benar-benar tidak cukup. Hal ini akhirnya memicu pertengkaran hebat antara kami.

Kelly, sahabatku datang menjengukku. Melihat aku yang begitu lelah dan murung, dia terus-menerus bertanya. Akhirnya, aku pun menceritakan semuanya padanya.

Dia tersenyum pelan dan menjawab, “Kupikir masalah besar apa. Dulu waktu melahirkan anakku, aku juga sempat kekurangan ASI. Tapi, aku direkomendasikan seorang terapis laktasi. Besok aku antar kamu ke tempatnya, ya.”

Aku ragu dan bertanya, “Terapisnya laki-laki atau perempuan? Indra itu sangat kuno, aku takut dia….”

Kelly menanggapi dengan santai, “Sudah zaman apa sekarang? Laki-laki juga bukan masalah. Tapi kalau kamu masih khawatir, bilang saja ke suamimu kalau aku mengajakmu jalan-jalan untuk menghilangkan penat. Itu juga bisa bantu melancarkan ASI, lho.”

Akhirnya aku setuju, karena sudah tak tahan melihat anakku terus menangis kelaparan, suami yang kecewa dan ucapan menyakitkan dari ibu mertua yang seakan tak ada habisnya.

Keesokan harinya, aku titipkan anakku ke ibu mertua dan pergi bersama Kelly ke pusat terapi. Pemilik tempat itu adalah seorang terapis pria paruh baya dan ada beberapa murid laki-laki yang masih muda.

Dengan sangat sopan, dia menanyakan keluhanku, memeriksa denyut nadi, lalu berkata bahwa aliran ASI-ku tersumbat, tapi bisa dilancarkan lewat pijatan.

Aku sangat senang, akhirnya ada harapan anakku bisa kenyang juga. Dia membawaku ke ruangan terapi dan Kelly masuk ke ruangan lain. Aku heran dan bertanya, “Kamu juga ada keluhan?”

Kelly menatapku sambil tersenyum misterius, “Kamu akan mengerti nanti.”

Aku bingung, tapi tak terlalu memikirkannya.

Di dalam ruangan, terapis itu memintaku berbaring di ranjang dan berkata, “Silakan lepas atasannya, aku perlu melakukan pijatan langsung.”

Aku agak malu, tapi demi anakku, aku rela melakukan apa saja.

Aku pun melepaskan atasan dengan patuh. Terapisnya berdiri cukup dekat denganku, sampai aku bisa merasakan napasnya menyentuh wajahku. Tangan hangatnya menyentuh bagian dadaku.

“Tenang saja, tarik napas dalam-dalam dan ikuti gerakan tanganku.”

Gerakannya sangat lembut, berbeda sekali dengan suamiku yang biasanya sekadar menjalankan rutinitas, asal-asalan dan cepat selesai. Aku terkejut dengan pemikiranku dan langsung membuka mata.

Melihat reaksiku, terapis itu bertanya dengan suara pelan, “Aku menyakitimu? Nanti akan ada sesi yang lebih intens, masih mau lanjut?”

Sebenarnya aku ingin menolak, tapi entah kenapa yang keluar dari mulutku malah jawaban iya. Aku bisa merasakan bagian lembut di dadaku berubah-ubah bentuk di tangan terapis, rasanya begitu nyaman sampai aku tanpa sadar mendesah pelan.

Terapis itu tertawa pelan, lalu berkata, “Nggak perlu malu, ini bagian dari proses. Aku sedang memijat bagian yang tersumbat. Lihat, ASI-nya sudah mulai keluar sedikit.”

Sambil berkata begitu, tekanannya pun semakin kuat.

Aku tak bisa menahan suara dari mulutku, “Hmm~uh….”

Melihat ASI-ku mulai mengalir pelan dari dadaku, aku buru-buru menutupi wajahku dengan tangan, rasanya malu sekali. Tapi di saat yang sama, rasanya benar-benar nyaman, bahkan pakaian dalamku sudah mulai terasa basah.

Tiba-tiba, terapis melepaskan sentuhannya dari tubuhku. Perasaan kosong langsung menyeruak dan yang mengejutkan adalah aku malah menginginkan lebih. Dia berkata dengan tenang, “Sesi hari ini cukup sampai di sini, boleh datang tiga hari lagi.”

Keluar dari ruang terapi, aku melihat Kelly sudah menungguku. Wajahnya bersinar dan tampak sangat segar, seolah habis menjalani perawatan kecantikan kelas atas.

Saat berjalan keluar dari tempat itu, aku pun bertanya pada Kelly, “Tempat ini juga menyediakan layanan kecantikan, ya? Kamu kelihatan jauh lebih segar.”

Dia tertawa keras, lalu cepat-cepat mengangguk.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terapis Pijat Laktasi

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta di Musim Semi
9.6
Kehidupan kota Amara terusik saat sebuah surat lama memaksanya kembali ke kampung halaman demi mengungkap rahasia kelam. Di sana, ia terjebak di antara Rendra, sosok dari masa lalunya, dan Daffa, fotografer misterius yang tiba-tiba hadir. Di tengah tumpukan memori dan misteri, Amara harus berjuang menghadapi luka lama serta pengkhianatan. Apakah kebenaran yang terungkap akan membawa kesembuhan bagi hatinya atau justru menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Ending Scene: Wanita Terakhir di Hati Presdir
8.6
Kirei Nakamoto bersedia menikahi River King Mountbatten, jutawan yang buta dan lumpuh, demi membalas dendam atas kehancuran keluarganya. Di sisi lain, River hidup dalam trauma setelah dikhianati kekasihnya dan berencana melawan ibu serta adik tirinya yang tamak. Meski awalnya hanya sekadar kerja sama demi tujuan masing-masing, luka yang sama justru menumbuhkan benih cinta di antara mereka. Akankah Kirei menjadi sosok wanita terakhir yang mampu menyembuhkan hati River?
Sampul Novel GEJOLAK GAIRAH DILAN
9.1
Dilan dan Nessa menjadi sangat dekat hanya dalam tiga kali pertemuan. Namun, momen ketiga itu justru membawa luka hati bagi Dilan. Sebuah insiden tak terduga terjadi saat Nessa berada di bawah pengaruh obat perangsang, memaksa Dilan melanggar janjinya sendiri untuk menjaga kehormatan wanita yang ia cintai. Kini, hubungan mereka dipertaruhkan. Mampukah Nessa memaafkan Dilan, dan akankah kesalahpahaman besar di antara mereka akhirnya menemukan jalan keluar?
Sampul Novel My Perfec Husband
9.6
Avril dihadapkan pada situasi yang tidak terduga saat seorang pria memberikan penawaran mutlak yang mustahil untuk dihindari. Pria itu hanya memberinya dua pilihan sulit: menjadi miliknya sepenuhnya atau bersedia menjadi istrinya. Nada bicara yang dingin dan penuh otoritas membuat Avril terdesak dalam kebimbangan. Apakah dia akan menyerah pada paksaan ini karena memang tak punya pilihan, atau justru karena hatinya menginginkan tawaran tersebut?
Sampul Novel Pernikahan Terpaksa Mafia
9.5
Laluna Cattline, pewaris teknologi yang bebas, terjerat pernikahan paksa dengan bos mafia New York, Leonidas Draven. Aliansi ini lahir dari utang ayahnya demi perlindungan. Bagi Leonidas, ini sekadar bisnis, tapi bagi Laluna, ini adalah penjara. Di tengah intrik keluarga dan rahasia gelap masa lalu, keberanian Laluna mulai mengusik hati Leonidas yang dingin. Akankah ia mampu bertahan di dunia penuh darah atau justru hancur dalam jeratan sang mafia?
Sampul Novel Tujuh Tahun, Dusta Empat Tahun
7.9
Tujuh tahun menikah, duniaku hancur saat memergoki Brama berselingkuh dengan Kinan, mahasiswi yang kubiayai. Pengkhianatan ini telah berlangsung empat tahun, bahkan Kinan kini mengandung anak Brama—sesuatu yang selalu ia tolak dariku. Muak dengan dusta mereka di rumah kami sendiri, aku tak butuh balas dendam. Aku memilih menghubungi ahli saraf untuk menjalani prosedur eksperimental demi menghapus seluruh memori tentang suamiku dari ingatanku selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan