Sampul Novel Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

9.6 / 10.0
Membaca novel romantis Hanya Karena Sebuah Rumah di platform baca novel online gratis. Pernikahan lima tahun hancur saat Boni diam-diam memindahkan sertifikat rumah mereka kepada cinta pertamanya. Menghadapi pengkhianatan ini, sang istri memilih bangkit dan menuntut perceraian.
Ringkasan Hanya Karena Sebuah Rumah
Lima tahun pernikahan hancur seketika setelah sang suami, Boni, diam-diam memindahkan kepemilikan rumah mereka kepada cinta pertamanya yang merupakan seorang ibu tunggal. Alih-alih merasa bersalah, Boni justru memarahi istrinya karena dianggap tidak memiliki simpati. Keadaan kian memanas saat sang cinta pertama memamerkan mobil mewah baru senilai dua miliar pemberian Boni di media sosial. Muak dengan pengkhianatan dan manipulasi ini, sang istri akhirnya mengambil keputusan bulat untuk bercerai.
Baca Selengkapnya

Hanya Karena Sebuah Rumah Bab 1

Sudah lima tahun menikah, tiba-tiba cinta pertama suamiku mengunggah foto sertifikat rumah di instagram.

Dia menulis,

"Terima kasih Kak Boni sudah memindahkan kepemilikan rumah ini untukku."

Aku terkejut melihat alamat di sertifikat itu adalah rumah kami, jadi aku memberikan komentar, "?"

Tak lama kemudian, suamiku langsung meneleponku dengan nada marah,

"Dia itu ibu tunggal, kasihan sekali. Aku hanya memindahkan kepemilikan rumah supaya anaknya bisa lebih mudah untuk daftar sekolah nantinya. Itu nggak akan mengganggu tempat tinggal kita!"

"Kenapa kamu nggak punya hati nurani? Masa nggak bisa sedikit bersimpati?"

Di balik telepon, terdengar suara tangisan lembut dari cinta pertamanya.

Setengah jam kemudian, cinta pertamanya mengunggah lagi, kali ini menandai aku di unggahannya.

Dia memamerkan sebuah mobil mewah seharga dua miliar, lengkap dengan catatan,

"Dibayar lunas, seperti kata pepatah, pria yang mencintaimu akan rela menghabiskan uang untukmu."

Aku tahu itu hadiah dari suamiku untuk menenangkannya.

Tapi kali ini, aku sudah memutuskan untuk bercerai.

Bukankah hanya memberinya sertifikat rumah?

Saat Boni pulang, aku menelan satu butir mifepristone sambil memakan kue ulang tahun.

Ini adalah obat yang harus dimakan di hari keguguran.

Hari ini adalah hari ulang tahunku, aku sudah membeli kue lebih awal dan menunggu Boni pulang untuk merayakannya. Aku ingin memberitahunya bahwa aku hamil.

Namun, aku menunggu sampai pukul tujuh malam, dia juga tak mengangkat telepon dan membalas pesan.

Hingga aku mengomentari unggahan Sofie tentang sertifikat rumah. Boni langsung meneleponku dengan nada marah, memarahiku tanpa henti.

Aku baru saja ingin menjelaskan, tapi teleponnya langsung dimatikan dan aku pun diblokir. Aku begitu marah hingga keguguran.

Saat pulang, Boni melihat obat dan kue di meja makan.

Dia mengernyit dan bertanya, "Siapa yang ulang tahun? Kamu?"

Aku diam-diam menyimpan obat itu dan membuang kue itu ke tempat sampah,

Lalu menjawab dengan tenang, "Bukan aku, temanku yang ulang tahun."

Dia menghela napas lega.

"Aku ingat ulang tahunmu itu 28 September, hari ini baru tanggal 8 September."

Selama lima tahun menikah, Boni selalu salah mengingat ulang tahunku.

Ironisnya, ulang tahun orang itu selalu diingat dengan jelas.

Boni duduk di sampingku dan menyerahkan sebuah boneka beruang kecil.

Lalu berkata, "Ini dari Sofie. Dia merasa ketakutan dengan sikap sarkastismu tadi, kamu harus minta maaf padanya."

Ada logo mobil Mercedes-Benz di badan boneka itu.

Sepertinya itu hadiah dari pembelian mobil, bahkan masih ada noda minyak yang terlihat jelas.

Dengan datar, aku berkata,

"Aku nggak mau."

Boni mengerutkan kening, menjawab kesal,

"Sok angkuh apa sih? Dia bahkan ketakutan, tapi masih berusaha berdamai denganmu, kamu masih nggak mau minta maaf?"

Melihatku tidak peduli, Boni berusaha menarikku untuk menelepon Sofie.

Dia menarikku dengan keras hingga aku terhuyung. Kaki kananku yang terluka terbentur meja yang dingin.

Itu adalah luka bakar dari seminggu lalu.

Waktu itu, Boni keluar dari dapur membawa bubur panas sambil sibuk membalas pesan Sofie. Tak sengaja, bubur itu tumpah ke kakiku, membakar kulitku hingga melepuh.

Melihat lukaku kembali berdarah, Boni panik.

"Ayo, ke rumah sakit."

Aku tidak menolak.

"Iya."

Begitu masuk ke mobil, terdengar suara speaker bluetooth. Itu suara manja Sofie.

"Selamat datang kembali direkturku. Jangan lupa kerja keras supaya aku bisa terus belanja, ya~"

Ekspresi Boni langsung berubah.

Dia buru-buru menjelaskan, "Sofie membelinya waktu beli mobil kemarin, dia lupa mengambilnya kembali, aku buang langsung."

"Nggak perlu," jawabku datar.

Mobil kembali sunyi.

Boni menatapku dengan heran.

"Kamu nggak marah?"

Aku hanya mengatupkan bibir.

Dulu, aku sangat terganggu dengan keberadaan Sofie.

Namun sekarang, aku bahkan tidak peduli pada Boni, apalagi semua perempuan di sekitarnya?

"Ayo cepat jalan, sudah malam."

Perjalanan ke rumah sakit hanya membutuhkan satu kilometer lurus setelah putar balik. Namun, tiba-tiba telepon Boni berdering. Saat dia mengangkatnya, bibirnya melengkung tersenyum.

Aku mendengar suara Sofie lagi. Dia sedang bermanja, meminta Boni mengajarinya menyetir mobil Mercedes dengan satu tangan.

"Sofie butuh bantuan darurat, aku akan menurunkanmu di sini, ya. Hanya perlu menyeberang saja dan jalan lima puluh meter."

Boni bahkan enggan putar balik. Dia tidak sabar ingin bertemu Sofie.

Aku menatapnya dengan datar dan berkata, "Aku nggak bisa jalan."

Ekspresinya langsung berubah dingin.

"Bisa nggak jangan begitu manja? Kakimu hanya luka, bukan cacat!"

Boni membuka pintu penumpang, memaksaku turun dari mobil dan menyuruhku meneleponnya setelah mengganti perban.

Mobil melaju kencang, percikan air kotor mengenai lukaku.

Hujan mulai turun, aku yang basah kuyup merasakan mataku mulai berkaca-kaca.

Perjalanan lima puluh meter ... aku bahkan sudah berkeringat dingin hanya dengan berjalan beberapa langkah. Tiba-tiba, perutku terasa sakit luar biasa. Aku pun terjatuh di tengah zebra cross.

Banyak mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Kalau bukan karena petugas keamanan rumah sakit yang baik hati, aku mungkin sudah tertabrak.

Dengan susah payah, aku kembali ke rumah. Saat sedang berbaring, tiba-tiba Boni masuk dengan penuh amarah.

"Bukannya sudah kubilang, langsung hubungi aku setelah ganti perban! Aku menunggu satu jam di depan rumah sakit, tapi ponselmu malah mati!"

Aku menatapnya kosong.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Hanya Karena Sebuah Rumah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bukan Cuma Rommate
8.4
Gyda adalah gadis pesta ekstrovert yang sangat menjaga penampilan, sementara Delmar merupakan pria introvert pemalas yang tidak peduli pada sekitar. Meski Gyda memiliki standar tinggi dalam memilih pria tampan, ia harus berbagi ruang sebagai teman sekamar dengan Delmar yang sangat tidak masuk kriterianya. Gyda yakin tidak akan pernah jatuh hati, namun takdir justru memutarbalikkan ucapannya saat benih cinta mulai muncul di antara perbedaan mereka.
Sampul Novel Dendam Sang Pewaris Genius
9.7
Yuvina kembali ke keluarganya sebagai pewaris sah yang terabaikan. Meski telah menyerahkan identitas dan karyanya demi saudari angkatnya, ia justru dibalas dengan pengabaian. Kecewa, Yuvina memutus ikatan emosional dan bangkit sebagai sosok jenius. Kini ia menguasai bela diri, medis, desain, serta delapan bahasa. Dengan kekuatan barunya, ia bersumpah tidak akan membiarkan siapa pun di keluarga itu meremehkannya lagi. Dendam sang pewaris kini dimulai.
Sampul Novel I Love You, Mbak
8.6
Leon berjuang keras menahan gejolak amarah demi mempertahankan wanita pujaannya. Meski menyadari metodenya mungkin keliru, ia menegaskan bahwa seluruh hatinya telah terpikat sepenuhnya pada sosok Mbak yang sangat ia cintai. Kisah romansa dewasa ini menggambarkan pengabdian emosional Leon yang tulus namun intens. Ia tidak ingin melepaskan hubungan ini dan berusaha membuktikan bahwa cintanya bukan sekadar perasaan semu, melainkan komitmen yang utuh.
Sampul Novel Kuyang Kalimantan
9.1
Teror mistis menghantui tanah Kalimantan melalui legenda kuno yang haus darah. Fokus utama ancaman gaib ini mengincar para ibu hamil serta mereka yang tengah berjuang dalam proses persalinan. Di tengah suasana mencekam, hukum adat menjadi perlindungan terakhir yang mutlak. Siapa pun, termasuk anggota suku asli, dilarang keras melanggar pantangan suci yang telah ditetapkan secara turun-temurun. Pelanggaran kecil sekalipun dapat berujung pada petaka yang sangat fatal.
Sampul Novel Perlindungan yang Menjadi Balas Dendam
8.9
Pasca dikhianati, Amara dijebak sahabatnya dalam satu malam penuh gairah di Michigan hingga ia hamil. Empat tahun kemudian, Amara yang telah menjadi dokter bedah membawa putranya, Ethan, memulai hidup baru di New York. Di sana, ia bertemu Damian Sinclair, dokter bedah anak yang aromanya membangkitkan memori lama. Namun, Damian bukanlah sosok penyelamat; ia justru menyimpan dendam mendalam dan bertekad membalas luka masa lalunya kepada Amara.
Sampul Novel RAHASIA AYAH ANAKKU
9.1
Kehidupan Kania yang penuh tekanan berubah drastis saat Nick Sebastian mendadak mengakuinya sebagai kekasih. Meski harus menghadapi badai hujatan publik, Kania memilih pasrah mengikuti skenario CEO tampan tersebut. Namun, sandiwara yang mereka bangun justru berujung pada sebuah malam penuh gairah di apartemen Nick. Peristiwa magis itu seketika mengubah garis takdir hidup Kania selamanya, menyeretnya ke dalam romansa dewasa yang intens dan tak terduga.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan