Sampul Novel I Love You, Mbak

I Love You, Mbak

8.6 / 10.0
Leon berjuang keras menahan gejolak amarah demi mempertahankan wanita pujaannya. Meski menyadari metodenya mungkin keliru, ia menegaskan bahwa seluruh hatinya telah terpikat sepenuhnya pada sosok Mbak yang sangat ia cintai. Kisah romansa dewasa ini menggambarkan pengabdian emosional Leon yang tulus namun intens. Ia tidak ingin melepaskan hubungan ini dan berusaha membuktikan bahwa cintanya bukan sekadar perasaan semu, melainkan komitmen yang utuh.

I Love You, Mbak Bab 1

Lelaki tampan yang sedang menyesap kopi di cangkir berwarna putih susu itu, bernama Airlangga Abimanyu. Di sebelahnya, adalah orang kepercayaannya bernama Sam Wisesa. Abimanyu sedang bertamu, bermaksud membeli tanah di area perbukitan sebuah kota tanpa menawar. Kebutuhannya akan area baru untuk usahanya begitu mendesak.

Setelah bercakap-cakap dengan wanita muda di hadapannya itu, dapat diketahui bahwa tanah penjualan itu bukan milik wanita bernama Dyah tersebut. Dyah hanya membantu sepupunya dengan memasang iklan online juga di koran. Tak menyangka akan secepat ini di taksir orang.

"Saya hubungi sepupu saya sek nggih, Mas," ucap Dyah.

Abimanyu hanya mengangguk dan tersenyum simpul.

Cukup lama panggilan tersebut diangkat hingga pada akhirnya Abimanyu terpaku mendengar suara indah di seberang telpon sana.

"Mbak Liana, iki sing meh tumbas tanah dateng kerumahku, piye?"

"Oh, nggih, Mbak Dyah."

Suara yang mendayu-dayu itu membuat Abimanyu memberanikan diri dengan mengisyaratkan kepada Dyah supaya dia saja yang berbicara.

"Halo"

"Ahh iya. Halo, Mas, gimana-gimana?"

"Bagaimana, Bu? Tanahnya saya hargai 450 juta ya?"

"Oh, boleh-boleh, Mas."

"Jadi, saya kirim ke mana ini uangnya?"

"Mmm, aku tanya bapakku dulu, ya, Mas. Nanti aku hubungi lagi soalnya bapakku lagi kerja."

"Oh, kalau begitu saya simpan nomer nya njenengan, ya, Bu. Biar gampang nanti saya hubungi."

"Siap, Mas."

Setelah berbincang sebentar dengan Dyah. Dua lelaki berjas hitam itu pun melenggang pergi. Abimanyu berharap semoga setelah ini, dia bisa bertemu dengan si pemilik suara bernama Liana itu.

***

Malam ini, Abimanyu melepas penat setelah beberapa jam kerja dengan secangkir kopi susu. Abimanyu teringat wanita bernama Liana. Ahh shit! Mengingatnya saja membuat bagian bawah sana perlahan menegak.

Bersamaan dengan makiannya, ponselnya berdering. Sebuah nomor baru nan cantik tertera di layar ponselnya, segera ia menggeser warna hijau ke atas.

"Hallo." suara lelah Abimanyu begitu lirih.

Hmmm. Abimanyu berpikir sejenak, jangankan berbeda pulau, berbeda negara pun akan Abimanyu perjuangkan. Dia sangat penasaran akan seperti apa rupa Liana, apakah se-indah suaranya? Rasa penasaran yang menggebu itu membuat harapannya melambung tinggi.

"Jika saya meminta bertemu langsung, bagaimana?" Ucap Abimanyu.

"Ooo, boleh. Boleh. Nanti saya kirimkan alamatnya."

Klik.

Liana mematikan telepon secara sepihak padahal Abimanyu belum selesai berbicara. Tetapi setidaknya dia puas, sebentar lagi dia akan bertemu dengan Liana ini.

***

Airlangga Abimanyu adalah seorang pengusaha dengan kekayaan di atas rata-rata. Hampir seluruh hotel di tanah jawa adalah miliknya. Lelaki tersebut dilahirkan dari keluarga yang berada dan apapun yang dia mau harus terwujud.

Wanita mana yang mampu menolak ketampanan serta keperkasaan dari Airlangga Abimanyu. Tidak ada. Bahkan mungkin semua wanita rela berada di bawah kungkungannya.

Rahang yang terukir tegas, kokoh, dan bulu-bulu halus di sekitar rahangnya. Matanya yang berwarna hazel dan kuning melingkar di luarnya merupakan pembawaan dari Ibunya. Ayahnya seorang pribumi yang masih merupakan keturunan dari Kerajaan Singosari.

Itu yang membuatnya sulit mencari wanita, selain mencari yang harus jelas asal usul dan juga setara dengan derajatnya, Airlangga Abimanyu tak sembarangan memilih wanita. Dia tak pernah punya pacar. Padahal di usianya yang menginjak 32 tahun, dia sudah mapan untuk menikah. Lelaki tersebut hanya menyukai one night stand. Entah. Hanya Airlangga Abimanyu yang tau apa alasannya.

***

Pesawat pribadi milik Abimanyu terpampang nyata di halaman sebuah bandara. Bukan Abimanyu namanya jika tak membuat kehebohan. Dengan sengaja dia melintasi jalanan umum di dalam bandara, padahal dia bisa melewati jalan khusus untuk pengusaha sepertinya.

Lelaki gagah dengan kaca mata beningnya itu menarik perhatian sebagian banyak wanita maupun gadis-gadis termasuk pramugari yang terbengong-bengong melihat ketampanan yang hakiki itu.

Ganteng banget ya alloh.

Apa dia malaikat turun ke bumi?

Lebih ganteng dari babang minho ini mah.

Kurang lebih seperti itulah komentar netizen yang budiman melihat ketampanannya. Setampan apa sih sampai babang LeeMinHo lewat? Eh, ini beneran tampan loh readers.

"Bos, anggota sudah saya siapkan disana."

"Good."

Itu adalah Sam, kaki tangan Abimanyu sekaligus sahabatnya yang sangat dia percaya. Sam Wisesa, anak dari sahabat Ayah Abimanyu yang juga terjebak cinta oleh gadis luar negeri.

Sepanjang penerbangan Abimanyu lebih memilih untuk mendengarkan musik. Penerbangan dengan waktu lebih singkat dari biasanya pun membuat perasaanya entah bagaimana.

***

Hiruk pikuk kota Balikpapan mengingatkannya dengan tempat tinggalnya di Semarang. Sama-sama ramai, padat kendaraan dan angkot. Dia sangat jarang mengunjungi perusahaan di sini. Dikarenakan Oma-nya selalu melarang pergi jauh. Tapi, kenapa ini boleh? Ya, karena Abimanyu menggunakan alasan akan bertemu dengan calon istrinya.

Melajukan mobil, menuju alamat yang dilampirkan wanita itu melalui WhatsApp menuju sebuah rumah dengan pagar yang menjulang tinggi. Kemudian, Sam menekan klakson agar pagar dibuka.

Di halaman rumah megah itu, dua pria bertubuh tegap menghampiri mobil Abimanyu. Lelaki tersebut lantas membuka kaca mobil untuk memperlihatkan wajahnya.

"Ingin bertemu siapa?" sapa bodyguard berwajah garang itu.

"Ibu Liana. Saya Abimanyu," ucapnya sambil melepaskan kaca matanya.

"Silakan, Pak. Tuan besar dan Nyonya sudah menunggu di dalam. Mari saya antar."

Abimanyu mengendarai mobil mewahnya memasuki pekarangan yang begitu banyak tanaman bunga-bunga. Air mancur dengan patung singa berada di tengah-tengah halaman tersebut.

Suara pantofel Abimanyu menggema pelan di atas lantai marmer berwarna aqua itu. Kemudian, terlihat sosok lelaki lebih tua dari ayah Abimanyu di ruang tamu, sedang duduk sembari memegang smartphone-nya, dan di sebelah lelaki itu ada dua orang anak perempuan sedang memakan kue.

"Selamat pagi, Pak." sapa Abimanyu.

"Selamat pagi. Ini pasti nak Abimanyu ya?"

"Iya, Pak." Abimanyu mengeluarkan senyum terbaiknya mengingat yang ada di hadapannya adalah calon mertuanya.

Sam menaruh koper berisi uang di meja kayu jati yang ukirannya jelas di buat khusus.

"Mbak, tolong buatkan minum untuk dua orang tamu saya ya, sekalian panggilkan Nyonya suruh kemari. Oh,ya, jangan lupa tolong telfonkan Liana suruh cepat pulang." ucap lelaki itu, melalui walkie talkie nya.

Abimanyu menjelajahkan indera penglihatannya ke seluruh arah. Dapat ia tebak lelaki di hadapannya ini suka mengumpulkan benda-benda kuno.

Abimanyu berbincang dengan kedua orang tua yang sudah separuh abad tersebut, tetapi masih segar bugar. Bapak itu ingin menunggu anaknya terlebih dahulu barulah bisa dimulai pembicaraanya karena tanah itu sejujurnya adalah milik Liana.

Suara deru mobil berhenti membuat jantung Abimanyu berpacu lebih cepat. Terdiam, tak berani menoleh ke belakang.

"Halooo, Kung." Seorang wanita menggandeng anak lelaki kecil di samping kirinya. Melenggang masuk dan menyalami Abimanyu dan Sam.

"Yuhuu! Eperibadeh, Luna pulang nih." Selanjutnya seorang wanita dengan pakaian yang longgar, celana panjang robek membuat Abimanyu menganga.

Kedua wanita itu juga cantik. Sepertinya semua anak lelaki dihadapannya ini cantik-cantik.

"Mbaaakk!" Abimanyu menolehkan kepalanya. "Mbak, tolong kuenya di siapkan, ya," ujar wanita itu melalui pintu samping.

Astaga! Cantik. Cantik sekali. Inikah yang dinamakan 'Makhluk Tuhan Paling Seksi?' Oh, tidak! Mungkin inilah 'Bidadari Tak Bersayap' .

Wanita tersebut berjalan dengan anggun. Lihatlah, sepatu besarnya, celana jeans panjang, dan baju berwarna putih yang sedikit ketat menonjolkan buah dadanya yang besar dan padat itu. Abimanyu jelas menelan liurnya.

"Li, ini mas-mas yang mau beli tanah itu," ucap Ibunya menerangkan.

Mata hazel Abimanyu bersitatap dengan mata cokelat gelap milik Liana. Senyum wanita itu mengembang memperlihatkan lesung di kedua pipinya.

Ia mengulurkan tangan, bersalaman dengan Abimanyu dan Sam. Lembut sekali telapak tangan wanita itu. Kulit yang putih bersih, senyum yang menawan dengan lipstik peach nya itu. Apalagi lesung pipi nya saat dia tersenyum, make-upnya yang polos menambah kecantikannya. Wah, Abimanyu bagai terhipnotis.

"Arjun mana mah?" tanya Liana.

Arjun? Siapa dia? Gejolak di hati Abimanyu meronta-ronta. Namun, dia dengan sigap mengendalikan diri dari rasa yang menggebu-gebu ini.

"Masih tidur baru minum susu tadi. Suami mu mana?" Ibunya berkata sembari menyerahkan anak kecil perempuan di sampingnya dalam gendongan Liana.

"Sebentar Bang Fajar nyusul kok, Ma, dia masih nge-gym," jawab Liana.

Suami?

Seketika hati Abimanyu bak tergelindas truk tronton. Hancur berkeping-keping tak tersisa. Haruskah dia menjadi pebinor?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi I Love You, Mbak

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Shila merintih kesakitan saat Sam mulai merasuki dirinya dengan penuh gairah. Dalam suasana yang mencekam dan penuh risiko, Sam berbisik lirih agar Shila mengecilkan suaranya. Ia memperingatkan gadis itu bahwa orang tuanya bisa mendengar aktivitas rahasia mereka di dalam rumah tersebut. Ketegangan memuncak saat mereka berusaha menyembunyikan hubungan terlarang ini dari pendengaran ayah dan ibu Shila yang berada sangat dekat dengan mereka.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel P. S. I LOVE YOU
8.5
Cyra Alesha, mahasiswi cantik berusia dua puluh tahun, harus berjuang di kota besar dengan bekerja paruh waktu. Namun, hidupnya berubah menjadi mimpi buruk saat ia terjebak kesalahpahaman dengan Felix Domil. CEO muda yang kejam itu tega menginjak harga diri Cyra dan menyeretnya ke dalam penderitaan. Meski disiksa oleh kekejaman sang pewaris tunggal, Cyra justru terjebak dalam pesonanya. Mampukah ia bertahan atau justru memilih berontak demi membebaskan diri?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan