Sampul Novel Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Karma Itu Nyata Pengkhianatan

8.0 / 10.0
Sepuluh tahun mencintai Kemal Sentanu terasa sia-sia dalam sekejap bagi sang istri. Sebuah unggahan foto dari asisten suaminya saat berkemah kantor memicu keretakan rumah tangga mereka. Bukannya merasa bersalah karena berbagi tenda dengan asisten perempuan tersebut, Kemal justru memarahi istrinya di depan rekan kerja demi membela sang asisten yang menangis. Muak dengan pembelaan Kemal yang menganggap perselingkuhan terselubung ini sebagai permainan biasa, sang istri memutuskan untuk menyudahi pernikahan mereka.

Karma Itu Nyata Pengkhianatan Bab 1

Saat suamiku sedang ikut acara berkemah dari kantor, asisten perempuannya tiba-tiba mengunggah sebuah postingan: "Pembagian tenda lewat undian, siapa sangka aku malah setenda dengan bosku yang tampan!" Dalam foto itu, dia sedang berswafoto menghadap kamera, sementara di belakangnya ada seorang pria yang sedang melepas bajunya— dan itu adalah suamiku.

Ada yang berkomentar: "Hati-hati ya, cowok dan cewek berduaan di satu tenda, bisa berbahaya ...."

Asisten itu langsung membalas dengan emoji tertawa jahil sambil menulis: "Memang aku suka yang menantang."

Aku sempat memberikan 'like', tetapi tidak lama kemudian, postingan itu dihapus.

Tak lama, suamiku menelepon lewat panggilan video. Di depan asisten perempuan yang sedang menangis dan beberapa rekan kerja lainnya, dia langsung marah padaku:

"Kamu kok suka lebay sih? Ini 'kan cuma permainan sederhana, nggak bisa santai saja?"

Melihat dia memeluk asisten itu sambil menenangkannya dengan lembut, aku pun menutup telepon tanpa berkata apa-apa lagi.

Ini sudah tahun ke-10 aku mencintai Kemal Sentanu. Namun, saat ini juga, aku memutuskan untuk melepaskannya.

Ketika Kemal pulang ke rumah, aku sedang membereskan barang-barang yang awalnya mau aku bawa untuk berkemah.

Sejak kecil, aku selalu suka mendaki gunung, dan Kemal tahu itu.

Untuk acara berkemah kali ini, aku sudah membujuknya cukup lama sampai akhirnya dia setuju membawaku.

Namun, sebelum berangkat, dia malah berubah pikiran.

Dengan wajah kesal, Kemal berkata padaku.

"Kamu yang pincang begini mau mendaki gunung? Kenapa sih selalu melakukan hal-hal yang bikin aku malu!"

Setelah mengatakan itu, dia pergi tanpa menoleh lagi.

Sesuatu yang sudah aku tunggu-tunggu selama hampir setengah tahun, hancur begitu saja hanya karena kata "memalukan."

Kemal menendang barang-barang yang ada di lantai, berkata dengan jengkel.

"Kamu seharian menganggur di rumah, nggak bisa beresin rumah sedikit, ya? Lihat nih, berantakan banget!"

Dia melempar sebuah kotak perhiasan ke hadapanku.

"Ini buat kamu. Yessy yang bantu pilihkan. Coba buka."

Kotak perhiasan dari beludru merah itu terlihat sangat mewah, tetapi aku pernah melihatnya di unggahan Yessy Tandri.

Di foto itu, dia memakai kalung bernilai jutaan sambil berswafoto.

Di belakangnya, Kemal tersenyum sambil membayar.

Keterangan fotonya berbunyi:

"Bos besar minta bantuanku untuk memilih kalung, eh ternyata setelah aku pilihkan, malah dikasih ke aku. Maksudnya apa, ya?"

Para warganet dengan semangat menjawab di kolom komentar.

"Apalagi kalau bukan, memang ini untukmu!"

"Bos besar lagi kasih kode keras tuh! Sudah mulai bicara tanpa basa-basi!"

Aku mengenali model kalung itu.

Yessy mengambil kalung utama yang mahal, sementara yang ada di kotakku ini hanyalah hadiah tambahannya.

"Terima kasih, tapi aku nggak suka."

Aku menutup kotak itu lalu melemparkannya ke tempat sampah.

Melihat itu, Kemal langsung marah.

"Yessy sudah repot-repot memilihkan, jangan nggak tahu terima kasih!"

"Cepat ambil lagi, dengar nggak?!"

Aku tetap berdiri di tempatku, tidak bergeming.

Tak disangka, Kemal tiba-tiba mendorongku dengan kasar sambil berteriak.

"Nissa, kamu ini sudah pincang, sok tuli juga ya?!"

"Aku sudah kasih kesempatan, kamu malah makin ngelunjak!"

Dorongannya begitu kuat, sementara tubuhku tidak stabil. Aku terhuyung mundur beberapa langkah hingga punggungku terbentur keras ke sudut meja.

Aku mengerang kesakitan dan terjatuh ke lantai, tubuhku gemetar menahan nyeri.

Melihat itu, Kemal terlihat panik. Dia segera mendekat untuk membantuku berdiri.

Sambil meminta maaf, dia berkata.

"Kata-kataku tadi memang keterlaluan, jangan dimasukkan ke hati, ya."

Jadi dia tahu juga kalau memanggilku pincang itu keterlaluan.

Padahal, kakiku jadi begini karena dulu aku menyelamatkan Kemal yang jatuh ke jurang sewaktu kami berkemah.

Awalnya, dia sangat berterima kasih padaku dan sebisa mungkin tidak menyinggung tentang kondisi kakiku.

Namun, semuanya berubah sejak Yessy muncul.

Dialah yang pertama kali memanggilku Nona Pincang.

Kemal tidak menegurnya, malah ikut tertawa bersamanya.

Sejak itu, dia sering menggunakan kata 'pincang' untuk menghinaku.

Kemal mencoba menggendongku untuk membawaku ke rumah sakit.

Namun, saat itu juga, ponselnya berbunyi.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5 Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.6
Hari pernikahan yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk. Secara sepihak, orang tua dan tunanganku memutuskan untuk mengganti posisi mempelai wanita dengan kakak kandungku yang sedang sakit keras. Karena aku menolak mentah-mentah keputusan tidak adil ini, mereka tega mengikatku di dalam rumah agar pernikahan tetap berjalan tanpa hambatan. Namun, kemalangan tidak berhenti di situ. Saat mereka pergi merayakan pesta, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawaku dengan kejam. Ketika keluargaku akhirnya kembali untuk melepaskanku, mereka hanya mendapati jasadku yang telah membusuk.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan