Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur

Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur

Enam tahun membina rumah tangga dengan Fabian, sang istri harus menghadapi kenyataan pahit tentang kehadiran wanita simpanan yang tampak rapuh namun manipulatif. Saat simpanan tersebut mulai berani memicu konflik langsung dengan sang istri sah, Fabian menjatuhkan hukuman keras demi menjaga kendali. Namun, sebuah pesan provokatif berisi foto intim yang dikirimkan keesokan harinya mengungkap dinamika hubungan gelap mereka yang penuh kepura-puraan, menguji batas kesabaran dan harga diri yang tersisa.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah aku terbangun, Fabian menangis dan terus memohon padaku untuk memaafkannya.

Dia sangat hati-hati, takut aku meninggalkannya.

Karena aku punya prinsip yang kuat. Sekali dikhianati, aku bersumpah akan pergi.

Tapi saat menghadapi Fabian, aku ragu-ragu.

Ada dua orang bertengkar dalam pikiranku, Fabian waktu kecil dan Fabian sekarang. Akhirnya, aku pun bersedia kompromi.

"Putuskan dia sepenuhnya, Fabian. Kamu cuma punya satu kesempatan ini."

Fabian mengangguk-angguk dengan keras dan menghapus semua kontak Melissa di depanku.

Tapi, foto yang kuterima esok harinya bagai tamparan keras di wajahku.

Fabian berbohong lagi padaku.

Melihat bekas-bekas merah itu, terbayang betapa dahsyatnya pertarungan mereka tadi malam.

Aku menarik napas dalam-dalam dan menghubungi sebuah nomor yang sudah lama tidak kuhubungi.

"Bu Tina, kata Ibu waktu itu, saya bisa daftar program belajar di luar negeri. Sekarang masih bisa?"

"Program yang itu sudah tutup setengah tahun lalu. Tapi kalau kamu tertarik, masih ada tawaran belajar intensif dan tertutup selama tiga tahun di negara lain. Clara, bukannya kamu bilang mau fokus program hamil dulu?"

Di tahun kedua pernikahan, orang tua dari kedua pihak mulai mendesak kami punya anak.

Aku tidak ingin punya anak, tapi Fabian menanggung tekanan itu selama bertahun-tahun demi aku.

Setengah tahun yang lalu, Bu Tina memberi tahu tentang kesempatan belajar di luar negeri dengan kepala desainer.

Aku tidak sabar ingin menceritakan kabar baik ini kepada Fabian. Tapi aku melihatnya tampak tertekan karena didesak untuk segera punya anak.

Jadi, aku melepaskan kesempatan ini dan berniat untuk program hamil dulu.

Kami mencoba selama setengah tahun, tapi masih belum berhasil. Agar aku tidak kecewa, Fabian selalu mengatakan bahwa dialah yang bermasalah.

Tapi sekarang, Melissa hamil.

Aku membasahi bibirku yang kering dan menjawab pertanyaan Bu Tina, "Nggak dulu, biar alami saja kalau sudah takdirnya."

Tak lama kemudian, Bu Tina mengirim sebuah email.

Aku baru selesai mengisi formulir pendaftaran ketika Fabian kembali.

Dia membeli buket bunga mawar besar dan sebuah kalung mahal.

Aku tahu kalung itu produk keluaran terbaru dari sebuah merek terkenal. Tapi aku hanya melihatnya sekilas dan memasukkannya ke dalam laci.

Fabian jadi canggung dan tidak tahu harus berbuat apa.

"Clara, kamu masih marah? Aku harus apa biar kamu nggak marah lagi? Bilang saja, pasti kulakukan."

Aku berbalik dan memeluk Mochi di sofa.

Mochi adalah kucing belang putih abu-abu yang dibawa pulang Fabian dua bulan lalu.

Aku sangat suka kucing, tapi dia tidak, jadi kami tidak pernah punya kucing sebelumnya.

Hari ketika dia membawa pulang kucing itu, suasana hatiku sedang buruk karena tidak kunjung hamil. Saat melihat kucing itu , semua kegundahanku langsung lenyap.

Fabian memperlakukan Mochi seperti jimat pembawa keberuntungan dan sukarela mengurus makan, minum, buang air kucing itu.

"Clara, kamu mau jalan-jalan ke laut? Kamu sudah lama ingin pergi ke laut, 'kan? Ayo kita naik kapal pesiar dan menikmati bintang-bintang di dek kapal."

"Aku tahu kamu nggak akan segampang itu melupakan masalah kemarin. Tapi aku janji, aku akan berusaha, Clara. Aku akan selalu menjadi Fabian yang kamu cintai. Ini nggak akan pernah berubah, aku bersumpah."

Aku menatap pria yang berlutut di lantai itu, hatiku terasa hampa. Entah kenapa, aku mengangguk.

Fabian begitu gembira, keresahannya seperti hilang seketika. Dengan tidak sabar, dia pergi memesan tiket dan membuat rencana perjalanan.

Mungkin karena reaksiku yang acuh tak acuh, Melissa semakin memanas.

Dia mengirim foto seekor anjing corgi.

[Kak, ini hadiah dari Pak Fabian buat menghiburku. Tapi aku sangat suka anjing, jadi yang ini nggak bisa kukasih ke kamu.]

[Oh ya, kucingnya sehat, 'kan? Aku alergi bulu kucing, jadi nggak bisa pelihara kucing. Tapi karena itu hadiah dari Pak Fabian, nggak tega kalau kubuang. Akhirnya dia kasih ke kamu, soalnya kamu suka kucing.]

[Kak, kalau kucing dan anjing bertarung, siapa yang menang, kucing atau anjing?]

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Cinta Sang Billionaire
7.9
Demi membiayai pengobatan sang adik, Krystal terpaksa meminta bantuan finansial kepada Kaivan Bastian Mahendra. Namun, dukungan dana dari sang miliarder tidaklah cuma-cuma. Krystal harus membayar mahal dengan kesediaannya menjadi istri kedua pria tersebut. Terjebak dalam pernikahan yang rumit dan penuh tekanan, mampukah Krystal bertahan menjalani kehidupan barunya? Sebuah kisah tentang pengorbanan dan cinta yang terbelenggu oleh sebuah syarat berat.
Sampul Novel CEO Iblis Azhar
9.3
Citra terjebak dalam dilema antara kebencian mendalam atas perlakuan kejam Azhar dan ketakutan kehilangan pria itu saat benih cinta mulai tumbuh. Di sisi lain, Azhar yang awalnya hanya ingin memperbudak Citra demi memuaskan nafsunya, justru mulai dikuasai naluri untuk melindungi. Hubungan penuh luka ini berubah menjadi ikatan yang rumit, membuktikan bahwa mereka adalah perasaan yang tepat namun hadir di saat yang tidak seharusnya bagi satu sama lain.
Sampul Novel CEO yang Penyayang Ingin Go Public
9.6
Elia dikenal publik sebagai pria sopan yang tertutup, namun aslinya dia sosok kejam yang menjerat Ashley dalam gairah. Hubungan rahasia mereka membuat Ashley aman dari gangguan siapapun. Keadaan berubah saat Ashley mual di depan umum. Elia yang biasanya dingin justru berlutut dan membelai perutnya dengan lembut. Sang CEO pun meminta Ashley untuk meresmikan hubungan mereka di depan semua orang, serta berjanji akan memberikan segalanya demi dirinya.
Sampul Novel Cinta Berujung Duka atau Suka
8.8
Saat putri mereka terbaring lemah akibat demam tinggi, Jeffry Aryadi justru sibuk menghadiri rapat sekolah untuk anak dari cinta sejatinya. Panggilan telepon sang istri malah dijawab oleh wanita tersebut yang menangis meminta maaf, memicu kemarahan Jeffry yang membela diri dengan dalih menolong janda dan yatim. Di tengah dinginnya ruang rumah sakit, sang istri akhirnya mengambil keputusan besar. Sambil menemani putrinya yang disuntik, ia menawarkan awal baru bagi mereka untuk hidup berdua saja.
Sampul Novel Cinta Lokasi Pembantu Dan Majikan
8.6
Demi menyambung hidup, seorang wanita memutuskan mengambil pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di kediaman keluarga kaya. Kinerjanya yang dinilai sangat baik membuat sang majikan merasa puas dan memercayainya. Namun, batasan antara pekerja dan majikan mendadak runtuh dalam semalam. Sesaat setelah ia selesai menidurkan anak majikannya, sepasang tangan besar tiba-tiba merengkuh pinggangnya dari belakang, memulai babak baru yang tak terduga dalam hidupnya.
Sampul Novel CINTA TUAN CEO
8.6
Linggar, selebgram dan beauty vlogger ternama, bertemu kembali dengan mantan kekasihnya, Darka, di Bali. Meski sempat balikan, kehadiran Radit, pengusaha restoran sekaligus sahabat kakaknya, mengalihkan perhatian Linggar. Konflik memuncak saat Linggar tahu Darka dekat dengan Sena, sementara Darka pun memergoki kedekatan Linggar dengan pria lain. Video putusnya mereka viral hingga masuk TV, memaksa Linggar dan Darka benar-benar mengakhiri hubungan mereka selamanya.