Sampul Novel Cinta Berujung Duka atau Suka

Cinta Berujung Duka atau Suka

8.8 / 10.0
Saat putri mereka terbaring lemah akibat demam tinggi, Jeffry Aryadi justru sibuk menghadiri rapat sekolah untuk anak dari cinta sejatinya. Panggilan telepon sang istri malah dijawab oleh wanita tersebut yang menangis meminta maaf, memicu kemarahan Jeffry yang membela diri dengan dalih menolong janda dan yatim. Di tengah dinginnya ruang rumah sakit, sang istri akhirnya mengambil keputusan besar. Sambil menemani putrinya yang disuntik, ia menawarkan awal baru bagi mereka untuk hidup berdua saja.

Cinta Berujung Duka atau Suka Bab 1

Pada hari putriku demam tinggi, Jeffry Aryadi sedang menghadiri pertemuan orang tua untuk anak cinta sejatinya.

Aku meneleponnya, tetapi yang mengangkat adalah si cinta sejatinya itu.

Wanita itu menangis sambil meminta maaf padaku. Jeffry merebut ponselnya, lalu berkata dengan nada marah.

"Mereka adalah janda dan anak yatim, apa salahnya kalau aku membantu mereka?"

Aku memahaminya. Kemudian, aku bertanya pada putri kecilku yang sedang menerima suntikan dengan patuh di samping.

"Bagaimana kalau mulai sekarang kamu tinggal berdua saja dengan Ibu?"

Putriku mengangkat wajahnya yang memerah karena demam tinggi, lalu berkata dengan lembut.

"Baiklah."

"Anak pintar." Aku mencium pipinya.

Kemudian, aku menelepon wali kelas putriku untuk membicarakan tentang prosedur pindah sekolah.

Guru itu mengatakan bahwa prosedur pindah sekolah paling cepat akan membutuhkan waktu setidaknya satu bulan.

Tidak masalah. Aku sudah melalui 8 tahun hidup seperti janda.

Menunggu satu bulan bukan masalah.

Nina membuka mata bulatnya, sesekali melirik ke arah pintu ruang perawatan.

Meskipun dia tidak mengatakan apa-apa, aku tahu bahwa dia sedang menunggu Jeffry.

Aku menelepon Jeffry sekali lagi, hanya berharap dia bersedia mengucapkan selamat malam pada Nina.

Telepon berdering lama sebelum akhirnya diangkat. Suara Jeffry yang dingin dan penuh amarah langsung terdengar lebih dulu.

"Linda, aku hanya menemani Adit menghadiri pertemuan orang tua. Apa perlu kamu menelepon terus untuk mengecek?"

"Kamu bahkan berbohong mengatakan kalau Nina sakit. Kamu mengutuk putrimu sendiri. Kamu sungguh kejam."

Suasana di seberang sana terdengar sangat ramai. Dari suara latar belakang, aku tahu bahwa itu adalah restoran keluarga yang paling ingin dikunjungi Nina.

Jeffry mengatakan bahwa dia sibuk bekerja, tidak memiliki waktu.

Namun, sekarang dia tidak hanya memiliki waktu untuk menghadiri pertemuan orang tua, bahkan memiliki waktu untuk mengajak Melissa Wijaya dan anaknya makan.

Tiba-tiba, dari ujung lain terdengar suara yang jernih, "Ayah, kenapa kamu nggak makan?"

Tanganku bergetar, hingga ponsel di genggamanku hampir terjatuh.

Hampir pada saat yang sama, Jeffry memutus panggilan telepon.

Pria itu sudah seminggu ini tidak pulang ke rumah.

Jika ini dulu, aku pasti sudah mencarinya sambil menangis, menanyakan apakah dia menginap di rumah Melissa lagi.

Namun, sekarang aku bahkan tidak memiliki keinginan untuk meneleponnya.

Hanya saja, pada saat itu Jeffry justru pulang ke rumah.

Begitu masuk, dia langsung memarahiku.

"Kamu sudah seminggu nggak membuatkan bekal untuk Adit, ya?"

"Meski sedang marah, kamu nggak boleh melampiaskannya pada anak itu. Melissa nggak bisa masak, hanya kamu yang bisa membuatkannya."

Ketika melihat aku menundukkan kepala tanpa mengatakan apa-apa, wajah Jeffry sedikit melunak. Dia perlahan meremas tanganku beberapa kali.

"Bukankah kamu selalu ingin mengambil foto pernikahan? Kalau kamu bersikap baik …."

Lucu sekali. Aku sudah bersama dengan Jeffry selama 8 tahun. Namun, kami bahkan tidak memiliki satu pun foto pernikahan, jangankan lagi surat nikah.

Tepat ketika kami ingin mengurus surat nikah, suami Melissa meninggal dunia, hanya meninggalkan anak laki-laki berusia satu tahun.

Melissa tidak sanggup menahan pukulan itu hingga dirawat di rumah sakit. Jeffry sibuk merawatnya, tidak memiliki waktu untuk mengurus hal-hal lain selain Melissa.

Akhirnya, kami masih belum mengurus surat nikah.

Pria itu menggodaku dengan menggunakan foto pernikahan. Dia mengira aku akan menyerah, tetapi ekspresiku tetap acuh tak acuh.

Saat suasana menjadi tegang, wali kelas Nina tiba-tiba meneleponku.

Nina berkelahi dengan seseorang di sekolah.

Aku langsung mengambil tas, bergegas pergi ke sekolah. Jeffry juga mengikutiku dengan cemas.

Dia memarkirkan mobil Hummer hitamnya di depanku. Aku naik ke kursi penumpang tanpa ragu.

Namun, saat melihat tulisan di kursi penumpang, aku sedikit tertegun.

Di kursi penumpang terpasang foto Melissa dengan tulisan: [Kursi khusus kekasih]

Ketika Jeffry memasang sabuk pengaman, dia melihatku memperhatikan stiker itu. Jantungnya berdetak kencang.

Jeffry segera merobek stiker itu, takut aku akan menangis dan mengamuk seperti dulu. Kemudian, dia menjelaskan.

"Melissa hanya iseng memasangnya, kamu jangan ...."

Aku memotong perkataannya dengan tenang, "Ayo cepat pergi. Nina masih menunggu kita di sekolah."

Jeffry menatap wajahku cukup lama, lalu akhirnya mengatupkan bibir tanpa mengatakan apa-apa.

Aku diam-diam mengingat bagaimana Jeffry memasukkan stiker itu dengan hati-hati ke dalam saku setelah merobeknya.

Aku makin merasa bahwa 8 tahun ini tak ada artinya.

Sesampainya di kantor guru, aku melihat seorang anak laki-laki yang tampan sedang menangis dengan kencang,

Rambut Nina tampak acak-acakan, sementara bahunya bergerak-gerak. Jelas dia sedang menangis tanpa suara.

Jika aku tidak salah ingat, anak laki-laki itu adalah putra Melissa, Adit Wangsa.

Jeffry bertubuh tinggi dengan kaki jenjang. Dia melangkah masuk ke dalam kantor lebih dulu dariku, bahkan menutupi tubuhku sepenuhnya.

Ketika Nina melihat Jeffry, matanya langsung berbinar, hendak memeluknya,

Namun, Adit lebih dulu melemparkan dirinya ke dalam pelukan Jeffry.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Berujung Duka atau Suka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
William, putra mafia kejam, rela menempuh cara apa pun demi ambisinya. Namun, pengkhianatan fatal merenggut nyawa ayahnya, Ferdinand, dalam insiden tragis. Rosemary yang selama ini tidak tahu sisi gelap suaminya mulai menyadari rahasia tersembunyi. William kini bertekad membalas dendam dan membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah keji. Meski seorang polisi wanita terus menghalangi langkahnya, William takkan berhenti hingga peluru terakhir menentukan segalanya.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu demi satu nyawa teman, keluarga, hingga mereka yang pernah menyakitiku terenggut secara brutal. Kematian tragis ini menyisakan kengerian mendalam karena sang pelaku sangat lihai menghapus jejak, membuat identitasnya mustahil terungkap. Di tengah kepungan teka-teki gelap yang penuh misteri, korban terus berjatuhan tanpa henti. Naasnya, aku yang menjadi tokoh utama dalam kisah kelam ini pun tak luput dari incaran maut yang mengintai dari balik bayangan.
Sampul Novel Rahasia di Koper Suamiku
8.5
Keharmonisan rumah tangga Dewi mendadak hancur saat ia menemukan barang milik wanita lain tersimpan di dalam koper suaminya. Penemuan mengejutkan ini membawa Dewi pada serangkaian rahasia gelap dan tabiat buruk sang suami yang selama ini tersembunyi rapat. Di tengah rasa sakit hati yang mendalam, Dewi kini berada di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah ia tetap bertahan dalam penderitaan, atau justru bangkit untuk membalas pengkhianatan tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan