Sampul Novel Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur

Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur

9.1 / 10.0
Dalam novel romantis miliarder Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur, pernikahan enam tahun hancur akibat pengkhianatan. Baca novel online gratis ini yang mengupas konflik tajam antara istri sah, suami yang manipulatif, dan simpanan yang sengaja memicu perselisihan lewat teror mental.
Ringkasan Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur
Enam tahun membina rumah tangga dengan Fabian, sang istri harus menghadapi kenyataan pahit tentang kehadiran wanita simpanan yang tampak rapuh namun manipulatif. Saat simpanan tersebut mulai berani memicu konflik langsung dengan sang istri sah, Fabian menjatuhkan hukuman keras demi menjaga kendali. Namun, sebuah pesan provokatif berisi foto intim yang dikirimkan keesokan harinya mengungkap dinamika hubungan gelap mereka yang penuh kepura-puraan, menguji batas kesabaran dan harga diri yang tersisa.
Baca Selengkapnya

Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur Bab 1

Selama menikah dengan Fabian selama enam tahun, dia punya simpanan.

Simpanannya itu sangat cantik dan mudah menciut ketakutan jika dibentak sedikit saja.

Karena itulah Fabian tidak pernah kehilangan kesabaran menghadapinya.

Namun, simpanan itu tidak patuh dan sengaja mencari masalah denganku. Fabian pun marah besar dan menghukumnya habis-habisan.

Keesokan harinya, wanita itu mengirimi aku foto lehernya yang dipenuhi bekas gigitan merah-merah.

[Kak, Pak Fabian galak banget, aku jadi takut.]

Selama menikah dengan Fabian selama enam tahun, dia punya simpanan.

Simpanannya itu sangat cantik dan mudah menciut ketakutan jika dibentak sedikit saja.

Karena itulah Fabian tidak pernah kehilangan kesabaran menghadapinya.

Namun, simpanan itu tidak patuh dan sengaja mencari masalah denganku. Fabian pun marah besar dan menghukumnya habis-habisan.

Keesokan harinya, wanita itu mengirimi aku foto lehernya yang dipenuhi bekas gigitan merah-merah.

[Kak, Pak Fabian galak banget, aku jadi takut.]

Aku memandangi bekas merah-merah di sekujur leher dalam foto itu dan terdiam.

Kemarin, seorang wanita bernama Melissa datang menemuiku dan mengaku sebagai pacar Fabian. Dia berharap aku berhenti jadi penghalang di antara mereka.

Saat itu, reaksi pertamaku adalah kebingungan, baru setelah itu aku sadar bahwa Fabian telah berselingkuh.

Wanita itu bicara dengan dagu sedikit terangkat dan mata berbinar-binar, seperti anak yang selalu dimanja tanpa batas.

Aku masih belum sepenuhnya sadar dari kebingunganku ketika dia menyiramkan secangkir kopi hangat ke wajahku.

"Heh, dengar nggak? Ceraikan Fabian. Aku mau menikah sama dia."

Cairan coklat itu menodai gaun putihku yang masih baru. Wajahku basah kuyup, membuatku tampak sangat berantakan.

Meski begitu, wanita itu masih belum puas. Dia menyentuh perutnya dengan bangga, mengabaikan lirikan aneh dari semua orang di sekitarnya.

"Aku hamil dan nggak mau anakku lahir tanpa status. Kalau bukan karena ini, aku juga nggak mau hubungi kamu."

"Aku tahu kamu dan Fabian teman dekat sejak kecil dan sudah menikah enam tahun. Tapi kalian sudah terlalu lama bersama. Fabian cuma punya rasa sayang sebagai keluarga sama kamu, bukan cinta."

"Kalau kamu tahu diri dan mau pergi sendiri, aku bisa minta dia kasih kompensasi yang banyak. Kalau kamu nggak tahu diri, aku cuma bisa minta dia mengusirmu."

Fabian? Mengusirku?

Seketika, aku tertawa.

Wanita itu menuding wajahku. “Sudah gila, ya? Apanya yang lucu?”

Aku memandangi raut wajahnya. Dia sangat polos seperti boneka, tapi dia tidak punya otak.

Aku menertawakannya. "Dek, Fabian tahu nggak yang kamu lakukan sekarang?"

Wajah wanita itu memerah karena marah, tapi dia masih menuding dan mengumpat.

Aku mengalihkan pandangan dan menatap Fabian yang melangkah mendekati kami di belakangnya.

Wajah Fabian kelam. Dia menarik tangan wanita itu dan menampar wajahnya dengan keras.

Wajah wanita itu langsung memerah dan bengkak. Ada setitik darah keluar dari sudut bibirnya.

Dia menatap Fabian dengan mata berkaca-kaca, penuh rasa tak percaya dan memelas.

"Pak Fabian, kamu ... kamu menamparku?"

Air mata berlinang di wajah cantiknya, tapi Fabian tetap tidak bereaksi. Hanya menyuruhnya pergi dengan tatapan dingin.

Wanita itu tampak kesal dan memalingkan mukanya yang terus dipegangi.

Setelah kepergiannya, Fabian mengambil tisu dengan raut sedih. Dia berlutut dan menyeka bekas kopi dari wajahku dengan lembut.

"Sayang, jangan dengarkan dia. Dia bohong. Aku nggak ada hubungan apa-apa sama dia."

Aku menunduk dan menatap matanya lekat-lekat. Warna matanya gelap tak berdasar, tanpa tanda-tanda rasa bersalah.

Mataku terasa memanas, aku membelai wajahnya.

"Fabian, jujur padaku, siapa dia?"

Bibir Fabian sedikit bergetar, dan sudut-sudut matanya basah.

Dia menolak bicara, jadi aku terus bertanya sampai mukaku memerah dan napasku terengah-engah.

Dia kebingungan dan mulai panik.

"Maaf, Clara. Maafkan aku. Pukul saja aku. Marahi aku, hukum aku sesukamu. Jangan menangis, kamu nggak boleh menangis."

Dia juga ingat aku tidak boleh sampai menangis.

Aku menertawakan diriku sendiri, jantungku terasa nyeri.

Fabian ketakutan dan menerobos lampu merah sepanjang jalan menuju rumah sakit.

Dia berteriak memanggil-manggil dokter tanpa peduli penampilannya. Aku menatap kepanikan dalam matanya dan tiba-tiba teringat masa lalu.

Saat aku berusia lima tahun, aku diculik.

Penculik itu menodongkan pisau ke leherku dan meminta tebusan kepada ayahku. Aku sangat ketakutan hingga menangis sekeras-kerasnya sampai tidak bisa bernapas. Setelah diselamatkan, aku jadi bisu selama beberapa waktu.

Selama itu pula, Fabian datang bermain denganku setiap hari. Dia menemaniku dengan penuh perhatian dan menceritakan kisah-kisah lucu kepadaku. Aku mengabaikannya, tapi dia tidak peduli.

Suatu hari, dia bertengkar dengan teman sekelasnya. Lawannya adalah anak yang gemuk, menekan Fabian sampai dia hampir mati lemas.

Aku begitu ketakutan dan memanggil guru.

Setelah itu, aku perlahan bisa bicara kembali.

Fabian bahkan lebih bahagia daripada aku. Dia memancing emosi anak gemuk itu setiap hari hanya agar aku bicara lebih banyak lagi.

Aku baru tahu beberapa tahun kemudian bahwa mereka berkelahi karena anak gemuk itu mengataiku bisu. Fabian tidak membiarkan siapa pun menyakitiku, meski hanya hal kecil seperti mengataiku bisu.

Aku akhirnya bisa bicara normal lagi, tapi aku masih tidak boleh menangis. Jika menangis, aku bisa sesak napas dan kemungkinan terburuknya adalah kematian.

Fabian pun menjadi lebih berhati-hati. Dia berjanji akan selalu membuatku tertawa dan tidak akan pernah membiarkanku menangis.

Tapi, aku sekarang dilarikan ke ruang gawat darurat karena dia.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel "KALA" Buah Cinta Terlarang
8.8
Kayli dituduh meracuni mertuanya sendiri hingga membuat rumah tangganya bersama Gala hancur berantakan. Di tengah upaya membersihkan namanya, Kayli justru menemukan sisi gelap yang tersembunyi dalam dirinya. Berbagai kejanggalan muncul, membuatnya curiga bahwa ia terlibat dalam tragedi itu tanpa sadar. Apakah Kayli memiliki kepribadian ganda atau ada entitas lain di tubuhnya? Misteri kian pelik saat Zael, sahabat lamanya, memanggilnya dengan nama Kala.
Sampul Novel Makanan Menjijikkan Dari Mertua
8.0
Kehidupan rumah tangga seorang pria berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam. Ia terjebak dalam lingkaran keluarga penuh rahasia gelap, di mana istri dan mertuanya ternyata penganut ilmu hitam yang keji. Konflik memuncak saat sang tokoh utama tidak lagi memiliki pilihan selain menghadapi tekanan luar biasa. Ia dipaksa oleh orang-orang terdekatnya itu untuk mengabdi dan bersekutu dengan iblis demi memenuhi ambisi mistis mereka yang sangat mengerikan.
Sampul Novel Princess and The Secret
9.7
Zia, supermodel papan atas keturunan bangsawan Timur Tengah, terpaksa menyamar demi melindungi keluarganya dari krisis besar. Ia mengubah identitasnya menjadi Ara Bella untuk menjalankan misi rahasia. Namun, keberhasilan misinya justru berujung pilu. Reikhan Edward merasa dikhianati dan mempertanyakan keaslian hubungan mereka. Di sisi lain, Zia mengakui bahwa tujuannya mendekat hanyalah demi membongkar kebohongan keluarga Reikhan, meski hatinya harus terluka.
Sampul Novel RAHASIA TIGA HATI
9.2
Pernikahan Livia dan Bre dilingkupi kepedihan setelah sang ibu mertua melarang keras kehadiran cucu dari rahim Livia karena tuduhan miring tentang asal-usul keluarganya. Di tengah kebencian keluarga suaminya, Livia juga harus menghadapi kenyataan pahit bahwa mertuanya secara diam-diam tengah menyiapkan sosok perempuan lain untuk menggantikannya. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan memperjuangkan rumah tangganya atau pergi demi menemukan kebahagiaan baru.
Sampul Novel Sang Taipan Berdarah Dingin
7.9
Pasca tujuh tahun pelatihan brutal negara, Arabella pulang demi menuntut keadilan. Ia murka melihat bibinya hidup mewah sementara saudara kembarnya menderita. Dengan kecerdasannya, ia menghancurkan bisnis sang bibi dan melindungi saudaranya dari perundung sekolah. Meski sempat diremehkan, identitas aslinya terungkap saat keluarga elite dan laboratorium nasional memujinya. Asher, taipan yang dikenal berdarah dingin, justru luluh dan mulai mengejar cinta sang jenius.
Sampul Novel Warna Warna Mirna
9.3
Tumbuh besar di tengah hutan karet bersama sang ibu yang tak stabil, Mirna yakin sanggup hidup mandiri tanpa bantuan siapa pun. Namun, takdir mempertemukannya dengan Erlangga, siswa berprestasi yang terpikat oleh pesonanya. Meski Mirna bertekad menghindari cinta dan pernikahan, pertemuan ini membawa drama penuh kesedihan dan unsur mistis. Setelah dipermalukan oleh Mirna, mampukah Erlangga bertahan? Ikuti perjalanan pelik mereka yang melampaui kisah sekolah biasa.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan