Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Takdir Memaksa Mereka Bersatu

Takdir Memaksa Mereka Bersatu

Raiden Valen terpaksa menikahi Elara Maylen demi melindungi kehormatan keluarga dan rumah sakit setelah sebuah kesalahpahaman. Raiden yang dingin dan tegas sebelumnya hanya mengenal cinta saat remaja, namun dikhianati sahabatnya sendiri. Kehadiran Elara yang liar dan tak terkendali seketika mengacaukan hidup Raiden yang teratur. Kini, ia terjebak dalam dinamika berbahaya yang menguji perasaan serta logika di tengah ketegangan pernikahan yang tak terduga ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

Raiden Valen berdiri tegak di balik meja kerjanya, menatap ke luar jendela ruangannya yang menghadap pemandangan kota metropolitan yang sibuk. Malam itu, langit terlihat gelap, hanya dihiasi oleh kerlip lampu-lampu kota yang tak pernah padam. Di atas meja, sebuah tumpukan berkas menunggu untuk dipindahkan atau diselesaikan. Namun, pikirannya tak berada di sana.

Selama bertahun-tahun, ia telah belajar untuk tidak terlibat dalam kehidupan pribadi orang lain, lebih memilih untuk menyelam dalam dunia bisnis yang keras dan penuh tekanan. Tapi malam itu, sesuatu yang tak terduga datang menghampirinya-sesuatu yang tak bisa ia hindari lagi.

"Raiden..." suara ayahnya yang berat dan penuh otoritas terdengar dari telepon di atas meja.

Raiden menghela napas, lalu mengangkat teleponnya. "Ada apa, Ayah?"

"Kita perlu bicara, anakku," suara ayahnya terdengar lebih serius dari biasanya, seperti suara yang tidak ingin dibantah. "Aku sudah membuat keputusan besar."

Raiden merasa dadanya tiba-tiba sesak. Ayahnya, Viktor Valen, adalah pria yang tak pernah mengenal kompromi dalam hidupnya. Semua keputusan besar dalam keluarga ini selalu diambil oleh Viktor, tanpa melibatkan siapapun, termasuk anak-anaknya.

"Apa yang Ayah maksud?" Raiden mencoba tetap tenang, meskipun sesuatu dalam dirinya mulai merasakan ketegangan.

"Kau akan menikah."

Raiden terdiam sejenak, mencoba mencerna kalimat yang baru saja ia dengar. Ia hampir tidak bisa mempercayainya.

"Apa?" suara Raiden terdengar tegang, hampir seperti seruan tak percaya.

"Kau akan menikah, Raiden." Suara Viktor terdengar lebih tegas lagi, seperti sebuah perintah yang tidak bisa dibantah. "Aku sudah membuat kesepakatan dengan keluarga Maylen. Mereka membutuhkan kita untuk menjaga reputasi rumah sakit kita."

Raiden tidak tahu harus berkata apa. Pernikahan? Dengan siapa? Ia tidak pernah membayangkan ada yang bisa memaksanya menikah, apalagi dengan alasan seperti ini. "Kenapa?" Ia bertanya dengan nada kesal.

"Karena situasi yang tidak bisa kita hindari, anakku. Ada sebuah masalah yang harus diselesaikan. Nama baik rumah sakit ini, dan keluarga kita, berada di ujung tanduk. Kami membutuhkan pernikahan ini agar semuanya bisa kembali berjalan dengan baik."

Raiden merasa panas di wajahnya. "Jadi, ini bukan tentang cinta, Ayah. Ini tentang reputasi, tentang bisnis. Kamu memaksaku untuk menikah demi nama keluarga."

"Tepat." Viktor mengakui dengan suara yang penuh kepastian. "Tapi ini akan menguntungkanmu, Raiden. Keluarga Maylen memiliki koneksi yang sangat penting untuk kelangsungan rumah sakit kita. Tidak ada pilihan lain."

Raiden terdiam lama, matanya tertuju pada berkas-berkas di meja yang tak lagi tampak penting. Cinta, yang selama ini ia anggap tidak pernah ada dalam hidupnya, kini tampak semakin jauh.

Akhirnya, ia berkata, "Siapa yang akan menjadi istriku?"

"Elara Maylen," jawab Viktor tanpa ragu.

Nama itu membuat Raiden terkesiap. Elara Maylen. Nama yang tidak asing baginya. Seorang gadis yang dikenal memiliki karakter liar dan penuh keberanian. Mereka pernah bertemu beberapa kali di berbagai acara sosial, namun Raiden selalu merasa bahwa gadis itu adalah sosok yang sulit dipahami. Sifatnya yang spontan dan tak terkendali membuatnya tampak seperti orang yang tidak sesuai dengan dunia yang Raiden bangun-dunia yang penuh aturan dan kontrol.

"Elara Maylen?" Raiden mengulang, suaranya hampir terdengar seperti pertanyaan, meskipun ia sudah tahu jawabannya. "Dia... bukankah dia terlalu... berisik?"

Viktor tertawa pelan. "Memang, dia bukan tipe wanita yang biasa kau lihat. Tapi itu yang kita butuhkan. Keterbukaannya, kegilaan, itu akan mengubah semuanya. Kau harus menikah dengannya, Raiden."

Raiden memijat pelipisnya. Tidak ada jalan keluar dari keputusan ini. Ia terperangkap dalam permainan yang tak ia pilih. Seluruh hidupnya seakan dikuasai oleh aturan-aturan yang tak pernah ia buat sendiri.

"Kapan pernikahannya?" tanyanya, suaranya terdengar datar, meskipun hatinya meronta-ronta.

"Besok."

Raiden merasa seperti dunia berputar lebih cepat. Besok? Hanya dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam, hidupnya akan berubah selamanya. Tanpa pilihan lain, ia harus menerima kenyataan ini.

Elara Maylen berjalan memasuki ruang pertemuan dengan langkah-langkah yang mantap, meskipun di dalam hatinya, segala macam emosi berkecamuk. Ia tidak pernah membayangkan bahwa ia akan dipaksa untuk menikahi pria yang dikenal sebagai Raiden Valen. Sosok yang dingin, terhormat, dan tidak pernah menunjukkan emosi.

Namun, hidupnya selalu penuh dengan kejutan. Setelah serangkaian insiden yang mengguncang keluarganya, pernikahan ini adalah solusi yang ditawarkan oleh ayahnya. Bukan cinta yang mendasarinya, tapi keharusan.

Saat matanya bertemu dengan Raiden, dia merasakan perasaan yang tidak bisa dijelaskan. Pria itu, dengan wajahnya yang sempurna dan sikap yang tegas, tampaknya tidak merasa terganggu dengan situasi ini. Namun, Elara tahu betul bahwa perasaan tak tertahankan itu hanya akan membawa lebih banyak konflik di kemudian hari.

"Jadi, kita akan melakukannya?" Elara bertanya dengan nada dingin, memandang Raiden yang duduk dengan sikap yang sangat tenang di kursinya.

Raiden menatapnya dengan tatapan yang tajam, seolah tidak ada sedikit pun keraguan dalam dirinya. "Kita tidak punya pilihan."

Elara menyeringai sinis. "Tentu, tidak ada pilihan lain."

Raiden tidak membalas, hanya menatapnya tanpa ekspresi. Elara bisa merasakan ketegangan di udara. Mereka berdua berada di ruang yang penuh dengan kesepakatan dan kewajiban, bukan perasaan atau cinta.

Ketegangan itu semakin terasa ketika mereka berdiri di altar esok harinya. Hanya sedikit kata-kata yang terucap, dan sebuah cincin dipasang di jari mereka, namun perasaan masing-masing seakan jauh dari kenyataan. Di dalam hati Elara, kebingungannya semakin mendalam, sementara Raiden, dengan sikapnya yang tidak tergoyahkan, tampaknya siap menghadapi hidupnya yang baru.

Namun, tak seorang pun dari mereka tahu, bahwa pernikahan ini akan menjadi awal dari sebuah permainan yang lebih gelap dan lebih rumit dari yang mereka bayangkan.

Dan malam itu, saat mereka berdua kembali ke rumah yang kini menjadi tempat mereka berbagi hidup, semuanya berubah. Raiden Valen, pria yang tampaknya tak pernah tergerak oleh emosi, dan Elara Maylen, gadis yang dikenal karena kegilaannya, terperangkap dalam pernikahan yang bukan mereka pilih-sebuah pernikahan yang akan membawa mereka lebih dalam ke dalam dunia penuh rahasia dan kebohongan.

Sebuah pernikahan yang akan menguji batas-batas mereka, dan mengubah hidup mereka selamanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Penyesalan Dan Pembebasan
8.5
Sepuluh tahun pernikahan dengan Irfan hanya menyisakan kebencian mendalam akibat kematian sahabat masa kecilnya. Setelah Irfan gugur dalam misi penyelamatan bersenjata demi dirinya, sang istri justru disalahkan oleh semua orang atas tragedi tersebut. Dipenuhi rasa bersalah, ia memilih mengakhiri hidupnya dengan racun. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua saat ia terbangun di malam sebelum pernikahan mereka. Kali ini, ia bertekad untuk merelakan hubungan mereka sepenuhnya.
Sampul Novel DI ATAS RANJANG MAFIA
9.7
Michele Lazzaro Riciteli adalah pemimpin mafia Roma yang kejam dan memiliki kondisi medis langka. Dirinya kebal terhadap rasa sakit fisik, namun ia juga tidak mampu merasakan kepuasan seksual. Hidupnya berubah drastis setelah terlibat cinta satu malam dengan Meghan Crafson, wanita yang secara ajaib bisa menyembuhkan disfungsinya. Demi mempertahankan sensasi yang selama ini hilang, Michele nekat memerintahkan penculikan Meghan. Apa rahasia di balik identitas Meghan sebenarnya?
Sampul Novel Harga Diri Seorang Wanita
8.1
Jenna Ren berdiri di tepi atap rumah sakit dengan lengan berdarah dan hati hancur. Saat nyaris melompat, ia melihat suaminya datang bersama wanita lain. Jenna sadar bahwa kematiannya hanya akan memberi mereka kebahagiaan. Setelah menderita hingga keguguran, ia bangkit untuk membalas dendam. Jenna membatalkan niat bunuh diri dan mendatangi Tuan Besar Kim. Sambil berlutut, ia memohon kekuasaan demi menghancurkan orang-orang yang telah mengkhianatinya.
Sampul Novel Jatuh Cinta Pada Luka
7.9
Damian Verano, bos mafia tangguh, nyaris tewas setelah dikhianati dalam perebutan wilayah. Terhanyut di sungai selama tiga hari, ia ditemukan oleh Alira, gadis desa berusia delapan belas tahun yang sangat sederhana. Meski Damian masih terbayang sosok Sierra, pesona polos Alira justru memicu getaran cinta yang tak terduga di hatinya. Akankah sang penguasa dunia bawah tanah yang kejam mampu bersatu dengan gadis dusun yang buta akan masa lalunya yang kelam?
Sampul Novel King Of King
8.2
Di Negeri Awan, Elisabet yang merupakan selir keempat Kaisar Oro melahirkan putra bernama Starling di bawah naungan bintang raksasa. Namun, hasutan dukun keji membuat Kaisar percaya bahwa bayi itu hasil perselingkuhan Elisabet dengan Jenderal Robert. Demi keselamatan abadi istana, sang Kaisar dituntut untuk menjadikan darah dagingnya sendiri sebagai tumbal persembahan. Akankah ambisi kekuasaan mengalahkan naluri ayah saat nyawa Starling terancam di tangan Oro?
Sampul Novel Menceraikan Suamiku yang Kejam
8.4
Tragedi tabrak maut yang menewaskan orang tua Yulia berujung petaka mengerikan. Alih-alih mendapatkan keadilan, Yulia justru disekap oleh suaminya sendiri di ruang bawah tanah yang gelap gulita demi melindungi sang pelaku yang merupakan teman masa kecil suaminya. Selama tiga tahun penuh siksaan fisik dan mental, dia terus dipaksa untuk memaafkan pelaku. Setelah akhirnya menyerah dan berpura-pura tidak lagi menaruh dendam, Yulia dibebaskan. Namun, saat dia menolak pelukan dan menuntut perceraian, suaminya justru kehilangan kendali.