Sampul Novel Menceraikan Suamiku yang Kejam

Menceraikan Suamiku yang Kejam

8.4 / 10.0
Tragedi tabrak maut yang menewaskan orang tua Yulia berujung petaka mengerikan. Alih-alih mendapatkan keadilan, Yulia justru disekap oleh suaminya sendiri di ruang bawah tanah yang gelap gulita demi melindungi sang pelaku yang merupakan teman masa kecil suaminya. Selama tiga tahun penuh siksaan fisik dan mental, dia terus dipaksa untuk memaafkan pelaku. Setelah akhirnya menyerah dan berpura-pura tidak lagi menaruh dendam, Yulia dibebaskan. Namun, saat dia menolak pelukan dan menuntut perceraian, suaminya justru kehilangan kendali.

Menceraikan Suamiku yang Kejam Bab 1

Teman masa kecil suamiku berkemudi saat mabuk dan menabrak orang tuaku hingga mati.

Aku ingin melapor polisi, tetapi suamiku malah menutup mataku dan membawaku ke ruang bawah tanah.

Selama tiga tahun, aku mengalami berbagai macam siksaan di tengah kegelapan. Setiap kali setelah disiksa, akan terdengar suara dingin seorang pria. "Yulia, kamu masih membencinya?"

Hingga suatu hari, aku berbaring di lantai yang dingin dan memohon ampun dengan orang di ujung telepon, "Nggak! Aku nggak membencinya lagi!"

Seketika, terdengar tawa bahagia suamiku di telepon.

Setelah aku keluar, aku menghindari pelukan suamiku. Saat aku mengusulkan perceraian, dia malah menggila.

Di ruang bawah tanah yang lembap dan gelap, aku duduk di sudut sambil menyeret kakiku yang terluka. Dinding yang basah menodai bajuku.

Pintu terbuka, memancarkan cahaya yang menyilaukan. Aku menutup mataku secara naluriah.

Ketika mendengar suara langkah kaki, aku tanpa sadar merangkak lebih dalam untuk bersembunyi. Saat berikutnya, terdengar suara seseorang. "Bu, Pak Jovan menyuruhku menjemputmu."

Aku mendongak dan melirik orang yang menghampiriku. Itu adalah pengawal yang sudah bekerja untuk Jovan selama bertahun-tahun.

"Ya." Aku menunduk dan mengangguk. Dengan susah payah, aku bangkit dan berjalan dengan satu kaki yang pincang.

Pengawal itu tampak terkejut. "Bu, kakimu kenapa?"

Tanganku mencengkeram erat lipatan celanaku. Dengan kepala tertunduk, aku menyahut, "Tadi terbentur lemari. Sepertinya ada patah tulang."

Pengawal itu menatapku dengan heran. "Kenapa nggak kasih tahu Pak Jovan?"

Aku hanya tersenyum pahit tanpa menjawab. Apa yang mau dibilang? Memangnya Jovan akan membiarkanku pergi berobat? Atau memanggil dokter untukku?

"Biar kupapah ya." Pengawal itu maju untuk membantuku. Ekspresinya terlihat agak rumit.

Tidak lama setelah keluar dari ruangan gelap itu, aku melihat Jovan dan Hanum turun dari mobil.

"Jovan, sudah kubilang dia cuma pura-pura supaya kamu kasihan padanya. Lihat, dia sampai minta orang memapahnya," ujar Hanum.

Jovan lantas memandang ke arahku. Dia tidak mengatakan apa pun, tetapi tatapannya terlihat bangga. Kemudian, dia bergegas menghampiriku. Ketika sudah dekat, dia tiba-tiba merentangkan kedua tangannya.

Aku sontak terkejut dan buru-buru menghindar dari pelukannya. Aku membungkukkan tubuhku, seolah-olah tidak merasakan rasa sakit pada kakiku.

"Jangan pukul aku lagi! Tolong jangan! Aku sudah salah!" seruku.

Jovan masih merentangkan tangannya. Ekspresinya dipenuhi ketidakpercayaan. Dia perlahan-lahan menurunkan tangannya, lalu bertanya kepada pengawal di samping, "Ada apa ini?"

Pengawal juga terkejut dengan reaksiku yang mendadak. Begitu mendengar pertanyaan Jovan, dia baru tersadar. "Bu Yulia ..."

"Jovan!" panggil Hanum tiba-tiba. Jovan tanpa sadar menoleh ke arah sumber suara. Pengawal pun tidak jadi berbicara.

"Yulia, jangan-jangan kamu dendam sama Jovan karena dia mengurungmu di sini untuk introspeksi diri? Kamu berakting seperti ini supaya dia merasa bersalah?"

"Sudahlah, jangan berpura-pura lagi. Karena kamu sudah mengakui kesalahanmu, aku dan Jovan juga nggak akan mempermasalahkan hal itu lagi." Hanum menekankan ucapannya.

Saat berikutnya, tubuhku bergetar tanpa henti. Hanum terkekeh-kekeh. "Lihat, apa yang kubilang tadi, Jovan?"

Aku tidak bangkit dan tetap berjongkok. Suara Jovan yang dingin tiba-tiba terdengar dari atas kepalaku. "Yulia, sudah 3 tahun. Kamu masih belum introspeksi diri?"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Menceraikan Suamiku yang Kejam

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra mengalami tragedi memilukan saat kesuciannya dirampas di hadapan kekasihnya sendiri akibat rencana keji kakek sang pria. Alih-alih membela, kekasihnya justru memilih menikahi wanita lain. Di tengah kehancuran, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama mereka, ia merancang pembalasan dendam untuk menghancurkan pria itu beserta keluarganya. Namun, akankah kepuasan batin ia temukan setelah semua hancur?
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian pernah bersumpah takkan menikah karena menganggap wanita hanya teman tidur. Namun, prinsip itu goyah sejak ia bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang sama sekali tidak tertarik menggodanya. Xavier merasa pertemuan ini adalah anugerah terindah, sementara Adeeva sempat menganggap Xavier sebagai hal terburuk dalam hidupnya. Kini, kebencian itu berubah menjadi hari-hari penuh keindahan bagi mereka berdua.
Sampul Novel Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
8.3
Di Pulau Sepuluh Ribu Binatang yang megah, puluhan ribu anak di bawah sepuluh tahun berkumpul di Puncak Lundao dengan penuh keseriusan. Sebagai murid baru yang baru saja menemukan akar spiritual mereka, mereka mendengarkan wejangan dari seorang tetua berjubah hijau. Ia mulai mengisahkan sejarah sekte, bermula dari sang pendiri legendaris, Wan Beast Immortal Li. Dahulu, Li hanyalah seorang kultivator biasa dari Kerajaan Qin di Alam Qianyang sebelum akhirnya mencapai keabadian.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan