Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tak Sangka Dokter Itu Begitu

Tak Sangka Dokter Itu Begitu

Kecanduan yang dialami seorang mahasiswi mulai mengacaukan kuliah, kehidupan pribadi, hingga hubungan asmaranya. Atas saran sang kekasih, ia akhirnya mendatangi klinik kampus demi mencari kesembuhan. Namun, sesi pengobatan tersebut berubah menjadi mimpi buruk saat ia ditangani oleh dokter pria bertubuh kekar. Dengan metode yang mengerikan, sang dokter mengikatnya di ranjang pemeriksaan. Di tengah rasa takut yang luar biasa, tangisan dan permohonannya diabaikan saat pria itu bertindak kasar.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku seorang mahasiswi cantik yang kecanduan.

Saking kecanduannya, akhirnya studi, kehidupan pribadi dan hubungan dengan pacarku menjadi terdampak.

Karena aku benar-benar tidak tahu lagi harus bagaimana, aku akhirnya menuruti saran pacarku untuk ke klinik kampus dan mengobati kecanduanku.

Ternyata dokter kampus yang merawatku adalah seorang pria bertubuh kekar dan kuat, teknik-tekniknya membuatku takut.

Dokter itu pun mengikatku di atas kasur pemeriksaan. Aku yang benar-benar merasa ketakutan hanya bisa menangis sambil memohon kepadanya.

Akan tetapi, pria itu malah mengangkat kedua kakiku dengan kasar ....

Aku seorang mahasiswi cantik yang kecanduan.

Saking kecanduannya, akhirnya studi, kehidupan pribadi dan hubungan dengan pacarku menjadi terdampak.

Karena aku benar-benar tidak tahu lagi harus bagaimana, aku akhirnya menuruti saran pacarku untuk ke klinik kampus dan mengobati kecanduanku.

Ternyata dokter kampus yang merawatku adalah seorang pria bertubuh kekar dan kuat, teknik-tekniknya membuatku takut.

Dokter itu pun mengikatku di atas kasur pemeriksaan. Aku yang benar-benar merasa ketakutan hanya bisa menangis sambil memohon kepadanya.

Akan tetapi, pria itu malah mengangkat kedua kakiku dengan kasar ....

...

Saat sedang menuju klinik kampus bersama pacarku, kecanduanku mendadak kambuh. Rasanya seperti ada banyak sekali ular yang menggerayangi bagian sensitifku, benar-benar menggelitik.

Pandanganku sontak menjadi kabur. Aku pun menatap pacarku untuk meminta bantuan sambil merapatkan kedua kakiku.

"Aduh, bikin malu saja!" umpat pacarku dengan suara pelan.

Air mataku mengalir turun. Waktu pertama kali aku bermasalah dengan kecanduan ini, pacarku sebenarnya merasa cukup senang. Sayangnya, lama-lama dia menjadi tidak sabar.

Dia akhirnya mengambil sebuah kaleng dari atas lantai, lalu menyerahkannya kepadaku, "Sana, lakukan sendiri."

Masalahnya, kaleng itu agak pendek.

Pacarku pun terdiam. Akhirnya, dia mencari-cari di dalam tempat sampah sebelum menemukan sebotol minuman soda yang sudah kosong untukku.

Aku bergegas masuk ke hutan kecil yang ada di lingkungan kampus, lalu segera melepas celana dan bersiap untuk memulai.

Tiba-tiba, ada yang memelukku dari belakang. Kukira itu pacarku.

Namun, saat berbalik badan, aku sontak terkesiap. Orang yang memelukku ternyata bukan pacarku!

Aku refleks mendorong pria itu menjauh dan hendak kabur, tetapi pria itu memelukku dengan erat. Aku akhirnya berseru minta tolong kepada pacarku, tetapi anehnya pacarku itu malah diam saja.

Mana mungkin dia tidak mendengar seruanku di tengah hutan yang sepi begini? Tiba-tiba, aku teringat pertanyaan pacarku beberapa hari yang lalu. Dia bertanya apa sebaiknya mencarikan pria lain untukku saja.

Sepertinya pacarku sengaja membiarkan pria asing ini masuk ke sini.

Botol itu masih berada di dalam. Tarikan-tarikan yang kuat membuat tubuhku akhirnya menjadi lemas. Tidak berapa lama kemudian, aku bahkan sudah tidak kuat lagi meronta.

Si pria asing langsung memanfaatkan kesempatan ini untuk menjatuhkanku. Aku sontak terkejut sekaligus takut, lalu balas memukuli pria asing itu dengan tenaga apa adanya.

Tepat saat pria asing itu hendak membuka kancing celananya, aku langsung melemparkan segenggam tanah ke wajahnya.

Jika pria asing itu tidak refleks menghindar, tanah itu sudah pasti masuk ke matanya.

Pria asing itu langsung balas menamparku dengan kencang. Dia juga memakiku sebagai seorang jalang yang sok suci.

Sepertinya pacarku mendengar ada yang salah, dia bergegas menghampiri kami.

"Kawan, pacarmu ini benar-benar menyebalkan. Dia hampir membuatku buta! Kamu cari orang lain saja!"

Pria asing itu membuang selembar uang seratus ribu ke atas tanah, lalu berjalan pergi dengan marah.

Pacarku pun membantuku berdiri sambil bertanya apakah aku baik-baik saja.

"Masih bisa kamu bertanya begitu?" sindirku sambil menangis lagi, hatiku terasa begitu pedih. "Bukannya ini semua salahmu?"

"Apa benar di dunia ini ada pacar sepertimu? Kamu bukan hanya membiarkan pria lain meniduri pacarmu, tapi kamu bahkan membayar pria lain itu! Dasar pria bajingan!"

"Bukannya kamu yang bermasalah sama penyakit ini!" Pacarku balik memarahiku, dia sama sekali tidak merasa tindakannya keterlaluan. "Kamu bisa hilang kendali kapan saja dan maunya kutiduri terus 24 jam! Ujian akhir itu sebentar lagi, kamu masih niat kuliah nggak sih?"

"Kalau ujianmu semua dapat nol, ya sudah nggak usah lulus saja sekalian!"

Setelah berkata seperti itu, pacarku langsung berbalik badan dan berjalan pergi dengan marah.

Aku menyeka air mataku, lalu bangkit berdiri dan bergegas mengejar pacarku.

Aku tahu ini salahku. Pacarku sudah cukup bersabar dengan tidak memutuskanku.

Semoga dokter kampus bisa menyembuhkan penyakitku ini. Jika tidak, mungkin aku harus beli jarum dan menjahit bagian sensitif ini.

Tidak lama kemudian, kami pun tiba di klinik kampus. Akan tetapi, tidak kusangka dokter yang muncul adalah seorang pria.

Aku memang sudah tidak perawan lagi, tetapi mana mungkin aku membiarkan seorang dokter pria memeriksa penyakit yang bersifat pribadi begini?

Aku refleks hendak keluar dari klinik, tetapi pacarku menggenggam tanganku.

"Kalau kamu nggak mau sembuh, sepertinya aku harus mempertimbangkan lagi soal hubungan kita."

Aku benar-benar menyukai pacarku, aku tidak mau putus darinya. Jadi, mau tidak mau aku akhirnya tetap berada di dalam klinik itu.

Tadi aku merasa begitu kaget, sekarang aku diam-diam memandangi dokter pria itu.

Dia tampan sekali, tubuhnya juga sangat memikat. Otot-otot yang terlihat pada tubuhnya membuat jas dokternya jadi tampak sangat keren.

Dia juga terkesan cukup berwibawa dengan sepasang kacamata berbingkai emas yang bertengger di batang hidungnya.

Aku terlalu seru memandangi dokter itu sampai-sampai sama sekali tidak menyimak pembicaraan pacarku dengannya.

Hingga akhirnya pacarku berkata, "Kalau begitu, aku pergi dulu, Dokter Arlo. Kutitipkan pacarku ke Dokter Arlo, ya."

Eh? Pacarku tidak mau menemaniku? Lalu, ucapannya barusan tentang menyerahkanku kepada dokter klinik ini terdengar benar-benar menjurus.

Setelah pacarku pergi, Dokter Arlo pun bertanya kepadaku di bagian mana aku merasa tidak nyaman.

Walaupun hal seperti ini sulit sekali untuk diutarakan, tetap saja aku harus jujur.

Dokter Arlo sama sekali tidak terlihat kaget mendengar jawabanku.

Saat aku bertanya apakah ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini, dokter itu menjawab dia harus memeriksaku terlebih dahulu.

Aku pun menunjuk ke sebuah tempat tidur yang terletak di samping dengan gugup, lalu bertanya kepada Dokter Arlo haruskah aku berbaring di sana.

"Nggak usah, aku mau lihat dulu," jawab Dokter Arlo sambil berjongkok dan mulai melepaskan celanaku.

Aku refleks mencengkeram tangan Dokter Arlo dengan ketakutan. "Dokter mau apa?"

"Bagaimana caranya aku bisa memeriksa kalau celanamu nggak dilepas?" Dokter Arlo balik bertanya sambil mengernyit dengan tidak senang.

Wajahku sontak menjadi merah padam. Dokter satu ini terang-terangan sekali.

"Ka ... kalau begitu, biar aku sendiri yang lepas," ujarku dengan kikuk.

Aku pun membuka kancing celanaku sambil menahan rasa malu, lalu memperlihatkan pahaku yang putih dan ramping.

Aku bisa mendengar dengan jelas bagaimana Dokter Arlo menelan ludahnya.

Aku sontak terkejut. Jangan bilang Dokter Arlo tergoda olehku?

Detik berikutnya, dokter itu tiba-tiba mengangkat salah satu kakiku tinggi-tinggi dan merangkak ke bawahnya untuk mengamati bagian sana dengan saksama.

Rambutnya yang tebal dan kusut membuatku mendadak menjadi sangat sensitif.

Saat kepalanya menubruk, aku langsung kehilangan kendali.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AYAH JANGAN!!
8.7
Kehidupan Putri yang tampak tenang menyimpan rahasia kelam yang menghancurkan jiwanya. Di balik parasnya yang cantik dan sikapnya yang manis, ia terjebak dalam penderitaan tak berujung sebagai pelampiasan nafsu ayahnya sendiri. Terbelenggu oleh rasa takut yang luar biasa dan trauma mendalam, Putri hanya bisa bungkam. Ia tidak berani menceritakan kekejaman sang ayah kepada siapa pun, sementara batinnya terus menjerit menghadapi horor di rumahnya sendiri.
Sampul Novel Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar
8.6
Memasuki tahun kedua pernikahan, Velia harus menghadapi kelakuan kejam suaminya, Chris Dirja, yang membawa pulang seorang wanita muda. Chris sengaja memprovokasi Velia agar mencari pemuda lain sebagai bentuk siksaan mental yang biasa ia lakukan. Namun, permainan manipulatif ini berubah arah ketika Velia benar-benar membuka hatinya untuk pria muda lain. Saat Chris menemukan bekas cakaran baru di pinggang selingkuhan muda Velia, kemarahan dan kecemburuan sang miliarder akhirnya meledak tak terkendali.
Sampul Novel Bangkitnya Sang Menantu Benalu
8.7
Selama tiga tahun, Stefan hidup menderita sebagai menantu yang dihina dan dianggap benalu oleh keluarga Lionny. Pasca kecelakaan yang memicu amnesia, posisinya kian terpuruk hingga ia nyaris gila. Putus asa, ia mencoba mengakhiri hidup dengan menelan ratusan butir obat sekaligus. Namun, keajaiban terjadi; alih-alih tewas overdosis, ingatan Stefan justru pulih sepenuhnya. Inilah titik balik sang menantu sampah untuk bangkit dan menunjukkan jati diri aslinya.
Sampul Novel Hasrat Agak Laen
9.7
Temukan narasi romansa modern yang unik dalam novel ini. Karya ini menyajikan perpaduan menarik antara realitas dan fiksi, di mana lebih dari separuh alurnya diangkat dari kisah nyata. Meski beberapa bagian dimodifikasi dan ditambah unsur imajinatif sebagai variasi, esensi ceritanya tetap terasa autentik. Persiapkan diri Anda untuk rangkaian peristiwa yang mungkin sulit dipercaya namun benar-benar bisa terjadi. Segera buktikan sendiri keunikan kisahnya sekarang juga.
Sampul Novel Pengkhianatan Dibalik Cinta Duda
9.2
Pasca pengkhianatan sang tunangan, Alina Mahendra menutup rapat hatinya hingga ia bertemu Adriel Wicaksana, konglomerat properti yang karismatik. Meski Alina berupaya menghindar, takdir justru membawanya menjadi guru privat bagi putri Adriel, Naya, yang yakin bahwa Alina adalah ibunya. Di tengah dominasi Adriel dan trauma masa lalu yang menghantui, hubungan profesional mereka berubah menjadi dilema emosi. Akankah cinta baru ini menyembuhkan luka atau justru menyisakan perih?
Sampul Novel Reuni & Perselingkuhan Liar
8.4
Kehidupan Selina berubah drastis setelah ia menghadiri acara reuni sekolah. Pertemuan tak terduga dengan mantan kekasihnya, Duke, membawa kembali gairah lama yang berbahaya. Meski Selina mencoba untuk menahan diri, Duke terus menggodanya dengan intens. Pria itu bahkan membisikkan permintaan nekat agar Selina segera meninggalkan suaminya demi menikah dengannya. Kini, Selina terjebak dalam dilema antara kesetiaan pernikahan dan godaan liar masa lalu.