Sampul Novel Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku

Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku

9.1 / 10.0
Pernikahan lima tahun Chloe tampak sempurna di mata orang lain, dengan suami penyayang dan putra yang menggemaskan. Namun, kenyataan pahit terungkap saat sang suami tetap terikat pada cinta pertamanya, bahkan sang anak ingin mengganti ibunya. Ketika suami dan putranya memilih menghabiskan malam tahun baru bersama wanita lain, Chloe akhirnya menyerah. Menyadari perjuangannya sia-sia, ia memutuskan untuk melepaskan keluarga yang tidak pernah menganggapnya berharga dan memilih jalan perceraian.

Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku Bab 1

Malam tahun baru, saat suaminya membawa anak mereka menemani sang cinta pertama menonton kembang api, Chloe akhirnya memutuskan untuk bercerai.

Lima tahun pernikahan, semua orang selalu iri padanya. Punya suami yang terlihat begitu menyayanginya dan seorang anak laki-laki yang pintar dan menggemaskan. Namun, hanya dia yang tahu, suaminya tak pernah bisa melupakan cinta pertamanya.

Bahkan anak yang dia lahirkan dengan taruhan nyawa, kini tak sabar ingin mengganti ibu.

Chloe memilih merelakan mereka. Suami yang hatinya tak pernah bisa dia hangatkan dan anak yang tak lagi menganggapnya penting, semua itu akan dia lepaskan!

Prok ... prok ... prok ....

Suara kembang api dari luar jendela membuat Chloe tersadar. Dia mengelus surat perjanjian cerai di tangannya, mengambil pena, dan perlahan menandatangani namanya. Hari ini adalah malam tahun baru, tetapi suami dan anaknya tidak pulang.

Saat ini, suaminya, Luther, mengirim pesan.

[ Aku sedang menemani klien di luar. Aku suruh sekretaris jaga Raiden. Setelah makan, aku bawa dia lihat kembang api. Kamu tidur duluan saja, jangan tunggu kami. ]

Chloe menarik sudut bibir, menampilkan senyuman mengejek. Klien seperti apa yang ditemani Luther? Siapa yang menemaninya melihat kembang api bersama Raiden? Tanpa perlu bertanya atau mencari tahu, dia sangat yakin ayah dan anak itu sedang bersama Monica.

Chloe menatap foto keluarga besar yang tergantung di ruang tamu. Dalam foto itu, Luther menggendong Raiden, merangkul pinggangnya. Satu mencium pipinya, satu lagi mencium keningnya.

Mereka penuh dengan kebahagiaan. Raiden tertawa lepas, bahkan Luther yang biasanya selalu serius pun tampak hangat. Siapa pun yang melihat akan mengira mereka adalah keluarga bahagia.

Namun, sejak Monica kembali, semuanya berubah.

Saat kembang api meledak di langit, ponselnya bergetar. Sebuah video masuk. Dalam video, Monica merekam sosok belakang Luther dan Raiden, satu besar satu kecil. Cincin berlian di tangan Monica berkilau menyilaukan.

Ketiganya serempak berseru, "Selamat tahun baru!"

Pria itu menoleh, matanya penuh kelembutan. Dengan suara rendah, dia berkata kepada Monica, "Mulai sekarang, aku nggak akan pernah melewatkan tahun baru bersamamu lagi."

Kelembutan seperti ini tak pernah Chloe dapatkan. Bahkan di masa dua tahun penuh cinta mereka, saat merayakan ulang tahun pernikahan atau tahun baru, Luther hanya menempelkan kecupan hambar di keningnya disertai ucapan seadanya. "Terima kasih."

Chloe selalu merasa Luther seperti es yang tak pernah bisa dihangatkan. Baru setelah melihat Monica, dia tahu pria itu hanya menampilkan sisi hangatnya kepada Monica.

Chloe menutup video. Bersamaan dengan kembang api terakhir meredup, dia mengirim pesan kepada Luther.

[ Cepat pulang. Besok kita harus ziarah. ]

Ini akan menjadi terakhir kalinya dia berbakti kepada orang tua Luther. Sebulan lagi, mereka akan menjadi orang asing. Pernikahan konyol dan sepihak ini harus berakhir.

Tak tahu berapa lama, pintu depan terbuka. Luther tampak terkejut melihat Chloe masih duduk di ruang tamu. Matanya melirik meja makan yang penuh hidangan, tetapi wajahnya tetap datar.

"Tahun baru pun nggak bisa tenang, sial sekali." Sebuah suara nyaring memaki dengan kesal. Raiden masuk, sengaja menendang sepatunya hingga berserakan, langkah kakinya pun terdengar keras.

Chloe mengingatkan, "Sudah malam, jangan berisik."

Anak itu semakin marah dan berteriak, "Jangan ikut campur! Dasar nenek sihir!"

Tatapannya menuruni tangan kanan Chloe, lalu menampilkan ekspresi jijik. "Nenek sihir yang cuma punya tiga jari!"

Chloe refleks menarik tangan kanannya. Tangan yang kehilangan jari manis dan kelingking itu tampak bergetar hebat. Meskipun sudah bertekad meninggalkan mereka, kata-kata kejam anak itu tetap menghantam dadanya. Untuk sesaat, dia sulit bernapas.

Adapun Luther, dari awal sampai akhir, dia tak menghentikan. Dia membiarkan anak yang dikandung Chloe selama sembilan bulan dan yang dilahirkan dengan taruhan nyawa itu, menyerang dan menghina ibunya.

Brak! Raiden membanting pintu kamar dengan keras.

Baru saat itu, Luther berjalan masuk perlahan dan menegur, "Hari ini semua orang merayakan tahun baru dan bersenang-senang, siapa peduli soal suara? Kamu ini lebai. Pantas saja Raiden nggak suka kamu."

Chloe menampilkan senyuman dingin. "Gimana kalau ada orang di bawah sini yang sendirian di rumah dan ingin tidur lebih awal?"

Ucapannya mengingatkan Luther. Dia melirik sekilas meja penuh makanan, rasa bersalah sempat melintas di wajahnya.

Chloe melanjutkan dengan nada datar, "Soal Raiden, bukankah karena ada yang selalu menjelekkanku di depannya, mengajarinya untuk membenciku?"

Gerakan pria itu mendadak berhenti. Rasa bersalah seketika hilang, alisnya berkerut, suaranya tajam. "Maksudmu Monica? Aku sudah berniat baik pulang menemanimu, tapi begini balasanmu?"

Chloe memandang wajah marahnya, hanya merasa semua ini konyol. Tanpa berkata, dia berbalik, mengambil surat perjanjian cerai yang sudah ditandatanganinya, lalu masuk ke ruang baju yang menjadi kamar tidurnya.

Raiden melarangnya tinggal di kamar mana pun dan Luther membiarkannya begitu saja. Ruang kecil ini, tempat dia menyimpan pakaian, menjadi satu-satunya tempat yang aman baginya.

Saat pintu tertutup, terdengar suara piring pecah di luar. Chloe mengunci pintu dengan wajah datar, berpura-pura tak mendengar. Dia tidak akan memanjakan mereka lagi. Bagaimanapun, dia tak punya alasan untuk terus menoleransi orang asing.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Dua tahun menikah, Nadia Antika bertahan menghadapi hinaan ibu mertuanya karena cinta tulus Askara Brahma. Namun, kebahagiaan itu sirna saat suaminya berubah menjadi tertutup dan dingin. Nadia mulai mencium rahasia besar yang disembunyikan sang suami di balik perubahan sikapnya. Mampukah ia mengungkap kebenaran yang menyakitkan? Bagaimana reaksi Nadia saat mengetahui Askara ternyata menjalin hubungan terlarang dengan adik iparnya sendiri di rumah mereka?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Dikhianati oleh tunangan dan saudara angkatnya setelah kembali dari desa, Sabrina membalas dendam dengan mendekati paman sang mantan, Charles. Meski awalnya Charles menolak ikatan emosional setelah malam penuh gairah, Sabrina justru memancing harga dirinya hingga mereka terikat selamanya. Kini sebagai bibi mantan kekasihnya, Sabrina yang dianggap remeh ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan bahwa dia bukan sekadar pemburu harta, melainkan pemilik takhta sesungguhnya.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
El Zibrano Elemanus memberikan tawaran gila kepada Lea untuk menyusui putranya dengan imbalan kekayaan yang tak terbatas. Lea yang masih berstatus pelajar menolak keras karena merasa permintaan itu tidak masuk akal bagi gadis seusianya. Namun, El tidak menerima penolakan dan bersikeras bahwa ia bisa mewujudkannya melalui caranya sendiri. Di bawah tekanan sang bos mafia, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam masa depan dan harga dirinya.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan