Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sup Kecantikan

Sup Kecantikan

Lahir dengan fisik kurus dan berkulit gelap membuatku selalu dibanding-bandingkan dengan ibuku yang berparas menawan dan hidup tanpa beban. Sementara ibu dikagumi seluruh desa, aku justru harus bekerja keras di ladang sembari menghadapi perundungan dari anak-anak sekitar. Mereka menjulukiku pembawa sial yang ditakdirkan mati mengenaskan sebagai pengantin dewa gunung di kuilnya. Menolak pasrah pada nasib mengerikan tersebut, aku mengambil keputusan nekat untuk bertukar posisi secara rahasia dengan ibuku sendiri sebelum hari pernikahan itu tiba.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Aaa ... "

Aku melihat mata ibu yang dingin dan penuh kebencian menatapku tajam dari pintu.

"I ... ibu?"

Seluruh tubuhku merinding, keringat dingin mengalir di punggungku.

Ternyata ibu bangkit!

"Yolanda adalah pengantin dewa gunung, berani sekali kamu menyentuhnya?"

Satu kalimat darinya langsung membuat ayah terdiam. Dengan canggung, dia berusaha memberikan alasan, "Aku hanya mau mengajarinya ... "

Ibu menatapnya dengan dingin, lalu bergegas ke arahku dan mulai memakiku. Dia menyebutku tak tahu malu, menuduhku menggoda suaminya.

Sambil terus memaki, dia mulai mencengkeram dan memukulku.

Aku membuka mulut, ingin membela diri, ingin melepaskan diri, tapi tubuhku terasa lemas tak bertenaga.

"Anak jelek sepertimu, berani-beraninya berebut suami denganku? Dasar anak durhaka! Kalau kamu kehilangan keperawanan dan gagal menjadi pengantin dewa gunung, aku yang akan mati!"

Cerita mengerikan tentang dewa gunung terus terlintas di pikiranku, membuatku gemetar ketakutan.

"Jadi ... aku harus mati?"

Ibu menyeringai sinis, "Tentu saja! Kamu itu pembawa sial! Seharusnya kamu nggak pernah lahir ke dunia ini!"

"Tapi, tak lama lagi ... kalau kamu menikah dengan dewa gunung, aku baru benar-benar hidup kembali ... "

Nenek panik, mulutnya yang keriput berkedut saat dia membentak ibu.

"Dasar perempuan sial, jangan bicara sembarangan! Jangan menakut-nakuti anak!"

Ayah dengan paksa membawa ibu kembali ke kamarnya. Tak lama kemudian, terdengar jeritan tajam yang menusuk telinga.

Aku kesakitan dan ketakutan, tubuhku gemetar dalam pelukan nenek.

"Nenek, aku masih kecil ... aku ... aku nggak mau menikah dengan dewa gunung, aku nggak rela tinggalin kalian ... "

Nenek tersenyum menenangkanku.

"Jangan dengarkan ibumu, menikah dengan dewa gunung itu sebuah berkah! Banyak yang menginginkannya, tapi hanya kamu yang terpilih!"

"Yolanda yang paling cantik, hanya kamu yang bisa menarik hati dewa gunung!"

Aku berpikir, ibu jauh lebih cantik dariku. Jika menikahi dewa gunung itu suatu kehormatan, kenapa ayah tidak mengorbankan ibu saja?

Tapi, aku tak berani mengatakannya.

"Aku nggak cantik ... ibu bilang aku anak jelek ... "

Tiba-tiba, ayah keluar dari kamar ibu. Wajahnya berlumuran darah. Dengan ekspresi aneh, dia melemparkan sepotong daging di hadapanku dan berkata dengan senyuman menyeramkan,

"Kamu akan menjadi lebih cantik dari ibumu!"

Apa?

Tubuhku gemetar, aku menggeleng keras.

"Aku nggak mau ... "

Nenek berusaha menenangkan, "Ayahmu hanya bercanda! Jangan takut, nak ... "

Tak lama kemudian, aku melihat ibu berdiri di ambang pintu, tak terluka sedikit pun. Dia menatapku dengan penuh kemenangan, seakan ingin mengatakan bahwa aku tidak akan bisa lari dari takdirku sebagai pengantin dewa gunung.

Setelah mandi, nenek membawakanku semangkuk sup daging.

Katanya, ini adalah sup kecantikan. Jika aku meminumnya, aku akan menjadi secantik ibu.

Aroma sup itu aneh, membuat perutku terasa mual.

Namun, aku ingin menjadi cantik!

Ibu mendapatkan hidupnya yang nyaman hanya karena kecantikannya ...

Sup itu benar-benar menjijikkan. Tak ada garam sama sekali, hanya rempah-rempah dan obat-obatan aneh. Aku menutup hidung dan menelannya, nyaris muntah.

Namun, yang membuatku senang adalah ternyata nenek tak berbohong.

Dalam beberapa hari, setelah rutin meminum sup kecantikan, kulitku semakin putih dan lembut. Tubuhku bertambah tinggi dengan cepat.

Dadaku pun mulai berkembang, membesar seperti balon yang ditiup.

Baik wajah maupun tubuhku, perbedaannya hampir tak terlihat. Aku bahkan tak bisa membedakan siapa yang ada di cermin, aku atau ibu.

Saat ayah memandikanku, tatapannya semakin liar, napasnya terasa berat.

Setiap kali itu terjadi, ibu akan muncul dengan wajah muram.

"Yolanda itu pengantin dewa gunung, kamu berani sentuh dia?"

Suatu hari, ayah tak bisa menahan diri lagi.

Ibu mengamuk seperti orang gila, menerjangnya hingga mereka bergumul sengit.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 3 Sayap Pelindungku
9.0
Lauren, bungsu keluarga Torres yang sakit-sakitan, kembali dari Gereja Mistik setelah empat tahun. Awalnya, ketiga kakaknya menolak kehadirannya dengan sinis. Namun, suasana berubah drastis saat pesta ulang tahunnya. Ternyata, Lauren memiliki kemampuan meramal masa depan. Ia menyelamatkan nyawa kakak sulungnya, mencegah kebangkrutan kakak keduanya, dan mendeteksi penyakit kakak ketiganya. Kini, para kakak yang dulu membencinya justru menjadi pelindung setia bagi Lauren.
Sampul Novel Dokter Iblis Yang Tak Tertandingi
9.4
Pasca kematian gurunya, Zhao Erhu menerima wasiat terakhir yang sangat mengejutkan. Ia diperintahkan turun gunung untuk menemui tujuh kakak perempuan seperguruannya. Tugasnya bukan sekadar mencari mereka, melainkan harus meniduri ketujuh wanita tersebut. Instruksi aneh ini membuat semua orang tercengang, namun sang guru menegaskan bahwa ini adalah misi penyelamatan nyawa. Tanpa melakukan hubungan intim itu, nyawa kakak-kakaknya akan berada dalam bahaya besar.
Sampul Novel Hamil Anak Genderuwo
8.5
Pasca suaminya terkena PHK, Esmeralda terpaksa memulai hidup baru di kampung halaman pasangan hidupnya tersebut. Namun, kepindahan ini justru membawanya pada serangkaian penampakan sosok Genderuwo yang mengerikan. Di tengah penantian panjang akan hadirnya buah hati, Esmeralda akhirnya dinyatakan mengandung anak pertama. Sayangnya, kebahagiaan itu tertutup awan gelap saat ia menyadari ada kejanggalan besar yang menyelimuti janin di rahimnya.
Sampul Novel Immortal and The Beast
9.1
Pasca perang berdarah 100.000 tahun silam, Theodore bangkit melalui mantra kuno. Namun, alih-alih pulih dalam 10.000 tahun, roh sang Immortal justru terbangun di masa depan dalam tubuh pemuda lemah yang sering dirundung. Di dunia yang kini terancam monster, ia bertekad menjadi Hunter, pahlawan pembasmi makhluk buas. Meski raga barunya rapuh, pengalaman tempur dari masa lalu akan membantunya menaklukkan tantangan demi mengubah nasib malang sang pemilik tubuh.
Sampul Novel Kaum Terakhir (Pembalasan Dendam)
8.8
Dunia menuntut pemusnahan total kaum kegelapan demi kedamaian abadi. Di tengah kerumunan yang haus darah, seorang gadis terbelenggu rantai menghadapi kebencian massa yang menginginkan kematiannya segera. Sorak-sorai penuh amarah terus mendesak agar nyawanya dilenyapkan tanpa sisa. Namun, saat eksekusi tampak tak terelakkan, sebuah teriakan tegas memecah suasana. Sosok penyelamat muncul membela sang ratu, mengubah takdir tragis yang semula sudah di depan mata.
Sampul Novel Pendekar Petualang Cinta
8.9
Anjasmara, putra selir Kerajaan Galuh, berkelana sebagai pendekar tampan demi mencari jodoh atas mandat ibunya. Ia harus menemukan wanita yang sulit ditaklukkan sebagai pasangan sejati. Namun, pesonanya justru membuat banyak gadis terpikat. Di tengah pencarian cinta, ia terjebak konflik dunia persilatan yang mengancam nyawa sekaligus mengasah kekuatannya. Mampukah ia menemukan belahan jiwa sambil menghadapi tantangan besar di jagat persilatan?