Sampul Novel Suamiku, Bukan Suamiku!

Suamiku, Bukan Suamiku!

8.6 / 10.0
Dalam novel misteri Suamiku, Bukan Suamiku!, seorang wanita dilingkupi ketakutan saat menyadari pria di rumahnya mungkin bukan suaminya. Situasi makin ganjil setelah ia menerima pesan peringatan dari nomor suaminya sendiri. Baca novel online ini untuk mengungkap misteri identitas yang mencekam.
Ringkasan Suamiku, Bukan Suamiku!
Seorang wanita dilingkupi rasa takut saat menatap sosok di hadapannya yang berwajah persis seperti suaminya. Ketakutannya memuncak ketika sebuah pesan misterius masuk, memperingatkan bahwa pria di depannya itu bukanlah suaminya yang asli. Hal yang paling mengerikan adalah pesan peringatan tersebut dikirim langsung dari nomor kontak suaminya sendiri. Di tengah situasi ganjil ini, ia didera kebingungan besar mengenai siapakah sosok sebenarnya yang harus ia percayai.
Baca Selengkapnya

Suamiku, Bukan Suamiku! Bab 1

Aku menatap pria di depanku yang wajahnya persis dengan suamiku. Aku takut sekali.

Aku mendapat pesan aneh.

[ Dia bukan suamimu! ]

Padahal, yang mengirim pesan kepadaku adalah nomor suamiku!

Siapa yang seharusnya kupercayai?

Pesan

[ Jangan ke bank! Kamu bisa mati! Cepat kabur! Dia bukan suamimu! ]

Aku menatap pesan yang tiba-tiba kuterima. Hatiku terasa dingin. Lenganku tidak sengaja menarik penyuara telingaku hingga membuatnya terlepas.

Ketakutan sontak meliputi seluruh hatiku. Ini karena orang yang mengirim pesan adalah suamiku, Jeffrey. Namun, Jeffrey jelas-jelas berada di rumah. Kalau Jeffrey bukan suamiku, siapa dia?

[ Siapa kamu? Kenapa bicara begitu? ]

Saat ini, pintu kamar dibuka seseorang. Jeffrey menyerbu masuk dengan wajah merah dan pakaian berantakan. Ekspresinya dipenuhi kecemasan.

Aku buru-buru menyimpan ponselku. Ketika mengingat pesan di ponsel dan menatap wajah panik Jeffrey, aku merasa sangat gelisah.

"Ada apa?" Aku benar-benar takut, tetapi tetap berpura-pura tenang.

"Ponselku hilang. Kamu lihat nggak?" tanya Jeffrey.

Aku segera menggeleng, merasa makin heran. Baik itu paras ataupun suara pria di depanku, semua persis Jeffrey. Dia jelas-jelas suamiku! Apa mungkin ada yang mengambil ponselnya dan menipuku? Keterlaluan sekali!

Jeffrey menggaruk kepalanya. "Berarti jatuh di suatu tempat. Kalau ada yang meneleponmu atau mengirim pesan aneh, jangan percaya."

Aku mengangguk, tetapi tetap merasa heran. Bagaimanapun, hanya keluarga kami yang tahu besok akan ke bank. Orang luar tidak mungkin tahu. Apalagi, kami tidak membahas soal bank di pesan.

Mungkin saja, keluarga Jeffrey yang mengambil ponselnya dan ingin menjahiliku. Makanya, Jeffrey langsung masuk setelah aku menerima pesan aneh itu dan berpesan kepadaku untuk tidak percaya apa pun.

Namun, apakah faktanya seperti ini? Apa benar ini hanya kejahilan seseorang? Aku tidak percaya sepenuhnya.

Jeffrey duduk di pinggir ranjang sambil mengelus kepalaku. "Kamu sudah ingat kejadian dulu?"

Aku mencoba berpikir, lalu akhirnya menggeleng dengan putus asa. "Aku sudah hilang ingatan satu tahun. Seharusnya nggak bakal pulih lagi, 'kan?"

Jeffrey menghiburku sesaat. Ketika melihat tidak ada kejanggalan dariku, dia baru pergi. Aku diam-diam mengeluarkan ponselku untuk mengirim pesan ke nomor suamiku.

Namun, tidak peduli apa yang kutanyakan, tidak ada balasan apa pun lagi. Aku memegang ponsel dengan erat, memikirkan siapa yang mengirim pesan kepadaku.

Total hanya ada empat orang di rumah. Selain aku dan Jeffrey, masih ada kedua adik Jeffrey, yaitu Jackson dan Sarah. Mereka tinggal di ruang bawah tanah dan loteng. Karakter mereka sangat aneh, makanya aku jarang sekali bicara dengan mereka.

Segera, aku menyingkirkan kecurigaanku dari mereka berdua. Dengan sikap aneh mereka, mereka tidak mungkin menjahiliku seperti ini.

Apa mungkin suamiku benar-benar diculik? Namun, kenapa dia tidak lapor polisi kalau punya ponsel? Aku mengernyit merenungkan misteri ini. Rasanya aneh sekali!

Aku bergumam, "Apa aku lapor polisi dulu saja?"

Tentu bagus kalau ini cuma kejahilan seseorang. Namun, jika sesuatu benar-benar terjadi, setidaknya aku bisa menyelamatkan nyawa dengan lapor polisi.

Ketika aku hendak melapor polisi, tiba-tiba masuk pesan lagi.

[ Aku bukan suamimu, tapi orang terdekatmu. Masalah ini sangat aneh. Aku takut kamu nggak bakal percaya setelah mendengarnya. Percaya padaku, jangan lapor polisi. Pura-pura bodoh saja dan pergi ke bank dulu. ]

Keringat dingin sontak bercucuran. Orang tuaku meninggal satu tahun lalu. Selain Jeffrey, tidak ada yang lebih dekat denganku lagi.

Anehnya, bagaimana bisa orang yang mengirim pesan kepadaku ini tahu aku ingin menelepon polisi? Apa mungkin dia penguntit yang mencuri ponsel suamiku, lalu sedang mengawasiku di sekitar? Dia juga bisa membaca pikiran orang?

Pemikiran ini membanjiri benakku. Aku turun dari ranjang dengan gelisah, lalu berniat mengangkat tirai. Namun, saat melihat bayanganku sendiri di tirai, tiba-tiba muncul pemikiran yang sangat tidak masuk akal di benakku.

Sekujur tubuhku sontak terasa dingin. Orang yang paling dekat denganku? Apa mungkin orang itu ... adalah aku sendiri?

Punggungku bercucuran keringat dingin. Kakiku sampai melemas karena pemikiran ini. Aku berlutut dan terengah-engah, seperti baru mengalami kejadian yang membuatku syok berat.

Ini tidak mungkin! Bagaimana bisa peristiwa supernatural seperti ini terjadi padaku? Saat berikutnya, isi pesan yang kuterima makin mengejutkanku.

[ Jangan makan obat malam ini. Obat itu bisa membiusmu! ]

Obat? Orang ini sampai tahu aku bakal makan obat malam ini?

[ Sebenarnya siapa kamu? ]

Aku menatap ponselku dengan gelisah, tetapi tidak ada balasan lagi.

Malam hari, Jeffrey masuk dengan membawa obat dan air. "Sayang, ayo makan obat."

Aku menatap obat berwarna putih itu dengan perasaan kecewa. Biasanya obatku berbentuk kapsul. Kenapa hari ini malah pil?

"Kok ganti obat?"

"Ini obat baru dari dokter."

Aku menatap wajah Jeffrey yang tidak menunjukkan kejanggalan apa pun. Aku tidak tahu siapa sebenarnya pria di hadapanku ini, jadi memutuskan untuk mengelabuinya.

Aku pura-pura memasukkan obat ke mulutku, padahal sebenarnya aku mengapit obat itu di jariku. Teknik sulap ini kupelajari dari internet dulu. Dulu aku merasa seru. Siapa sangka, malah berguna sekarang.

Jeffrey tidak menyadari apa pun. Aku bisa melihat senyuman bangga pada wajahnya. Kemudian, aku pura-pura pusing dan bersandar di ranjang dengan lemas. Kedua mataku menatap dinding di depan, berusaha untuk tidak memejamkan mata.

Jeffrey mengira efek obat itu telah bekerja. Dia mendekatiku dan bertanya, "Poppy, di mana kamu sembunyikan kartu bank yang dikasih Bibi? Apa kode sandinya?"

Aku terkesiap dan teringat pada pesan yang kuterima. Aku tidak menduga Jeffrey akan memberiku obat seperti itu. Aku kira hal seperti ini hanya ada di film.

Selain itu, orang yang mengirimku pesan benar-benar bisa memprediksi masa depan! Kini, aku makin yakin yang mengirimku pesan adalah aku di masa depan!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Suamiku, Bukan Suamiku!

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua.
8.2
Kehidupan Nisa hancur seketika saat melihat Damar, suaminya, bermesraan dengan wanita lain. Terungkap fakta pahit bahwa Damar telah memiliki istri pertama sebelum menikahinya. Alasan Damar enggan menyentuh Nisa karena statusnya yang masih mahasiswi hanyalah kebohongan belaka. Meski dikhianati secara keji, Damar tetap bersikeras menolak perceraian. Kini Nisa terjebak dalam dilema besar, haruskah ia bertahan dalam pernikahan yang penuh kepalsuan ini?
Sampul Novel Be My Husband
8.1
Bagi Kiran Naomi Tanaka, misi hidupnya hanyalah satu: menjadikan Evan Davaro Saga sebagai suaminya. Sejak pertemuan pertama mereka, Kiran bertekad menaklukkan hati pria dingin yang merupakan anak sahabat ayahnya itu. Namun, Evan yang gila kerja terus bersikap acuh, bahkan menyuruh Kiran fokus belajar matematika daripada membicarakan pernikahan. Di tengah perbedaan usia yang kontras, mampukah kegigihan Kiran meluluhkan Evan, ataukah ia hanya akan berakhir patah hati?
Sampul Novel CEO LEBAY
8.3
Richard tewas setelah gagal bersaing memperebutkan Claudia. Di akhirat, ia memprotes ketidakadilan nasibnya hingga Tuhan memberinya kesempatan hidup kedua. Berkat doa tulus seorang gadis, Richard bangkit dengan memori masa lalu yang luar biasa. Kini ia menguasai berbagai bahasa dan seni, serta tahu letak harta karun tersembunyi. Sambil mengejar Claudia dengan kekayaan barunya, Richard mulai ragu apakah obsesinya itu benar atau ada cinta lain yang lebih tulus.
Sampul Novel Di Bawah Langit London
9.7
Karina, manajer hotel asal Indonesia, harus berangkat ke London demi memimpin renovasi properti keluarga. Di sana, ia berhadapan dengan Henry, arsitek Inggris berwatak keras kepala. Hubungan mereka kian rumit setelah terungkap bahwa Henry adalah pria yang dijodohkan dengannya. Meski awalnya bersikap dingin, benih cinta perlahan tumbuh di bawah langit London. Kini, mereka harus memilih antara mengikuti perasaan atau tunduk pada tuntutan besar keluarga.
Sampul Novel Godaan yang Terlalu Memikat
7.8
Demi melindungi dan mendapatkan kembali putranya, seorang janda beranak dua nekat merayu pria baik hati meski harus menanggung risiko besar. Ia sadar tindakan liciknya memperalat cinta pria tersebut sangatlah egois. Baginya, menjadi ibu yang baik jauh lebih penting daripada menjadi wanita berhati emas. Ia pun meminta sang pria untuk membenci dan melupakannya, karena mengakhiri hubungan asing ini adalah jalan terbaik bagi mereka untuk tetap bertahan hidup.
Sampul Novel Nona Hujan, Cobalah Diriku!
8.4
Akibat dosa masa lalu, Kerajaan Meng didera kekeringan hebat selama puluhan tahun. Di tengah penderitaan rakyat, Putra Mahkota Li Yun Zhu mencari cara menyelamatkan negerinya. Harapan muncul pada sosok Su Yu Er dari Suku Chang'o yang konon mampu mendatangkan hujan. Namun, Yun Zhu terjebak dilema besar. Ia harus memohon bantuan kepada keturunan bangsa yang pernah dibantai keluarganya sendiri. Akankah dendam lama menghalangi keselamatan seluruh kerajaan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan