Sampul Novel Sorry cause I Love You

Sorry cause I Love You

8.0 / 10.0
Jack adalah CEO arogan di Mexico City yang tak sengaja jatuh hati pada Ammy, gadis pemberontak yang berani menentangnya. Saat cinta mereka kian dalam, rahasia kelam Hans Ferdinand terungkap. Jack ternyata hanya alat balas dendam terhadap Bob Martin, ayah kandungnya. Kini Jack dan Ammy menghadapi kenyataan pahit bahwa mereka diduga saudara kembar yang sengaja dipisahkan. Di tengah konflik keluarga ini, mampukah mereka tetap bersama meski takdir melarangnya?

Sorry cause I Love You Bab 1

Mexico City 28 tahun yang lalu.

Lelaki berusia sekitar empat puluh tahun itu berbicara dingin dengan telepon genggam menempel di telinga, sementara tangannya masih asyik mengarahkan rokok ke mulutnya, menyesapnya kuat lalu membumbungkan asap putih tipis.

"Bagaimana, Miguel?"

"Mereka mendapatkan anggota keluarga baru seperti yang Anda perkirakan, Tuan. Sepasang kembar, putra dan putri," jawab lelaki muda berjas sneli itu di ujung saluran telepon.

"Lalu apa yang harus saya lakukan, Tuan? Apa rencana Anda selanjutnya?" imbuhnya.

"Menarik sekali, sangat menarik! Kupikir Dewi Fortuna sedang menaungiku." Lelaki itu tersenyum miring.

"Aku menginginkan anak laki- laki itu, bawa dia padaku. Ingat Miguel, lakukan dengan bersih! Jangan ada jejak! atau kepalamu akan kulubangi dengan tanganku sendiri," lanjutnya. Ia mengusap senjata api yang tersimpan di sebuah kotak, membuka penutupnya kemudian mengangkat dan memperhatikannya sebelum akhirnya meletakkan kembali.

"Ya, Tuan. Anda bisa mengandalkan saya."

Laki-laki itu tersenyum curang, mengepalkan tangannya kuat-kuat hingga memutihkan buku jarinya.

Kau akan membayar lebih dari yang kau perkirakan, Bob. Kau mungkin tidak menyadari bagaimana aku mendepakmu dari hospital yang dulu adalah simbol kejayaanmu. Tapi, lihat sekarang! dengan mudah aku mendapatkannya. Dan aku telah menyiapkan kejutan yang lebih fantastis untukmu di masa mendatang. Aku tidak sabar menunggu saat itu, Berengsek!

______

Jack memasuki ruangan Davee, Meskipun Ia menduduki tempat terpenting di National Company, dia tetaplah sosok yang suka bertindak sesuka hati. Kadang malah sengaja membebankan beberapa pekerjaan pada Davee dengan penuh intimidasi. Jack tak terlalu berminat mengurus perusahaan, tapi sang ayah yang diktator itu selalu memaksanya. Pun, ia tahu, Davee memiliki dedikasi yang tinggi pada perusahaan, dan dia tidak akan berkhianat sebab ayahnya telah banyak berkontribusi di setiap aspek perekonomiannya.

"Hai, Jack! Perkenalkan, Ini sekretaris baru di kantor kita, sekretarisku," kata Davee seraya memperkenalkan seorang wanita muda di sampingnya.

"Ammy Lawrence." Wanita itu mengulurkan tangannya.

Jack menyambut uluran tangan si gadis jelita. Memandanginya dengan tatapan misterius yang khas, untuk beberapa saat lamanya ia menahan telapak gadis itu dalam jabatan tangannya. Menyunggingkan senyum memesona yang selalu menjadi damba para wanita. Mengerling nakal baru akhirnya melepaskan tangan sekretaris cantik itu.

"Kau tak cocok jadi sekretaris, mau pekerjaan yang lebih mudah? Misalnya menjadi wanitaku? Kulihat kau sangat menarik." Jack berdecak, memperhatikan lekuk tubuh Ammy dari ujung kepala hingga ujung kaki. Ia bersiul lalu melipat kedua tangannya di depan dada. Tatapannya yang mesum membuat Ammy sedikit kurang nyaman.

Ammy memandang Davee dengan tatapan heran. Nyaris tak percaya bahwa laki-laki tanpa attitude itu adalah sang CEO di perusahaan sekeren National Company.

"Sepertinya bos kita salah makan obat, Davee. Punya banyak harta tapi mulutnya seperti recehan. Tak berharga,” olok Ammy sarkas. Mentang-mentang pegawai baru dia pikir gadis itu akan takut padanya? Jangan harap.

“Davee? Kau memanggilnya Davee saja?” Ia menggaruk pelipis, bertanya-tanya sebenarnya mereka sedekat apa, sampai-sampai di kantor pun tak ada sapaan formal.

Jack menyugar rambut ke belakang, satu tangan lain memilih berkacak pinggang. mengukir senyum mengejek lalu berkata, "oke, kusimpulkan kau calon pacarnya Davee. Tapi, kau telah berani mengatai mulutku recehan. Jika kau kupecat, kupastikan kau tidak akan diterima di perusahaan mana pun … ” Ia menggantung kalimatnya sejenak. Beralih kepada pria di samping Ammy dan menatapnya tajam. “Jadi, kuharap Davee, ajari dia agar jangan coba-coba mencari masalah denganku!" Matanya mengarah pada Ammy sinis, sementara gadis itu memilih membuang wajah.

"Menyebalkan, apakah orang kaya memang begitu?" gerutunya dalam hati.

"Tapi, jujur sekretarismu menarik, Davee. Tanyakan padanya apakah dia mau menemaniku malam ini, aku akan bawa dia ke hotel The Graham's Kingdom jika dia mau. Aku ingin tahu, berapa lama kucing liar seperti dia mampu mendesah di bawahku. Oh, kau tak perlu khawatir, dia baru calon pacarmu, ‘kan? Nanti kuganti dengan selusin wanita yang lebih ... Shhhh, menggoda!" Ia mendesis nakal, melepaskan jasnya lalu menyampirkannya di sisi kiri pundak dan berlalu tanpa permisi.

"Apakah bos kita waras? Sepertinya dia kurang satu ons," gumam Ammy dengan ekspresi mengerucutkan bibir karena kesal.

"Sebaiknya jangan berurusan dengannya kecuali masalah pekerjaan, aku tahu dia menarik. Tapi, di balik pesonanya dia berbahaya, jangan sampai kau jatuh cinta padanya. Karena kau pasti akan terluka. Kupastikan itu.” Davee menatap Ammy serius. Seolah menegaskan bahwa peringatannya bukan main-main.

"Apa dia memang seburuk itu? Sayang sekali, padahal dia sangat tampan, dan aku suka matanya." Ia menjeda kalimatnya sejenak, “maksudku, dia punya mata yang indah,” tukasnya memperbaiki ucapan.

"Hu um, Harta dan rupa memang menjadi daya magnet yang luar biasa, Ammy. Dia bisa membeli wanita mana pun. Siapa yang akan menolak pesona Jack Williams Graham? Kurasa tidak akan ada. Bahkan gadis yang baru saja kuperingatkan mengakui kalau dia menyukai matanya," sindir Davee.

"Hei, aku hanya bilang suka matanya, lagi pula tak ada alasan untuk menyukai kepribadian arogan semacam itu, kecuali jika bisa menjadikannya makhluk jinak. Orang bilang, cinta bisa mengubah segalanya, 'kan?" Ia tersenyum simpul sembari bergerak impulsif.

"Kau tahu, kurasa jika Jack itu sempurna tapi minus attitude, ada opsi lain yang lebih menarik," ucapnya.

"Lebih menarik?" Dahi Ammy mengernyit.

Davee mengedikkan bahu. "Kita sudah kenal lama, Am. Mungkin Davee Alejandro Graham juga bisa jadi opsi kedua. Ayolah, keluarga Graham itu terbentuk dari gen sempurna. Katakan aku tampan!" ucapnya jenaka.

"Jika Jack Wiliams Graham lebih menantang untuk dijinakkan, sepertinya Davee akan kalah saing." Ammy terkekeh, menggoda Davee si pekerja keras itu ternyata cukup menghibur kebosanannya.

“Aku tahu dia lebih kaya-raya, tapi aku bagian dari keluarga itu. Aku tampan dan tidak pernah mempermainkan wanita mana pun meski aku tahu aku bisa. Itulah yang membuat aku lebih unggul darinya, Nona. Jadi sepertinya akan lebih baik jika kau naksir saja padaku! Itu lebih meminimalisir kemungkinan patah hati, hahaha ....” Ia berjalan sambil tertawa kecil, menuju meja Ammy lalu menyodorkan beberapa berkas.

"Sudah cukup waktu bercandanya, Nona. Kembali bekerja! Ada beberapa berkas yang harus kau revisi. Aku mau semuanya tersusun dengan rapi, ada pertemuan penting besok dan semua harus beres hari ini juga."

***

Menduduki single chair di penthousenya sambil memandangi hamparan perkotaan dari jendela kaca, gedung-gedung pencakar langit menghiasi hamparan kota Meksiko. jemarinya masih bermain-main dengan pemantik berwarna silver di genggamannya. Menikmati senja dengan caranya sendiri. Setidaknya seiring waktu ia dapat menyembuhkan lukanya karena kehilangan Meghan.

Seorang pria berpakaian serba hitam menghampirinya, dengan raut wajah segan dan sikap hormat ia menghadap pada pria tua itu.

"Anda memanggil saya, Tuan?" ucapnya formal.

Pria itu mengamati jam tangan yang melingkar di pergelangannya. membuka kacamatanya lalu berujar, "kau terlambat hampir sepuluh menit!"

"Maafkan saya, Tuan Besar. Ada insiden kecil di mana saya tadi hampir menabrak pejalan kaki,” tukasnya dengan aksen spanyol yang kental.

"Apa peduliku? Kalau saja menabrak pejalan kaki itu tak membuatmu terlambat, aku lebih senang kau menabraknya!" Ia memicingkan mata, kemudian kembali bersuara, "bagaimana dengan tugasmu?" Kedua kakinya dinaikkan ke atas meja, kemudian meletakkan punggung pada sandaran kursi.

Dahi Felicio mengernyit, dia baru terlambat delapan menit saja dan si tua itu sudah mengomel. Untungnya dia adalah pria kaya yang menjadi ladang penghasilannya. Jika tidak, mungkin Felicio sudah gemas dan ingin menyumbat mulut si tua itu dengan kaos kaki.

"Saya sudah mengatur pertemuan mereka dengan baik, gadis itu sudah bergabung di perusahaan Anda, Tuan Hans. Tinggal bagaimana membuat tuan muda Jack terkesan padanya. Tuan muda orang yang tak suka ditolak, gadis itu tampaknya memiliki karakter keras kepala dan berani. Saya akan usahakan agar tuan muda Jack banyak berinteraksi dengan gadis itu.”

“Good, bagaimana prediksimu mengenai misi kita?”

“Delapan puluh persen akan berhasil, Tuan. Saya rasa mudah sekali membuat tuan muda masuk ke dalam pusaran permainan kita, gadis itu cantik dan pintar. Dengan kepribadian tuan muda yang tak suka ditentang, saya yakin gadis itu sempurna sebagai umpan."

"Optimismemu perlu kuapresiasi. Kau sudah memastikan semuanya berjalan mulus? Ah, aku tidak suka kegagalan!" tuntutnya.

"Saya sudah menggali informasi mengenai gadis itu, Tuan. Jadi, prediksi saya tidak mungkin keliru, dan saya juga telah mempelajari seperti apa karakter tuan muda, mencari hal apa yang menarik di matanya. Dan secara alami, gadis itu memang memenuhi kriterianya. Lagi pula menurut yang saya pelajari, genetik kembar itu memiliki keterikatan dan cinta yang kuat," pungkas Felicio percaya diri.

"Aku suka cara bekerjamu, awasi mereka. Pastikan mereka bisa saling menyukai, kita sudah tahu arah kutub magnetnya, tinggal mendekatkan saja supaya mereka bisa tarik menarik.”

Pria itu mengenakan kembali kacamatanya, menyalakan pemantik lalu menyulut sebatang rokok yang terselip di tangannya. Setelah menikmati sesapan asap pertama, ia mengibaskan tangan. Memberi isyarat supaya anak buahnya lekas pergi.

 Kepulan asap rokok meninggalkan partikel kecil menguap di udara. Menghadirkan kembali memori rasa sakit yang mencabik di dadanya. Mengingat satu nama yang membuat darahnya mendidih. Bob Martin.

"Permainan telah dimulai.”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Sorry cause I Love You

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru mengusirnya dari mobil demi mengangkat telepon mantan kekasihnya, Rosalie Harris. Laurence terus merendahkan Josie dan yakin istrinya takkan sanggup pergi. Dia tidak menyadari bahwa pengabaian berulang ini telah mencapai batasnya. Di balik layar, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie untuk segera berpisah dan meninggalkan negara ini selamanya.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.6
Hari pernikahan yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk. Secara sepihak, orang tua dan tunanganku memutuskan untuk mengganti posisi mempelai wanita dengan kakak kandungku yang sedang sakit keras. Karena aku menolak mentah-mentah keputusan tidak adil ini, mereka tega mengikatku di dalam rumah agar pernikahan tetap berjalan tanpa hambatan. Namun, kemalangan tidak berhenti di situ. Saat mereka pergi merayakan pesta, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawaku dengan kejam. Ketika keluargaku akhirnya kembali untuk melepaskanku, mereka hanya mendapati jasadku yang telah membusuk.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi menjaga martabat ibu angkatnya. Namun, kesalahpahaman besar membuat Alex membencinya hingga bersikap kasar. Gadis tidak tinggal diam menghadapi perlakuan tersebut, sambil tetap menyembunyikan rahasia besar mengenai jati diri aslinya. Akankah Alex berhasil mengungkap misteri yang tersimpan rapat itu? Ikuti kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka yang kini tersedia secara lengkap di Bakisah.
Sampul Novel P. S. I LOVE YOU
8.5
Cyra Alesha, mahasiswi cantik berusia dua puluh tahun, harus berjuang di kota besar dengan bekerja paruh waktu. Namun, hidupnya berubah menjadi mimpi buruk saat ia terjebak kesalahpahaman dengan Felix Domil. CEO muda yang kejam itu tega menginjak harga diri Cyra dan menyeretnya ke dalam penderitaan. Meski disiksa oleh kekejaman sang pewaris tunggal, Cyra justru terjebak dalam pesonanya. Mampukah ia bertahan atau justru memilih berontak demi membebaskan diri?
Sampul Novel SCANDAL WITH PRIVATE DOCTOR
8.3
Eliza terjebak dalam pernikahan toksik dengan Karan, pria yang hanya memanfaatkannya demi pemuasan nafsu. Malam pertama yang seharusnya indah berubah menjadi trauma mendalam hingga mengganggu kesehatan mentalnya. Keadaan kian memburuk saat Karan berselingkuh dengan banyak wanita lain. Di tengah penderitaan itu, Eliza bertemu Sean, dokter tampan sekaligus teman baiknya. Kehadiran Sean tidak hanya memulihkan luka batinnya, tapi juga menjadi sosok sandaran hati yang baru.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan