Sampul Novel Saat Cinta Menyerah

Saat Cinta Menyerah

9.3 / 10.0
Di hari ulang tahun pernikahan ketiga dalam novel romantis miliarder Saat Cinta Menyerah, sang istri harus menghadapi kenyataan pahit. Suaminya, Zayn Evander, terang-terangan pamer kemesraan dengan Selena Vireya di media sosial. Baca novel online ini untuk mengikuti konflik rumah tangga mereka.
Ringkasan Saat Cinta Menyerah
Pernikahan yang seharusnya penuh kebahagiaan justru berubah menjadi badai nestapa. Tepat pada hari ulang tahun pernikahan yang ketiga, sang istri harus menelan pil pahit. Zayn Evander, suaminya sendiri, tidak lagi menyembunyikan hubungannya dengan wanita lain. Lewat jagat maya, Selena Vireya, perempuan yang secara terang-terangan dicintai oleh Zayn, tanpa ragu memamerkan kemesraan mereka berdua di media sosial, menghancurkan sisa-sisa harapan dalam rumah tangga yang retak ini.
Baca Selengkapnya

Saat Cinta Menyerah Bab 1

Tepat di hari ulang tahun pernikahan kami yang ketiga, Selena Vireya yang cinta terang-terangan suamiku, Zayn Evander, kini pamer kemesraan di media sosial.

Tepat di hari ulang tahun pernikahan kami yang ketiga, Selena Vireya, yang diam-diam mencintai suamiku, mengunggah status di media sosial:

[Dunia ini seharusnya tak membuatku sebahagia ini… sampai kamu datang.]

Saat siaran live berlangsung, Selena berada dalam dekapan seorang pria. Tangan pria itu menyelimuti tangannya, tepat di atas dadanya.

Pria itu tak menampakkan wajahnya, tapi suara itu jelas suara Zayn Evander.

[Andai saja kamu bisa selalu ada di sisiku…]

[Aku akan selalu ada di sisimu.]

Aku pun meninggalkan komentar singkat:

[Semoga kalian berdua ke-lock selamanya, makasih]

Tak lama kemudian, Selena menghubungiku, “Mbak Manda, Bang Zayn bukannya sengaja nggak datang ke acara ulang tahun pernikahan kalian. Tolong jangan marah … ini semua salahku. Kalau mau marah, luapkan semuanya ke aku.”

Aku hanya terdiam.

Di sisi lain, Zayn merebut ponsel dari tangan Selena.

“Amanda Mahira! Kenapa kamu selalu bersikap dingin dan kasar? Lihat Selena, dia begitu pengertian. Sudahlah, jangan cari masalah,” ucapnya dengan suara meninggi dan penuh emosi.

Dulu, aku pasti sudah buru-buru ke sana, menunjukkan pada semua orang kalau dia milikku. Tapi kali ini, aku ikhlas, semoga mereka berdua ke-lock selamanya. Karena aku … memilih untuk pergi.

….

Saat Zayn tiba di rumah, aku sedang membereskan balon dan pita-pita warna-warni di halaman.

Hari ini ulang tahun pernikahan kami yang ketiga. Sejak pagi, murid-murid Zayn sudah datang untuk merayakan hari istimewa ini. Namun hingga pukul tiga dini hari, pemeran utama baru pulang.

Aku sama sekali tak menggubrisnya. Zayn itu berdiri di samping dengan ekspresi canggung dan sedikit merasa bersalah. Aku tetap lanjut membereskan halaman.

Namun entah kenapa, hal itu justru membuatnya marah.

“Jangan pasang wajah seperti itu, Ini cuma hari ulang tahun pernikahan, dibandingkan nyawa seseorang, mana yang lebih penting? Kamu tuh memang nggak pernah ngerasain susah sejak kecil. Sudah umur tiga puluh, masih saja kekanak-kanakan begitu!”

“Zayn, aku… “ Suaraku terdengar lirih dan sedikit bergetar.

Aku lelah. Bukan hanya tubuh, tapi juga hati.

Tanpa sengaja, balon di tanganku meledak.

Duar!

Zayn pun mengerutkan alisnya.

“Ini sudah larut, Manda, kalau mau marah, pakai cara lain. Gimana kalau tetangga dengar?” ucapnya dengan nada keras yang belum pernah kudengar sebelumnya.

Selena lebih penting daripada ulang tahun pernikahan, lalu harga diri lebih berharga daripada aku.

Meski tahu itu fakta, tetap saja rasanya nyesek di hati.

Aku dan Zayn tumbuh bersama sejak kecil.

Dia tipe yang tenang, sedang aku aktif. Dia lembut, sementara aku kuat. Kami saling melengkapi satu sama lain, sampai akhirnya … Selena muncul.

Dia pernah bilang menyukai sikapku yang blak-blakan dan ceria. Dia juga pernah bilang kalau aku matahari kecilnya. Namun kini, dia menyebutku wanita yang kasar.

Aku tidak punya tenaga lagi untuk berdebat. Membersihkan sisa-sisa kebahagiaan di halaman sudah cukup menguras seluruh tenagaku.

Dalam diam, aku melanjutkan membersihkan panggangan bekas barbekyu.

Zayn tampaknya menyadari ucapannya barusan sudah keterlaluan. Dia pun mengulurkan tangan hendak membantu.

Tepat pada saat itu, ponselnya berdering. Nada deringnya seolah mengejekku.

[Sayang, Sayang, istrimu nelpon, nih]

“Jangan cemburu lagi tanpa alasan. Nada dering ini cuma buat menghibur Selena, hanya main-main saja,” ucap Zayn sedikit panik.

Bara api panggangan terjatuh dan mengenai punggung kakiku.

Aku menahan rasa terbakar di kaki, lalu mendongak ke arah Zayn. Di wajahnya sempat terlintas sedikit kegelisahan dan rasa bersalah.

Namun, seiring dengan suara isak tangis Selena, rasa bersalah itu pun lenyap tak bersisa.

Aku menggeleng pelan dan menepis tangannya yang hendak membantuku berdiri.

“Bang Zayn, sepertinya depresiku kambuh. Aku… aku ingin mati saja. Tapi, sebelum mati, aku ingin mendengar suaramu sekali lagi,” ucap Selena dari seberang telepon, suaranya lirih dan gemetar, seolah sedang menahan tangis.

Mendengar itu, raut wajah Zayn langsung berubah pucat. Dia pun membalikkan badan dan bergegas menuju pintu.

“Selena, jangan lakukan hal bodoh, aku sebentar lagi sampai.”

Di ambang pintu, langkah pria itu terhenti. Tubuhnya bergetar ringan.

Aku tahu… dia sedang memilih.

Antara tetap tinggal, menemani aku yang sedang terluka.

Atau…

Pergi, menghibur Selena yang hanya ingin mendengar suaranya.

Namun, pada akhirnya, dia tetap memilih pergi, meninggalkanku seorang diri di halaman.

Tubuhku melemas, lalu terjatuh perlahan di hamparan rumput sembari mendengar suara mobil yang menghilang perlahan dalam kegelapan malam.

Luka di kakiku nyaris tak terasa, tapi luka di hati justru semakin terasa.

Aku tahu, kita tak akan bisa kembali lagi.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Saat Cinta Menyerah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dua Hati, Satu Kehancuran
8.5
Menjelang hari pernikahan, sebuah pengkhianatan menghancurkan segalanya. Radit menuntut untuk menjalani program bayi tabung bersama Lisa, putri profesornya, demi alasan bakti yang tidak masuk akal. Menolak menjadi yang kedua sebelum pernikahan dimulai, protagonis mengambil keputusan nekat. Lewat sebuah unggahan media sosial, ia mengumumkan pencarian pengantin pria baru untuk menggantikan posisi Radit. Kisah romansa modern ini penuh dengan ketegangan emosional dan keputusan berani.
Sampul Novel Istri ke 96 Sang Raja Muda
9.4
Di Kerajaan Khorasan, Fatima El Sayeed hidup terasing karena fisiknya yang dianggap kurang menarik dan latar belakang ibunya. Meski dikucilkan ayahnya, ia memiliki daya imajinasi luar biasa. Suatu hari, seorang raja kejam yang gemar membunuh pasangannya memilih Fatima sebagai istri ke-96. Terinspirasi dari kisah 1001 malam, Fatima kini harus berjuang bertahan hidup melalui kemampuan bercerita demi meredam amarah sang raja gila dan menyelamatkan nyawanya sendiri.
Sampul Novel Love By Accident
7.9
Akibat satu kesalahan fatal di masa lalu, Liz mengandung anak dari Caden, pria asing yang nyaris tak ia kenali. Tanpa mengetahui kebenarannya, Caden justru menaruh kebencian mendalam dan menuduh Liz telah sengaja menjebak dirinya demi kepentingan pribadi. Setelah bertahun-tahun berlalu tanpa kabar, takdir secara mengejutkan membawa mereka kembali pada pertemuan yang tak terduga. Kini, rahasia besar dan luka lama pun mulai membayangi hubungan mereka kembali.
Sampul Novel Menikahi Mantan Pacar Teman
9.0
Hati Mei hancur saat menyaksikan pria idaman sejak SMA justru menikahi sahabatnya sendiri. Di tengah lara resepsi tersebut, Juna yang merupakan mantan kekasih sang sahabat secara mengejutkan datang melamarnya. Meski mapan dan tampan, Mei tahu Juna pun tengah patah hati. Juna menawarkan pernikahan tanpa cinta demi mencari kebahagiaan bersama. Akankah ikatan ini menjadi pelipur lara bagi keduanya, atau justru memicu luka baru yang lebih dalam?
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.1
Sepulang berwisata dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular misterius yang diyakini bisa memberikan kemudaan abadi. Syaratnya mengerikan: patung itu harus diberi sesembahan darah menstruasi gadis perawan. Ibu memaksaku memberikan darah serta memotong rambutku untuk dililitkan pada kepala ular tersebut. Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah tidak perawan sejak kuliah. Dua bulan berlalu, petaka pun tiba saat kulit ibu mulai ditumbuhi sisik biru dan dia mulai berganti kulit layaknya ular.
Sampul Novel Suara Hati Sang CEO
8.3
Raihana Calistya Zianisa memiliki anugerah sekaligus kutukan berupa kemampuan membaca pikiran lewat tatapan mata. Kekuatan ini membuatnya sulit menemukan cinta tulus karena pria hanya mengincar kariernya. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu pria sederhana berhati bersih. Tak disangka, sosok itu adalah CEO di kantornya yang menyamar demi mencari ketulusan hidup. Mampukah pertemuan dua jiwa yang lelah dengan kepalsuan ini menumbuhkan benih cinta sejati?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan