Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Senja di Matamu

Senja di Matamu

Tiga tahun ketulusan Tania Sane hancur setelah mendengar percakapan telepon rahasia Chaz Limex dalam bahasa Georgia. Chaz menganggap Tania hanyalah pengganti cinta pertamanya, Nina Lopez, yang mirip tujuh puluh persen dengannya. Saat tahu Chaz berniat membuangnya demi Nina yang akan pulang, Tania memutuskan pergi. Dia menghubungi ayahnya, Pak Agus, untuk menyetujui rencana imigrasi dan pernikahan di Prancis dalam waktu satu bulan demi meninggalkan luka tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.]

Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab:

[Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!]

Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya.

Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex.

Ketika ponsel Chaz berdering, dia menjawab dalam bahasa Georgia, "Ngapain nelpon sekarang?"

Orang di ujung sana tertawa. "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk dengan apa? Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?"

Chaz membelai wajah Tania yang lembut dan berkata dengan acuh tak acuh, "70%. Kalau nggak ada yang penting, aku tutup ya!"

Pria itu buru-buru berkata, "Jangan! Nina akan balik besok dengan pesawat! Rencananya akan merintis karir di sini. Baik kan aku infokan padamu? Cinta pertamamu sudah akan balik, penggantinya bisa nggak disinggirkan?"

Chaz berkata dengan dingin, "Nggak ada yang nggak bisa diselesaikan dengan uang."

Kepala Tania setengah terkulai di kursi, air mata mengalir di wajahnya.

Chaz sama sekali tidak tahu bahwa dia mengerti bahasa Georgia.

Ternyata cinta tulusnya selama tiga tahun sama sekali tidak berarti di mata Chaz.

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.]

Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab:

[Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!]

Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya.

Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex.

Peredam suara di Bentley diaktifkan sehingga sopir tidak bisa mendengar apa pun yang terjadi di bagian belakang.

Chaz membuka paksa bibir Tania.

Tania mencintainya dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa, tanpa pengendalian diri.

Selama tiga tahun bersama Chaz, mereka telah berhubungan dalam segala situasi, terutama di dalam mobil.

Ponsel Chaz berdering.

Ekspresinya muram karena diganggu, tetapi setelah melihat ID penelepon, Chaz tetap menjawabnya.

Tania melirik ID penelepon, ternyata adalah nama asing.

Bahasa Georgia, bahasa yang sangat khusus, hampir tidak ada yang memahaminya di Indonesia.

Chaz mengumpat dengan dingin, "Ngapain nelpon sekarang!"

Orang di ujung sana tertawa, "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk?”

Chaz mencubit pinggang ramping Tania, memberi isyarat, lalu berkata dengan nada dingin dan malas, "Kalau sudah tahu ya cepat ngomong."

Pria itu bertanya dengan nada bergosip, "Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?"

Sambil mengelus wajah halus Tania, Chaz dengan santai berkata, "Sekitar 70%."

Pria itu tertawa dan mengumpat, "Sial, kau benar-benar hebat! Apa baiknya cewek ini?"

Chaz mencium leher Tania. "Suci, seperti boneka kecil yang penurut dengan tatapan yang jernih dan bodoh. Bersih."

Napas pria itu menjadi lebih berat. Chaz mengerutkan kening tidak senang.

"Jangan menggila. Kalau nggak ada yang penting, aku tutup ya!"

Pria itu buru-buru berkata, "Nina akan balik besok dengan pesawat! Rencananya akan merintis karier di sini.”

Chaz terdiam, napasnya berat. "Benarkah?!"

"Nina ingin merahasiakannya, tapi aku tetap beri tahu kau, baik kan aku? Cinta pertamamu sudah mau balik, penggantinya bisa nggak disinggirkan?"

Chaz berkata dengan dingin, "Nggak ada yang nggak bisa diselesaikan dengan uang."

Setelah itu, dia melempar ponselnya dan melanjutkan.

Tania menundukkan kepalanya di kursi, memperhatikan ponsel yang masih tergeletak di karpet mobil.

Chaz tidak tahu dia bisa bahasa Georgia.

Keluarganya punya bisnis di Georgia, dan dia telah belajar bahasa Georgia selama lebih dari lima tahun, jadi dia sangat menguasainya.

Air mata Tania menggenang, membasahi rambutnya.

Ternyata cinta tulusnya selama tiga tahun sama sekali tidak berarti di mata Chaz.

Matahari bersinar terang.

Rasanya musim kemarau sudah mulai.

Vila mewah bergaya Eropa tiga lantai itu bermandikan sinar matahari.

Chaz perlahan turun dari lantai atas, mengancingkan kancing berlian kemeja mewahnya dengan anggun.

Dia adalah putra kedua dari PT. Limex, salah satu dari 100 perusahaan kelas atas dunia, dan mengelola beberapa perusahaan media milik Keluarga Limex.

Tinggi dan ramping, dia memiliki aura dingin dan sifat acuh tak acuh yang menjadi ciri khas pria sukses.

Tiga tahun yang lalu, ketika masih merupakan mahasiswa baru di perguruan tinggi, Tania langsung terpikat dengan Chaz saat melihatnya.

Mata Chaz juga berbinar saat melihatnya di antara kerumunan, dan Chaz pun mulai mengejarnya. Setelah tiga bulan menahan diri, akhirnya Tania menerima Chaz.

Sejak saat itu, Tania kehilangan kepribadiannya sendiri, hanya ada Chaz di hati dan matanya.

Tapi…

Tania memalingkan wajahnya dengan dingin.

Chaz yang tidak menyadari keanehannya, menangkup pipinya dan menciumnya dengan penuh gairah.

"Aku ada rapat di kantor. Tunggu aku di rumah. Kubawakan kue saat balik."

Setelah itu, dia berbalik dan pergi.

Sosoknya yang tinggi memancarkan sedikit ketidaksabaran.

Tania tersenyum getir dan mulai memilah barang-barangnya.

Pertama, dia membuang semua barang yang melambangkan cinta seperti gelas minum pasangan, gelas sikat gigi, gantungan kunci, syal, kaos, dan boneka pasangan ke tong sampah.

Barang-barang itu biasanya berserakan di sekitar vila, ternyata saat dirapikan jumlahnya cukup banyak hingga dia berkeringat setelah menyelesaikannya.

Setelah membuang sekotak barang, dia kembali ke ruang tamu tepat ketika TV menyiarkan berita tentang kembalinya bintang internasional Nina untuk pengembangan karier.

Lobi bandara dipenuhi penggemar yang berteriak dan bersorak.

Rambutnya bergelombang, tubuhnya tinggi dengan wajah yang cantik dari segala sudut. Dia tersenyum dan melambaikan tangan ke arah kamera, mengundang sorak sorai dari para penggemar.

Kamera menyorot, dan Tania sekilas melihat sosok yang familiar di sudut lobi bandara.

Ding ding ding.

Whatsapp di komputer berdering.

Chaz tidak punya kebiasaan mematikan komputernya, dan Whatsapp komputer masih aktif. Tania berjalan mendekat, membuka pesannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bercerai dengan Suami Miskin
8.0
Tiga tahun membina rumah tangga, sang istri rela menanggung seluruh biaya hidup karena mengira suaminya terlilit utang. Pria itu bahkan melarangnya membeli tas murah seharga ratusan ribu. Namun, kebohongan besar terungkap saat sang istri mengetahui suaminya memberikan hadiah kalung berlian senilai delapan miliar rupiah untuk ulang tahun cinta pertamanya. Lelaki yang dianggapnya miskin tersebut rupanya adalah pewaris tunggal dinasti konglomerat yang memiliki kekayaan triliunan rupiah.
Sampul Novel ARJUNA MENCARI CINTA
9.3
Arjuna Levin adalah CEO angkuh di Jakarta yang gemar mempermainkan wanita demi kepuasan sesaat. Berbekal kekuasaan, ia dengan mudah menjerat mangsa tanpa melibatkan perasaan. Namun, kemunculan Jane Calista Cintania yang lembut dan lugu seketika meruntuhkan pertahanan hatinya. Sang miliarder kini justru bertekuk lutut dan mengemis cinta pada gadis tersebut. Akankah Arjuna berhasil memenangkan hati Jane, atau ia justru akan mencicipi pahitnya kegagalan?
Sampul Novel Perceraian Ditolak: CEO yang Sombong Tak Mau Biarkan Saya Pergi
8.1
Banyak pihak menanti Rhett menceraikan Jillian demi cinta lamanya. Namun, kejutan terjadi saat konferensi pers digelar. Bukannya berpisah, sang CEO justru memamerkan buah hati mereka ke hadapan publik. Rhett dengan tegas membantah isu keretakan rumah tangga yang beredar luas. Ia menyatakan bahwa hubungan mereka sangat harmonis dan kini semakin lengkap berkat kehadiran sang bayi. Harapan orang-orang untuk melihat mereka bercerai pun sirna seketika.
Sampul Novel Istri Idaman Tuan Ares
8.1
Perjodohan paksa merupakan fenomena klasik yang kerap membebani siapa pun, terutama jika harus bersatu dengan orang asing tanpa landasan cinta. Beban berat inilah yang kini menghimpit hidup Ares dan Anggun. Meski hati menolak, mereka terjebak dalam situasi yang tidak memberikan celah untuk melarikan diri. Keduanya terpaksa menghadapi komitmen yang tak diinginkan, di mana alasan apa pun tidak cukup kuat untuk membatalkan ikatan pernikahan tersebut.
Sampul Novel JENUH
8.0
Kehidupan pernikahan Lisa dan Toni tampak sempurna dengan kekayaan dan ketenangan tanpa konflik. Namun, kedamaian itu justru memicu rasa jenuh yang mendalam bagi Lisa. Meski Toni adalah suami idaman yang tampan dan royal, Lisa merasa hambar. Kehadiran seorang pria lajang baru kemudian menggoda kesetiaannya hingga ia terjerumus dalam perselingkuhan. Akankah pengkhianatan ini menghancurkan rumah tangga mereka atau menjadi akhir dari kejenuhan yang ia rasakan?
Sampul Novel Menikah dengan Miliarder Rahasia
8.9
Dikhianati calon tunangannya yang kabur, Livia nekat mengajak pria asing menikah secara spontan. Tanpa diduga, sosok itu adalah Kiran, pria yang dikenal punya reputasi buruk. Meski publik mencemooh dan sang mantan memintanya kembali, Livia tetap bertahan membela martabat pernikahannya. Segalanya berubah saat identitas asli Kiran sebagai triliuner dunia terungkap. Di hadapan semua orang, Kiran berlutut mempersembahkan berlian demi membuktikan cinta tulusnya.