Sampul Novel Senja di Matamu

Senja di Matamu

8.0 / 10.0
Dalam novel romantis miliarder Senja di Matamu, Tania Sane menyadari cintanya selama tiga tahun hanya pelampiasan Chaz Limex yang mencari pengganti cinta pertamanya. Kecewa dengan kenyataan pahit ini, Tania memilih pergi ke Prancis untuk menikah. Baca novel online ini untuk mengikuti kisahnya.
Ringkasan Senja di Matamu
Tiga tahun ketulusan Tania Sane hancur setelah mendengar percakapan telepon rahasia Chaz Limex dalam bahasa Georgia. Chaz menganggap Tania hanyalah pengganti cinta pertamanya, Nina Lopez, yang mirip tujuh puluh persen dengannya. Saat tahu Chaz berniat membuangnya demi Nina yang akan pulang, Tania memutuskan pergi. Dia menghubungi ayahnya, Pak Agus, untuk menyetujui rencana imigrasi dan pernikahan di Prancis dalam waktu satu bulan demi meninggalkan luka tersebut.
Baca Selengkapnya

Senja di Matamu Bab 1

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.]

Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab:

[Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!]

Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya.

Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex.

Ketika ponsel Chaz berdering, dia menjawab dalam bahasa Georgia, "Ngapain nelpon sekarang?"

Orang di ujung sana tertawa. "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk dengan apa? Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?"

Chaz membelai wajah Tania yang lembut dan berkata dengan acuh tak acuh, "70%. Kalau nggak ada yang penting, aku tutup ya!"

Pria itu buru-buru berkata, "Jangan! Nina akan balik besok dengan pesawat! Rencananya akan merintis karir di sini. Baik kan aku infokan padamu? Cinta pertamamu sudah akan balik, penggantinya bisa nggak disinggirkan?"

Chaz berkata dengan dingin, "Nggak ada yang nggak bisa diselesaikan dengan uang."

Kepala Tania setengah terkulai di kursi, air mata mengalir di wajahnya.

Chaz sama sekali tidak tahu bahwa dia mengerti bahasa Georgia.

Ternyata cinta tulusnya selama tiga tahun sama sekali tidak berarti di mata Chaz.

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.]

Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab:

[Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!]

Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya.

Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex.

Peredam suara di Bentley diaktifkan sehingga sopir tidak bisa mendengar apa pun yang terjadi di bagian belakang.

Chaz membuka paksa bibir Tania.

Tania mencintainya dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa, tanpa pengendalian diri.

Selama tiga tahun bersama Chaz, mereka telah berhubungan dalam segala situasi, terutama di dalam mobil.

Ponsel Chaz berdering.

Ekspresinya muram karena diganggu, tetapi setelah melihat ID penelepon, Chaz tetap menjawabnya.

Tania melirik ID penelepon, ternyata adalah nama asing.

Bahasa Georgia, bahasa yang sangat khusus, hampir tidak ada yang memahaminya di Indonesia.

Chaz mengumpat dengan dingin, "Ngapain nelpon sekarang!"

Orang di ujung sana tertawa, "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk?”

Chaz mencubit pinggang ramping Tania, memberi isyarat, lalu berkata dengan nada dingin dan malas, "Kalau sudah tahu ya cepat ngomong."

Pria itu bertanya dengan nada bergosip, "Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?"

Sambil mengelus wajah halus Tania, Chaz dengan santai berkata, "Sekitar 70%."

Pria itu tertawa dan mengumpat, "Sial, kau benar-benar hebat! Apa baiknya cewek ini?"

Chaz mencium leher Tania. "Suci, seperti boneka kecil yang penurut dengan tatapan yang jernih dan bodoh. Bersih."

Napas pria itu menjadi lebih berat. Chaz mengerutkan kening tidak senang.

"Jangan menggila. Kalau nggak ada yang penting, aku tutup ya!"

Pria itu buru-buru berkata, "Nina akan balik besok dengan pesawat! Rencananya akan merintis karier di sini.”

Chaz terdiam, napasnya berat. "Benarkah?!"

"Nina ingin merahasiakannya, tapi aku tetap beri tahu kau, baik kan aku? Cinta pertamamu sudah mau balik, penggantinya bisa nggak disinggirkan?"

Chaz berkata dengan dingin, "Nggak ada yang nggak bisa diselesaikan dengan uang."

Setelah itu, dia melempar ponselnya dan melanjutkan.

Tania menundukkan kepalanya di kursi, memperhatikan ponsel yang masih tergeletak di karpet mobil.

Chaz tidak tahu dia bisa bahasa Georgia.

Keluarganya punya bisnis di Georgia, dan dia telah belajar bahasa Georgia selama lebih dari lima tahun, jadi dia sangat menguasainya.

Air mata Tania menggenang, membasahi rambutnya.

Ternyata cinta tulusnya selama tiga tahun sama sekali tidak berarti di mata Chaz.

Matahari bersinar terang.

Rasanya musim kemarau sudah mulai.

Vila mewah bergaya Eropa tiga lantai itu bermandikan sinar matahari.

Chaz perlahan turun dari lantai atas, mengancingkan kancing berlian kemeja mewahnya dengan anggun.

Dia adalah putra kedua dari PT. Limex, salah satu dari 100 perusahaan kelas atas dunia, dan mengelola beberapa perusahaan media milik Keluarga Limex.

Tinggi dan ramping, dia memiliki aura dingin dan sifat acuh tak acuh yang menjadi ciri khas pria sukses.

Tiga tahun yang lalu, ketika masih merupakan mahasiswa baru di perguruan tinggi, Tania langsung terpikat dengan Chaz saat melihatnya.

Mata Chaz juga berbinar saat melihatnya di antara kerumunan, dan Chaz pun mulai mengejarnya. Setelah tiga bulan menahan diri, akhirnya Tania menerima Chaz.

Sejak saat itu, Tania kehilangan kepribadiannya sendiri, hanya ada Chaz di hati dan matanya.

Tapi…

Tania memalingkan wajahnya dengan dingin.

Chaz yang tidak menyadari keanehannya, menangkup pipinya dan menciumnya dengan penuh gairah.

"Aku ada rapat di kantor. Tunggu aku di rumah. Kubawakan kue saat balik."

Setelah itu, dia berbalik dan pergi.

Sosoknya yang tinggi memancarkan sedikit ketidaksabaran.

Tania tersenyum getir dan mulai memilah barang-barangnya.

Pertama, dia membuang semua barang yang melambangkan cinta seperti gelas minum pasangan, gelas sikat gigi, gantungan kunci, syal, kaos, dan boneka pasangan ke tong sampah.

Barang-barang itu biasanya berserakan di sekitar vila, ternyata saat dirapikan jumlahnya cukup banyak hingga dia berkeringat setelah menyelesaikannya.

Setelah membuang sekotak barang, dia kembali ke ruang tamu tepat ketika TV menyiarkan berita tentang kembalinya bintang internasional Nina untuk pengembangan karier.

Lobi bandara dipenuhi penggemar yang berteriak dan bersorak.

Rambutnya bergelombang, tubuhnya tinggi dengan wajah yang cantik dari segala sudut. Dia tersenyum dan melambaikan tangan ke arah kamera, mengundang sorak sorai dari para penggemar.

Kamera menyorot, dan Tania sekilas melihat sosok yang familiar di sudut lobi bandara.

Ding ding ding.

Whatsapp di komputer berdering.

Chaz tidak punya kebiasaan mematikan komputernya, dan Whatsapp komputer masih aktif. Tania berjalan mendekat, membuka pesannya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Senja di Matamu

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bangkitnya Ahli Waris Tersembunyi
7.9
Adit, mahasiswa yang kerap dirundung, memilih mengakhiri hidupnya. Namun, jiwa Hito Aswatama justru merasuk ke raga Adit setelah sebuah kecelakaan maut menimpanya. Menggunakan identitas baru, Hito menyelidiki dalang pembunuhannya sambil memperebutkan takhta ahli waris Aswatama melawan paman dan sepupunya. Konflik ini perlahan mengungkap rahasia gelap keluarga besar terkait kematian orang tua Hito. Mampukah ia bertahan di tengah intrik perebutan kekuasaan tersebut?
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.7
Disiksa kejam oleh penculik demi melindungi sang ayah, seorang gadis meregang nyawa dalam kesendirian. Di momen terakhirnya, panggilan teleponnya justru ditolak dengan penuh kebencian oleh ayahnya yang sedang merayakan ulang tahun putri adopsinya. Sang ayah mengutuk kelahirannya yang merenggut nyawa ibunya. Jasadnya kemudian ditemukan tragis di depan kantor polisi. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli otopsi memimpin penyelidikan tanpa menyadari bahwa korban mutilasi keji tersebut adalah putri kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel Ketika Istri Sah Hanya Dijadikan Pengasuh Anakmu
8.4
Dua tahun terpuruk dalam duka, Reno Adiprana mencoba menata hidup melalui mutasi kerja ke Yogyakarta. Di lereng Merapi, ia menetap di rumah Bude Ratna demi mencari ketenangan. Tak disangka, rutinitas pagi membawanya bertemu Mira Pradipta, sarjana gizi yang memilih berjualan bubur demi merawat ayahnya yang demensia. Pertemuan ini menyatukan dua jiwa yang terluka, menumbuhkan benih cinta tak terduga, dan memberi makna baru tentang arti rumah di tengah kesederhanaan.
Sampul Novel Neng Zulfa
8.5
Zulfa Zahra El-Faza, putri kiai yang dingin terhadap asmara, selalu menolak setiap lamaran yang datang. Namun, keteguhannya runtuh saat mengenal Fatih Thoriqul Firdaus. Meski akhirnya menikah, Zulfa justru terjebak dalam kepedihan. Fatih menyimpan banyak rahasia kelam yang memicu luka mendalam. Di tengah bayang-bayang orang ketiga, sanggupkah kejujuran menyelamatkan cinta mereka? Sebuah kisah tentang pengkhianatan dan pencarian kepercayaan dalam rumah tangga.
Sampul Novel Penyesalan Selalu Datang Terlambat
9.8
Mencintai Stevan Nicolas hanya membuahkan luka bagi sang protagonis. Di saat dia membutuhkan kehangatan di tengah malam yang dingin, Stevan justru mendekap wanita lain. Pria itu menuduhnya terlalu manja dan memutuskan untuk pergi, tanpa pernah tahu bahwa waktu sang protagonis di dunia ini tidak lama lagi. Di ambang kematiannya, sebuah rahasia besar tersimpan rapat, meninggalkan penyesalan yang terlambat bagi Stevan yang telah mengabaikannya demi cinta yang lain.
Sampul Novel Scarred Hearts
9.7
Aryadi dan Alyasha terjebak dalam delusi keluarga sempurna. Segalanya hancur saat perselingkuhan keduanya terungkap secara diam-diam. Meski saling mengkhianati di balik punggung, mereka tetap memaksakan sandiwara kebahagiaan demi status. Namun, kepura-puraan ini memiliki batas akhir. Ketika ego menguasai hati, kehancuran pun tak terelakkan. Di tengah kemelut ini, Arion dan Annanda menjadi korban tak berdosa yang tergilas pengkhianatan orang tua mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan