Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Setelah memergoki tunangannya, Silvano, berciuman dan berjanji akan membiarkan cinta pertamanya, Marisha, merebutnya di hari pernikahan, hati Juvena hancur. Alih-alih melabrak, Juvena memilih jalan lain yang ekstrem. Ia diam-diam menyusun rencana balas dendam dengan menyiapkan penayangan bukti perselingkuhan mereka di hari pernikahan. Sembari mengurus visa untuk melarikan diri ke luar negeri secara rahasia, Juvena siap mengguncang semua orang dengan keputusannya membatalkan pernikahan dan menghilang tanpa jejak.
Bab
Bagikan

Bab 8

Silvano dulu pernah sebegitu khawatir pada Juvena, sekarang justru sebegitu menyesalinya.

Saat ini kucing di pelukannya seolah berbobot ribuan kilo, Silvano buru-buru meletakkannya lalu mencari-cari obat untuk Juvena.

Setelah menghirup obat semprot, wajah Juvena baru sedikit membaik.

Silvano dengan hati-hati membantunya beristirahat di atas ranjang.

"Maaf, Juvena, barusan aku salah paham padamu."

"Kucing itu milik Marisha, dia panik karena tak menemukannya di mana-mana, jadi tadi aku agak terburu-buru."

Juvena tetap diam, menatap Silvano tanpa ekspresi.

Di bawah tatapannya yang tenang, Silvano makin merasa bersalah.

Dengan dalih ingin menelepon, pria itu cepat-cepat meninggalkan kamar.

Tak lama kemudian, Juvena samar-samar mendengar suara di luar kamar.

"Jangan banyak bicara lagi, cepat bawa pergi kucingmu."

Hari-hari berikutnya, Silvano merawat Juvena dengan sangat teliti.

Sekali saja dia batuk, Silvano segera menunjukkan kekhawatiran yang berlebihan.

Dia bahkan mengusulkan untuk menunda pernikahan, menunggu Juvena benar-benar pulih baru menggelar pesta besar.

Juvena dengan tegas menolak.

"Aku nggak apa-apa, pernikahan tetap dilaksanakan sesuai rencana."

Melihat Juvena begitu mementingkan pernikahan ini, hati Silvano terasa hangat.

Dua hari kemudian, Marisha datang membawa sekeranjang buah untuk meminta maaf.

"Maaf, Kak Juvena, salahku nggak menjaga kucing dengan baik, sampai membuatmu kambuh."

Dia tampak sangat menyesal, matanya masih terlihat bengkak bekas menangis.

Namun Silvano tidak melunak.

Nada bicaranya sedingin es ....

"Marisha, apa kamu tahu kalau karena kelalaianmu ini, nyawa Juvena hampir melayang?"

Marisha berkata dengan terisak, "Maaf, aku benar-benar nggak menyangka bisa sampai begini, aku ...."

"Sudah, nggak perlu banyak bicara. Kamu hanya perlu ingat, Juvena adalah batas terakhirku, keselamatannya lebih penting dari apa pun!"

Tubuh Marisha menegang, terpaku menatap Silvano, bahkan lupa membela diri.

Dalam sekejap, air matanya bercucuran.

Dirinya gemetar, lalu berbalik dan berlari keluar sambil menangis.

"Kamu!"

Silvano berdiri, ikut terkejut dengan reaksi Marisha barusan.

Tanpa ragu dia segera mengejarnya.

Semua itu terjadi dalam sekejap mata.

Juvena justru merasa seolah pernah menyaksikan jutaan kali adegan serupa.

Dia termenung sejenak, lalu diam-diam mengikuti mereka.

Dari taman belakang vila terdengar isak tangis Marisha, juga suara rendah Silvano yang membujuk.

Juvena melihat sendiri Silvano dengan lembut menghapus air mata Marisha.

Detik berikutnya, dia merangkul pinggang Marisha dan menciumnya dengan paksa.

...

Setengah jam kemudian, Silvano kembali ke kamar.

Juvena duduk bersandar di ranjang, dengan tenang menulis sesuatu di buku catatan.

"Juvena, sedang menulis apa?"

Entah perasaannya saja atau bukan, Silvano seakan melihat kata-kata seperti visa keluar negeri.

"Bukan apa-apa."

Juvena menutup bukunya, lama kemudian baru menengadah menatapnya.

Silvano tersenyum seraya bertanya, "Lusa adalah pernikahan kita, kamu gugup nggak?"

Juvena hanya menggeleng, lalu tiba-tiba teringat sesuatu. "Besok makan malam bersama, ya."

Makan malam terakhir itu, juga untuk benar-benar mengakhiri hubungan ini.

Silvano tidak menyadari kedalaman di balik sorot mata Juvena saat itu.

Tanpa banyak berpikir dia segera mengiakan.

"Baik!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Accidentally Wedding
8.6
Fachmi heran mengapa matanya selalu tertuju pada Carissa, gadis SMK yang jauh dari kriterianya. Meski mengaku tak cinta, ia justru terhibur oleh kebencian gadis itu. Secara impulsif, Fachmi menawarkan pernikahan saat ayah Carissa mengeluhkan tingkah putrinya. Di sisi lain, Carissa yang baru tujuh belas tahun merasa hidupnya hancur. Ia terpaksa menikah muda dengan Fachmi, pria dewasa yang dicap hobi mempermainkan wanita. Akankah takdir ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Cinta Berkalung Noda
7.9
Ikhsan adalah pemuda tampan yang terhimpit kemiskinan hingga ia terpaksa mengorbankan perasaan tulusnya. Demi mengejar ambisi materi, ia merantau ke kota besar. Namun, keputusan itu menjadi awal kehancuran asmaranya. Ikhsan terjebak situasi pelik yang mengharuskannya menikahi putri bosnya sendiri. Ia pun memutuskan hubungan secara sepihak. Akankah takdir mempertemukannya kembali dengan cinta pertamanya? Ikuti perjalanan pahit Ikhsan di sini.
Sampul Novel Dendam Birahi Penakluk Hati
9.7
Demi membalas kematian adiknya, Dirham Assegaff nekat menodai Dinar Azalea yang suci. Namun, dendam itu berbalik menjadi bumerang saat Dinar hamil dan menghilang demi menutupi aib. Bertahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Dirham pun menawarkan pernikahan demi mendapatkan darah dagingnya. Sayangnya, kehadiran cinta pertama Dirham menjadi penghalang besar. Akankah benci berubah jadi cinta, ataukah luka lama Dinar justru semakin menganga?
Sampul Novel Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris
9.2
Hidup Danny Laksana hancur setelah dikhianati kekasih dan kehilangan orang tuanya dalam tragedi memilukan. Di tengah luka mendalam, ia menemukan fakta mengejutkan bahwa dirinya adalah ahli waris konglomerat terkaya. Demi menuntaskan dendam pada sang mantan dan mengungkap misteri kematian orang tuanya, Danny memutuskan untuk menikah. Namun, ia tidak menyadari bahwa dalang kriminal yang ia cari selama ini berada sangat dekat di lingkup sekitarnya.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel IPAR ADALAH BIRAHI
9.4
Kisah ini merupakan sebuah narasi dewasa yang dirancang khusus bagi para pembaca dengan ketahanan mental yang kuat. Alur ceritanya mengeksplorasi dinamika hubungan yang kompleks dan provokatif dalam konteks modern. Dengan tema yang sangat sensitif, pembaca akan dihadapkan pada situasi emosional yang intens dan menantang. Pastikan Anda sudah cukup dewasa dan siap secara psikologis sebelum menyelami lika-liku kehidupan yang penuh gejolak di dalam novel ini.