Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Proses penyusunan surat cerai di hadapan pengacara justru memicu gairah yang lama padam. Di bawah meja, sentuhan jemari yang lembut membawa kehangatan bagai embun manis menyirami bunga layu. Secara mengejutkan, sensasi dingin kursi kerja berubah menjadi dekapan hangat dari tubuh pria yang kokoh. Sentuhan lembut pria itu mulai menjalar di atas kulitnya, menghidupkan kembali hasrat yang selama ini terkubur dalam kehampaan hubungan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di bawah meja pengacara yang sedang menyusun surat cerai, jariku yang lembut meraba jauh ke dalam relung jiwaku.

Aku memejamkan mata, seolah bunga yang lama kekeringan kini disirami embun manis, terbang melayang dalam nikmat yang memabukkan.

Tiba-tiba, kursi empuk di bawah pinggulku berubah menjadi tubuh pria yang tegas dan kuat. Tangan pria itu mulai menyentuh kulit putihku dengan penuh kelembutan...

Di bawah meja tempat pengacara sedang menyusun surat cerai, tanganku mulai bertingkah nakal.

Aku memejamkan mata, membayangkan wajah klienku yang muncul dalam benakku, perlahan meredakan gejolak dalam jiwaku.

Namun tiba-tiba, kursi empuk yang tadi aku sandari telah berubah menjadi dadanya yang bidang dan kokoh.

Hangat tubuhnya menjalar hingga menembus kain gaunku, membakar kulitku dari balik lipatan rok…

Namaku Anna Lianda, seorang pengacara perceraian. Setelah lulus dari Universitas Hukum dan Politik, aku langsung bergabung dengan sebuah firma hukum ternama di kota ini.

Firma tempatku bekerja memang sudah cukup dikenal, tapi sejak aku bergabung, reputasinya makin melejit, begitu pula denganku.

Bukan hanya karena tingkat keberhasilanku yang nyaris sempurna, tapi juga karena tubuhku yang seksi, montok, dan menggoda.

Beberapa klien pria sengaja menjatuhkan barang saat berbicara denganku, lalu pura-pura tak kunjung memungutnya.

Aku tahu persis apa yang mereka lihat ketika membungkuk dari seberang meja.

Kadang-kadang, aku bahkan sengaja mengangkat ujung kakiku sedikit, memberi mereka pemandangan yang mereka inginkan.

Jujur saja, aku memang menikmati sensasi seperti itu.

Baru-baru ini, rekanku Jasmin Lewis sedang dinas luar kota, dan ia menyerahkan satu kasus perceraian padaku, mencari bukti perselingkuhan dari pihak istri.

Dan sekarang, wanita yang tengah bergoyang liar dalam gelap di hadapanku, adalah target dari kasus itu.

Ia sedang bersandar manja dalam pelukan seorang pria, wajahnya memerah, penuh gairah antara menahan diri dan menikmati.

"Aku suka... suka sekali..." suara perempuan itu terdengar bergetar, seolah dibalut kenikmatan.

Dari balik jendela mobil, aku menyaksikan keduanya memuaskan hasrat di area parkir.

Tanpa sadar, ada gejolak dalam diriku yang ikut bangkit.

Aku refleks membuka kedua kakiku, ingin menyentuh sisi terdalam dari jiwaku sendiri.

Bahkan, sambil membayangkan diriku sebagai perempuan itu dan sosok pria dalam mobil kini tergantikan oleh jari-jariku yang lembut.

Saat pikiranku masih terbuai dan kehilangan kendali, suara napas berat pria itu yang diselingi tawa nakalnya menyusup ke telingaku.

Tubuhku langsung tersentak, seolah tersiram air dingin, baru saat itu aku teringat kalau tujuanku ke sini adalah untuk mengumpulkan bukti.

Begitu selesai merekam adegan yang kubutuhkan, aku langsung mengemudikan mobil keluar dari area parkir.

Menariknya, tepat ketika aku melaju menjauh, pasangan yang tadi saling menempel mesra itu tiba-tiba berhenti.

Sesampainya di kantor firma hukum, aku menyerahkan bukti yang berhasil kuambil.

Kebetulan, klien yang memberikan kasus ini pun baru saja datang.

Yang mengejutkanku adalah si pria yang akan menggugat cerai istrinya itu ternyata lumayan tampan juga!

"Halo, Pengacara Anna. Nama saya Dikta."

Suaranya rendah nan berat, penuh daya pikat, terdengar tepat di atas kepalaku.

Aku menoleh ke arahnya dan nyaris meneteskan liur.

Pria di depanku tingginya satu setengah kepala dariku.

Tubuhnya seperti pintu ganda. Lebar, tegap, dan berotot, terlihat begitu kuat dan berisi.

Wajahnya pun luar biasa tampan, dan seluruh tubuhnya memancarkan aroma maskulinitas yang tak tertahankan.

Gagah, tapi sama sekali tidak terkesan norak atau berlebihan, ini benar-benar tipe pria yang paling kusukai!

Dari penjelasan singkat yang kudengar dari rekan kerjaku sebelumnya, aku sudah tahu sedikit alasan di balik perceraian mereka.

Hubungan keduanya sejak awal memang tak dilandasi cinta, hanya hasil perjodohan.

Dan si istri, konon tak sanggup menghadapi gairah pria ini yang terus-menerus membara.

Akhirnya, ia malah berselingkuh dengan brondong manja yang lebih ‘lembut’.

Mengingat hal itu, aku pun tak tahan untuk melirik sekilas ke arah perut bagian bawah Dikta.

Hmph... perempuan itu benar-benar tak tahu diri dikasih berlian, malah milih batu kerikil.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anugerah Cinta
9.3
Dila, putri Gus Wirto, terjebak dalam perjodohan dengan Fabian, mantan pecandu yang sedang memperbaiki diri di pesantren. Hati Dila sebenarnya terpikat pada Prima, seorang hafiz yang saleh. Meski berupaya membatalkan taaruf, Dila tak kuasa melawan harapan orang tuanya. Namun, saat kesepakatan tercapai, rahasia kelam Fabian mulai terkuak satu per satu. Akankah Dila bertahan dengan pilihannya? Mampukah Fabian benar-benar lepas dari masa lalunya yang kelam?
Sampul Novel Berpisah Karena Game Online
9.0
Kehidupan rumah tangga Rani hancur berantakan akibat kegemaran sang suami bermain game online. Tak pernah terbayangkan olehnya bahwa hobi tersebut menjadi pemicu keretakan hubungan mereka yang semula harmonis. Kenyataan pahit harus dihadapi Rani saat ia mengetahui suaminya telah mengkhianati komitmen pernikahan mereka. Lewat dunia virtual itu, sang suami tega berselingkuh hingga akhirnya Rani terpaksa memilih jalan perpisahan yang menyakitkan.
Sampul Novel Cinta Terlarang & Rahasia
9.4
Karina, gadis dari keluarga retak, terjebak asmara terlarang dengan Evan, kakak sahabatnya yang sudah beristri. Saat hubungan rahasia ini terungkap, ia pun dihujat dan dimusuhi Siska. Karina memilih pergi sambil mengandung buah hati mereka tanpa sepengetahuan siapa pun. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali ke Jakarta membawa seorang putra. Kini, rahasia besar mengenai ayah biologis sang anak terancam terbongkar. Sanggupkah ia terus menutupi fakta dari masa lalunya?
Sampul Novel Get Pregnant Please!
8.3
Hidup Caca selalu dirundung nasib buruk hingga seorang peramal menyarankan agar ia segera memiliki anak demi mengubah takdirnya. Sayangnya, suami misterius yang menikahinya setahun lalu tak pernah menampakkan diri, meski ia hidup mewah di rumah elit. Menduga suaminya adalah pria tua yang buruk rupa, Caca nekat mencari pria idaman di klub malam untuk dihamili. Tak disangka, pria tampan yang menjadi targetnya justru adalah suaminya sendiri yang selama ini ia hindari.
Sampul Novel Kenapa Kalian Membuang Ibu?
8.2
Minah awalnya hidup tenang dalam asuhan Eliza dan Agung. Namun, situasi berubah drastis saat putri bungsunya itu harus pergi merantau. Minah terpaksa pindah ke rumah Edo, putra sulungnya. Di sanalah penderitaan bermula akibat perlakuan buruk sang menantu yang kejam. Masa tua Minah berakhir tragis di sebuah panti jompo. Ia akhirnya mengembuskan napas terakhir dalam kesendirian yang memilukan, tanpa kehadiran satu pun anak kandung di sisi tempat tidurnya.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.1
Sepulang berwisata dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular misterius yang diyakini bisa memberikan kemudaan abadi. Syaratnya mengerikan: patung itu harus diberi sesembahan darah menstruasi gadis perawan. Ibu memaksaku memberikan darah serta memotong rambutku untuk dililitkan pada kepala ular tersebut. Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah tidak perawan sejak kuliah. Dua bulan berlalu, petaka pun tiba saat kulit ibu mulai ditumbuhi sisik biru dan dia mulai berganti kulit layaknya ular.