Sampul Novel Berpisah Karena Game Online

Berpisah Karena Game Online

9.0 / 10.0
Dalam Berpisah Karena Game Online, Rani menghadapi kehancuran rumah tangga akibat obsesi suami pada dunia maya. Konflik memuncak saat pengkhianatan terungkap, memaksa Rani mengambil keputusan besar. Baca kisah modern romance ini di web novel kami sebagai pilihan fiction books terbaik.
Ringkasan Berpisah Karena Game Online
Kehidupan rumah tangga Rani hancur berantakan akibat kegemaran sang suami bermain game online. Tak pernah terbayangkan olehnya bahwa hobi tersebut menjadi pemicu keretakan hubungan mereka yang semula harmonis. Kenyataan pahit harus dihadapi Rani saat ia mengetahui suaminya telah mengkhianati komitmen pernikahan mereka. Lewat dunia virtual itu, sang suami tega berselingkuh hingga akhirnya Rani terpaksa memilih jalan perpisahan yang menyakitkan.
Baca Selengkapnya

Berpisah Karena Game Online Bab 1

POV Rani

"Rani!" teriak Mas Rudy, lelaki yang sudah menikah denganku 2 tahun yang lalu. Ia terus-terusan mengeluarkan kata-kata kotor sepanjang dirinya bermain game online. Ia bahkan sering membanting sesuatu karena kesal.

Aku yang tengah memberi makan anakku langsung beranjak dari dudukku. Lalu, buru-buru menuju ke arah Mas Rudy. "Ada Mas?" tanyaku yang masih berpakaian daster dan satu buah handuk kecil di bahuku untuk mengelap mulut anakku yang baru berumur 10 bulan.

"Ambilin aku minum!" ucap Mas Rudy sambil terus fokus bermain game online di ponselnya.

Hingga, hilanglah kesabaranku karena hampir setahun belakangan dia kerjaannya hanya main game online dan mengabaikan tanggung jawabnya sebagai seorang suami sekaligus ayah untuk putera kecilku. "Aku tak mau mengambilkannya!" ucapku dengan tegas. "Ambil sendiri!"

Aku langsung memutar tubuhku. Lalu berjalan pergi menuju ke arah anakku lagi.

"Ah, sial!" teriak Mas Rudy secara bersamaan. "Aku kalah lagi!"

Prang!

Bekas piring miliknya langsung pecah seketika. Aku pun langsung menoleh ke arah belakang. Kulihat, Mas Rudy nampak marah.

Tiba-tiba, Mas Rudy menunjuk-nunjuk ke arahku. "B*jingan! Ini semua salah kamu!" teriaknya sambil mendelik ke arahku. "Andai kau cepat-cepat mengambilkan aku minum, tadi aku pasti menang!"

Aku pun tak terima mendengarnya. Bagaimana bisa aku disalahkan atas sesuatu yang tak pernah aku lakukan. Aku pun langsung menatap tajam kedua mata Mas Rudy. "Apa? Salahku? Kau yang salah, Mas! Kau harusnya cari nafkah dan bukannya malah main game online! Anak kita butuh uang buat beli susu dan popok!"

"Aaarrgkkh! Diam!" teriak Mas Rudy yang mulai tantrum. "Kamu mulai berani melawan aku ya? Ingat! Aku ini adalah suamimu! Kau tak berhak mengatur-ngatur diriku!"

"Suami katamu? Suami macam apa yang membiarkan istrinya cari uang sendiri demi menafkahi anak dan suaminya?"

"Kau ini!" Tangan kanan Mas Rudy mulai terangkat ke atas dan hendak menampar pipiku.

Namun, tiba-tiba ....

"Assalamualaikum!" Terdengarlah suara ibu mertua di balik pintu rumah kami.

"Dasar anak yatim sialan!" maki Mas Rudy yang mengurungkan niatnya menampar diriku lagi. Entah, sudah keberapa kali aku menerima tamparan dan pukulan darinya. Namun, aku sendiri tak berkutik. Aku masih punya seorang anak yang butuh sosok seorang ayah. Aku tak mau kalau anakku sampai bernasib sama seperti diriku, yang mana aku harus menjadi anak yatim sejak aku masih SD usai diriku kehilangan ayahku untuk selamanya.

Mas Rudy langsung melewati diriku dan menuju ke arah ruang tamu dengan berjalan lagaknya seorang bos.

Tak lama setelah itu, aku mendengar suara ibu mertua yang tengah berkata, "Ibu bawakan kamu soto ayam kesukaan kamu!" ucapnya kepada Mas Rudy.

"Rani!" Tiba-tiba, Mas Rudy memanggil namaku. "Cepat bawakan mangkuk!"

Aku tak menggubris. Aku ingin membuat ibu mertua melihat kelakukan puteranya terhadap diriku selama ini.

"Rani!" Suara Mas Rudy kembali menggelegar hingga hampir seisi rumah mendengarnya. Bahkan, aku sangat yakin kalau tetangga kami juga mendengarnya. "Kau tuli kah? Ambillah mangkuk!"

Aku tetap pada posisiku. Aku tak bergerak sama sekali. Berharap Mas Rudy yang datang.

Dan, dugaanku salah. Ternyata, ibu mertualah yang datang.

"Rani, kenapa kamu diam saja?" tanya ibu mertua yang sempat melihat lebam di lengan kiriku. Ia bahkan terlihat acuh tak acuh dengan lebam di tanganku ini. "Suamimu memanggil kamu sejak tadi. Ayo, ambilin mangkuk."

"S-saya ...," ucapku yang mendadak gelagapan. "Anu, Bu ... saya lagi nyuapi Radit."

"Tapi, tetap saja, panggilan suami itu nomor satu. Kamu harus tetap menjalankan perintahnya."

***

Aku menggendong Radit sambil membawakan mangkuk ke arah Mas Rudy.

"Rani, kamu gak kerja?" tanya ibu mertua tiba-tiba.

Aku menggelengkan kepala. "Tidak, Bu. Saya sedang izin libur, soalnya sejak tadi malam saya tidak enak badan."

Mas Rudy yang sedang meraih soto di hadapannya langsung nyeletuk. "Alasan aja dia, Bu!" ucapnya. "Biar dia bisa leyeh-leyeh di rumah."

"Leyeh-leyeh bagaimana maksudmu, Mas Rudy?" tanyaku yang kembali emosi mendengar ucapan Mas Rudy. "Meski aku libur, sejak tadi pagi aku sudah cuci baju yang sudah numpuk sejak seminggu lalu. Aku juga yang bersih-bersih, masak, nyapu dan ngepel. Bahkan, aku jugalah yang memandikan Radit. Sementara, Mas Rudy hanya main game sejak pagi."

Ibu mertua tiba-tiba menggenggam tanganku. Nampaknya, dia mulai berada di pihakku. "Rani ...," ucapnya. "Kamu jangan terus-terusan menyalahkan suami kamu. Toh, mengurus rumah kan memang tugas kamu sebagai istri."

Ternyata, di luar dugaanku. Ibu mertua malah membela Mas Rudy.

"Lalu, bagaimana dengan tugas Mas Rudy, Bu? Selama ini sayalah yang mencari nafkah, bukan Mas Rudy. Apa semuanya harus saya yang menanggungnya? Mulai mengurus anak dan rumah hingga mencari nafkah. Bagaimana dengan Mas Rudy yang cuma main game online?" tanyaku kepada ibu mertua.

Ibu mertua pun menatapku dengan tatapan tajam. Lalu, terlontarlah sebuah kalimat yang membuatku semakin muak dengan pernikahanku ini. "Loh? Bukannya kamu yang dulu maksa buat nyari kerja?" tanyanya dengan nada merendahkan.

Aku langsung terdiam. Aku tak berkutik. Ibu mertua yang harusnya jadi penengah di antara kami malah lebih memilih membela puteranya.

"Bener, Bu!" ucap Mas Rudy. "Padahal, dulu dia yang maksa-maksa buat cari duit. Giliran aku yang di rumah, dia malah sok-sokan jadi korban."

***

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Berpisah Karena Game Online

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel JUST WANNA BE WITH YOU
8.5
Helena Davies adalah pelukis muda berbakat dengan paras rupawan yang sukses mengelola galeri pribadinya. Namun, kehidupannya berubah rumit saat ia menerima pertunangan yang ditentang oleh Steve. Selain penolakan Steve, Helena juga harus menghadapi Dave, sepupu Steve yang penuh kejutan. Meski tertekan, kebaikan Steve serta perhatian Dave justru membuatnya bimbang. Kini, Helena terjebak dalam dilema perasaan yang sulit di antara dua pria yang memikat tersebut.
Sampul Novel Mafia and Me
8.9
Aretha Anjanie terjebak dalam nasib tragis saat selingkuhan kekasihnya menjual dirinya kepada seorang mafia demi melunasi utang judi dan dendam. Ia pun terkurung di The Black Rose Kingdom milik pria misterius bernama Evans Colliettie. Di sana, Evans memberikan pilihan kejam: menghabiskan hidup sebagai budak atau menjadi pemuas nafsunya di ranjang. Terhimpit situasi mengerikan, Aretha harus menghadapi kenyataan pahit dalam cengkeraman kekuasaan sang mafia.
Sampul Novel My Soulmate From My Heart (Series 2)
9.5
Arland menolak keras perjodohan yang diatur sang mama dengan Cheryl, gadis yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri. Untuk menggagalkan rencana itu, Arland menjalin hubungan pura-pura dengan Kiran. Namun, skenario tersebut justru berujung pada perasaan cinta yang nyata. Saat Arland mulai tulus mencintai Kiran, rintangan besar muncul menghadang. Hubungan mereka terbentur tembok tebal karena mama Arland tidak memberikan restu bagi keduanya.
Sampul Novel Sindiran Pedas Istri Kedua
8.9
Keputusan Tiara mengizinkan suaminya berpoligami membawa penderitaan mendalam. Meski sudah mencoba bersabar dan mengalah, hidupnya tak kunjung damai akibat ulah istri kedua. Tiara terus menjadi sasaran sindiran tajam nan menyakitkan, baik melalui interaksi langsung maupun unggahan di media sosial. Kini, ia berada di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah Tiara tetap bertahan dalam pernikahan penuh luka ini, atau ia berani mengambil langkah untuk pergi?
Sampul Novel The Ice Prince
9.1
Seorang pemuda menolak menyerah pada nasib buruknya di tengah persaingan perebutan takhta yang semakin memanas. Meski telah menyusun strategi matang untuk mengamankan mahkota, sebuah peristiwa yang sama sekali tidak terduga mendadak muncul tepat sebelum ia melancarkan aksinya. Kekacauan ini mengancam seluruh rencana besarnya. Apa sebenarnya yang terjadi hingga mengganggu langkah sang pangeran? Ikuti perjuangan penuh aksi dan petualangan ini.
Sampul Novel Wanita Pilihan Mafia
9.2
Demi membiayai pengobatan sang ayah dan kebutuhan adik-adiknya, Salwa rela merantau sebagai pekerja migran. Namun, situasi mendesak memaksanya berutang besar pada majikannya, Sean Arthur. Sean menolak pengabdian seumur hidup dan justru meminta bayaran melalui raga Salwa. Terjepit antara kehormatan dan nyawa ayahnya, Salwa mengajukan syarat pernikahan siri yang bisa diakhiri kapan saja. Kini, ia harus terjebak dalam kesepakatan berbahaya dengan sang mafia.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan