Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

Ditinggalkan Richard saat pendarahan hingga keguguran membuat sang istri memilih bercerai. Richard baru menyesal setelah tahu bayinya tiada, namun dimaafkan pun tidak. Kenyataan kian memukul Richard dan keluarganya saat mengetahui mantan istrinya adalah pemilik perusahaan sesungguhnya. Kisah tragis dalam novel ini berakhir dengan Richard yang menjadi pasien vegetatif dan meninggalkan utang besar bagi wanita selingkuhannya, sementara sang mantan istri telah hidup bahagia bersama kekasih baru.
Bab
Bagikan

Bab 1

Saat aku mengalami pendarahan hebat karena kehamilan, Richard malah meninggalkanku di depan rumah sakit dan pergi menjemput klien wanitanya. Akibatnya, aku keguguran.

Di saat tubuhku masih sangat lemah, dia malah sengaja memegang perutku dengan tangan dinginnya..

Tengah malam, klien wanita menginap di kamar sebelahku bersama Richard, bahkan meninggalkan pakaian dalamnya di sana.

Orang tua Richard datang menjenguk cucu mereka, tapi mereka tak tahu kalau bayi itu sudah tiada.

Richard berpura-pura meminta maaf, tapi di makan malam terakhir kami, dia tetap pergi begitu saja saat klien wanitanya menelepon.

Setelah aku pergi, barulah dia tahu bahwa aku telah keguguran. Dia sangat terpukul dan datang meminta maaf, tapi aku tidak memaafkannya.

Akhirnya, kami pun bercerai.

Kemudian, saat mereka tahu aku ternyata adalah pemilik perusahaan, mereka semua kena tamparan kenyataan.

Akhirnya, Richard menjadi manusia vegetatif, meninggalkan utang besar untuk wanita itu. Sementara aku sudah punya kekasih baru.

Di depan rumah sakit, Richard meninggalkan aku yang sedang mengalami pendarahan hebat, demi mengantar pulang klien wanitanya yang sedang dalam proses perceraian.

Darah terus mengalir di kedua kakiku, tapi dia tetap pergi dengan panik tanpa sedikitpun menoleh ke belakang.

Tengah malam, saat seharusnya dia menemaniku di rumah sakit, ternyata wajahnya justru muncul di unggahan facebook klien wanita itu.

Captionnya, [Untung ada pengacara hebatku. Beruntungnya aku, sudah mabuk, masih diseduhkan teh madu!]

Aku tak bisa tidur semalaman.

Keesokan harinya, aku pun menelepon dengan suara tenang.

“Ayah, aku sudah pikirkan baik-baik. Tiga hari lagi aku bakal pulang untuk ambil alih perusahaan.”

Di balik telepon, ayah terdiam beberapa detik, lalu menarik napas panjang.

“Baguslah, ayah menunggumu di rumah.”

Mendengar suara ayah, aku menahan sesak di dada dan menutup telepon.

Setelah itu, aku menyentuh perutku yang kini sudah rata dan air mata langsung menetes tanpa bisa dikendalikan.

Kata dokter janinnya baru saja terbentuk. Kalau aku datang sedikit lebih awal, mungkin hasilnya akan berbeda….

Nak, maaf, ibu nggak bisa melindungimu… maaf….

Aku menangis sejadi-jadinya.

Perawat yang sedang keliling masuk ke ruanganku. Meski sudah terbiasa dengan kejadian semacam ini, dia tetap tak bisa menyembunyikan rasa simpatinya.

“Keguguran itu masalah besar, kok kamu sendirian? Di mana suamimu? Kok dia nggak menemanimu?”

Aku hanya diam mendengar perhatian perawat.

Aku keguguran dan dirawat di rumah sakit, tapi satu-satunya yang peduli padaku hanyalah seorang perawat asing yang bahkan tidak mengenalku.

Sementara suamiku, kemungkinan besar saat ini baru saja bangun dari pelukan wanita lain.

Tangisanku perlahan mereda. Dengan getir, aku menjawab, “Dia sudah meninggal….”

Perawat itu terlihat terkejut, sorot matanya pun jadi penuh simpati.

Aku tidak peduli dengan larangan dokter, tetap bersikeras untuk pulang.

Melihat laporan keguguran di tanganku, tubuhku hampir tak kuat berdiri.

Janin yang kukandung, kini hanya tersisa di selembar kertas.

Namun, rasa sakit ini tidak seharusnya kutanggung sendiri.

Aku pulang ke rumah.

Begitu membuka pintu, rumah kosong. Seperti dugaanku, Richard tidak pulang semalam.

Pria dan wanita berada dalam satu ruangan di tengah malam, kalau bilang tak terjadi apa-apa, siapa yang bisa percaya?

Jika ini terjadi dulu, aku mungkin sudah meneleponnya berkali-kali.

Namun sekarang, aku hanya merasa sangat lelah.

Ponselku berdering, panggilan dari Richard.

Begitu kuangkat, langsung terdengar suaranya yang sangat perhatian.

“Ella, kamu nggak apa-apa, ‘kan? Tira lagi ada masalah dan mabuk semalam, pagi ini juga demam, aku lagi antar dia ke rumah sakit….”

Usai dia bicara, aku pun menjawab dengan datar, “Kalian bersama semalam.”

Nada suaraku sangat tenang. Itu bukan pertanyaan, melainkan pernyataan.

Richard terdiam beberapa detik, lalu suaranya berubah menjadi marah.

“Ella, kok pikiranmu kotor sekali? Tira itu klienku! Dia mabuk dan aku menjaganya sebentar, itu hal yang wajar!”

“Tira lagi ada di sampingku sekarang. Dia baru cerai, suasana hatinya lagi buruk, sekarang malah sakit juga. Bisa nggak kamu jangan berpikiran kotor seperti itu? Jangan buat dia tambah stress!”

Mendengar suamiku begitu perhatian sama wanita lain, aku pun bertanya datar, “Kemarin waktu kamu tinggalin aku, kamu sempat kepikiran kalau kondisiku juga nggak baik?”

Richard sempat terdiam, lalu suara kesalnya kembali terdengar,

“Kamu bahkan sudah sampai rumah sakit, bakal terjadi apa emangnya?! Bisa nggak jangan cari gara-gara? Dengarkan aku, minta maaflah ke Tira, masalah ini bakal dianggap selesai.”

Mendengar ucapannya, tiba-tiba aku tertawa.

Mendengar suara tawaku, Richard mengira aku tidak marah lagi, dia pun berkata, “Baguslah, aku bakal ajak dia makan nanti, biar kamu bisa minta maaf dengan dia.”

Begitu menutup teleponnya, aku langsung memblokir semua kontak Richard.

Lalu memesan tiket pesawat paling pagi, tiga hari dari sekarang.

Aku dan Richard dulunya teman kuliah. Kami pacaran tiga tahun dan sudah menikah tiga tahun juga.

Belum sampai ke masa tujuh tahun jenuh, rumah tangga kami sudah lebih dulu retak.

Setiap pertengkaran kami pasti karena Tira.

Di hari ulang tahun pernikahan kami, katanya pipa air rumah Tira bocor.

Di hari ulang tahunku, katanya tangan Tira kena air panas.

Setiap kali, Richard selalu pergi begitu saja hanya karena satu telepon darinya.

Bahkan saat aku keguguran, dia tetap tak menjalankan tanggung jawab sebagai suami, apalagi calon ayah….

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Istrimu, Mas, Bukan Budakmu
8.8
Pasca diceraikan suami pelit yang merendahkannya karena hanya lulusan SD, seorang wanita miskin dipaksa orang tuanya menikahi duda kaya raya. Pernikahan kedua tanpa cinta ini menjadi awal babak baru yang penuh tanda tanya. Sanggupkah ia menyembuhkan luka batin akibat hinaan mantan mertua dan membangun kebahagiaan bersama pria asing? Simak perjuangannya keluar dari derita demi menemukan cinta sejati dalam rumah tangga yang diawali keterpaksaan.
Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO DINGIN
8.8
Karin Arvantie merasa canggung saat wawancara kerja di Atmaja Corp karena tatapan intens sang CEO, Ryan Atmaja. Meski Ryan merasa pernah bertemu dengannya, Karin justru memberikan jawaban diplomatis. Namun, pesona pria bermata hitam itu memicu gejolak emosi yang sulit diredam. Kini, Karin terjebak dalam dilema antara menjaga profesionalisme atau terhanyut dalam ketertarikan yang membara. Mampukah hubungan mereka tetap sebatas atasan dan bawahan saja?
Sampul Novel I'm Your Wife : Bukan Dia Tapi Aku
8.9
Alan, wanita kutu buku, terjebak pernikahan tanpa cinta dengan CEO arogan, Gavin Wildberg. Gavin justru menjalin hubungan gelap dengan adik angkat Alan, Aluna. Derita Alan memuncak saat ibu mertuanya mengusir dan memaksanya bercerai karena dianggap buruk rupa. Di titik terendah saat ingin mengakhiri hidup, seorang pria menyelamatkannya dan mengungkap identitas asli Alan. Kini, sebagai pewaris takhta konglomerat, Alan kembali untuk menuntut balas pada mereka.
Sampul Novel Istri Rahasia CEO
9.5
Abia tak pernah menyangka nasibnya akan berubah drastis setelah merusak mobil mewah milik bosnya yang dingin. Arya, sang CEO duda beranak satu, memberikan tuntutan berat: Abia harus membayar ganti rugi selangit atau bersedia menikah dengannya. Terjepit masalah finansial, Abia terpaksa menerima tawaran gila tersebut. Kini, ia harus menghadapi tantangan besar tinggal seatap dengan pria galak yang selama ini ia hindari di kantor demi melunasi utangnya.
Sampul Novel Miss Villainess Is Wealthy
8.0
Terbangun kembali di masa lalu, Valerie berhasil lolos dari maut hanya untuk terjebak skandal cinta satu malam dengan pemuda misterius bernama Cedric. Mereka pun memulai pernikahan kontrak dua tahun demi perlindungan dari Keluarga Meyer. Meski Cedric memperingatkannya untuk tidak jatuh cinta, Valerie justru menghadapi kenyataan pahit bahwa sisa usianya tidak lama lagi. Di tengah drama yang menguji ketegaran, mampukah Valerie bertahan hidup?
Sampul Novel OBSESI DAN KEINGINAN
9.1
Andy Alf adalah CEO perfeksionis yang terobsesi pada keteraturan. Di sisi lain, Camille yang rendah hati bekerja di perusahaan Andy demi membiayai pengobatan kanker ibunya. Meski Andy sudah bertunangan dengan wanita cantik, ia justru terobsesi pada Camille hingga melakukan tindakan nekat. Hubungan mereka pun berubah menjadi romansa beracun yang penuh keterikatan emosional ekstrem. Di ambang kegilaan, mampukah keduanya bersatu setelah melewati ribuan perpisahan?