Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ratu Drama

Ratu Drama

Clarisa kerap dihina sebagai pembohong miskin oleh primadona sekolah yang berpura-pura menjadi putri konglomerat. Saat sang primadona mengundangnya ke pernikahan mewah bersama keluarga Wirawan untuk memamerkan kekayaan, Clarisa justru menemukan fakta mengejutkan. Alamat pesta tersebut berada di vila pribadi milik keluarga Clarisa sendiri, dan sosok pengantin pria tidak lain adalah sopir dari suami Clarisa. Menyadari kebohongan besar ini, Clarisa memutuskan hadir untuk mengungkap kebenaran.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku sama sekali tidak menyangka Rosa akan berani menamparku.

Aku yang kaget pun sampai terjatuh ke samping. Pipiku memerah dan jadi bengkak, membuatku terlihat menyedihkan.

"Kamu berani menamparku?"

"Kenapa nggak? Waktu sekolah kamu sudah pura-pura jadi diriku, bahkan mengaku sebagai putri konglomerat. Sekarang, kamu juga mau menyebarkan kebohongan bahwa vila ini bukan milik calon suamiku! Kamu memang cari mati!"

Wajah Rosa memerah karena marah, ekspresinya berubah menyeramkan saat dia mendekatiku dengan gigi terkatup rapat.

"Kamu nggak tahu siapa suamiku sebenarnya? Dia itu Pak Adam, CEO dari Grup SH! Siapa kamu, berani-beraninya meragukan status suamiku?"

Begitu kalimat barusan terlontar dari mulutnya, beberapa sahabatnya segera memandangku dengan tatapan merendahkan.

"Dengar, nggak? Suami Rosa itu Pak Adam dari Grup SH! Perusahaan itu bernilai triliunan. Hanya seorang putri konglomerat seperti Rosa yang pantas menikah dengan keluarga kaya seperti itu. Nggak seperti dirimu, Clarisa, si miskin yang hobi berbohong!"

"Dasar perempuan nggak tahu malu! Clarisa, dulu waktu masih SMA, kamu juga pura-pura jadi Rosa, 'kan? Sekarang kamu juga mau menjelek-jelekkan dia di acara pernikahannya sendiri. Cepat berlutut dan minta maaf pada Rosa. Akui saja kalau kamu ini memang iri! Kalau nggak, jangan salahkan kami kalau akan bertindak tegas!"

"Buat apa buang-buang waktu mengobrol dengan perempuan murahan sepertinya! Dia sudah berani menyinggung calon istri Pak Adam dari Grup SH! Langsung saja kita bantu Rosa memberinya pelajaran!"

Usai berkata demikian, mereka langsung menyerangku.

Salah satu dari mereka menjambakku dengan kasar, lalu menamparku keras. Bekas telapak tangannya sampai terpampang jelas di pipiku.

Aku tertegun, tidak percaya dengan apa yang sedang kualami.

Tapi sepertinya mereka belum puas. Mereka mendorongku hingga terjatuh ke lantai, dan masih terus mencaci makiku sambil menendangiku. Mereka bahkan mulai merobek baju dan menarik tasku.

Rasa sakit menjalar ke seluruh tubuhku, amarahku makin meluap hingga akhirnya berteriak keras.

"Hentikan! Vila ini memang milik keluargaku! Cepat pergi dari sini ...."

Mereka sempat kaget sejenak mendengar ucapanku, lalu tertawa terbahak-bahak. Kemudian mereka malah makin mengejekku.

"Ternyata penyakit suka bohong dan berpura-pura si Clarisa ini kambuh lagi. Kali ini bukan mengaku jadi putri konglomerat, malah mengaku sebagai pemilik vila ini!"

"Haha, konyol sekali! Bisa-bisanya ada orang yang nggak tahu malu begini! Dia terlalu sering bohong, makanya kata-kata barusan bisa terucap dengan mudah dari bibirnya!"

Rosa menatapku dengan tatapan merendahkan.

"Kamu memang pantas dapat pelajaran! Dulu waktu SMA, kamu juga pura-pura jadi diriku. Dulu aku masih baik hati dan nggak mau mempermasalahkannya, tapi sekarang kamu berani merusak pernikahanku? Karena sudah begini, jangan salahkan aku kalau aku nggak akan berbaik hati lagi!"

Usai mengatakan hal itu, Rosa langsung menyerangku. Dia mencakar wajah dan tubuhku dengan kuku-kuku panjangnya hingga kulitku berdarah.

Dia menarik perhiasan yang kupakai dan langsung melemparkannya ke tanah, menginjak-injaknya dengan kasar. Dia juga berani merobek pakaianku, membuatku hampir telanjang!

Aku marah hingga seluruh tubuhku gemetaran.

Aku segera mengeluarkan ponsel, hendak menelepon polisi. Tapi tiba-tiba Rosa menendang ponselku hingga terlempar jauh.

Aku menggertakkan gigi dan berkata dengan keras.

"Cukup! Vila ini memang milikku, kalau nggak percaya, kalian panggil saja penjaga vila untuk menunjukkan sertifikat vila ini!"

Mereka semua terdiam mendengar ucapanku ini.

Tiba-tiba, terdengar suara mobil dari luar, dan salah satu dari mereka berteriak.

"Rosa, penjaga vilanya datang!"

Raut wajah Rosa langsung berubah drastis, sementara aku menghela napas lega.

Akhirnya, ada seseorang yang bisa datang dan membuktikan identitasku!

Aku baru mau memanggil penjaga vila itu, tapi aku malah melihatnya langsung berjalan mendekati Rosa sambil tersenyum lebar, lalu menyerahkan kunci dengan hormat.

"Nona Rosa, hari ini Nona terlihat cantik sekali. Ini kunci dari Pak Adam."

Ekspresi wajah Rosa langsung semringah mendengarnya. Dia sengaja menunjuk ke arahku setelah menerima kunci tersebut.

"Penjaga, kamu datang tepat waktu. Ada orang gila yang bersikeras bilang kalau ini vila miliknya, coba jelaskan, sebenarnya vila ini milik siapa?"

"Omong kosong, vila ini jelas milik Pak Adam."

Penjaga itu tersenyum sopan dan seperti sedang menjilat pada Rosa.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Aku Yang Menjebakmu
8.8
Nadira Almeira, sekretaris bersahaja di Mahardika Corp, mendadak dituduh menjebak CEO Elvano Mahardika demi kekuasaan. Tanpa bukti, Elvano memecat dan mempermalukannya di depan publik dengan lemparan uang yang menghina harga dirinya. Padahal, Nadira hanyalah korban yang tidak tahu apa-apa. Situasi kian rumit saat ia menyadari dirinya tengah mengandung anak Elvano. Kini, Nadira harus memilih antara pergi selamanya atau kembali menghadapi pria yang telah menghancurkannya.
Sampul Novel CEO Tampan dan Gadis Desa
9.2
Alaric Athafariz adalah duda yang mengabdikan hidupnya demi kebahagiaan Angel, putri kecilnya. Sejak kepergian istrinya, ia menutup hati hingga pertemuannya dengan Ashila, seorang gadis desa, mengubah segalanya. Kehadiran Ashila membawa warna baru dalam hidup sang CEO yang dingin. Namun, rahasia besar perlahan terungkap bahwa Ashila memiliki kaitan erat dengan masa lalu Alaric. Bagaimana kelanjutan takdir yang menghubungkan mereka berdua dalam cinta yang tak terduga?
Sampul Novel Dendam Sang Pelukis: Cinta yang Ditebus
8.6
Alana Maheswari terjebak dalam pernikahan ketiga yang tragis. Damian, sang tunangan, justru menyiksanya demi menenangkan Elina. Setelah karier melukisnya dihancurkan dan tubuhnya ditinggalkan bersimbah darah di hutan, Alana menolak menyerah. Demi melindungi keluarga dan bisnisnya, ia menghubungi sosok misterius dari masa lalu. Ia sepakat menyerahkan seluruh asetnya dan melakukan pernikahan kontrak demi pelarian dan balas dendam yang setimpal.
Sampul Novel Ditinggal Nikah Dengan Adikku
8.3
Lysandra Harrison hancur saat Vincent, mantan kekasihnya, justru melamar Amelia, adik kandungnya sendiri. Di tengah penolakan karena statusnya sebagai anak adopsi, Arthur Sterling hadir membawa pernikahan kontrak demi memenuhi wasiat kakeknya dan ambisi bisnis. Namun, rahasia identitas Lysandra yang sengaja ditutupi ayahnya terancam terbongkar. Akankah Arthur tetap bertahan saat mengetahui istri yang baru dinikahinya bukanlah putri kandung Harrison?
Sampul Novel Istri Keempat
9.2
Airin dikenal sebagai putri penurut yang tak pernah membantah titah orang tuanya. Namun, kepatuhannya diuji saat ia dipaksa menikahi Saka Januar Pradipta, pengusaha kaya yang telah memiliki tiga istri. Menjadi istri keempat bukanlah akhir bagi Airin. Di balik wajah polosnya, tersimpan sisi manipulatif dan licik yang selama ini ia sembunyikan rapat-rapat. Meski mampu mengelabui dunia, Airin tak berkutik di hadapan Saka yang sanggup melihat jati diri aslinya.
Sampul Novel Kehidupan Malam Mendatangkan Cinta
8.2
Demi membiayai pengobatan sang ibu dan melunasi utang yang menjerat, Maudy nekat menerima tawaran pekerjaan misterius dengan upah menggiurkan. Ia terjebak dalam dunia malam di kota Alka, bekerja di sebuah lokalisasi demi bertahan hidup. Di tengah kerasnya kehidupan tersebut, Maudy justru jatuh hati pada sosok pria kaya raya yang ternyata adalah pemilik asli tempat itu. Namun, perjalanan cintanya takkan mudah dan penuh dengan rintangan yang tak terduga.