Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel RAHASIA AYAH ANAKKU

RAHASIA AYAH ANAKKU

Kehidupan Kania yang penuh tekanan berubah drastis saat Nick Sebastian mendadak mengakuinya sebagai kekasih. Meski harus menghadapi badai hujatan publik, Kania memilih pasrah mengikuti skenario CEO tampan tersebut. Namun, sandiwara yang mereka bangun justru berujung pada sebuah malam penuh gairah di apartemen Nick. Peristiwa magis itu seketika mengubah garis takdir hidup Kania selamanya, menyeretnya ke dalam romansa dewasa yang intens dan tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 2

"BRAM?" Kania terpana.

Bramantyo tunangannya?

Mereka semua memandang Bram dengan pikiran mereka masing-masing.

"Kenapa harus kamu yang bertanggung jawab Bram?" desak Kania.

Kali ini Emmy yang angkat suara sambil memindahkan anak gadisnya ke pelukan Bram, yang memeluk Sonya dengan setengah hati.

"Kamu tuh double degree, lulusan luar negeri tapi gitu aja lemot, ya Bram bapaknyalah, makanya Bram yang akan tanggung jawab!!" Bentak Emmy.

Wajah Kania memucat.

Bukan hanya Kania yang kaget, ayah Kania pun terkejut, setelah pertunangan anaknya, Billy mengangkat Bramantyo menjadi Wakil Direktur Keuangan dengan harapan besok dialah yang akan menggantikan Billy.

Kenapa sekarang dengan anak tiri yang bukan darah dagingnya? Sonya adalah anak bawaan Emmy dengan suami pertama yang memang berwatak licik.

Bramantyo bisa membaca gelagat yang kurang baik, segera dia memutar otaknya.

"Papa jangan khawatir aku tetap akan melangsungkan pernikahanku dengan Kania, aku sayang dengan mereka berdua, Pa."

Bram merasa Sonya mau memprotes, hingga dia mencubit Sonya agar mau menuruti permainannya, dia berbisik di telinga Sonya, "Dialah pewaris sebenarnya dari PT Nikelindo, kau mau hidup miskin?" Kalimat Bram sukses membuat Sonya menutup mulutnya.

Keadaan menjadi hening.

"Otakmu sudah dicuci Bram, kamu kira aku mau dimadu? apalagi dengan wanita liar seperti dia!" Kania berusaha merendahkan suaranya sambil menunjuk Sonya dan Bram.

"Kakak Kania selalu ngejelekkin aku." Di depan orang banyak Sonya selalu pura-pura baik hati, memanggil kakak tirinya dengan sopan.

"Cukup, cukup, kalian semua keluar dari kamar Kania, kita duduk bersama , kita selesaikan masalah ini biar tidak berlarut-larut!"

Tiba-tiba Emmy, ibu tiri Kania mulai oleng, kemudian dia berpegangan pada ayah Kania.

"Bill, kau ceraikan saja aku, kalau itu bisa membuatmu tenang, walau aku terlalu mencintaimu," dengan terisak-isak ibu tiri Kania melancarkan strateginya, padahal Kania tahu watak aslinya jika di belakang ayah Kania.

Ayah Kania diam saja, sambil menuntun Emmy dan mendudukkannya di sofa panjang.

"Bram, kamu tunangan Kania, kenapa kamu bisa bersama Sonya?" Ayah Kania berusaha bersikap adil terhadap anak gadisnya.

Bram memandang Billy lama, seakan ingin menyampaikan isi hatinya 'kita sama sama Pria, mana kuat kita menolak godaan, kau tahu kenapa'

Terdengar Bram menjawab sambil melihat Kania. "Kania terlalu sibuk dengan urusannya Pa, sampai aku terlena oleh perhatian Sonya, jadi aku akan tetap menikahi Kania walaupun aku juga tidak mungkin melepaskan tanggung jawabku terhadap Sonya, Pa!"

Kania merasa ingin muntah.

Sudah cukup lama dia tersiksa sejak ayahnya menikah dengan ibu tirinya, tapi semua masih bisa ditahannya hingga malam ini.

Kania memaki kebodohannya, dulu dia menolak saat ayahnya berusaha memperkenalkan dia dengan Bram, tapi akhirnya dia luluh, ternyata intuisinya benar, Bram dan mereka semua memang ular.

Kania ingat ibunya yang menderita saat ayahnya meminta ijin untuk menikah lagi, hingga ibunya sakit-sakitan kemudian meninggalkan Kania, anak gadis semata wayangnya sendirian.

Sudah terlalu sering ayahnya mengkhianati ibunya, tapi ayahnya selalu menyesal dan tidak mau menceraikan ibunya, alasannya karena terlalu mencintai ibunya, CINTA MACAM APA yang selalu menyakiti? batin Kania.

"Bagamana Pa, Papa setuju kan?" Bram masih berusaha mengambil hati calon mertuanya itu.

"Aku terserah Kania saja!"

Mendengar perkataan ayah Kania, mereka semua memandang Kania dan menunggu.

Mereka yakin Kania merasa lega karena Bram tetap akan melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Mereka berpikir Kania pasti gadis manja yang tidak mau hidup susah, jadi pasti Kania akan mengalah.

Akan tetapi yang terjadi diluar perkiraan mereka.

Mereka semua tertegun melihat apa yang Kania lakukan.

Kania melepas cincin pertunangannya dan meletakkan di meja terdekat.

"Selesai, tidak ada lagi hubungan diantara kita," kata Kania kepada tunangan yang tidak malu menawarkan menikahi mereka berdua.

Pria macam apa yang telah menjadi tunangannya selama ini?

"Aku juga tidak akan menganggapmu saudara dan ibuku," kini perkataan Kania ditujukan kepada Ibu tiri dan adik tirinya.

"Pa, besok Kania akan pergi ke rumah lama." kemudian Kania meninggalkan mereka semua.

Ayah Kania akan berdiri, bermaksud mengikuti anak gadisnya ketika Emmy kembali memeluknya dan menangis.

Bramantyo Ajisaka melihat kepergian tunangannya dengan hati menyesal, Kania benar-benar marah, Bram sebenarnya lebih memilih Kania, walau selama ini Kania tidak mau melayaninya dengan alasan mereka belum menjadi suami istri.

Kania begitu menjaga kesuciannya, tidak sebanding dengan Sonya yang sudah tidak lagi virgin saat dia mengajaknya tidur untuk yang pertama kali.

**

Kania masuk ke kamar, normalnya dia akan menangis meraung-raung tapi tidak ada setitik air mata pun yang keluar, dia tahu hatinya sedih tapi kemarahannya jauh lebih besar hingga dia tidak bisa menitikkan air mata.

Dia menelepon sahabatnya, Fara. Akan tetapi lama menunggu teleponnya tidak juga diangkat lalu dia ingat Fara sedang mengantar neneknya berobat ke luar negeri.

Dalam kesedihannya dia meringkuk sendirian.

Benar-benar sendirian.

Dia merindukan mendiang ibunya, yang selalu ada menenangkannya saat dia menghadapi masalah walaupun saat itu ibunya sendiri sedang memendam kesedihan, kini dia bisa merasakan bagaimana rasanya HATI yang TERSAKITI... luar biasa sakitnya, ingin rasanya dia keluar, dan membalaskan sakit hati ibunya kepada ayahnya yang mendua dan memaki ibu tirinya, lalu memaki Bram yang begitu mudahnya mengkhianati janji mereka.

Kania berbaring dengan membawa kekecewaan yang dalam terhadap ayahnya dan Bram.

DUA PRIA terpenting dalam hidupnya, yang telah menghancurkan semua bayangan romantis yang pernah dimilikinya tentang cinta dan kue pernikahan.

Pria begitu mudah berpaling.

Dadanya nyeri, dia tahu ini bukan karena fisiknya terganggu tapi psikisnya yang terganggu.

Dia merasa gamang.

Dia berharap bisa tertidur agar dapat melupakan rasa sakit di hatinya, dia tidak patah hati, karena dia tidak jatuh cinta setengah mati terhadap Bram, tapi dia sudah menata gambaran masa depannya, dan berharap semua berjalan sesuai harapan.

Ternyata sebuah impian akan susah terwujud jika melibatkan pria!

Karena tak juga dapat tertidur akhirnya Kania bangun, membawa kunci mobilnya, keluar dari rumahnya tanpa tujuan, hingga dia melewati sebuah cafe yang tempat parkirnya cukup luas.

Dia memarkir mobilnya, masuk ke dalam cafe yang sangat ramai karena ada yang berulang tahun.

Saat Kania masih menyesuaikan diri dengan keadaan cafe yang mewah dan elegan, tiba-tiba terdengar suara berat seorang pria.

"Honey, kau sudah membuat aku cemas, tadi sebenarnya lebih baik aku menjemputmu," Pria itu mencium sudut bibir Kania sambil bergumam, "IKUTI PERMAINANKU KALAU TIDAK KAU AKAN MENYESAL!"

Kania berusaha melepaskan lengannya tapi gagal.

Setelah sesi kecupan yang disertai ancaman, si pria menggandeng tangan Kania dan menghampiri sebuah meja dengan lima pasang mata yang mengamati mereka, dalam diam.

Kania balas menatap mereka, otaknya masih belum bekerja normal. Dia baru saja keluar dari rumah yang penuh dengan orang-orang keji, kini dia diperhadapkan dengan orang-orang asing. Beberapa dari mereka memandangnya sama seperti raut sinis ibu tirinya.

Hari apa ini? Kenapa dia harus menghadapi masalah bertubi-tubi?

"Mom, Dad, Henny, Tante, Om, ini gadis yang tadi Nick ceritakan, Honey kenalan dulu," dalam kebingungannya Kania berjabat tangan dengan mereka semua tanpa menyebutkan namanya.

Kania menerima pandangan mencemooh dari Henny dan ibunya, seolah melecehkan pilihan Nick.

"Nick nggak salah pilih? masak gadis nggak bertata krama gini yang mau dijadikan kekasih." Henny menghina Kania terang-terangan.

"Jeng, masa ini calon menantumu, nggak malu? Emang kenalan dimana Nick?"

Sergah mamanya Henny dengan wajah jumawa.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Kejam Sang Mantan
9.2
Sepuluh tahun membangun CiptaKarya, aku dikhianati Baskara tepat saat kontrak 800 miliar di depan mata. Di tengah kehamilan, posisiku direbut Saskia, si anak magang, sementara Baskara bersikap dingin. Namun, mereka lupa bahwa algoritma inti perusahaan adalah milikku secara hukum. Aku pun memutuskan pergi dengan menuntut hak penuh. Untuk membalas dendam, aku menghubungi Revan Adriansyah, rival terberat yang kini menjadi sekutu terakhirku.
Sampul Novel Desire of Love CEO
8.0
Hidup Alana Handoko hancur seketika saat ia harus bertanggung jawab atas kecelakaan fatal yang menewaskan seorang gadis kecil. Tragedi ini memicu kemarahan besar Reynar Adiwangsa, CEO tampan yang kehilangan sosok paling berharga dalam hidupnya. Dipenuhi dendam membara, Reynar bertekad membalas kematian tersebut dengan menyiksa Alana. Ia merancang segala cara untuk mengubah dunia Alana menjadi neraka tanpa ampun demi melampiaskan rasa sakit hatinya.
Sampul Novel Dibuang Suami Diratukan Boss
8.6
Delapan tahun menikah, Alya justru dikhianati suaminya sendiri karena dianggap mandul. Ia bahkan dijual kepada penguasa kota demi melepaskan beban tanggung jawab. Namun, takdir berkata lain saat Alya dinyatakan hamil setelah pertemuan malam itu. Kini ia terjebak di antara masa lalu yang menyakitkan atau memulai hidup baru dengan pria asing yang merupakan ayah biologis bayinya. Mampukah Alya menuntut keadilan atas segala penderitaan yang ia alami?
Sampul Novel Dinodai Mantan Majikan
8.3
Demi biaya operasi ibunya, Anjani Aswari terpaksa menjual kesucian kepada majikannya, Barata Yudha. Konglomerat itu justru terus mengeksploitasi Anjani sebagai pemuas nafsu rekan bisnisnya di bawah ancaman maut. Saat Anjani hamil demi menghidupi adik-adiknya, Barata menolak bertanggung jawab dan menuduh bayi itu milik pria lain. Konflik memuncak ketika istri Barata, Ayudya, mengetahui skandal ini. Anjani yang menderita pun harus mengungkap kebenaran di tengah pengusiran.
Sampul Novel Gadis Simpanan
8.4
Rachel Oktaviani kehilangan segalanya saat sang paman merampas harta warisannya. Nasib tragis membawanya menjadi jaminan utang judi hingga ia nyaris tertabrak mobil mewah saat melarikan diri. Daren Beltrand, sang pengemudi, menyelamatkannya namun dengan niat terselubung. Rachel kini terperangkap bagai burung dalam sangkar emas sebagai simpanan Daren. Tanpa disadari, pria itu ternyata sudah beristri. Bagaimana hancurnya hati Rachel saat rahasia kelam Daren terungkap?
Sampul Novel Jerat Cinta Sang CEO
8.9
Terusir dari rumah oleh ayahnya sendiri membuat Emma Karina terdesak hingga akhirnya menyetujui pernikahan kontrak dengan Ethan Marvino. Sebagai CEO penguasa bisnis di Pulau Bali, Ethan sangat protektif dan mengawasi setiap gerak-gerik Emma secara ketat. Namun, stabilitas hubungan mereka terancam saat Emma tidak sengaja mengungkap rahasia besar yang disembunyikan Ethan. Akankah ikatan mereka bertahan setelah kebenaran terungkap atau justru hancur selamanya?