Sampul Novel Jerat Cinta Sang CEO

Jerat Cinta Sang CEO

8.9 / 10.0
Dalam Jerat Cinta Sang CEO, Emma Karina menjalani pernikahan kontrak dengan Ethan Marvino demi menyelamatkan hidupnya. Namun, sang billionaire protektif ini menyimpan rahasia besar. Temukan kelanjutan romance novel ini di webnovel pilihan pembaca untuk menikmati kisah cinta penuh misteri.
Ringkasan Jerat Cinta Sang CEO
Terusir dari rumah oleh ayahnya sendiri membuat Emma Karina terdesak hingga akhirnya menyetujui pernikahan kontrak dengan Ethan Marvino. Sebagai CEO penguasa bisnis di Pulau Bali, Ethan sangat protektif dan mengawasi setiap gerak-gerik Emma secara ketat. Namun, stabilitas hubungan mereka terancam saat Emma tidak sengaja mengungkap rahasia besar yang disembunyikan Ethan. Akankah ikatan mereka bertahan setelah kebenaran terungkap atau justru hancur selamanya?
Baca Selengkapnya

Jerat Cinta Sang CEO Bab 1

Emma Karina, seorang anak yang tinggal bersama sang ayah di kabupaten Gianyar, Bali dan hanya ayahnya yang dia punya di dunia ini. Emma baru menempuh pendidikan sebagai mahasiswa semester dua di Universitas Jaya Sakti. Emma seorang perempuan yang ceria dan mudah bergaul dengan siapa pun yang dia temui. Emma mempunyai sahabat bernama Sintia. Mereka berdua bersahabat semenjak di bangku sekolah menengah atas. Emma dan Sintia selalu terbuka satu sama lain mengenai apa pun.

Emma tinggal di sebuah rumah sederhana dengan sang ayah yang suka mabuk-mabukan tanpa ada keinginan untuk bekerja. Setiap hari, Emma yang berusaha untuk bekerja paruh waktu demi untuk membiayai kesehariannya sendiri. Emma berkuliah dengan beasiswa yang dia dapatkan karena kepintarannya. Ayah Emma, Marshel, selalu saja meminta uang kepada Emma untuk membeli minuman keras. Terkadang, Emma juga mendapatkan pukulan jika sang ayah sedang marah atau karena tidak diberi uang oleh Emma.

"Mana minuman buat Papa?" tanya Marshel ketika Emma baru saja pulang dari tempat kerjanya.

"Tidak ada, Pa," jawab Emma sambil menunduk.

Satu tamparan melayang di pipi Emma. Dengan menahan perih, Emma memegangi pipinya yang memerah. Emma beranjak menuju kamarnya dan mengunci pintunya. Tubuh Emma langsung luruh jatuh ke lantai. Dia meratapi nasibnya yang terus diperlakukan tidak adil oleh ayahnya sendiri.

Emma merebahkan tubuhnya di atas ranjangnya yang nyaman. Dia mencoba menutup matanya, supaya bisa istirahat dan menunggu pagi datang untuk menjalani aktivitasnya lagi. Setiap hari hanya seperti itu kehidupan seorang Emma.

*****

"Emma!" teriak Marshel saat dia tidak menemukan sarapan di atas meja makannya. Emma pergi pagi-pagi sekali untuk menghindari ayahnya yang setiap hari kerjaannya hanya mabuk-mabukan saja.

Emma menuju ke kampusnya dengan berjalan kaki karena dia tidak ingin membuang waktu dan uangnya untuk naik bus. Emma selalu dihadapkan dengan permasalahan keuangan karena dia harus menghidupi dirinya sendiri. Emma berpapasan dengan Ardian saat baru saja masuk gerbang kampusnya.

"Em, kamu jalan kaki?" tanya Ardian, kating kampus Emma di Universitas Jaya Sakti.

"Iya, Kak. Udah biasa juga," jawab Emma sambil tersenyum ramah.

"Nih, undangan buat kamu. Jangan lupa datang ke acara ulang tahun aku nanti malam. Sintia juga udah aku kasih undangannya." Ardian memberikan sebuah kertas undangan pada Emma.

"Sepertinya aku tidak bisa datang, Kak. Aku harus bekerja nanti malam." Emma merasa tidak enak hati karena tidak bisa memenuhi undangan dari Ardian.

"Ijin satu hari, aku akan membayar dendanya untuk itu. Bagaimana?" Ardian berusaha untuk membujuk Emma supaya datang ke acara pestanya.

"Baiklah, yang penting aku masih ada pemasukan." Emma tersenyum manis saat dirinya merasa senang karena sesuatu. Ardian terpana melihat senyuman Emma.

Ardian melajukan motornya ke tempat parkir kampus, sedangkan Emma masuk ke kelasnya dan mencari keberadaan Sintia, sahabatnya. Emma masih belum melihat Sintia di dalam kelas. Dia menempati tempat duduk di tengah kelas karena dia tidak ingin terlalu mencolok di depan dosen.

"Em, apa kamu mau datang ke pesta Kak Ardian?" Sintia yang baru saja datang, langsung menanyakan tentang undangan dari Ardian.

"Sepertinya aku nggak bisa, Sin. Aku harus bekerja nanti malam." Emma mencoba membohongi Sintia.

"Ayolah, Em. Satu hari aja berhenti bekerja. Aku akan membelikan kamu makan siang hari ini." Sintia memang sangat mengetahui keadaan keuangan Emma. Satu hari saja Emma tidak bekerja, dia tidak bisa makan keesokan harinya.

"Makan siang selama satu minggu?" tanya Emma sambil tersenyum lebar.

"Satu minggu, satu bulan juga boleh. Pokoknya kamu harus ikut ke pesta Ardian." Sintia sedikit memaksa Emma.

"Oke, setuju. Satu bulan makan siang gratis dari Sintia!" seru Emma sambil terkekeh geli.

"Nanti pulang dari kampus, kamu ikut aku ke salon." Sintia tersenyum penuh arti memikirkan akan menyulap Emma yang biasa menjadi luar biasa.

"Terserah kamu aja, Sin." Emma pasrah dengan apa yang akan dilakukan Sintia pada dirinya.

***

Emma telah selesai kuliah hari ini pada pukul  14.00 WITA. Sintia mengajak Emma makan siang terlebih dahulu di kafe depan kampus. Sintia memang berasal dari keluarga yang berada. Dia tidak pernah menjelekkan Emma yang hanya mempunyai seorang ayah yang tidak berguna. Sintia juga selalu mendukung Emma dalam hal apa pun.

"Setelah makan, kita ke butik dulu cari gaun terus ke salon. Aku mau kamu dandan yang cantik, Em. Kak Ardian pasti punya banyak teman untuk kita lirik." Sintia menyarankan suatu hal yang membuat Emma menggelengkan kepalanya.

"Itu kamu, Sintia. Aku nggak ada waktu untuk hal seperti itu." Emma tersenyum kecut.

"Emma sayang, kamu itu masih muda. Jangan terlalu sibuk dengan semua masalah hidup. Satu kali aja lepaskan semuanya dan menikmati masa-masa indah kita." Sintia memeluk Emma dari samping.

"Baiklah, hari ini aku akan mengikuti apa pun yang kamu mau." Emma akhirnya memutuskan akan mengikuti apa yang dikatakan Sintia. Dia memang sangat membutuhkan hiburan untuk semua masalah yang dihadapinya dalam hidup.

***

"Bos, sudah waktunya pergi ke pesta," ucap seorang asisten pribadi pada bosnya.

"Jam berapa pesta Ardian, Raka? Bukannya jam delapan? Ini masih jam tujuh." Ethan, sang bos yang masih sibuk dengan pekerjaannya, menatap tajam ke arah asisten pribadinya, Raka.

"Aku harus beli kado dulu, Bos. Aku lupa karena kerjaan yang kamu kasih buat aku." Raka menggerutu langsung di hadapan Ethan.

"Apa kamu mau aku potong gajinya?" Ethan berbicara dengan nada rendah.

"Maaf, Bos. Ampuni aku," ucap Raka sambil terkekeh. Raka tahu bahwa ucapan Ethan terkadang tidak bisa diganggu gugat.

"Telepon saja Pricillia untuk menyiapkan kadonya." Ethan kembali fokus pada layar di depannya. Raka keluar ruangan Ethan dan menghubungi Pricillia, sekretaris Ethan.

Ethan Mavirno, seorang CEO muda yang terkenal dingin dan sangat tegas dengan segala bentuk kecurangan. Ethan tidak pernah memaafkan orang-orang yang bersalah padanya. Dia terkenal begitu kejam. Ethan akan pergi ke pesta Ardian, adik dari Raka.

Emma dan Sintia telah sampai di tempat acara pesta Ardian yaitu hotel bintang lima di kabupaten Gianyar. Emma sedikit gugup karena Sintia telah merubahnya menjadi seperti orang lain. Emma sendiri sampai tidak percaya saat berkaca. Dia sangat berbeda dari biasanya. Sintia tersenyum bangga telah membuat Emma terlihat sempurna.

"Akhirnya kamu datang juga, Em. Aku pikir kamu tidak jadi datang." Ardian memeluk Emma untuk berterima kasih.

"Aku udah janji, Kak. Pasti aku akan tepati itu." Emma tersenyum. "Selamat ulang tahun, Kak."

"Makasih, Em. Silakan menikmati pestanya." Ardian tersenyum kagum saat melihat penampilan Emma. Sintia tahu bahwa Ardian sedikit menyukai sahabatnya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Jerat Cinta Sang CEO

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Kau Menikahi Aku Dengan Benci
8.0
Anjani terjepit dalam dilema saat suaminya, Prakasa, menghilang saat bertugas. Di tengah duka, ia dipaksa menikahi Arjuna demi menggantikan adiknya yang kabur. Sebagai dokter spesialis, Anjani justru dipandang rendah dan dianggap hanya mengincar harta oleh keluarga Arjuna. Namun, situasi makin rumit ketika Prakasa tiba-tiba muncul kembali. Kini, Anjani harus menghadapi konflik legalitas pernikahan dan kebencian Arjuna yang perlahan mulai berubah menjadi rasa cinta.
Sampul Novel Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional
8.4
Mengalami kondisi ASI yang berlebih membawa berkah sekaligus tantangan tak terduga bagi protagonis dalam novel modern Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional. Keputusannya untuk bekerja sebagai ibu susuan berawal dari pemikiran sederhana bahwa tugasnya hanyalah menyusui seorang bayi yang membutuhkan. Namun, realitas yang dihadapinya jauh dari perkiraan semula. Pekerjaan ini menyeretnya ke dalam pusaran hubungan rumit dan rahasia tak terduga yang mengubah jalan hidupnya secara perlahan.
Sampul Novel Mama Polos Dan Bayi Jenius
9.2
Insiden salah kamar enam tahun silam mengubah hidup seorang wanita selamanya. Tanpa mengingat wajah pria di malam itu, ia terpaksa melarikan diri untuk membesarkan buah hatinya sendirian. Takdir kembali mempertemukan mereka saat ia bekerja sebagai sekretaris di kantor pria tersebut. Meski sang bos tampak tidak mengenalnya, ada ketertarikan yang tak tertahankan di antara mereka. Rahasia masa lalu kini mengancam ketenangan hidup yang ia bangun.
Sampul Novel My Possessive Husband Book 1
9.7
Aleina Xavinzo merasa terganggu oleh obsesi mantan kekasihnya, Richard, yang terus mengejar. Di tengah rasa frustrasi, sebuah insiden mabuk di kelab malam membawanya ke pelukan pria asing bernama Adrianus James Verona. Hubungan satu malam itu berujung kejutan besar saat mereka bertemu kembali sebulan kemudian sebagai pasangan tunangan pilihan orang tua. Kini, Aleina harus menghadapi babak baru dalam pernikahan kontrak yang penuh dengan teka-teki cinta.
Sampul Novel Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku
9.4
Yerin Anindya adalah seorang guru BK di sekolah swasta elit yang bertugas mendidik murid nakal bernama Bastian Miles Jarvis. Namun, tanggung jawab pekerjaan ini justru membawanya masuk ke dalam pusaran masalah keluarga konglomerat. Yerin harus berhadapan langsung dengan kakak Bastian, Arseno Jonathan Jarvis. Pemimpin arogan dari Skyline Corporation tersebut secara mengejutkan mencium Yerin di hadapan seluruh keluarga besar Jarvis, bahkan langsung mengklaim sang guru sebagai calon istrinya.
Sampul Novel Putus Setelah Enam Tahun Berpacaran
8.7
Enam tahun mendampingi Soren, sang bos mafia Meksiko, ternyata tidak menjamin kebahagiaan. Hubungan mereka merenggang sejak Soren sibuk dengan wakil barunya, Thea, hingga melupakan janji pernikahan di hari jadi mereka. Puncaknya terjadi saat pesta Natal, ketika Soren memesan kue kacang kesukaan Thea tanpa peduli alergi parah sang kekasih. Akibat lelucon temannya, kue tersebut mengenai wajahnya hingga pingsan. Sadar dari kondisi kritis, ia membulatkan tekad memberi tahu ibunya untuk pulang dan membatalkan rencana pernikahan tersebut.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan