Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pria yang Menguntitku

Pria yang Menguntitku

Seorang wanita menyadari bahwa rumahnya telah disusupi. Seorang pria misterius kerap berbaring di ranjangnya dan meninggalkan jejak di pakaiannya. Melalui kamera tersembunyi di mata boneka, pria itu terus mengawasinya. Namun, alih-alih melarikan diri, ia justru sengaja beraksi intim di depan boneka tersebut. Saat sang pengamat mengira korbannya gemetar ketakutan di sudut ruangan, ia tidak menyadari bahwa semua ini adalah jebakan. Wanita itu telah lama menantikan kehadirannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Suaranya sangat enak didengar, terutama saat dia bergumam sendiri.

“Sayang, aku nggak kelihatan.”

“Sayang, kasih aku, tolong lah.”

......

Lewat dari layar, sudah hampir nggak kelihatan, tetap bisa mengangkat nafusnya?

Jujur, aku merasa dia bodoh tapi lucu lagi.

Mendengar suaranya yang sangat tertekan, aku mulai mengikuti ritmenya.

Di dalam earphone kedengar nafas pria yang sudah terpuaskan, ini benaran adalah katalisator yang paling sempurna.

Keringat membasahi gaun tidurku, barusan mau pergi mandi, nada sms handphoneku berbunyi, dari nomor yang nggak dikenal.

Beberapa hari ini, aku sering mendapat sms dari nomor yang nggak dikenal, tanpa terkecuali, semuanya dari penguntit itu.

Dia menggunakan aplikasi mengganti banyak nomor telepon untuk mengirimkan sms yang menganggu ke aku, biasanya di tengah malam, hari ini dipercepatnya.

Kelihatannya sudah tidak bisa tahan lagi.

Aku dengan minat membuka handphone dan melihat sms gangguan dia.

“Sayang, tanganmu benaran putih kali.”

“Sayang, aku benaran suka kali sama kamu, aku mau melakukan denganmu hal yang paling gembira.”

“Sayang, apakah kamu hari ini melihat pria yang lain? Kalau nggak kamu hari ini kok bisa begitu emosional?”

......

Kata-kata ini, hanya penguntit yang bisa mengatakannya.

Tapi sayang sekali, menurutku, sms gangguan gini terlalu kekanak-kanakan.

Aku mau ketawa, tapi aku tahu kalau dia di layar sana sedang melihat reaksiku.

Jadi aku membuat ekspresi ketakutan, buruan turun dari kasur melihat ke arah jendela yang tidak ditutup gorden.

Lalu dengan tangan gemetar pertama kali membalasnya.

“Kamu siapa?! Apa yang mau kamu lakukan? Jangan ngintip! Kalau ngintip lagi aku lapor polisi!”

“Sayang, boleh aku pegang kamu ya?”

“Dasar psikopat! pergi kau!”

Mungkin merasa puas dimarahin aku, dia malahan nggak marah, malah terus menerus mengirim smsnya, isi smsnya sangat tidak bermoral, tapi kelihatan sangat jelas keinginannya dan nafsunya.

Kata-kata yang nggak tahu malu itu membuatku hampir melepaskan topengku.

Tapi aku menahan.

Aku seperti kelinci memeluk kakiku dan menunduk kepala, gemetaran karena takut.

Lalu terdengar suara senyum di dalam earphone dan bisikan iblis.

“Sayang takut ya, nangis kah?”

“Bagus sekali, pengen kali sekarang langsung tidurin dia......”

“Lain kali, lain kali aku pasti sembunyi di bawah kasur, kasih dia obat dan nemanin dia tidur.”

Sangat menjijikkan.

Tapi lain kali itu kapan? Aku jadi sangat menantikannya.

Lain kali aku harus menggunakan cara apa supaya dia nggak bisa berhenti? nggak bisa nahan diri?

Dia lagi siapin cara masuknya untuk lain kali, aku juga lagi rencanain strategiku untuk lain kali.

Tapi nggak ku sangka, esoknya dia sudah nggak ada.

Di kantor nggak kelihatan orangnya, bus juga nggak ada, bahkan rumah terbengkalai di samping kantor yang biasa dia sembunyi juga kosong.

Tiga hari berturut-turut aku tidak melihatnya, stocking hitam yang sengaja diletakkan di rumah juga tidak ada perubahan.

Aku mulai cemas.

Apakah dia terjadi sesuatu?

Mangsa yang begitu sempurna, mangsa yang sudah aku tunggu begitu lama.

Belum menikmatinya dan hilang begitu saja? Tentu tidak boleh.

Untungnya di hari keempat, dia muncul lagi.

Kali ini, dia langsung muncul di depanku.

Saat melihatnya, dia tidak memakai topi dan masker, yang terlihat hanyalah muka yang kurus tapi familiar——Atasanku Martinus.

Martinus jongkok di pojok taman kompleks perumahan, menggunakan tangannya yang cantik dengan hati-hati memeluk kucing liar yang dipukuli orang sampai setengah mati.

Menunggu aku melewati, langsung menunjukkan ekspresi yang sangat gembira.

“Sabrina, nggak kusangka kamu juga tinggal di perumahan sini, bisa bantu nggak? Kucing ini terluka, tapi kakiku kesulitan, bisa nggak bantu antarin kucing ini ke rumah sakit?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta & Obsesi SANG PSIKOPAT Cantik
9.5
Via terjebak dalam obsesi buta terhadap abangnya, Fatih. Namun, kehadiran Kenan yang telah memujanya sejak SMP mulai menggoyahkan hatinya. Di tengah dilema tersebut, Via menyadari bahwa perasaannya pada Fatih bukanlah cinta sejati. Akhirnya, ia memilih menerima Kenan tanpa menyadari bahwa mereka berbagi kegilaan dan obsesi yang serupa. Akankah ketulusan Kenan mampu menaklukkan sisi gelap Via yang ternyata menyimpan kepribadian seorang psikopat?
Sampul Novel CODE: FAUST
7.9
Bumi menjadi neraka sejak 2028 akibat virus misterius yang mengubah makhluk hidup menjadi mutan mengerikan. Di tengah reruntuhan peradaban tahun 2036, faksi-faksi seperti The Government dan Black Beast saling berebut kuasa. Di dunia yang kejam ini, Dr. Plague, seorang profesor dengan masa lalu kelam, berjuang mengembalikan kedamaian demi menebus dosanya. Namun, ia harus menghadapi perang saudara dan radiasi sambil mengungkap misteri besar di balik wabah yang menghancurkan dunia.
Sampul Novel Cokelat Valentine Rasa Darah
8.9
Seorang suami tega menelantarkan anaknya di dalam mobil di tengah hutan demi bersenang-senang dengan cinta pertamanya. Saat sang anak dikepung kawanan serigala, sang suami tidak bisa dihubungi. Ketika sang istri menyusul ke lokasi, ia hanya menemukan cokelat valentine berlumuran darah di mobil yang kosong. Di tengah duka mendalam, sang suami justru menelepon dan menuduhnya merusak suasana hari kasih sayang. Amarah sang istri pun tersulut untuk mengirimkan balasan yang tak kalah berdarah.
Sampul Novel Kuyang Kalimantan
9.1
Teror mistis menghantui tanah Kalimantan melalui legenda kuno yang haus darah. Fokus utama ancaman gaib ini mengincar para ibu hamil serta mereka yang tengah berjuang dalam proses persalinan. Di tengah suasana mencekam, hukum adat menjadi perlindungan terakhir yang mutlak. Siapa pun, termasuk anggota suku asli, dilarang keras melanggar pantangan suci yang telah ditetapkan secara turun-temurun. Pelanggaran kecil sekalipun dapat berujung pada petaka yang sangat fatal.
Sampul Novel Permainan Kakak Tercinta
8.6
Saat berkunjung ke rumah kakaknya, sang protagonis tidak pernah menduga bahwa undangan menginap tersebut adalah awal dari mimpi buruk yang nyata. Kejanggalan dimulai ketika ia mendapati senyuman ganjil dari suami kakaknya. Alih-alih mendapatkan perlindungan, ia justru dikunci di dalam kamar bersama pria misterius itu oleh kakaknya sendiri. Terjebak dalam situasi mencekam, ia akhirnya menyadari bahwa dirinya hanyalah bidak dalam rencana mengerikan yang telah dirancang rapi oleh kakak kandungnya.
Sampul Novel Rahasia di Bawah Selimut
9.1
Satu malam bersama pengasuh baru mengubah drastis kepribadian anakku. Dia mendadak menjauh dan menolak setiap upayaku untuk mendekat. Demi keselamatan, aku segera memecat pengasuh tersebut dengan harapan situasi rumah akan kembali normal. Namun, keanehan tidak berhenti di sana. Saat hendak mengambil sesuatu yang terjatuh di bawah ranjang, kakiku tidak sengaja menginjak sebuah benda. Di kegelapan itu, aku justru menemukan sang pengasuh bersembunyi dengan wajah pucat pasi dan sepasang mata merah yang menatapku tajam.