Sampul Novel Pria Dingin Itu Suamiku

Pria Dingin Itu Suamiku

9.4 / 10.0
Dalam novel Pria Dingin Itu Suamiku, Nadia harus menikahi pewaris billionaire demi wasiat ayahnya. Di tengah tekanan ekonomi, gadis ini terjebak dalam dilema antara kemiskinan atau pernikahan kontrak. Baca romance novel ini untuk mengikuti perjuangan Nadia di platform webnovel pilihan Anda.
Ringkasan Pria Dingin Itu Suamiku
Nadia, putri tunggal kaya raya, mendadak jatuh miskin setelah ayahnya wafat akibat serangan jantung. Di tengah keterpurukan, ia teringat wasiat terakhir sang ayah untuk menikahi putra rekan bisnisnya sebagai bentuk balas budi masa lalu. Meski awalnya menolak keras, himpitan ekonomi dan rasa hormat pada almarhum ayahnya memaksa Nadia mencari tahu sosok pria dingin tersebut. Kini, hidupnya berubah total saat ia harus menjalani takdir bersama sang pewaris perusahaan ternama.
Baca Selengkapnya

Pria Dingin Itu Suamiku Bab 1

Tepatnya hari senin, Nadia melangkahkan kakinya keluar rumah sederhana sang nenek. Rumah ini didapat wanita tua itu dari peninggalan trakhir putranya. "Nek, apa Nadia harus pergi?" ragu dalam hati gadis ini sangat berkecamuk.

"Pergi saja nak, demi masa depanmu." Asupan semangat dari wanita berusia enam puluh tahun bernama Saraswati.

"Tapi masa Nadia harus menikah sama om-om!" Wajah gadis ini melukiskan kengerian.

"Papa kamu tidak bilang harus menikahi rekannya, tapi putranya. Awas kamu salah!" peringatan tegas Saraswati.

"Ish, nenek. Jadi andai Nadia salah atau benar memilih calon suami, nenek tetap menyuruh Nadia menikah?" rengeknya.

"Tentu saja ..., Nadia mendengar sendiri pesan trakhir papanya Nadia yang tidak lain putranya nenek." Kerutan di wajah wanita ini sudah tidak terhitung jumlahnya, tapi rasa sendu tetap terlihat sangat mulus kerana disebabkan akan kehilangan sang cucu.

"Tapi kan ...." Nadia masih tampak sangat keberatan.

Telapak tangan Saraswati membelai bahu Nadia. "Nak, ingat pesan trakhir papa kamu, jangan kecewakan papa kamu." Tatapannya sangat melukiskan serjuta sayang pada cucu satu-satunya, "dan ingat pesan nenek, jangan salah masuk ke gedung perusahaan, pokoknya kamu harus mencari seorang pria bernama Wira dan jangan lupa tunjukan foto kebersamaan papa kamu dengan pria itu," pesan penting sang nenek.

"Nenek yakin nenek tidak salah mengambil foto? Ada banyak foto di album milik papa!" risau Nadia.

Saraswati mengibaskan tangan kanannya. "Hus, mana mungkin nenek salah ambil, sudah ada tagnya kok bahwa itu pria bernama Wira yang dimaksud papa kamu."

"Emang nenek tahu apa itu tag? Kok Nadia tidak yakin," celetuk gadis yang harus menghentikan kuliahnya karena kendala biaya.

"Sudah, tidak perlu memikirkan tag lagi. Sekarang cepat pergi cari rekannya papa kamu dan ceritakan semuanya kalau papa kamu meninggal di luar negeri di masa pengobatannya!" titah tegas Saraswati.

Nadia memakai celana jeans panjang serta t-shirt berlengan pendek yang dipadukan dengan sepatu kets serta tas ransel. "Iya sudah, Nadia pergi, tapi nenek jangan kemana-mana, cucu nenek yang cantik ini akan segera pulang."

"Iya .... nenek akan tetap di sini, nenek janji!" Kecupan sayang mendarat di dahi Nadia.

Kini, kedua wanita berbeda generasi itu sudah terpisah jarak. Nadia melangkah gontai bersama rasa tidak percaya diri. "Bagaimana kalau Nadia menikahi bapaknya bukan anaknya. Argh, papa ...," raungnya.

Satu jam kemudian, Nadia keluar dari taxi yang sudah dibayar setengah harga karena kebetulan itu taxi milik tetangganya. Di hadapannya terdapat gedung tinggi besar nan agung. "Apa ini gedungnya, apa tempat ini yang dikuasai pria bernama Wira?"

Nadia mematung sangat lama, bahkan sempat beberapa kali mondar-mandir di depan lokasi gedung hingga mencuri perhatian satpam. "Permisi, ada yang bisa saya bantu?"

Nadia mengerjap seiring memandang ragu ke arah si pria. "Eu ... saya .... saya ...."

Tin!

Sebuah mobil mewah hendak masuk ke dalam halaman hingga satpam harus membantu memarkirkan mobil tersebut, sedangkan Nadia berpikir jika dirinya harus putar balik saja.

Namun, sebelum Nadia menghilang dari lokasi, gadis ini teringat pada pesan trakhir ayahnya. "Saya tidak boleh menyerah, saya akan mencari Pak Wira!"

Satpam menyahut karena kebetulan mendengar kalimat trakhir Nadia kala pria ini kembali menghampiri. "Jadi nona ini mau bertemu Pak Wira? Tunggu di lobby ya, karena hari ini Pak Wira sering tidak di tempat."

Nadia memandang serius ke arah satpam. "Jadi benar, ini perusahaan milik Pak Wira?"

"Benar sekali," tegas satpam, tapi tetap santun.

Nadia segera merogoh tasnya untuk meraih foto yang dibawanya, kemudian diperlihatkan pada satpam. "Apa Pak Wira yang ini?"

Satpam memerhatikan gambar wajah di dalam foto. "Iya, ini Pak Wira, tapi pasti foto ini diambil beberapa tahun yang lalu," tebaknya karena penampilan Wira sangat berbeda dengan sekarang, "siapa pria di sisi Pak Wira?" penasarannya sekaligus menyelidik karena gadis ini memiliki dua gambar wajah.

"Itu papa saya, tapi papa baru saja meninggal satu bulan yang lalu. Papa bilang papa dan Pak Wira adalah rekan bisnis, jadi papa suruh saya mencari Pak Wira," tutur Nadia dengan sejujur-jujurnya.

Satpam tidak lantas percaya karena bisa saja gadis di hadapannya mengarang cerita mengingat jika sekarang Wira sedang naik daun dan banyak pengusaha curang ingin menjatuhkannya. "Mana buktinya jika itu papanya nona?"

"Hah, bukti?" heran Nadia, "saya tidak punya bukti apa-apa, memangnya apa yang harus saya tunjukan untuk membuktikan kalau saya anaknya papa?"

Satpam bergeming sesaat. "Iya sudah tidak perlu, tapi sementara foto ini akan saya bawa untuk ditunjukan pada Pak Wira jika beliau memang mengenal pria di sisinya maka nona boleh menemui beliau," usulannya dengan sikap santun.

"Iya sudah, tunjukan saja." Nadia memberikan fotonya begitu saja.

"Mari, ikut saya ke lobby." Satpam menggiring Nadia dengan santun hingga gadis itu duduk di sofa yang empuk yang tidak kalah empuk dengan sofa di rumahnya dulu sebelum pihak bank menyitanya.

"Nona tunggu saja di sini, tapi saya tidak menjamin akan cepat karena Pak Wira sedang banyak tamu," pesan satpam sebelum berlalu.

Nadia mengangguk patuh, kemudian berkata penuh kekhawatiran, "Kira-kira Nadia berhasil bertemu Pak Wira tidak, ya?"

Bersambung ....

#Jangan lupa tinggalkan jejak komentar ya setelah baca ^^

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pria Dingin Itu Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bos, Jangan! Nanti Ketahuan
8.0
Terjebak dalam aturan suami yang melarangnya bekerja, hidup Selena berubah setelah kedatangan Haris, bos besar suaminya. Pesona sederhana Selena memikat sang miliarder, yang kemudian menawarinya posisi sebagai sekretaris pribadi. Pekerjaan ini menjadi pelarian sekaligus awal hubungan terlarang di antara mereka. Demi ambisi promosi jabatan, sang suami memilih menutup mata. Kini, mereka semua terseret dalam pusaran gairah dan intrik yang siap menghancurkan pernikahan Selena.
Sampul Novel Cinderella Pulang Pagi
8.0
Elaina hancur saat tunangannya berpaling ke wanita lain menjelang hari pernikahan mereka. Meski gagal mengacaukan pesta sang mantan, ia justru bertemu Alister, pria karismatik yang merupakan orang terdekat mantan kekasihnya. Alister hadir membawa warna baru dan siap membantu Elaina membalaskan rasa sakit hatinya. Takdir membawa Elaina ke babak baru yang tak terduga, di mana ia diperlakukan bak putri oleh pria berbahaya tersebut demi sebuah pembalasan.
Sampul Novel Hasrat Liar Istri Hyper
7.9
Zara, wanita cantik dengan gairah besar, terjebak dalam pusaran perselingkuhan yang berbahaya. Hasratnya yang tak terbendung membawanya menjalin hubungan rahasia dengan Pak Haris, atasan suaminya, hingga Dr. Zein yang memikat. Di tengah pertemuan terlarang ini, batas moralitasnya mulai memudar. Zara kini harus menghadapi konflik batin antara kenikmatan sesaat dan rasa bersalah yang mengancam kehancuran hidupnya. Mampukah ia berhenti sebelum semuanya musnah?
Sampul Novel Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
8.3
Haura Ghania Eftikhar, mantan tentara bayaran, luluh oleh kesabaran Sean Wijaya, seorang CEO karismatik. Demi cinta, Haura rela beralih profesi menjadi CEO demi menutupi masa lalunya. Namun, pernikahan bahagia mereka hancur saat Haura memergoki pengkhianatan Sean dengan wanita lain. Saat Sean memohon kesempatan kedua dalam penyesalan, muncul seorang remaja tampan yang menawarkan kasih sayang tulus namun obsesif, menambah kerumitan di tengah luka hati Haura yang mendalam.
Sampul Novel Kontrak Eksklusif untuk Kanaya
8.7
Keserakahan sering kali membutakan nurani, seperti nasib malang yang menimpa Kanaya. Akibat ketamakan ibu tirinya, masa depan gadis ini terancam hancur dalam sekejap. Tanpa izin, ia dijadikan jaminan utang kepada rentenir paling kejam di kota. Kini Kanaya terjebak dalam situasi pelik yang mempertaruhkan hidupnya. Apakah ia mampu bangkit melawan takdir pahit tersebut, atau justru terpaksa menyerah pada keadaan yang merenggut kebebasannya?
Sampul Novel Pengantin Paksa Tuan Kejam
9.3
Almira Safira hidup menderita bersama neneknya setelah orang tuanya tewas dibunuh secara misterius. Karena fitnah keji Rangga Prakoso, pria berkuasa yang ingin menjadikannya istri keempat, mereka pun terasingkan. Saat merencanakan pelarian dari ambisi gelap Rangga, seorang pria asing bersimbah darah mendadak muncul di depan pintu mereka. Siapakah dia? Mampukah kehadiran pria ini mengungkap rahasia kematian orang tua Almira sekaligus menyelamatkannya dari jerat Rangga?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan