Sampul Novel Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh

Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh

9.5 / 10.0
Dalam novel romantis modern Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh, seorang istri berpura-pura hilang ingatan pasca-kecelakaan. Namun, gurauan ini mengungkap pengkhianatan menyakitkan dari suami dan putranya. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap misteri rumah tangga mereka.
Ringkasan Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh
Pasca-kecelakaan, seorang wanita memutuskan berpura-pura hilang ingatan demi menggoda suami dan putranya. Namun, pertanyaan "Kalian siapa?" justru mengungkap kenyataan pahit. Sang putra dengan gembira menarik wanita asing ke dalam ruang rawat, lalu menyebut ibunya sendiri sebagai seorang tante yang sedang mereka jenguk bersama kedua orang tuanya. Sang suami hanya diam, membenarkan sandiwara kejam itu secara tersirat. Kisah penuh misteri dalam novel modern ini menguji arti pernikahan yang sesungguhnya.
Baca Selengkapnya

Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh Bab 1

Setelah mengalami kecelakaan, aku sengaja berpura-pura amnesia untuk menggoda suami dan putraku.

"Kalian siapa?"

Mata putraku berbinar gembira saat menarik seorang wanita yang berdiri di luar kamar rumah sakit untuk masuk ke dalam.

Dia berkata, "Tante, aku dan orang tuaku ke sini untuk menjengukmu."

Suamiku berdiri diam di sampingnya, diam-diam menyetujui perkataan putraku.

"Tante, aku dan orang tuaku hanya ingin menjengukmu." Suara manis kekanakan itu bergema lembut di dalam kamar rumah sakit.

Kepalaku masih dibalut perban. Aku menunduk untuk melihat putraku yang berusia lima tahun, Zavier Pahlevi, yang kedua tangannya sedang menggandeng salah satu tangan dua orang dewasa tersebut. Senyum licik terpatri di wajahnya.

Suamiku, Rayan Pahlevi, yang berpakaian sangat rapi itu sama sekali tidak berniat mengoreksi panggilan 'tante' dari putraku. Sebaliknya, dia hanya menatapku dengan sorot ingin tahu.

Wanita yang digandeng oleh Zavier mengenakan gaun panjang berwarna putih, terlihat anggun dan lembut. Saat tatapanku tertuju padanya, dia terlihat sedikit gugup dan segera menyelipkan rambutnya ke belakang telinga.

Zavier menyadari tatapanku pada Yuki Wisam dan segera berdiri dengan waspada di hadapanku. Bersikap seperti pelindung.

Kalau aku benar-benar amnesia, mungkin aku akan mengira mereka bertiga adalah keluarga kecil yang bahagia nan harmonis.

Zavier menarik pelan tangan Rayan dan berbisik, "Ayah, karena Ibu amnesia, apa kalian sekarang bisa bercerai?"

Meski dia sedang berbisik, suaranya diatur sedemikian rupa agar aku bisa mendengarnya dengan jelas.

Aku tahu ini hanyalah trik kecilnya. Dia sedang menghukumku karena aku kemarin menegurnya dan membuatnya malu di depan orang lain. Dia marah.

Ini memang gaya jahil Zavier yang biasa. Dia senang mempermainkanku.

Namun, aku tidak ingin terus bermain dalam sandiwara kecilnya lagi.

Karena aku sudah mengatakan kalau aku amnesia, maka aku akan terus pura-pura melakukannya.

Berpura-pura kalau aku tidak punya anak dan suami ini.

"Maaf … kalian siapa?"

Zavier sedikit terkejut, suaranya terdengar agak panik, "Kamu benar-benar nggak ingat aku? Nggak mungkin kamu lupain aku. Aku ini … aku ini anak yang paling kamu sayangi."

Rayan mengernyitkan alisnya heran, sorot matanya makin tajam. Suaranya terdengar tidak sabar, "Natania, jangan pura-pura. Dokter bilang kamu hanya mengalami gegar otak ringan, nggak parah. Jangan kira kamu bisa menghindari perceraian dengan pura-pura amnesia."

"Benar! Jangan pura-pura lagi! Kamu sangat mencintai kami! Mana mungkin kamu bisa melupakan kami begitu saja!" Ekspresi marah dan sinis Zavier terlihat sangat mirip dengan Rayan.

Aku merasa rasa sakit di kepalaku datang lagi.

Belum sempat aku mengatakan apa pun, seorang perawat di depan pintu mengetuk dan berkata, "Pasien butuh istirahat. Mohon yang tidak berkepentingan untuk keluar terlebih dahulu."

Rayan dan Zavier segera pergi tanpa mengatakan apa pun, membawa serta Yuki.

Tak lama kemudian, seorang perawat muda masuk ke kamar dan berkata padaku, "Suami Anda baru saja datang, sekarang dia keluar sebentar untuk membelikan bubur."

"Suami saya?"

Kepalaku rasanya agak kacau. Bukankah 'suami' ku barusan sudah kamu usir?

Perawat muda itu berkedip dan menjelaskan, "Benar, sebenarnya saya dulu bekerja di bidang kebidanan dan kandungan empat tahun lalu. Saya beberapa kali melihat kalian. Kalian berdua sangat tampan dan cantik, jadi sangat sulit dilupakan."

Empat tahun lalu aku memang menjalani pemeriksaan kehamilan di rumah sakit ini, tetapi Rayan tidak pernah sekalipun menemaniku.

Perawat itu melanjutkan, "Dan suami Anda adalah orang yang jarang bermain ponsel sepanjang waktu. Dia menunggu Anda diperiksa sampai selesai dengan cemas di depan pintu."

"Dia tinggi, tampan juga sangat perhatian dan berdedikasi. Membuat kami para perawat percaya dengan cinta lagi!"

"Oh iya! Pria dewasa dan anak kecil tadi itu siapa? Memang tampan sih, tetapi wajah mereka seram seperti rentenir."

Aku terkekeh mendengar perkataannya.

Dari empat belas kali pemeriksaan kehamilan, Rayan memang tidak pernah datang sekalipun. Orang yang menemaniku adalah Samudra.

Dia adalah adik laki-lakiku. Dia lima tahun lebih muda dariku, saat itu usianya masih delapan belas tahun.

Aku tidak ingin repot-repot menjelaskan hubungan antara aku, Rayan dan Zavier. Lagipula, sebentar lagi kami memang tidak akan ada hubungan apa-apa.

Tak lama kemudian, Samudra masuk ke kamar membawa kotak makanan sambil terengah-engah.

Aku memang sudah lapar sejak tadi. Seharian ini aku belum makan apa-apa, perutku mulai terasa nyeri.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel 66 Kali, Aku Tak Lagi Mencintaimu
8.9
Setelah enam puluh enam kali melamar, Vincent akhirnya mendapatkan cinta sang istri pada percobaan berikutnya. Menandai awal pernikahan, sang istri menyiapkan enam puluh enam kartu pengampunan untuk setiap kesalahannya. Namun selama enam tahun, Vincent terus menghamburkan kartu-kartu tersebut demi membela teman masa kecilnya. Ketika jatah kartu kini hampir habis setelah kartu ke-enam puluh empat digunakan, Vincent baru menyadari ada perubahan dingin yang tidak biasa dari istrinya.
Sampul Novel Cinta Tiga Bidadari
9.7
Muhammad Abidzar Al Hafiz pernah mengikrarkan janji suci kepada istri pertamanya. Ia bersumpah tidak akan pernah menikah lagi setelah resmi berpisah dari istri keduanya. Namun, komitmen tersebut kini dipertanyakan. Apakah Abidzar mampu mempertahankan kesetiaannya dan menepati ucapan itu selamanya? Ataukah janji tersebut hanya menjadi rangkaian kata manis yang pada akhirnya akan dikhianati kembali demi kehadiran wanita yang baru dalam hidupnya?
Sampul Novel DUNIA MAYA
9.2
Aruni Maya adalah wanita tangguh yang hancur setelah kehilangan ibu dan anak angkatnya. Di tengah duka, dia harus menghadapi kekejaman Toni, suaminya yang ternyata hanya mendekati Maya demi membalas dendam masa lalu. Namun, sebuah rahasia besar terungkap bahwa Maya bukanlah anak kandung dari orang tua yang dibenci Toni. Penyesalan datang terlambat saat Maya berjuang bangkit dari pengkhianatan, menemukan jati diri aslinya, dan menghadapi ujian hidup baru yang mendewasakan.
Sampul Novel I Love My Mother's Ex Lover
8.0
Tujuh belas tahun lamanya Song Dasom memendam rasa pada aktor Yoo Junsu. Tak disangka, sang idola membalas perasaannya hingga mereka berkencan. Namun, di balik perhatian itu, Junsu menyimpan rahasia kelam: ia hanya mendekati Dasom karena kemiripannya dengan sang mantan kekasih yang ternyata ibu kandung Dasom sendiri. Saat kebenaran terungkap, Junsu harus menebus dosanya dengan bersimpuh memohon ampun. Di tengah luka dan rintangan, mereka berjuang untuk saling memulihkan.
Sampul Novel Menantu Yang Diusir Keluarga Suaminya
8.3
Zaireen tinggal di rumah warisan ayahnya bersama Elvano dan mertuanya. Awalnya hangat, namun keluarga suaminya perlahan menindasnya. Luka Zaireen makin dalam saat tahu Elvano berselingkuh dengan restu keluarganya sendiri. Dianggap rendah di rumahnya sendiri, kini Zaireen tak lagi tinggal diam. Ia harus memilih antara bertahan dalam duka atau bangkit menghancurkan mereka dengan cara yang elegan. Air matanya telah habis, kini saatnya ia mengambil kembali harga dirinya.
Sampul Novel Operasi Rahasia, Dokter Sadis
8.7
Keputusan besar diambil oleh sang protagonis demi membahagiakan sang kekasih: menjalani prosedur operasi plastik pada area intimnya. Namun, segalanya berubah saat ia harus berbaring di meja pemeriksaan. Di bawah penanganan dingin seorang dokter misterius, ia justru terhanyut dan kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Novel modern bergenre romance misteri berjudul "Operasi Rahasia, Dokter Sadis" ini menyajikan kisah menegangkan tentang obsesi dan rahasia medis.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan