Sampul Novel Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka

Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka

8.3 / 10.0
Haura Ghania Eftikhar, mantan tentara bayaran, luluh oleh kesabaran Sean Wijaya, seorang CEO karismatik. Demi cinta, Haura rela beralih profesi menjadi CEO demi menutupi masa lalunya. Namun, pernikahan bahagia mereka hancur saat Haura memergoki pengkhianatan Sean dengan wanita lain. Saat Sean memohon kesempatan kedua dalam penyesalan, muncul seorang remaja tampan yang menawarkan kasih sayang tulus namun obsesif, menambah kerumitan di tengah luka hati Haura yang mendalam.

Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka Bab 1

Hujan turun deras malam itu, membasahi jalanan Jakarta yang padat. Lampu jalan memantul di genangan air, menciptakan kilau warna-warni yang memecah kegelapan malam. Di antara kerumunan manusia yang tergesa-gesa mencari tempat berteduh, Haura Ghania Eftikhar melangkah dengan mantap. Jaket hitam yang menempel di tubuhnya basah oleh hujan, namun langkahnya tak terganggu. Matanya yang tajam memindai setiap sudut jalan, setiap bayangan yang bergerak, setiap kemungkinan bahaya yang mungkin muncul.

Haura bukan wanita biasa. Di balik wajah cantik dan raut wajahnya yang tenang, tersembunyi kehidupan yang keras-seorang tentara bayaran yang sudah menjalani berbagai misi berbahaya sejak usia muda. Tidak ada ruang untuk cinta atau kelemahan dalam hidupnya. Semua yang dia tahu adalah tugas, strategi, dan keberanian. Kata hati yang lemah tak pernah menjadi bagian dari dunianya.

Namun malam itu, sesuatu di dalam dirinya terasa berbeda. Meskipun hujan dan malam menakutkan, ada perasaan aneh yang berbaur dengan dinginnya udara. Haura tidak menyadari bahwa hidupnya akan segera berubah-selamanya.

Ia memasuki sebuah gedung pencakar langit yang menjadi markas salah satu perusahaan terbesar di Jakarta. Perusahaan itu bukan miliknya, tapi pamannya, seorang taipan yang mempercayakan sebagian besar urusan bisnis kepada Haura karena kecakapannya yang luar biasa. Pekerjaan Haura sebagai CEO di sana hanyalah salah satu sisi kehidupannya; sisi yang harus ia pertahankan untuk menjaga rahasia terbesar dalam hidupnya. Rahasia bahwa ia bukan sekadar wanita biasa, melainkan seorang tentara bayaran yang lihai, terlatih, dan tak kenal takut.

Pintu lift menutup dengan bunyi halus, dan Haura menatap pantulan dirinya di cermin lift. Rambut panjangnya yang basah menempel di pipi, dan matanya yang tajam menatap seolah menantang dunia. "Haura, kamu ini benar-benar gila," gumamnya pada dirinya sendiri. "Menjadi CEO di siang hari, tentara bayaran di malam hari. Hidupmu benar-benar... gila."

Belum sempat ia menatap lagi, pintu lift terbuka, dan seorang pria berdiri di depannya. Tinggi, tegap, dengan setelan jas hitam yang pas di tubuhnya, dan wajah tampan yang memancarkan karisma. Matanya menatap Haura dengan campuran penasaran dan kekaguman, seolah melihat sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya.

"Haura Ghania Eftikhar?" pria itu menegaskan, suaranya hangat dan tegas. "Saya Sean Wijaya. Senang bertemu dengan Anda."

Haura mengerutkan alis. "Ya... dan Anda siapa?" Suaranya dingin, tetap menjaga jarak. Tak ada yang bisa menembus dinding hatinya, dan ia berniat mempertahankannya.

Sean tersenyum tipis, tak terpengaruh oleh sikap Haura. "CEO baru perusahaan ini. Sebenarnya, saya datang untuk membicarakan proyek kerja sama dengan paman Anda."

Haura mengangguk, tetap tenang, meskipun hatinya sedikit berdebar. Ada sesuatu tentang pria ini-sesuatu yang membuatnya tidak bisa sepenuhnya bersikap dingin. Namun, ia segera menepis perasaan itu. "Baiklah, mari kita bicara di ruang konferensi," jawabnya.

Mereka berjalan bersama menuju lift yang membawa mereka ke lantai atas. Sepanjang perjalanan, Sean terus menatap Haura, seolah mencoba membaca rahasia yang tersimpan di matanya. Haura, di sisi lain, tetap tenang, mencoba menutupi rasa penasaran yang muncul. Ia tidak pernah membiarkan orang lain menembus dirinya. Tidak pernah.

Di ruang konferensi, Sean memulai pembicaraan dengan profesional. Ia menjelaskan visi perusahaan, strategi ekspansi, dan proyek-proyek ambisius yang akan dijalankan. Haura mendengarkan dengan seksama, mencatat setiap detail, tetapi pikirannya tidak sepenuhnya fokus pada pekerjaan. Ada sesuatu tentang ketenangan dan karisma Sean yang mengganggu perhatiannya.

Setelah pertemuan selesai, Sean menatap Haura dengan serius. "Haura, saya tahu ini mungkin terdengar aneh, tapi saya ingin mengenal Anda lebih jauh. Bukan hanya sebagai CEO, tapi sebagai Haura-seorang wanita yang terlihat memiliki dunia sendiri."

Haura terkejut. Ia tidak pernah membayangkan ada seseorang yang ingin mengenalnya di luar pekerjaan. "Maaf, saya tidak percaya pada cinta," katanya singkat, mencoba menutup pembicaraan itu.

Sean tersenyum, tanpa sedikit pun kehilangan keyakinan. "Saya tidak meminta Anda percaya sekarang. Tapi percayalah, saya tidak akan menyerah begitu saja."

Malam itu, Haura pulang dengan pikiran campur aduk. Sean Wijaya bukan sekadar CEO tampan yang pandai berbicara; ia adalah sosok yang mampu membuat hatinya bergetar-sesuatu yang tidak pernah ia rasakan selama hidupnya sebagai tentara bayaran. Perasaan itu membuatnya takut, karena ia tahu terlalu banyak rahasia yang harus dijaga, terlalu banyak luka yang tersembunyi.

Hari-hari berikutnya, Sean terus muncul dalam kehidupannya, menawarkan bantuan, perhatian, dan senyum yang tulus. Ia tidak hanya mengejar Haura, tapi juga memahami dunianya yang keras dan penuh rahasia. Lambat laun, Haura mulai merasakan sesuatu yang asing di hatinya-rasa nyaman, rasa ingin dilindungi, dan bahkan... rasa cinta.

Namun, cinta bukanlah hal mudah bagi Haura. Setiap kali ia mulai membuka hati, bayangan kehidupannya sebagai tentara bayaran menghantui. Ia tahu, jika Sean mengetahui siapa dirinya sebenarnya, semuanya bisa hancur. Rahasia itu harus tetap tersembunyi, bahkan dari orang yang paling dicintainya.

Suatu malam, saat hujan turun lagi, Haura menemukan dirinya berdiri di balkon apartemennya, menatap kota yang basah dan terang oleh lampu. Teleponnya bergetar-sebuah pesan dari Sean. "Apakah kau ingin makan malam bersama besok? Aku ingin mendengar lebih banyak tentang dunia yang hanya kau tahu."

Haura tersenyum tipis. Ia tahu ini langkah berbahaya, tapi ada sesuatu yang membuatnya ingin menyerah pada perasaan itu. Untuk pertama kalinya, ia mempertimbangkan untuk membiarkan seseorang masuk ke dalam dunianya-meskipun hanya sedikit.

Malam itu, Haura tidak menyadari bahwa hidupnya akan berubah lebih cepat daripada yang ia bayangkan. Sean bukan sekadar pria yang menawarkan cinta; ia adalah badai yang akan menghantam dunia Haura, menguji batas kesetiaan, keberanian, dan rahasianya.

Dan di sisi lain, ada peringatan yang berbisik dalam hatinya: jangan terlalu percaya. Jangan terlalu mudah luluh. Karena dunia yang Haura tinggali adalah dunia keras, di mana cinta dan pengkhianatan sering berjalan berdampingan.

Namun, Haura Ghania Eftikhar bukanlah wanita yang mundur dari tantangan. Dengan mata yang bersinar tajam dan tekad yang tak tergoyahkan, ia bersiap menghadapi badai yang akan datang, tanpa menyadari bahwa badai itu sudah ada di hadapannya-dalam sosok Sean Wijaya yang tampan, karismatik, dan tak kenal lelah mengejar cinta yang diyakininya tulus.

Malam itu, Haura menarik nafas dalam, menatap kota di bawahnya, dan untuk pertama kalinya, hatinya mulai membuka sedikit celah. Cinta mungkin bukan sesuatu yang ia percayai, tapi Sean... mungkin saja, mampu membuatnya percaya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
9.6
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kepergian mendadak itu membuat nenek Cherish syok hingga muntah darah dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Kecewa mendalam, Cherish langsung mengakhiri hubungan mereka. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon dimaafkan dan berjanji menyerahkan segalanya demi mendapatkan kembali hati Cherish.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan