Sampul Novel Prahara Orang Ketiga

Prahara Orang Ketiga

9.2 / 10.0
Hari pernikahan Erika berubah menjadi mimpi buruk saat kekasih masa lalunya Bimo menuntut untuk menggantikan posisinya di pelaminan dengan alasan sakit parah. Meski Erika tengah mengandung dan mereka telah resmi terikat buku nikah, Bimo justru membelanya dan menganggap pesta tersebut tidak penting bagi Erika. Di tengah cemoohan para tamu undangan yang menjadikannya bahan lelucon, Erika memilih tidak memicu keributan. Ia justru mengambil keputusan besar untuk menggugurkan kandungannya dan merelakan pria bajingan yang telah dipacarinya selama sepuluh tahun itu kepada wanita tersebut kepada wanita lain secara sukarela.

Prahara Orang Ketiga Bab 1

Pada hari pesta pernikahan dilangsungkan, wanita yang dicintai oleh pacarku selama sepuluh tahun mengatakan bahwa dia akan menggantikanku menikah dengan pacarku.

Dia mengenakan gaun pengantin dan cincin milikku sambil menangis tersedu-sedu.

"Kak Erika, aku sakit parah. Kamu bakal menjalani seluruh hidupmu bersama Kak Bimo. Biarkan aku yang melakukan pesta pernikahan ini."

Pacarku yang bernama Bimo menimpali, "Erika, kamu lagi hamil anakku, kita juga sudah dapat buku nikah. Kamu sudah punya banyak hal, jadi nggak penting apakah kamu bakal melangsungkan pesta pernikahan ini atau nggak."

Para tamu di atas panggung mulai menuding, membuat pengantin wanita sepertiku menjadi bahan lelucon.

Namun, saat itu aku tidak membuat masalah. Aku memutuskan membuat janji untuk melakukan aborsi, lalu tersenyum ramah pada wanita kesayangan Bimo.

"Boleh saja. Aku berikan pernikahan ini untukmu, aku juga akan memberimu pria bajingan yang sudah aku pacari selama sepuluh tahun!"

"Erika, kamu bicara apa, sih?" Bimo mencoba menarikku dengan tangannya yang bebas, sementara satu tangannya tidak pernah lepas dari tangan Riani.

Aku mengangkat tangan dan menampar wajah Bimo. Dia menutupi wajahnya, matanya terbelalak tidak percaya.

Riani mengangkat roknya dan melindungi Bimo dengan satu tangan, sambil merengek lirih, "Kak, jangan marah, jangan sakiti Kak Bimo."

"Aku sudah nggak menginginkan pernikahan ini lagi, aku bakal balikin gaun pengantinmu. Biarkan saja aku mati sendirian, huhuhu."

Kata Riani sambil beranjak untuk melepaskan gaun pengantin dari tubuhnya, tetapi dihentikan oleh Bimo.

"Riani, gaun pengantin ini milikmu, pernikahan ini juga milikmu."

Dia merapikan gaun pengantin yang dikenakan Riani dengan hati-hati, tidak melewatkan setiap renda. Gaun pengantin berwarna putih makin membuat Riani terlihat lemah, sementara lampu di aula membuatnya terkesan lebih indah dan rapuh.

Ini adalah gaun pengantin yang dipilihkan Bimo untukku, tetapi sangat cocok untuknya.

Tiba-tiba, aku mengerti kenapa pada hari aku mencoba gaun pengantin ini, aku merasa tidak cocok dan ingin menggantinya. Namun, Bimo mengatakan bahwa itu adalah model yang dibuat khusus dan tidak bisa diubah.

Ternyata itu adalah model yang dibuat khusus yang disiapkan khusus untuk Riani sejak awal.

Aku tersenyum pahit pada sendiri dan Bimo melihat senyuman di wajahku.

"Erika, kamu sudah puas? Apa kamu akan terus memaksanya?"

"Lebih baik pikirkan bayi di dalam perutmu. Kalau kamu nggak mau dia lahir tanpa ayah, patuhlah dan lakukan apa yang aku perintahkan. Jangan buat masalah!"

Lagu pernikahan dimainkan, para pembawa bunga di kedua belah pihak mulai menaburkan kelopak bunga mawar. Bimo berjalan memasuki lokasi pernikahan dengan menggandeng tangan Riani di tengah-tengah perhatian semua orang.

Dengan alunan musik piano yang menyuarakan kebahagiaan, aku menghubungi rumah sakit untuk melakukan aborsi.

Para tamu menatap pasangan yang berbahagia di atas panggung, menunjuk ke arahku seolah-olah aku adalah tamu tak diundang.

Ketika aku mendengar Bimo dan Riani mengungkapkan cinta mereka di depan pembawa acara, aku tidak tahan dengan tatapan menyelidik yang diarahkan kepadaku, lalu pergi dengan perasaan tidak nyaman.

Sebelum pergi, aku sempat melirik ke arah anggota keluargaku yang duduk di barisan depan, yang sama sekali tidak terkejut bahwa pengantin wanita di atas panggung telah berubah.

Bahkan adik laki-lakiku naik ke atas panggung untuk memberikan restunya. "Pernikahan hari ini benar-benar luar biasa. Kak Bimo mengaturnya dengan sempurna."

Mereka yang tidak tahu pasti akan mengira bahwa orang yang berada di atas panggung itu aku.

Setelah turun dari panggung, melihatku tidak ada di sana, adikku langsung mengirim kesan kepadaku.

"Kak, cepat pulang, jangan sampai bikin malu Kak Bimo. Ini cuma pesta pernikahan, yang penting namamu ada di dalam surat nikah bersama Kak Bimo."

"Minta maaflah dengan benar. Kak Bimo janji bakal membelikanku mobil baru bulan depan. Aku sudah tanda tangan. Kalau Kak Bimo sampai marah, kamu harus bayar pembayaran terakhir mobilnya."

Hatiku langsung menegang. Aku mengetik dengan tangan gemetar, lalu bertanya, "Bukannya aku kasih kamu uang setiap bulan? Kenapa kamu minta hadiah semahal ini sama Bimo?"

Adikku masih mengetik, tetapi tidak ada pesan masuk darinya.

Sebaliknya, ibu dan ayah menelepon secara bersamaan, lalu mengutukku, "Dosa apa yang sudah aku lakukan sampai melahirkan pecundang sepertimu! Bukan cuma nggak bisa beliin adikmu mobil, kamu malah buat masalah padahal sudah menikah sama laki-laki kaya! Bikin malu saja!"

Di tengah omelan orang tuaku yang terdengar terus menerus, aku akhirnya menemukan satu hal.

Pantas saja ibu mertuaku selalu mengatakan secara sengaja maupun tidak sengaja bahwa aku ini wanita mata duitan. Dia tidak pernah memperlakukanku dengan baik.

Ternyata orang tua dan adikku sudah berkali-kali meminta uang kepada Bimo dengan mengatasnamakanku.

Seluruh kekuatan tubuhku luruh, aku terduduk lemas di tangga di tengah auditorium. Panggilan yang masuk barusan sudah ditutup secara sepihak.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Prahara Orang Ketiga

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Menghadapi sisa hidup tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menelan pil pahit saat suaminya, David, memberikan kuota pengobatan terakhir kepada adik angkatnya, Emma. Dianggap lebih pantas hidup, ia pun dipaksa mengalah. Demi menutupi ajal yang mendekat, ia menandatangani surat cerai, menyerahkan perusahaan perhiasan, bahkan membiarkan putrinya memanggil Emma sebagai ibu. Di balik pujian keluarga yang menganggapnya kakak yang baik, sebuah misteri kematian yang tragis siap mengejutkan mereka semua.
Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
8.2
Kecelakaan tragis yang melumpuhkan sang suami memaksa ayah mertua tinggal bersama mereka. Namun, situasi di rumah tangga dalam novel modern misteri Derita Menantu Jelita ini kian mencekam saat sang suami bertekad mendapatkan keturunan demi garis keluarga. Sebuah rencana nekat dijalankan; ia diam-diam mencampurkan obat ke dalam minuman istri dan ayahnya sendiri. Keputusan gelap tersebut seketika mengubah segalanya, menyeret kehidupan mereka ke dalam pusaran konflik yang tak lagi terkendali.
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
9.6
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kepergian mendadak itu membuat nenek Cherish syok hingga muntah darah dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Kecewa mendalam, Cherish langsung mengakhiri hubungan mereka. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon dimaafkan dan berjanji menyerahkan segalanya demi mendapatkan kembali hati Cherish.
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama, seorang yatim piatu, terpaksa menjalani hidup sebagai istri kedua dari pengusaha sukses bernama Raga Dirgantara. Terjebak oleh beban hutang budi di masa lalu, Kayla tidak memiliki pilihan selain menerima nasibnya yang pahit. Kehadirannya dalam pernikahan itu hanyalah demi memberikan keturunan bagi sang miliarder. Ia harus berjuang menghadapi kenyataan bahwa dirinya cuma dianggap sebagai alat tanpa memiliki posisi yang sesungguhnya.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan