Sampul Novel Panen Buah Cinta

Panen Buah Cinta

9.1 / 10.0
Dalam Panen Buah Cinta, Ken yang biasa saja mendadak terjebak di antara dua wanita populer. Romance novel ini mengikuti dilema Ken saat benih cinta yang ia tebar tanpa sengaja memicu persaingan tak terduga. Baca web novel modern ini untuk melihat bagaimana Ken menentukan pilihannya.
Ringkasan Panen Buah Cinta
Ken hanyalah pria biasa yang tidak pernah membayangkan bisa masuk ke dalam lingkaran kehidupan wanita-wanita luar biasa. Namun, keberuntungan besar justru memihaknya saat ia tanpa sadar memikat hati dua perempuan cantik sekaligus populer. Meski sebelumnya mereka terasa sangat mustahil untuk digapai, kini Ken terlibat dalam dinamika asmara yang tak terduga. Ikuti perjalanan Ken saat ia menghadapi pilihan sulit di antara dua sosok yang memuja dirinya tersebut.
Baca Selengkapnya

Panen Buah Cinta Bab 1

“Ken, watashi no hiro,” ucap seorang cewek.

Kemudian cewek misterius itu terus memandangi foto Ken yang ada pada layar monitornya.

Tiba-tiba Pria paruh baya mengetuk pintu kamar cewek itu.

Tok! Tok!

“Ojou-sama, asa gohan jundi-zumi.” Tanpa menunggu jawaban dari si cewek, pria paruh baya itu pergi.

“Chottomatte,” sahut cewek tersebut. “Aishiteruyo … Kenzie.”

Kemudian cewek itu mengelus foto Ken yang ada di layar komputernya. Lalu dia bergegas keluar dari kamarnya.

***

Tahun 2012 adalah tahun di mana sosial media sudah mencakup semua kalangan. Sosial media digunakan untuk berbagai kepentingan, dari tempat curhat, berjualan, mencari teman baru hingga pasangan. Ken, merupakan salah satunya, dia menjalani kehidupan sosial di dunia nyata dengan orang sekitarnya, dan di dunia maya dengan orang yang jauh di sana.

Jarum jam telah menunjukkan pukul sembilan lebih sepuluh menit. Seorang pemuda yang masih di atas ranjang dengan rambut berantakan, dia mengusap-ngusap matanya yang belum sepenuhnya terbuka. Kemudian dia langsung meraih laptop dan menyalakannya.

Dia adalah Kenzie Andriansyah, pemuda yang bersetatus mahasiswa tahun pertama, pada semester ke-dua di sebuah Univesitas swasta di Jember. Ken, merupakan satu dari sekian banyak pemuda yang menjelajah dunia maya untuk mencari teman hingga kekasih.

“Saatnya menjelajah.” Ken langsung membuka akun facebooknya.

Ken mulai menjelajah dengan melihat beranda facebooknya. Beranda itu, berisikan unggahan terbaru dari akun orang lain. Dengan cepat jari-jari tangannya menuliskan komentar-komentar pada status terbaru akun orang-orang di facebook.

Sudah sekitar dua bulan, Ken menekuni kegiatannya itu. Menjelajah di facebook dengan menuliskan komentar pada status orang lain, baik yang dia kenal atau tidak. Hal itu, dia lakukan untuk bisa saling berkomentar, bertukar pesan dan berteman dengan mereka.

Hampir semua status terbaru di berandanya, dia beri komentar. Meski begitu, sebelum berkomnatar, Ken memilih status yang cocok untuk diberi komentar. Meski dia, lebih banyak menuliskan komentar pada akun cewek. Kadang, Ken juga berkomentar pada akun-akun artis terkanal.

Akan tetapi, jarang sekali komentarnya mendapat balasan. Karena kemungkinan untuk komentarnya dibalas, tergantung dari banyaknya orang yang berkomentar. Meski itu akun yang sudah berteman dengan akun Ken, bila orang yang berkomentar sudah puluhan di statusnya, maka kemungkinan untuk dibalas hanya sebesar tiga puluh persen saja. Apalagi, bila akun tersebut tidak berteman, maka kemungkinan untuk balas hanya satu persen saja.

Ken memiliki dua akun facebook. Akun utama yang dia gunakan setiap hari dengan detail yang lengkap, sedangkan akun bodong hanya akun kosong tanpa detail identitas.

“Wah, pas banget nih, si Rinrin lagi online sekarang,” ucap Ken senang.

Rinrin merupakan nama dari akun facebook yang mengaku cewek, tetapi Ken masih belum tahu karena akun Rinrin juga bodong. Ken berkenalan dengan Rinrin sekitar dua minggu yang lalu di facebook. Akun Rinrin merupakan satu-satunya teman di akun bodong milik Ken.

@Ken

[Hey, Rinrin, tumben kamu on jam segini?]

Setelah Ken mengirimkan pesannya, dia menunggu balasan dari Rinrin, tetapi pesan tersebut tidak kunjung dibalas oleh Rinrin. Hingga 10 menit berlalu, tetapi pesannya tetap belum dibalas oleh Rinrin, lalu Ken memutuskan untuk mandi.

Setelah mandi, Ken sekilas melihat notifikasi pada pesan di facebook. Ternyata pesannya belum dibalas oleh Rinrin, jadi dia memutuskan untuk segera sarapan, lalu berangkat kuliah.

***

Langit sudah gelap, Ken yang baru pulang dari kuliahnya langsung masuk ke dalam kamarnya. Dengan wajah yang tampak lelah, Ken meletakkan tas pada tempatnya dan langsung menyalakan laptop untuk kembali membuka akun facebooknya. Tenyata muncul sebuah notifikasi pada akun bodongnya, yang sudah pasti itu dari Rinrin, dengan cepat Ken langsung membukanya.

@Rinrin

[Maaf, aku tadi masih sekolah, aku lupa mematikan aplikasi facebooknya.]

Melihat balasan pesan dari Rinrin yang di kirim sekitar tiga puluh menit yang lalu. Ken baru menyadari kalau Rinrin adalah anak sekolahan. Padahal, awalnya dia mengira bahwa Rinrin juga seorang mahasiswa yang sama seperti dirinya.

@Ken

[Iya, tidak apa-apa kok, kalau kamu masih sekolah, kamu harus fokus, sama pelajaran biar tidak ketinggalan materi pelajarannya.]

Setelah pesan tersebut terkirim, Ken beranjak dari tempatnya untuk segera mengisi perutnya yang sudah protes meminta untuk diisi. Akan tetapi, saat Ken sudah berdiri terdengar suara notif yang menandakan ada sebuah pesan masuk pada facebook miliknya.

@Rinrin

[Kamu, sudah on juga nih?]

Ternyata, Rinrin pada saat itu juga sedang online dan langsung membalas pesan Ken. Hal itu membuat Ken kembali duduk di tempatnya. Ken mulai bertukar pesan dengan Rinrin, hingga dia melupakan lapar di perutnya karena asyik bertukar pesan. Hal itu berlanjut hingga jam sembilan malam.

***

Hubungan mereka berdua berlanjut hampir 2 bulan. Akan tetapi, meraka belum sekalipun memperlihatkan foto asli, informasi pribadi, bahkan nama asli meraka juga tidak diungkapkan. Mereka hanya asyik saling bertukar pesan, tanpa memperdulikan siapa sebenarnya identitas asli lawan chatnya. Setelah 2 bulan berlalu, Ken mulai penasaran dengan lawan chatnya.

@Ken

[Eh … ngomong-ngomong, kamu … beneran cewek, ‘kan?]

Ken menuliskan pesan tersebut karena pensaran. Sebenarnya Ken sudah bertanya pada Rinrin untuk kesekian kalinya. Meski pada awalnya, dia tidak begitu memperdulikannya, tetapi tetap saja, rasa pensaran dalam dirinya ingin memastikan bahwa Rinrin benar-benar cewek.

@Rinrin

[Hem … kita sudah ngobrol lama lo, masak sih, kamu tidak percaya? kalau aku ini cewek asli.]

Setelah pesan tersebut, Rinrin juga mengirimkan beberapa emotion cemberut pada Ken.

@Ken

[Ya, kamu tahu lah … ceritaku dalu bagaimana, aku juga cowok normal yang suka lawan jenis.]

@Rinrin

[Hahahaha, iya …iya … aku tidak bisa tahan tawa, kalau inget ceritamu itu.]

Rinrin yang awalnya merasa kesal pada Ken, karena masih meragukan dirinya. Seketika, suasana hatinya berubah dan tertawa, karena Ken mengingatkan Rinrin dengan pengalamannya yang pahit, saat dia tertipu oleh akun yang berisikan foto cewek cantik dan berbicara seperti cewek. Akan tetapi, pemilik sebenarnya dari akun tersebut adalah cowok.

Meski begitu, Rinrin tetap tidak memberikan Ken bukti lainnya untuk meyakinkan Ken, bahwa Rinrin adalah cewek asli. Dia malah mengakhiri percakapan mereka pada malam itu.

***

Ken yang makin lama makin asyik, bertukar pesan dengan Rinrin. Hingga meraka menjadi sangat dekat, Rinrin kadang juga curhat tentang kehidupannya sehari-hari. Curhatan yang Rinrin ceritakan selalu berakhir dengan candaan. Hal itu, membuat Ken merasa bingung, apakah curhatan itu nyata atau hanya seketar candaan saja. Meski begitu, Ken tetap menanggapinya, lalu memberikan kata-kata bijak yang dia cari lewat internet dan dirubah keversinya sendiri. Ken merasa, isi pesan mereka berdua selalu tentang candaan saja. Ken jadi susah untuk mengetahui tentang Rinrin, dia juga tidak menceritakan tentang dirinya pada Rinrin. Hingga akhirnya, Rinrin mulai berani bercanda menggoda Ken, dengan panggilan sayang.

Awalnya, Ken tidak menanggapinya dengan serius, dia tetap menaggil Rinrin seperti biasanya. Ken berpikir, mungkin Rinrin melakukan hal tersebut untuk menjailinya. Ken juga merasa, bahwa Rinrin tidak suka memanggil Ken dengan nama Newggg yang tampak aneh. Hingga hubungan mereka berdua makin dekat, Ken jadi terbawa suasana. Akhirnya, dia menanggapi candaan Rinrin dan memanggilnya sayang juga. Hubungan tanpa status itu, berlangsung hingga lebih dari 2 minggu lamanya.

Ken tetap menjalani hubungannya dengan enjoy, tanpa memikirkan baik atau buruknya. Karena, hubungan mereka ini hanya sebatas teman atau yang biasa disebut hubungan tanpa status. Mereka terus saling memanggil sayang, pada saat saling bertukar pesan di facebook.

Hingga akhirnya, Rinrin yang lebih dahulu memberanikan dirinya untuk memperjelas, status dari hubungan mereka. Saat mereka berdua saling bertukar pesan, di malam hari seperti biasanya. Setelah asyik bercanda, tiba-tiba Rinrin bertanya pada Ken tentang status mereka.

@Rinrin

[Kita … sudah lama saling panggil sayang, kenapa kita tidak sekalian pacaran?]

Ken yang membaca pesan terbaru dari Rinrin, merasa senang sekaligus heran. Karena, apa yang Rinrin tanyakan kepadanya itu, belum pernah Ken fikirkan sama sekali. Hal itu, membuat Ken sedikit bingung untuk membalas pesan tersebut.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Panen Buah Cinta

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian pernah bersumpah takkan menikah karena menganggap wanita hanya teman tidur. Namun, prinsip itu goyah sejak ia bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang sama sekali tidak tertarik menggodanya. Xavier merasa pertemuan ini adalah anugerah terindah, sementara Adeeva sempat menganggap Xavier sebagai hal terburuk dalam hidupnya. Kini, kebencian itu berubah menjadi hari-hari penuh keindahan bagi mereka berdua.
Sampul Novel Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
8.3
Di Pulau Sepuluh Ribu Binatang yang megah, puluhan ribu anak di bawah sepuluh tahun berkumpul di Puncak Lundao dengan penuh keseriusan. Sebagai murid baru yang baru saja menemukan akar spiritual mereka, mereka mendengarkan wejangan dari seorang tetua berjubah hijau. Ia mulai mengisahkan sejarah sekte, bermula dari sang pendiri legendaris, Wan Beast Immortal Li. Dahulu, Li hanyalah seorang kultivator biasa dari Kerajaan Qin di Alam Qianyang sebelum akhirnya mencapai keabadian.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan