Sampul Novel KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN

KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN

8.9 / 10.0
Dalam KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN, rencana pernikahan hancur setelah pengkhianatan Bagas dan Ratna terungkap. Terjebak dalam misi menguras harta, tokoh utama justru dipaksa Papa menikah dengan pria lain. Simak romance novel ini untuk mengikuti takdir baru dalam modern novel yang penuh intrik.
Ringkasan KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN
Persahabatanku dengan Ratna berujung pengkhianatan pahit. Pria pilihannya, Bagas, yang hampir kunikahi ternyata adalah kekasih gelapnya sendiri. Mereka bersekongkol demi mengincar kekayaan keluargaku, namun rencana busuk itu terbongkar tepat sebelum janji suci terucap. Pernikahan pun batal, tapi Papa justru memaksaku menikahi pria lain yang sangat aku benci. Di balik luka penipuan ini, dimulailah babak baru hidupku bersama sosok yang tak pernah kuinginkan.
Baca Selengkapnya

KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN Bab 1

"Nisa, kapan kamu, mau nikah?" tanya Papa.

"Papa, lagi ngomong apaan sih? Aku malah balik bertanya kepada Papa.

"Nisa, kamu ini, kalau di ajak bicara masalah nikah. Selalu saja seperti itu. Kamu sadar enggak, sekarang umurku sudah berapa?" Papa bertanya, dengan nada sedikit meninggi.

"Emangnya, kenapa sih Pah, dengan umur Nisa?" Aku malah berbalik bertanya, kepada Papa.

"Ya ampun Nisa, kamu masih enggak paham dengan maksud Papa? Begini, Nisa, diluaran sana, perempuan yang usianya seumuran sama kamu, mereka sudah memiliki anak, minimal sudah pada menikah. Ini m, kamu, jangankan punya anak, menikah saja belum. Bagaimana mau nikah, coba? Pacar saja, enggak punya." Papa memberitahu, maksud dari ucapannya tersebut.

"Itukan mereka, Pah, berbedalah sama aku. Aku hanya ingin menikah, dengan lelaki yang benar-benar mencintaiku, Pah." Aku mengungkapkan isi hatiku.

"Makanya, kamu itu rubah dong penampilannya. Jangan berpura-pura, seperti orang culun begitu! Mana ada, laki-laki yang mau dekat sama kamu, kalau penampilanmu masih seperti sekarang. Kamu itu cantik, Anisa. Kamu layak, mendapatkan pria sesuai keinginanmu itu. Tanpa harus berpura-pura," ungkap Papa.

"Iya Pah, Anisa tahu. Tapi Anisa berbuat seperti ini, hanya ingin pembuktian. Apakah masih ada, laki-laki yang menerima keadaan Anisa yang seperi ini, atau tidak? Karena, Anisa inginnya mendapatkan pendamping, yang mau menerima Anisa apa adanya. Bukan ada apanya," terangku.

"Iya, Anisa, Papa paham, dengan maksud kamu. Tapi, kamu juga harus inget umur, Nisa. Papa, hanya takut. Kalau kamu terus bersikeras, dengan prinsipmu itu, kamu malah akan menjadi perawan tua." Papa memberitahukan, maksud dari kekhawatirannya, kepadaku.

"Iya, Pah, Nisa Paham," kataku.

"Pokoknya, kalau sampai kamu belum membawakan calon, buat kamu. Papa, yang akan mencarikannya dan kamu tidak boleh menolaknya. Ingat itu," ancam Papa.

"Ih, enggak mau, Anisa enggak mau di jodohin, Pah." Aku langsung menolak, keinginan Papa itu.

"Makanya, kamu bawa dong calonmu, segera menghadap Papa! Kalau tidak, kamu tau sendiri konsekuensinya," perintah Papa.

"Iya Pah, akan Nisa usahakan," sahutku.

"Harus, Nisa, jangan sampai enggak!" Papa berkata, mengharuskanku untuk mencari pendamping segera.

Aduh bagaimana ini? Kalau sampai aku tidak mendapatkan pendamping, maka aku harus rela dijodohkan. Tidak, itu bukanlah keinginanku. Bagaimanapun caranya, aku harus mendapatkan kekasih segera.

*****

"Nisa, aku mau kenalin kamu, sama seseorang, Nih! Kamu mau tidak? Dia pria yang tampan dan baik hati, lho. Aku sama dia, udah lama berteman dan dia katanya sedang mencari pasangan. Pas dia bilang gitu ke aku, aku langsung ingat sama kamu. Kayaknya, kamu cocok deh, sama Dia." Ratna menceritakan, maksud dan tujuannya datang kerumahku.

"Ratna, kok, kamu ini sama aja, sih sama Papa!" Aku berkata, dengan agak sewot.

"Sama gimana, sih, Nisa?" tanya Ratna.

" Kalian berdua, sama-sama ingin menjodohkanku. Emangnya, aku ini kenapa, sih? Sampai-sampai kalian berdua, mau menjodohkan aku?" Aku bertanya, kepada Ratna maksud dan tujuannya menjodohkan aku.

"Bedalah, Nisa, aku bukan mau menjodohkan kamu, tetapi aku hanya mau memperkenalkan kamu, sama seseorang. Namanya Bagas, Nis. Ini fotonya," ucap Ratna. Ia berkata, sambil memperlihatkan foto seorang pria, yang berada di galeri handphonenya.

"Sama saja, Ratna, itu cuma beda penulisannya saja."

"Begini, ya, Nisa. Semenjak kita berteman, aku tidak pernah melihat kalau kamu deket, sama laki-laki. Makanya, aku berinisiatif memperkenalkan kamu, dengan temenku. Ingat usia, Nis. Kamu sudah mau dua puluh lima tahun, lho. Masa iya, kamu mau jadi jomblo terus. Nanti, kamu jadi perawan tua lho, Nis. Semoga saja, setelah kamu bertemu dengan pria ini, kamu dan dia cocok." Ratna, mengungkapkan maksud dan tujuannya.

"Tapi, aku enggak mau, Ratna," tolakku.

"Aku melakukan semua ini, karena aku sayang sama kamu. Aku juga merasa kasihan sama kamu, jika sampai kamu tidak punya pendamping," ucap Ratna.

Ratna sengaja datang ke rumahku, hanya untuk memberitahu, kalau dia mau memperkenalkanku dengan temannya, yang bernama Bagas. Dari dahulu memang Ratna lah, yang selalu mengerti dan memahami aku. Ratna tahu, apa yang sedang aku alami karena dia selalu berada di dekatku.

"Aku gak berminat, Rat, udah biarin aja. Nanti juga kalau memang jodohku udah ada, Allah akan kasih jalan. Kita tidak perlu mengejar, apa yang belum menjadi rezeki kita." Aku menolak keinginan Ratna untuk medekatkanku, dengan temannya itu.

"Ih kamu ini, ngeyelan banget jadi orang! Coba aja kenalan dulu, tidak ada salahnya bukan? Pokoknya aku minta sama kamu, untuk mau berkenalan dengan Bagas. Aku tidak mau ada penolakan," ujar Ratna.

Ia berkata, sambil mengguncangkan pundakku. Ratna berbuat demikian, seolah memaksaku untuk berkenalan. Ia, terus saja memintaku untuk menemui, temannya itu.

"Malas ah, Rat, kamu ini menganggap aku udah seperti apaan saja. Sampe-sampe kamu mau jodohin sku segala, aku sudah seperti jamannya Siti Nurbaya aja, yang dijodohin sama Datuk Maringgi." Aku berkata tegas sama Ratna, karena aku tidak mau mengikuti sarannya. Aku malas jika harus, di deket-deketin sama laki-laki.

"Heh Nisa, aku lakuin semua ini juga demi kamu, demi pertemanan kita! Jika kamu menolak saranku untuk berkenalan dengan Bagas, lebih baik aku pergi. Aku tidak mau, berteman denganmu lagi. Ingat itu," ucap Ratna.

Ia malah mengancamku, kalau aku tidak mau berkenalan, dengan temannya, maka Ia akan menjauhiku. Aku tidak habis pikir, kenapa bisa, Ratna berbuat seperti itu? Sampai-sampai, dia mau memutuskan pertemanan kami, hanya karena aku tidak mau berkenalan dengan temannya itu.

"Kok kamu ngomongnya gitu sih, Rat? Apa kamu sudah gak mau, temenan sama aku?" tanyaku.

"Kalau memang, kamu tidak mendengarkan ucapanku. Apa boleh buat?" katanya. Ratna benar-benar ingin meninggalkanku.

Jika hanya karena, aku menolak keinginan Ratna untuk berkenalan dengan temannya. Kenapa Ratna, bisa sampai mau memutuskan pertemanan. Ratna terlalu mengada-ada menurutku.

Ratna reka menjauhiku, demi teman laki-lakinya, yang ingin dikenalkan sama aku. Kenapa juga, Ratna sampai berbuat seperti itu? Kenapa Ratna tidak ngenalin cowok itu, ke temannya yang lain. Kenapa harus sama aku? Itulah pertanyaan yang berkecamuk di hati ini.

"Kok gitu sih Ratna, apa kamu malah lebih memilih temenan sama cowok itu, ketimbang aku? Padahal, kita udah temenan sejak lama. Bahkan, aku juga sudah menganggap kamu sebagai saudaraku." Aku mengungkapkan, semua isi hatiku, sama Ratna.

"Aku, melakukan semua ini demi kamu, Anisa. Demi kebahagianmu, kamu paham tidak, sih?" Ratna memberitahukan, kalau dia juga melakukan semua ini, atas dasar peduli sama aku.

"Tetapi, Ratna, kenapa cowok itu, enggak kamu jadiin, pasangan kamu aja? Bukankah, kamu juga belum punya pasangan? Karena selama ini, kamu juga tidak pernah memperkenalkan, siapa pacar kamu?" Aku bertanya kepada Ratna, kenapa tidak jadian saja sama Bagas itu.

Bersambung ...

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi KEJUTAN UNTUK HARI PERNIKAHAN

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku yang Dinikahi, Selingkuhannya yang Dimanja
8.3
Hari pernikahan yang seharusnya sakral berubah hambar saat cinta pertama sang suami datang mengenakan gaun pengantin yang sama. Alih-alih murka melihat kebersamaan mereka, sang istri justru memuji keserasian keduanya. Reaksi tenang ini membuat wanita itu menangis lalu pergi, memicu kemarahan suami yang menuduh istrinya berhati sempit. Usai resepsi, sang suami memilih membawa cinta pertamanya pergi berbulan madu. Tanpa berniat memicu pertengkaran, sang istri langsung mendaftarkan diri untuk melakukan prosedur aborsi.
Sampul Novel Mencuri Hatimu
8.8
Terikat kesepakatan rahasia, seorang wanita mengandung benih dari pria asing sebelum akhirnya menikah dengan tunangan masa kecilnya. Meski pernikahan tersebut awalnya dianggap sebagai transaksi formal semata, benih cinta justru tumbuh di antara mereka. Namun, saat masa persalinan tiba, ia justru mengajukan gugatan cerai. Sang suami yang baru menyadari kekeliruannya kini memohon agar ia kembali, mengakui bahwa wanita itu adalah satu-satunya cinta sejatinya.
Sampul Novel Misi Rahasia sang Pewaris
9.3
Zara, ahli waris kaya raya, memilih menyamar jadi staf biasa demi memantau kondisi internal perusahaannya. Di sana, ia berurusan dengan Arman, manajer dingin yang sangat ambisius. Namun, situasi menjadi rumit saat Zara menemukan ancaman internal yang membahayakan bisnis keluarga. Kini ia terjepit dalam dilema besar: mengungkap jati dirinya demi menyelamatkan aset perusahaan atau tetap bersembunyi di balik topengnya. Rahasia gelap industri pun mulai terkuak perlahan.
Sampul Novel Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent
8.5
Dijual oleh ayahnya sendiri, Sofia justru disiksa Alpha Vincent dalam gudang kumuh. Fitnah kejam Isabel membuat Sofia dijebloskan ke penjara perak hingga kulitnya melepuh. Puncaknya, Vincent memberikan kalung warisan ibu Sofia kepada Isabel sebagai mainan anjing. Di tengah penderitaan itu, Sofia bangkit sebagai White Wolf yang langka. Ia memutus ikatan Mate dengan Vincent, membiarkannya meraung kesakitan, lalu pergi mencari takdir baru di Pack yang lebih kuat.
Sampul Novel Perangkap Cinta CEO
7.9
Dahulu, Aidan Orlando Caesar adalah remaja obesitas yang menjadi korban perundungan kejam di SMA Woodstone Private. Luka terdalamnya disebabkan oleh Malikha Swan, gadis yang ia sukai namun justru menjebaknya hingga trauma. Dua belas tahun berlalu, Aidan bertransformasi menjadi CEO tampan yang tak lagi dikenali. Ia kembali untuk menuntut balas pada semua orang yang menyakitinya, termasuk Malikha. Kini, jebakan cinta dimulai demi membalaskan dendam masa lalunya.
Sampul Novel REVENGE OF OFFENDED
9.4
Kehidupan harmonis Darrendra Smith hancur seketika setelah kepergian ibu kandungnya. Meski ia berupaya menyelamatkan sang ibu, ayah dan kelima kakak laki-lakinya justru menuduh Darrendra sebagai penyebab kematian tersebut. Ia dicap sebagai pembawa sial dan pembunuh di dalam rumahnya sendiri. Kebencian yang mendalam membuat keluarganya memutuskan hubungan darah secara sepihak hingga akhirnya Darrendra diusir paksa dari kediaman mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan