Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan kontrak dengan ayah kekasih

Pernikahan kontrak dengan ayah kekasih

Terjepit masalah finansial, seorang gadis terpaksa menjalani sandiwara cinta yang rumit. Ia menerima tawaran mengejutkan dari seorang wanita yang sedang sekarat untuk menikahi suaminya yang gagah. Ironisnya, pria kaya yang terpaut usia dua puluh tahun darinya itu adalah ayah dari kekasihnya sendiri. Demi uang dan keadaan yang mendesak, ia rela mengubur rasa sakit hatinya dan meninggalkan sang kekasih demi menjalani pernikahan kontrak penuh dilema ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Mau ambil yang mana mbak?"

Seketika suara seorang pelayan toko mengejutkan gadis tersebut, dia bertanya kepada Alessia, menunggu gadis itu sejak tadi dengan perasaan tidak sabaran atas pesanan nya.

Bola mata pelayan toko itu terus memperhatikan gerak-gerik Alessia sejak awal gadis tersebut mulai masuk dan membuka pintu kaca di kafe tersebut.

Pelayan tersebut fikir gadis dihadapannya memang cantik, tapi penampilan biasa dengan sandal jepit nya membuat pelayan perempuan berusia 30 tahunan lebih itu sedikit mencibir dan memandang rendah Alessia.

Orang-orang yang masuk ke dalam toko bakery itu merupakan orang-orang dari kelas atas, bahkan rata-rata pelanggan di dalam toko bakery itu merupakan orang-orang penting dan kaya raya, berpenampilan glamour dengan berbagai macam kartu di tangan mereka dan yang jelas tidak membawa uang receh sama sekali, jadi memang sedikit aneh jika hari ini tiba-tiba saja ada orang-orang berpenampilan seperti gadis di depannya masuk ke dalam toko mereka tersebut.

Perempuan tersebut cukup ragu untuk berfikir jika kantong gadis tersebut cukup untuk membeli salah satu dari cake yang ada di dalam kaca etalase mengingat seluruh barang yang di jual di sana di bandrol dengan tarif yang jauh lebih tinggi daripada toko-toko bakery lainnya.

perempuan itu terlihat tidak sabar menunggu keputusan Alessia sejak tadi, sembari bola matanya terus menatap kearah gadis tersebut, apalagi bisa dilihat pengunjung lainnya sudah mulai berdatangan dan ingin dilayani sejak tadi.

Dia pikir seharusnya dia membiarkan teman nya yang melayani gadis tersebut dan dia bisa melayani para pelanggan lainnya.

"Bisa berikan kami keputusan yang mana? kita akan mengeluarkan cake nya dan mulai membuat nama yang di inginkan?"

Perempuan tersebut kembali bicara.

Seolah-olah sadar dia tidak dilayani dengan cukup baik karena kelas ekonomi dan penampilan nya membuat Alessia menjadi sedikit minder, gadis itu menunduk malu dan pada akhirnya memantapkan hati untuk memilih salah satu cake yang cukup menggoda matanya.

Sederhana tapi terlihat begitu manis serta penuh arti.

"yang ini bisa?"

Tanya nya dengan suara yang Begu lembut.

Saat Alessia menunjuk cake yang paling sederhana dan kecil semakin menambah penilaian pelayanan toko tersebut.

"Miskin dan tidak punya uang."

Itu yang terlintas dikepala nya.

Yah itu yang ada di atas kepalanya, orang sekelas gadis itu mana mungkin mampu membeli cake yang lebih besar dari pada cake kecil yang ada di hadapan nya itu.

"mau pakai nama apa?"

Tanya nya sambil memberikan sebuah kertas dan pulpen.

Cara pelayan toko tersebut sedikit tidak sopan, memberikan nya dengan tergesa-gesa kemudian tersenyum ramah dengan pembeli lainnya.

Alessia buru-buru meraih kertas tersebut dan mulai menulis nama serta kata-kata indah di atas kertas tersebut untuk nama serta ucapan yang akan di sematkan di atas kertas tersebut.

"ini saja"

Ucap Alessia pelan sambil menyerahkan kertas kecil itu secara perlahan.

Sejenak Perempuan itu melihat nama yang akan di tulis didalam cake berukuran kecil tersebut, perempuan tersebut hanya menaikkan ujung bibirnya, entah apa yang ada di pikiran perempuan sombong tersebut, dia lantas memberikan cake itu kepada pegawai yang lainnya.

Yang diberikan cake itu hanya mengangguk kan kepala, tidak banyak bicara dan langsung mengambil kertas kecil yang diberikan oleh teman nya itu, kemudian dia melangkah kedalam sambil membawa cake yang ada di tangan nya.

"Anda bisa menunggu sejenak disana"

pelayan itu bicara sambil meminta Alessia untuk duduk di barisan kursi para pengunjung, dia pikir gadis tersebut memang sebaiknya menunggu disana agar tidak mengganggu pemandangan dirinya.

Mendengar permintaan sang pelayan toko membuat Alessia menganggukkan kepalanya, gadis itu bergerak memutar, Menuju kearah belakang dan memilih salah satu kursi disana.

Duduk secara perlahan sembari bola matanya menatap satu persatu orang-orang yang datang.

Benar rata-rata pelanggan yang datang ke toko bakery and cake tersebut merupakan orang-orang yang hadir dengan penampilan tanaman menengah ke atas cukup berbanding terbalik dengannya yang berpenampilan begitu sederhana.

sejenak gadis itu menarik kedua kakinya, mencoba menyembunyikannya di belakang kursi karena malu dengan sandal jepit yang dia gunakan.

Gadis itu menghela pelan nafasnya, merasa cukup malu dengan penampilan sederhana nya saat ini, apalagi ketika dia sadar beberapa pasang mata menatap dirinya dengan pandangan yang sedikit tidak enak.

Alessia hanya menundukkan kepalanya sembari menunggu cake pesanan nya.

Cukup lama gadis itu menunggu di kursi tunggu hingga akhirnya cake yang dia inginkan datang, buru-buru gadis itu berdiri sembari dia bergerak mendekati ke arah kasir sambil tangannya merogoh kantong pakaian nya.

Gadis itu mengeluarkan uang yang ada di dalam kantong celananya.

Begitu melihat untuk yang diberikan Alessia seketika sang pelayan toko tadi langsung benar-benar menampilkan ekspresi kesal nya.

"Uang receh?"

Perempuan itu menghela kesal nafasnya.

"Sungguh merepotkan."

Batin nya lagi kemudian.

Setelah selesai menghitung dan memberikan bon pada gadis itu, sang pelayan sama sekali tidak melebarkan senyuman nya, membiarkan itu gadis tersebut langsung melesat pergi dari toko bakery tersebut.

Tapi ketika sampai di depan pintu kaca tanpa sengaja dia hampir menabrak sepasang suami istri.

"Upssss"

Sang suami berkata sambil mengangkat kedua telapak tangan nya Karena terkejut saat seorang gadis muda hampir menabrak dirinya.

Seketika mata mereka saling bertemu untuk beberapa waktu, Alessia langsung menundukkan kepala berkali-kali untuk meminta maaf.

Laki-laki berusia 40 tahunan lebih namun bergaya Sangat casual, terlihat masih begitu muda dan tampan dan memiliki bola mata yang begitu indah itu jelas menatap dengan pandangan tidak suka ke arah Alessia, dia mengerutkan keningnya sembari sedikit mengumpat.

"Oh shit, tidak kah dia memiliki mata?"

Tanya nya dengan perasaan kesal.

Melihat ekspresi suaminya, membuat istri nya menggelengkan kepalanya.

"sayang dia masih terlalu muda,masih seusia anak-anak kita, seperti Khalid"

Wanita disamping nya dengan wajah pucat dan berusia yang terlihat jauh lebih tua dari laki-laki itu bicara sambil menggelengkan kepalanya.

Alessia masih menundukkan kepalanya berkali-kali tanda meminta maaf.

Mendengar jawaban wanita itu membuat Alessia melirik sejenak ke arah wanita tersebut, ingin melihat dengan jelas wajah nya namun ternyata wanita itu keburu masuk ke dalam sana hingga membuat Alessia hanya bisa melihat punggung nya saja.

Alessia fikir orang kaya ada berbagai macam ragam yang tidak pernah bisa di pahami, tapi kebanyakan dari mereka memang benar-benar sombong, bisa mengumpat sesuka hati tanpa tahu perasaan orang lain.

Seperti suami wanita tadi.

Padahal jelas-jelas dia tidak sengaja dan sudah berkata Maaf, tapi masih saja dia mendengar umpatan di balik bibir laki-laki itu.

kemudian secara perlahan gadis tersebut langsung melesat pergi meninggalkan sepasang suami istri tersebut

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gairah Liar Istri Kecilku
8.5
Maia Vandini, seorang lulusan SMA, terjebak dalam situasi berbahaya saat kencan butanya berubah menjadi mimpi buruk. Setelah diberi obat perangsang oleh teman kencannya, Maia berusaha melarikan diri demi menyelamatkan diri. Dalam kondisi yang tidak terkendali, ia bertemu dengan seorang CEO asing. Maia yang kehilangan kesadaran memohon bantuan padanya, memicu pertemuan panas yang tak terduga. Sang pria memperingatkan bahwa Maia-lah yang memulai segalanya.
Sampul Novel I Stuck On You
7.9
Pasca patah hati, penulis amatir Nadya Ivanka terpikat oleh Ethan Sullivan, pria tampan asal Australia. Nadya tak menyangka bahwa Ethan adalah bos media besar dan pemilik resor mewah. Meski trauma masa lalu menghantuinya, pesona Ethan di Bali mulai meruntuhkan pertahanan Nadya. Sementara itu, Ethan yang biasanya dingin karena luka lama justru terobsesi pada kesederhanaan Nadya. Akankah keduanya mampu melupakan pedihnya masa lalu demi memulai lembaran cinta yang baru?
Sampul Novel Istri Kelima Sang Presdir
8.3
Menjadi istri Presdir kaya mungkin impian banyak orang, namun bagi Cassandra, hal itu adalah jebakan maut. Lewat siasat licik Bardolf Konstantino, ia terikat kontrak sebagai istri kelima. Hidupnya penuh penghinaan dan ia dipaksa melahirkan anak demi bertahan hidup. Demi melindungi masa depan sang adik dari ancaman keluarga Konstantino, Cassandra harus bertahan. Kini ia bertekad memenangkan hati suaminya yang dingin, meski pria itu tampak tak punya perasaan.
Sampul Novel Merenda Cinta
8.4
Aileen, putri bungsu konglomerat properti Hadiwidjaya, bertekad menjadi desainer interior ternama hingga menempuh studi di Stanford. Namun, langkahnya terhambat saat sang ayah menjodohkannya dengan Hasby Al Azizy, putra sahabatnya yang merupakan lulusan Mesir. Sosok Hasby yang pendiam namun ramah membuat Aileen kesal sejak awal. Akankah Aileen menerima perjodohan ini? Simak perjuangan Hasby menghadapi Aileen yang manja namun cerdas demi menemukan cinta.
Sampul Novel My Absurd CEO
8.8
Enzo Delwyn, seorang CEO berusia 28 tahun, secara mengejutkan mengejar Aylin, siswi kelas XI SMA. Berbeda dari pemimpin perusahaan pada umumnya, penampilan Enzo sangat tidak lazim. Di balik sikap uniknya, Enzo dan kakaknya menyimpan misi rahasia untuk menuntut balas pada Aylin atas kejadian di masa lalu. Kini, ia terjebak dalam dilema antara menuntaskan ambisi dendamnya atau mengikuti perasaan. Akankah Enzo tetap menjalankan rencana awalnya terhadap Aylin?
Sampul Novel Perceraian & Kesuksesan Amara
8.9
Tiga tahun Siska Amara terbelenggu dalam pernikahan penuh kepalsuan bersama Rafael Prabowo. Usai mengorbankan karier dan keluarga demi pria itu, Siska akhirnya memilih bangkit pasca perceraian. Kini, ia bertransformasi menjadi desainer ternama sekaligus investor sukses yang disegani. Saat Rafael muncul kembali membawa penyesalan dan memohon kesempatan kedua di tengah kejayaannya, Siska dengan tenang menegaskan bahwa pria masa lalunya itu kini hanyalah orang asing baginya.